Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh suatu ... pemasaran. Program komunikasi pemasaran

download Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh suatu ... pemasaran. Program komunikasi pemasaran

of 48

  • date post

    13-Feb-2020
  • Category

    Documents

  • view

    5
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh suatu ... pemasaran. Program komunikasi pemasaran

  • 11

    yang terlibat dalam pemasaran. Sedangkan menurut Fandy (1997:219),

    komunikasi pemasaran adalah aktivitas pemasaran yang berusaha

    menyebarkan infomasi, mempengaruhi/membujuk atau memngingatkan

    pasar sasaran yang berusaha menyebarkan informasi dan produknya agar

    bersedia menerima, membeli, dan loyal terhadap produk yang ditawarkan

    oleh perusahaan yang bersangkutan.

    Komunikasi pemasaran merupakan bagian dari bauran pemasaran

    atau strategi pemasaran (marketing mix) yang merupakan kombinasi dari

    berbagai tahapan atau elemen yang digunakan mulai dari perencanaan

    sampai dengan tahap eksekusi atau keseluruhan pelaksanaan operasi

    pemasaran. Program komunikasi pemasaran total sebuah perusahaan

    disebut juga dengan promotion mix atau bauran pemasaran. Menurut

    Philip Kotler ada lima jenis bauran promosi yaitu:

    a. Periklanan (advertising)

    b. Promosi penjualan (sales promotions)

    c. Pemasaran langsung (direct marketing)

    d. PR (Public Relations)

    e. Penjualan tatap muka (personal selling).

    Berbagai teknik komunikasi pemasaran yang bisa dipilih untuk

    mendatangkan hasil tak terbatas dengan biaya yang terbatas antara lain

    (Alifahmi, 2005:143):

    a. Memilih strategi komunikasi pemasaran

  • 12

    Strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh suatu perusahaan

    dapat dilakukan dengan berbagai cara. Hal ini dengan menyesuaikan

    diri identitas, citra dan reputasi perusahaan. Kemudian memilih media

    yang akan digunakan dengan tujuan agar dapat tercapai dari tujuan

    pemasaran yang meliputi segmentasi, positioning, tujuan kampanye,

    rancangan isi pesan, serta pilihan khalayak sasaran dan media

    komunikasi.

    b. Mencermati iklan korporat

    Setiap teknik iklan yang digunakan oleh perusahaan tidak dapat berdiri

    sendiri tetapi saling terkait antara satu dengan yang lain. Setiap iklan

    yang dibuat tentunya akan membawa korporatnya masing-masing,

    sehingga iklan seperti itu disebut dengan iklan korporat.

    c. Keluwesan iklan multiguna

    Di balik keterbatasan iklan yang dibuat oleh suatu perusahaan, iklan

    ternyata dapat dikemas untuk melakukan berbagai fungsi mulai dari

    memperkenalkan produk, menawarkan promosi, mengenalkan korporat

    perusahaan hingga iklan untuk memulihkan citra bangsa.

    d. Iklan peduli ala Indonesia

    Suatu iklan yang diperankan oleh seseorang kadang-kadang tidak

    menggunakan artis yang terkenal atau bukanlah bintang iklan. Mereka

    adalah sosok asli orang kecil yang ditemukan dan terpilih di lapangan

    karena kegigihannya mengatasi kesulitan seperti yang dapat dilihat

    dalam iklan dengan membawa pesan-pesan moral.

  • 13

    e. Menggencarkan promosi silang

    Pada saat penjualan suatu produk menurun, diperlukan tindakan

    terpadu serta kebersamaan antara produsen dan pemasar. Jenis promosi

    yang dimaksud adalah promosi silang atau promosi bersama. Agar

    promosi silang bisa berjalan dan berkesinambungan dan mendapatkan

    keuntungan secara bersama, maka iklan harus memperhatikan

    karakteristik produk dengan produk lain, mengamati profil konsumen,

    kebiasaan konsumen dalam membeli dan memakai produk dengan

    memperhatikan gaya hidup konsumen.

    f. Menggelar promosi simpatik

    Promosi yang dilakukan oleh suatu perusahaan dapat digunakan

    sebagai sarana kehumasan (publc relations) yang ampuh untuk

    merebut simpatik publik.

    g. Menggaet pemburu diskon

    Potongan harga atau diskon menjadi jurus promosi penjualan yang

    paling sering digunakan.

    h. Sukses pemasaran dengan sentuhan PR

    Untuk membangun citra perusahaan, diperlukan iklan untuk membantu

    tugas dari PR yaitu mengenalkan produk dan juga mengenalkan

    perusahaan ke konsumen.

    i. Terobosan humas pemasaran menembus krisis

  • 14

    Krisis membuat para pemasar semakin kreatif menawarkan program-

    program yang lebih efektif atau tepat sasaran dalam mencari celah-

    celah baru yang semula tidak terpikirkan.

    j. Publitising: iklan dengan nilai berita

    Suatu iklan yang dibuat harus kreatif, menjual, dan juga memiliki nilai

    berita (news value).

    Dalam melakukan komunikasi pemasaran untuk menembus pasar

    luar negeri diperlukan langkah-langkah yang terdiri dari:

    a. Menemukan alasan konsumen membeli (consumer buying incentive).

    Setiap kelompok konsumen perlu dilacak, bagaimana persepsi

    mereka tentang produk serta mengapa mereka berpikir dan berperilaku

    seperti itu. Penelusuran harus sampai pada apa yang mereka beli dan

    bagaimana mereka membeli, kapan dan bagaimana digunakan, serta

    apa yang mereka inginkan namun belum terpenuhi. Gambaran tentang

    konsumen ini akan menghasilkan alasan mengapa konsumen membeli

    yang bisa dinyatakan dalam satu kalimat. Misalnya, membeli sabun

    mandi karena wanginya. Hal yang sama bisa diterapkan untuk produk

    seperti sepatu karena modelnya, dasi karena motifnya, atau mobil

    karena kenyamanannya.

    b. Membandingkan realitas produk versus persepsi konsumen.

  • 15

    Realitas tentang produk berisi tentang informasi actual tentang

    bahan baku, kegunaan, keunikan, kapan ditemukan, serta semua fakta

    tentang produk. Realitas produk itu dibandingkan dengan persepsi

    konsumen tentang produk, baik aspek fisik maupun non fisik, misalnya

    persepsi tentang mutu, harga, nama produk, dan produk dibanding

    pesaingnya. Selain itu, apa yang paling mempengaruhi persepsi

    mereka : iklan, pengecer, atau lainnya. Dari hasil perbandingan itu

    akan diketahui apakah produk memenuhi keinginan dan selera

    konsumen, serta rekomendasi mengenai bagaimana sebaiknya produk

    diarahkan.

    c. Mengenali situasi persaingan.

    Dalam aspek persaingan, yang dilihat bukan hanya pangsa

    pasar dan biaya pemasaran pesaing. Namun, yang lebih penting siapa

    saja pesaing sejati, bagaimana jejaring merek (brand network) mereka,

    komunikasi apa yang mereka lakukan, bagaimana persepsi konsumen

    tentang pesaing, serta seberapa jauh intensitas persingan saat ini.

    d. Mengetahui manfaat utama produk bagi konsumen dibanding pesaing

    (competitive consumer benefit).

    Setelah mengetahui tiga hal pokok, yakni konsumen, produk

    sendiri, serta persaingan, maka perlu mengetahui cara pasti manfaat

    kunci dari produk yang menggerakkan konsumen untuk membelinya

    ketimbang produk pesaing. Apa persoalan (kebutuhan dan keinginan)

    konsumen yang terpecahkan dengan produk kita.

  • 16

    e. Merancang program komunikasi pemasaran agar manfaat tersebut bisa

    dipercaya.

    Agar bisa melakukan komunikasi persuasif, setelah memahami

    alasan konsumen percaya pada manfaat produk, lalu pilihlah media

    penyampai pesan agar dipercaya khalayak.

    f. Menciptakan kepribadian merek (brand personality)

    Ciptakan keunikan dan identitas merek produk yang

    menjadikannya berbeda dengan produk pesaing. Hal ini tentu

    menyangkut juga aspek positioning, apakah sesuai dengan persepsi

    dan harapan konsumen tentang produk.

    g. Menetapkan sasaran dan tindakan komunikasi

    Sasaran komunikasi ini harus jelas, apakah ingin agar khalayak

    menelepon balik, mengunjungi pameran atau membeli produk. Jika

    sasaran komunikasi tidak tercapai, maka strategi dan taktik komunikasi

    perlu diperbaharui untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.

    h. Menciptakan efek perspektual

    Pengukuran dilakukan secara berkala melalui riset terhadap

    konsumen yang menjadi khalayak sasaran untuk menguji apakah

    strategi yang dilancarkan bisa berjalan.

    i. Menemukan titik kontak konsumen (consumer contact points)

  • 17

    Elemen kunci lainnya dari strategi komunikasi adalah

    bagaimana menjangkau kelompok target buying incentive (konsumen)

    yang ingin diraih.

    j. Merencanakan riset untuk masa yang akan datang

    Apabila produk memiliki kemiripan dengan pesaing, maka

    perlu komunikasi dialogis, sikap empati, serta menjalin hubungan

    dengan pelanggan potensial untuk menunjukkan keunikan produk.

    (Alifahmi, 2005:102).

    3. Website Sebagai Media Promosi

    Sebelum membicarakan tentang Website sebagai media promosi,

    maka peneliti terlebih dahulu akan mengemukakan konsep tentang

    Internet sebagai media komunikasi. Sebab kajian mengenai Website

    sebagai media promosi tidak bisa lepas dari konsep utama yaitu Internet

    sebagai salah satu media komunikasi di era modern saat ini. Dijelaskan

    bahwa setiap manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan manusia lain

    untuk berhubungan sosial dengan orang lain yaitu dengan berkomunikasi.

    Dalam melakukan fungsinya sebagai makhluk sosial diperlukan media.

    Salah satu dari media komunikasi dengan orang yang ada di manapun

    berada, walaupun di belahan dunia lain adalah Internet. Internet sebagai

    media komunikasi pada era globalisasi sekarang ini semakin memanjakan

    para penggunanya. Hal ini disebabkan karena dengan mengakses Internet

    maka setiap orang dapat melakukan komunikasi tanpa dibatasi oleh waktu,