Status Gizi

download Status Gizi

of 33

  • date post

    18-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    52
  • download

    0

Embed Size (px)

description

status gizi

Transcript of Status Gizi

  • STATUS GIZI

    DYAH UMIYARNI P,SKM,M.Si

  • STATUS GIZI

    Keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara asupan (intake) dan kebutuhan (requirement) zat gizi oleh tubuh untuk berbagai fungsi biologis: (pertumbuhan fisik, perkembangan, aktivitas, pemeliharaan kesehatan, dan lainnya), atau ekspresi dari keadaan keseimbangan dalam bentuk variabel tertentu.

    Kategori:

    - Gizi Baik

    - Gizi Kurang

    - Gizi Lebih

  • (Asupan zat gizi = Kebutuhan zat gizi)

    Gizi Baik (optimal)

    Kebutuhan Asupan

    Garis normal

  • (Asupan zat gizi< Kebutuhan zat gizi)

    Gizi Kurang (defisiensi)

    Kebutuhan

    Asupan

    Garis normal

  • (Asupan zat gizi > Kebutuhan zat gizi)

    Gizi Lebih (excess)

    Kebutuhan

    Asupan

    Garis normal

  • PATOGENESIS DEFISIENSI GIZI

    Pengurangan cadangan (Tissue Depletion)

    Perubahan biokimiawi (Biochemical Lesion)

    Perubahan fungsi (Fungctional Changes)

    Perubahan anatomik (Anatomical Changes)

  • PENGURANGAN CADANGAN

    Tubuh seseorang yang sehat mempunyai cadangan zat gizi. Cadangan ini merupakan suatu factor keamanan ( Safety Factor ) dalam menghadapi keadaan gawat yang mungkin timbul karena konsumsi zat gizi tidak mencukupi.

    Cadangan akan habis terpakai apabila kekurangan dalam suplai berjalan terus-menerus untuk waktu yang lama, akibatnya jaringan akan sampai pada tingkat kehabisan cadangan. Pengurangan cadangan ini merupakan gejala dini suatu proses defisiensi gizi.

  • GANGGUAN BIOKIMIA

    Zat makanan dalam tubuh diperlukan

    dalam proses-proses biokimiawi tertentu.

    Jika suatu zat gizi tidak tersedia dan

    cadangan zat gizi yang masuk kedalam

    kurang dari yang dibutuhkan , sehingga

    tubuh tidak bisa lagi mendapatkannya

    maka proses biokimiawi tubuh akan

    terganggu.

  • GANGGUAN FUNGSI

    Tingkat yang lebih jauh dari keadaan suatu zat gizi ialah terjadinya perubahan

    fungsi pada alat tubuh tertentu.

  • Salah satu contoh adalah gejala Hemeralopia, suatu keluhan buta senja/ Rabun ayam atau tidak dapat

    melihat di tempat yang kurang penerangan, kelainan ini

    adalah karena kurang vitamin A.

  • GANGGUAN ANATOMIK

    Kelainan fungsi alat-alat tubuh akan diikuti oleh perubahan-perubahan anatomik bila

    kurang gizi terus berlarut-larut.

  • Pada mulanya akan timbul gejala yang hanya dapat dilihat dengan alat-alat biomiokroskop. Akan tetapi

    lambat-laun gejala-gejala ini terlihat, pertama dalam

    tahap ringan seperti : Stomatitis Angularis ( Radang

    mulut ). Selanjutnya meningkat dengan defisiensi berat,

    seperti : Keratomalacia, Kwashiorkor, Kretin.

  • METODE PENILAIAN

    STATUS GIZI

    Penilaian Status Gizi

    Secara langsung Secara tidak langsung

    Antropometri

    Klinis

    Biokimia

    Biofisik

    Survey konsumsi makanan

    Faktor ekologi

    Statistik vital

  • PENILAIAN STATUS GIZI

    SECARA LANGSUNG

  • ANTROPOMETRI

    Pengertian

    Ukuran tubuh manusia berhubungan

    dengan berbagai macam pengukuran

    dimensi tubuh dan komposisi tubuh dari

    berbagai tingkat umur dan tingkat Gizi

  • Penggunaan

    Untuk melihat ketidakseimbangan asupan

    protein dan energi. Ketidakseimbangan ini

    terlihat pada pola pertumbuhan fisik dan

    proporsi jaringan tubuh seperti lemak, otot

    dan jumlah air dalam tubuh

  • PARAMETER

    ANTROPOMETRI

    Antropometri sebagai indikator status gizi dapat dilakukan dengan mengukur

    beberapa Parameter. Parameter adalah

    ukuran tunggal dari tubuh manusia.

  • Antara Lain:

    Umur

    Berat badan

    Tinggi atau panjang badan

    Lingkar lengan atas

    Lingkar kepala

    Lingkar dada

    Lingkar pinggang

    Tebal lemak di bawah kulit

  • Berat Badan

    Berat badan merupakan salah satu parameter antropometri yang memberikan

    gambaran tentang massa tubuh ( otot dan

    lemak ). Karena massa tubuh sangat

    sensitif terhadap perubahan keadaan

    yang mendadak, misal : terserang

    penyakit infeksi, menurunnya nafsu

    makan, atau menurunnya jumlah makanan

    yang dikonsumsi, maka berat badan

    merupakan antropometri yang sangat labil.

  • Berat Badan mencerminkan STATUS GIZI MASA SEKARANG

  • Tinggi Badan

    Tinggi badan merupakan antropometri yang menggambarkan keadaan pertumbuhan

    skeletal. Dalam keadaan normal, tinggi badan

    tumbuh bersamaan dengan pertambahan

    umur. Pertumbuhan tinggi badan tidak seperti

    berat badan, relative kurang sensitive terhadap

    masalah defisiensi gizi dalam waktu yang

    pendek. Pengaruh defisiensi zat gizi terhadap

    tinggi badan baru akan tampak pada saat yang

    cukup lama.

  • Tinggi Badan mencerminkan STATUS GIZI MASA LAMPAU

  • INDEKS ANTROPOMETRI

    Parameter antropometri merupakan dasar dari penilaian status gizi. Kombinasi dari

    beberapa parameter disebut Indeks

    Antropometri. Indeks antropometri

    dibedakan pada anak dan orang dewasa.

  • Indeks Antropometri Anak

    BB/U, TB/U, BB/TB,Indeks Gabungan

    ( BB/U; BB/TB ; TB/U )

    Indeks Lingkar Lengan Atas ( LLA )

    Indeks Lingkar Kepala menurut Umur

    Tebal Lipatan Lemak dibawah kulit

  • Indeks Antropometri Dewasa

    Indeks Massa Tubuh (IMT)

    IMT = Berat Badan (kg )

    Tinggi Badan ( m ) x Tinggi Badan ( m )

    Normal Indonesia= 18.5-25 kg/M2

  • PENILAIAN STATUS GIZI

    TIDAK LANGSUNG

  • SURVEY KONSUMSI GIZI

    Suatu metoda untuk mengetahui kebiasaan makan (dalam jangka

    waktu lama) dan penggambaran

    tersebut didasarkan atas

    penelitian dalam jangka waktu

    pendek (Short run).

  • TUJUAN

    untuk mengetahui kebiasaan makan dan gambaran tingkat kecukupan bahan

    makanan dan zat gizi pada tingkat

    kelompok, rumah tangga dan perorangan

    serta faktor-faktor yang berpengaruh

    terhadap konsumsi makanan tersebut.

  • LEVEL SURVEY KONSUMSI

    NASIONAL

    RUMAH TANGGA

    INDIVIDU

  • TINGKAT NASIONAL

    Neraca Bahan Makanan

    Pola Pangan Harapan

    Data Dasar Pasar

    Kode Produk Umum Dan Laser

  • TINGKAT RUMAH TANGGA

    Metoda Pencatatan Pangan

    Metoda Pendaftaran Pangan Dengan Recall

    Metode Penyimpanan

    Metoda Pencatatan Pangan Rt

    Survei Telepon

    Skala Pangan Keluarga

  • TINGKAT INDIVIDU

    Metoda Konsumsi Harian Kuantitatif :

    - Metoda Recall 24 Jam

    - Perkiraan Pencatatan Pangan

    - Penimbangan Pangan

    Metoda Konsumsi Harian Kualitatif:

    - Sejarah Pangan :

    - Kuesioner Frekuensi Pangan

  • TERIMAKASIH