STAD menuju 2013

download STAD menuju 2013

of 25

  • date post

    08-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    16
  • download

    0

Embed Size (px)

description

menjelaskan stad sebagai pintu gerbang menuju implementasi kurikulum 2013

Transcript of STAD menuju 2013

BAB IPENDAHULUANA. Latar BelakangMelihat pentingnya pendidikan bagi siswa,pemerintah terus berusaha menguji bahkan menganti kurikulum. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa kurikulum baru yang tengah menjalani fase uji publik ini bertujuan utama membangun kemampuan berpikir anak secara ilmiah. Dia yakin bahwa ini akan berdampak baik mengingat banyaknya laboratorium alami yang dapat dieksplorasi oleh anak-anak. Meski banyak meraih prestasi gemilang di kancah dunia dalam berbagai olimpiade sains dan matematika, rata-rata kemampuan berpikir anak Indonesia secara ilmiah tetap dianggap masih rendah.Kurikulum yang dimaksud diatas adalah Kurikulum 2013. Dimana kurikulum tersebut sangat mengedepankan aktifnya para peserta didik untuk mencari informasi dan guru disini hanya menjadi fasilitator. Dengan kurikulum ini Pemerintah berharap akan meningkatkan kreatifitas peserta didik sehingga ketika mereka lulus, mereka memiliki skill baik hard skill maupun soft skill. Tidak hanya itu Pemerintah juga berharap nantinya para penerus bangsa memiliki kreatifitas dan sikap yang baik sehingga kita dapat bersaing dengan bangsa lain.Memang pada kurikulum 2013 Guru hanya sebagai fasilitator namun bukan berarti para Guru bisa berleha-leha. Tugas para Guru akan semakin berat, Guru harus berpengetahuan luas untuk mengimmbangi sifat aktifnya siswa. Selain itu Guru juga harus menerapkan metode yang tepat dalam berlangsungnya pengajaran, karena jika tidak siswa akan bosan dan otomatis siswa akan kehilangan semangat mereka belajar. Jadi sangat penting kita menerapkan metode belajar yang tepat, seperti yang akan kita bahas dalam makalah ini.B. Rumusan Masalaha. Apakah tujuan kurikulum 2013?b. Apakah Penting metode-metode dalam pembelajaran?c. Apakah metode STAD sesuai dengan implementasi kurikulum 2013?

C. Tujuana. Mengetahui tujuan kurikulum 2013b. Mengetahui metode-metode dalam pembelajaranc. Mengetahui apakah metode STAD sesuai dengan implementasi kurikulum 2013

BAB IIPEMBAHASAN

A. TUJUAN KURIKULUM 2013Evaluasi kurikulum adalah serangkaian tindakan sistematis dalam mengumpulkan informasi, pemberian pertimbangan, dan keputusan mengenai nilai dan makna kurikulum. Pertimbangan dan keputusan mengenai nilai berkenaan dengan keajekan ide, desain, implementasi, dan hasil kurikulum. Pertimbangan dan keputusan mengenai arti berkenaan dengan dampak kurikulum terhadap masyarakat. Dampak disini dimaknai sebagai sesuatu yang positif.Tujuan kurikulum pada dasarnya merupakan tujuan setiap program pendidikan yang diberikan kepada anak didik. Karena kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan, maka kurikulum harus dijabarkan dari tujuan umum pendidikan. Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.Adapun tujuan kurikulum 2013 adalah untuk mempersiapkan manusia Indonesia agar memiliki kemampuan hidup sebagai pribadi dan warga Negara yang beriman, produktif, kreatif,, inovatif, dan afektif seta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia.Sedangkan karakteristik kurikulum 2013 adalah:1. Mengembangkan keseimbangan antara pengembangan sikap spiritual dan social, rasa ingin tahu, kreativitas, kerja sama dengan kemampuan intelektual dan psikomotorik.2. Sekolah merupakan bagian dari masyarakat yang memberikan pengalaman belajar terencana dimana peserta didik menerapkan apa yang dipelajari di sekolah ke masyarakat dan memanfaatkan masyarakat sebagai sumber belajar.3. Mengembangkan sikap, pengetahuan, dan ketrampilan serta menerapkannya dalam berbagai situasi di sekolah dan masyarakat.4. Member waktu yang cukup leluasa untuk mengembangkan berbagai sikap, pengetahuan, dan ketrampilan.5. Kompetensi dinyatakan dalam kompetensi inti kelas yang dirinci lebih lanjut dalam kompetensi dasar mata pelajaran.6. Kompetensi dasar kelas menjadi unsure pengorganisasi kompetensi dasar, dimana semua kompetensi dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang dinyatakan dalam kompetensi inti.

Kompetensi dasar dikembangkan berdasarkan pada prinsip akumulatif, saling memperkuat (reinforced) dan memperkaya (enriched) antarmatapelajaran dan jenjang pendidikan (organisasi horizontal dan vertical).

B. MACAM METODE PEMBELAJARAN

a. Strategi Pembelajaran Paikem Sudijarto (dalam Abimayu dkk . 2008 :2-3 )Strategi pembelajaran sebagai upaya memilih ,menyusun , dan memobilisasi segala cara , sarana , prasarana dan tenaga untuk menciptakan system lingkungan untuk mencapai perubahan perilaku optimal , jadi strategi pembelajaran merupakan pemilihan upaya pembelajaran yang akan member peluang tercapainya tujuan yang optimal , baik dari segi hasil belajar ,hasil kerja , maupun proses belajar .a) Kriteria Pemilihan Strategi Pembelajaran Terdapat beberapa kriteria yang bisa digunakan sebagai acuan pembelajaran , diantaranya : Relevansi Derajat kaitan fungsional antara strategi pembelajaran sebagai dimensi instrumental dengam tujuan belajar , dengan dari tolak ukur dari sebagaiman sesuatu itu di pelajari dan bukan dari segi apa yang dipelajari , Derajat relevansi dapat ditinjau dari tiga dimensi , yaitu epistimologi ,psikologi dan sosial . EfektifitasEfektifitas atau hasil guna yaitu tingkat instrumentalitas atau hubungan kausal linier antara strategi pembelajaran dengan tujuan yang ingin di capai . muara keberhasilan pembelajaran dapat di ukur dari segi efektifitas , baik dari segi dampak intruksional maupan dampak pengiring Efisiensi Efisinsi atau daya guna yakni berkaitan dengan perbandingan upaya ( proses belajar ) dengan hasil ( pencapaian tujuan ) khususnya ditinjau dari prinsip ekonomis seperti pemilihan strategi pembelajaran yang lebih sederhana, ,murah , dan mudah , serta pembelajaran yang lebih bervariasi tetapimencapai tujuan yang optimal ( Abimayu , dkk 2008 :8-3)

b) Kriteria Pembelajaran PAIKEM PAIKEM sebagai suatu pendekatan pembelajaran yang telah memuat didalamnya kriteria utama dalam mengembangkan strategi pembelajaran ., yaitu sebagai berikut : Pembelajaran AktifPembelajaran aktif menekankan pada keaktifan siswa , tidak hanya keterlibatan fisik tetapi yang utama adalah keterlibatan mental , khusunya keterlibatan intelektual emosional , Dalam proses pembelajaran tersebut , guru harus menciptakan suasana sedemikian rupa sehingga siswa aktif bertanya , dan mengemukakan pendapat ,( Abimayu dkk , 2008 8-10 ) Pembelajaran Inovatif Paradigma pembelajaran inovatif yakni mampu memfasilitasi siswa untuk mengembangkan kecakapan hidup dan siap terjun di masyarakat . pembelajaran inovatif di tandai dengan prinsip-prinsip: Pembelajaran buku pengajaran Guru sebagai fasilitator Sisa sebagai subjek bukan Objek Multimedia bukan monomedia Sentuhan manusiawi bukan hewani Pembelajaran induktif bukan deduktif Materi bermakan bagi siswa , bukan hanya sekedar dihafal , dan Keterlibatan siswa partisipatif bukan pasif .

Pembelajaran Kreatif Pembelajaran kreatif menekankan pada pengembangan kretifitas , baik mengenai pengembangan imajinasi dan daya cipta maupun yang utama yaitu pengembangan kemampuan berpikir kreatif , pengembangan kemampuan berpikirv kreatif haruslah seimbamh dengan pengembangan kemampuan berpikir rasional logis ( Abimayu dkk , 2008b: 8 -12 ) Pembelajaran Efektif Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang mendidik , yang secara serentak dapat mencapai dua sisi penting dari tujuan pendidikan di sekolah , yakni : Memiliki / menguasai ilmu pengetahuan , teknologi , dan seni Membangun diri pribadi sebagai pemanggung eksisteansi manusia Pembelajaran Menyenangkan Pembelajaran yang menyenangkan bukan hanya karena lingkungan belajar yang menggairahkan tetapi juga karena terpenuhi hasrat ingin tau siswa , pembelajaran yang menyenangkan memerlukan dukungan pengelolaan kelas dan menggunakan media pembelajaran , alat banyu , dan sumber belajar yang tepat karena proses pembelajaran di sesuaikan dengan karakteristik belajar siswa ,

b. Metode Pembelajaran Paikem 1) Pembelajara Kooperatif ( Cooperative Learning )Pembelajaran kooperatif menurut Slavin (1994) adalah tipe khusus dari aktifitas kelompok yang mengupayakan untuk mengembangkan antara kemampuan belajar dan kemampuan sosial dengan mengupayakan atau memasukkan tiga komponen / konsep kedalam pembelajaran , yaitu penghargaan kelompok , tnggung jawab individu ,dan kesempatan yang sama untuk sukses ,Pertimbangan dari komponen komponen tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif membutuhkan perencanaan yang hati-hati dan pelaksanaan yang sistematis menugaskan siswa untuk berkelompok dan menyuruh mereka untuk mengajari satu sama lain atau menyelesaikan tugas nya .

2) Pembalajaran Kontekstual ( Contextual Teaching Learning )Pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang di awali dengan sajian atau tanyaa jawab lisan yang ramah dan terbuka terkait kehidupan sehari hari siswa ,sehingga dapat mengetahui manfaat dari materi yang akan disajikan , motivasi belajar pada diri siswa akanmuncul , dunia pikiran siswa menjadi konkret , sehingga pembelajaran kontekstual kondusif , nyaman , dan menyenangkan , sehingga menimbulkan aktifis siswa .Depdikanas ( masyhud 2012 ) ,pembeljaran kontekstual harus melibatakan tujuh komponen utama pembelajaran efektif , yatiu : Contruktuvism ( membangun ) Inquiry ( menemukan ) Questioning ( bertanya ) Community ( masyarakat bekajar ) Modeling ( pemodelan ) Reflection ( reflek ) Authenthic Assement Penilaian autentik )

3) Pembelajaran Berbasis Masalah ( Problem Based Learning ) Model pembelajaran problem based learning adalah pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk secara aktif terliba