Str 15082014

download Str 15082014

of 24

  • date post

    02-Apr-2016
  • Category

    Documents

  • view

    254
  • download

    13

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Str 15082014

  • Penerbit: PT Bali Post

  • Penerbit: PT Bali Post. Pemimpin Umum: Srianti. Penanggung Jawab/Pemimpin Redaksi: Made Suyasa. Koordinator Liputan/Redaksi: Nyoman Sarmawa dan Suja Adnyana Anggota Redaksi: Suasta, Ngurah Manik, Suardika, Wirnaya, Suarjaya, Gunawan. Desain Gras: Supatra, Budi Adnyana, Supardita.Kantor Redaksi: Gedung Pers Bali K. Nadha, Jalan Kebo Iwa 63 A Denpasar 80116. Telepon: 0361- 416676, 416656, 416657. Fax: 0361- 416659. Perwakilan Jakarta : Jl. Palmerah Barat 21F Telp. 021-5357602. Perwakilan Surabaya: Permata Darmo Bintoro 22-23, Jln. Ketampon Surabaya, Telp. 031-5668432, Fax. 031-5675240. Manajer Iklan: Dewa Budiyasa. Manajer Sirkulasi: Budiarta. Bagian Informasi, Iklan dan Langganan: 0361 - 416676 atau 0816574128. Harga Langganan: Rp 20.000/bulan. Harga Eceran: Rp 5.000/eks.

    Redaksi menerima sumbangan artikel atau tulisan. Setiap artikel harus dilengkapi dengan identitas yang jelas dan dikirim ke email:info@gadget-star.com

    15 - 21 Agustus 2014

    MUDAHNYA malware men-jangkiti perangkat Android bukan berita baru. Hal itu bisa terjadi salah satunya karena sifat Android yang open termasuk kemampuan install aplikasi dari sumber di luar Play Store sehingga memungkink-an sembarang aplikasi (termasuk malware) bisa ter-install.

    Seperti dilaporkan rt.com, dari data terbaru yang diungkap peru-sahaan security Group-IB, ditemu-kan bahwa lebih dari setengah juta ponsel Android di daratan AS dan benua Eropa terjangkit mal-ware melalui SMS. Ketika peng-guna tanpa sengaja meng-install malware via SMS maka malware tersebut otomatis akan memiliki akses ke semua data yang tersim-pan di ponsel, seperti isi pesan teks, riwayat telepon, contact list, bahkan foto. Data-data itulah yang kemudian dimanfaatkan hacker untuk memuluskan aksinya.

    Dari fakta tersebut, Group-IB

    SELAMA ini, platform iOS seringkali disebut sebagai platform yang dimanjakan para produsen konten. Selain mendapat priori-tas dari developer aplikasi mobile, tampilan interface dari layanan yang hadir di platform iOS juga seringkali lebih bagus ketimbang di platform lain.

    Forbes.com dalam laporannya menyebutkan, untuk mema-hami kondisi tersebut, Net Applications baru-baru ini melakukan dua survei yang hasilnya mampu memberikan ilustrasi tentang perbedaan kebiasaan pengguna di platform iOS & Android, juga memberikan penjelasan mengapa para produsen konten mempri-oritaskan platform iOS.

    Net Applications mencatat bahwa saat ini persentase pangsa pasar Android untuk kategori tingkat penjualan handset telah mencapai 85 persen, sementara iOS masih 11,9 persen. Dari data tersebut, bisa dilihat bahwa Android 7 kali lipat lebih populer ketimbang iOS untuk periode kuartal ke-2 tahun ini

    Net Applications juga mencatat bahwa periode ini merupakan pertama kalinya Android unggul ketimbang iOS untuk kategori tingkat penggunaan ponsel dalam aktivitas online, yaitu 44,62 persen dibanding 44,19 persen. Namun, mengingat bahwa tingkat penjualan handset iOS adalah 11,9 persen di kuartal ke-2 tahun 2014, sementara Android mencapai 85 persen; maka durasi waktu yang dihabiskan untuk beraktivitas online oleh para pengguna iOS jelas jauh lebih lama ketimbang pengguna Android.

    Hal ini jelas sangat menarik bagi para produsen konten mau-pun developer aplikasi yang ingin menjaring penghasilan dari para pengguna perangkat mobile. Sekalipun ada kemungkinan bahwa tiap survei masih memiliki margin kesalahan, namun fakta bahwa para pengguna iOS lebih eksis di dunia online ketimbang para pengguna Android masih menjadi temuan yang jamak dilihat di berbagai studi.

    Besarnya basis pengguna Android didukung oleh kemampuan mereka dalam menjangkau segmen low-end, di mana produk di kategori ini jelas memiliki akses yang terbatas untuk konten-kont-en online yang selevel dengan konten di iOS. Survei juga men-catat bahwa para pelanggan Android di segmen ini kebanyakan beralasan bahwa mereka hanya membutuhkan sebuah ponsel yang bisa berfungsi dengan baik dan memenuhi kebutuhan mendasar seperti telepon atau SMS, dan akhirnya pilihan tersebut jatuh pada Android. Tak heran jika mereka tak merasa perlu untuk eksis di dunia online secara rutin. *

    MUDAHNYA malware men-jangkiti perangkat Android bukan

    Setengah Juta Ponsel AndroidTerjangkit Malware lewat SMS

    menyarankan pihak bank untuk segera mencari cara baru terkait layanan transaksi nasabah via ponsel

    Lebih rinci mengenai mal-ware yang dimaksud, Group-IB menemukan lebih dari 541.000 perangkat Android yang terin-feksi malware. Hacker mengirim SMS ke korban berisi pesan biasa yang di dalamnya terdapat sebuah link yang harus mereka klik. Metode lain adalah dengan meminta user download satu set foto baru sementara cara lain adalah dengan mengirim SMS abal-abal yang seolah-olah dikirim dari perusahaan besar/terkenal.

    Para pelaku kriminal ini mun-cul dengan menggunakan sebuah teknik social engineering baru untuk mengelabui orang. Mereka mencoba meniru perusahaan-perusahaan ternama; mereka mencoba meniru adanya update

    software yang diberikan oleh aplikasi software ataupun plugins populer, kata Nikita Kislitsin, Pimpinan Botnet Intelligenge Group-IB.

    Di Rusia, 90 persen bank masih menggunakan jasa pesan SMS un-tuk mengirimkan kode rahasia un-tuk mengkonrmasi pembayaran. Karena itu, di negara tersebut para hacker bisa dengan mudah memantau pesan teks untuk mencari korban yang diperkirakan punya banyak uang. Makin besar saldo yang tersisa di akun bank Anda, makin menarik Anda di mata hacker, lanjut Kilitsin.

    Berdasarkan data di riset Group-IB yang menunjukkan kontrol hacker terhadap sejum-lah perangkat ketika malware berhasil ter-install di dalamnya. Para hacker bisa dengan mudah mengetahui nomor ponsel, model smartphone serta OS yang dipakai, bahkan nomor

    IMEI ponsel. Mereka juga bisa menggunakan aplikasi untuk mengimpor pesan teks dari dalam ponsel Anda, riwayat telepon, foto dan data pribadi lainnya.

    Namun, yang paling mem-

    prihatinkan dari aksi hacker ini adalah, Anda tidak akan menge-tahui ponsel yang Anda gunakan telah ter-install malware hingga suatu hari Anda menyadari uang di tabungan Anda telah raib.

    *

    Pengguna iOS Tujuh Kali Lipat Lebih Eksis Ketimbang Pengguna Android

    Apple masih Memimpin di ASAPPLE masih memimpin pasar smartphone di

    Amerika Serikat dengan menguasai 42,1 persen pangsa, sementara dari sisi sistem operasi, Google Android, paling populer dengan meme-nangi lebih dari 50 persen pengguna.

    Sementara raksasa Korea Selatan, Samsung, menempati posisi dua - selisih 13,5 persen dari Apple - dengan penguasaan pangsa pasar 28,6 persen atau naik 1,6 poin persen, menurut Phone Arena dalam laporannya, belum lama ini.

    Dalam kuartal kedua tahun ini, 173 juta orang Amerika punya smartphone, dan itu merepresentasi-kan 71,6 persen penetrasi pasar mobile, naik 4 poin persen sejak akhir kuartal pertama pada Maret.

    Posisi ketiga dihuni LG dengan pangsa 6,4 persen diikuti Motorola 5,9 persen, dan HTC dengan 4,8 persen di posisi kelima.

    Menurut comScore, platform Android masih yang paling banyak digunakan dengan pangsa pasar 51,9 persen, turun tipis 0,3 persen dari periode sebelum-nya. Platform Apple iOS naik 0,7 persen menjadi 42,1

    ytyd

    hdpmo

    pmdk

    pt

    EPe di

    en

    e-

    nnng, g, g, gari ,6 ooonenenene

    angangnangnngg ententnttaa4 44 popop

    etet..

    dddengengneng

    yyyyyyanganganaaaaannan555555555511 911 91 91 9111 91,91,1,91,9umumumumum--

    dididididi didi 4242424224242424222

    E

    ee

    asiasasii--oioin nn

    gggan anan an an n

    gggggg 999999999999 --2,,2,22,2,111 1 1

    LG GGGG333333333 SSSSSSSSSttttttyyyyyyyyylllluuss DDaaallaammm Boccooooooooorrrrraaaaaaaannnnnnnn SSSSppeessiiikkaassii

    LG G3 Stylus kembali muncul dalam rumor terbaru setelah kemun-culannya pertamanya dua hari yang lalu. Cukup disayangkan, LG G3 Stylus yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing Samsung Galaxy Note 4, belum lama ini dilaporkan hanya akan mengusung spesikasi di bawah agship smartphone LG G3.

    Seperti dilaporkan GSM Arena, spesikasi LG G3 Stylus dilaporkan termasuk dalam kategori mid-range smartphone. Dikatakan, spesikasi LG G3 Stylus meliputi display 5,7 inci dengan resolusi 720p, prosesor quad-core 1,3 GHz, RAM 1 GB, built-in storage 8 GB, kamera depan 1,3 MP dan kamera belakang 8 MP. LG G3 Stylus dilaporkan berjalan pada Android 4.4 KitKat dan didukung konektivitas 4G LTE.

    Jika terbukti LG G3 Stylus hanya akan mengusung spesikasi seperti yang disebutkan di atas, tentu tidak akan sebanding dengan spesikasi Samsung Galaxy Note 4 dan bisa dipastikan harga LG G3 Stylus akan jauh lebih murah dibanding Samsung Galaxy Note 4.

    LG G3 Stylus dan Samsung Galaxy Note 4 keduanya diharapkan akan diungkap di ajang IFA 2014 yang digelar mulai 3 September mendatang. *

    LGBo

    LGLGGGculccullulannannannaStyStyStyS luslusNotNotNotNNo e 4e 44ebawbawbawbbawbawb ahaa

    SeSeSeSeeetertertertermmamamamamamLG LGLG GGGLG LGLL GG3G3G3GGGGquaquaquaquauuuuadd-d-d-dd-ddMPMPMMMMP PMPPMMPM dadadadadadaAndAndAnAndAndAndAndAndndrorororooo

    JJikJikJikikJikJikJikkJikaaayanyy g dg dg dSamSamSamammsssjauh le

    LGdiud ngk

    persen, sementara Windows Phone meraih 3,4 persen atau naik 0,1

    persen, diikuti BlackBerry dan Symbian masing-

    masing dengan 2,4 persen dan 0,1

    persen.Pihak

    com-Score

    juga

    men-catat bahwa aplikasi terbanyak yang dipakai pada platform mobile ada-lah Facebook, diikuti Youtube. *ant

  • TOP NEWS 315 - 21 Agustus 2014

    BEBERAPA tahun yang lalu Anda mungkin akrab dengan ungkapan yang menyebut ponsel Nokia sebagai ponsel sejuta umat. Popularitas Android saat ini telah melampaui prestasi Nokia di awal tahun 2000-an, dan hal tersebut bisa membuat Android layak untuk menyan-dang sebutan s