Sriwijaya Post Edisi Sabtu 04 Juli 2009

download Sriwijaya Post Edisi Sabtu 04 Juli 2009

of 24

  • date post

    28-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    275
  • download

    0

Embed Size (px)

description

Sriwijaya Post Edisi Cetak

Transcript of Sriwijaya Post Edisi Sabtu 04 Juli 2009

  • SRIWIJAYA POSTSpirit Baru Wong Kito ECERAN Rp 2.000

    TERBIT 28 HALAMANSABTU, 4 JULI 2009

    Jenderal Interuptor Meninggal Bagi-bagi Lembaran Dukung Mega-Pro Diduga Terkena Serangan Jantung

    PALEMBANG, SRIPO Brigjen (Purn) Ib-rahim Saleh (72), jen-deral yang terkenaldengan aksi inste-rupsinya saat men-jadi anggota MPR dimasa Orde Baru,Jumat (3/7) soremeninggal duniasaat menyaksikan

    kampanye Mega-Prodi lapangan parkir Sta-

    dion Bumi Sriwijaya, Ja-lan Angkatan 45, Palem-

    bang.Menurut saksi mata,penyair Palembang Jaid

    Saidi, sekitar pukul14.10 Ibrahim

    ke halaman 11

    HANYA beberapa saat sebelum kematiannya,ternyata Jacko sempat tinggal di basement ru-mah seorang mantan pegawainya di New Jer-sey.

    Kami kehabisan teman. Tiba-tiba kami mun-cul di depan rumah Frank Tyson. Tapi kini ke-luarga Frank tidak lagi kaya. Mereka tinggal dirumah mungil. Tetapi kami tinggal di sana tigaminggu, saya merasa terhina sekali,kata GraceRwaramba, pengasuh anak-anak Jacko.

    Grace juga menakutkan tekanan tur comeback-nya London 02 yang dalam waktu dekat segeradigelar, akan merugikan Michael.

    Dia yakin Michael berada pada kondisi yangtidak disadarinya bahwa dia telah menandata-

    Kisah tak TKisah tak TKisah tak TKisah tak TKisah tak Terererererungkap Michael Jackson (3-Habis)ungkap Michael Jackson (3-Habis)ungkap Michael Jackson (3-Habis)ungkap Michael Jackson (3-Habis)ungkap Michael Jackson (3-Habis)

    Numpang di Basement Pembantunya

    BRIGJEN (purn) IbrahimSaleh adalah tokohnasional dari Sumsel yangcukup disegani. Ia sempatmembuat geger di tahun1988 ketika menginterupsipencalonan Sudharmonosebagai wapres pendam-ping Soeharto. Ibrahimnekat naik podium SidangUmum MPR membuatkaget anggota majelis.

    Saat itu, Kamis, 9 Maret

    Dikenal KerasTanpa Kompromi

    1988, rapat paripurna barusaja secara aklamasimengangkat kembaliJenderal (Purn) Soehartosebagai presiden RI untukmasa bakti kelima, 1988-1993. Pimpinan sidangKharis Suhud pun beran-cang-ancang hendakmenutup sidang pagi itu.Tapi sekonyong-konyong,

    kehala-man

    11

    PALEMBANG, SRIPO Kampa-nye terbuka Capres-CawapresMega-Prabowo di Palembang, Ju-mat (3/7) bertempat di Lapang-an Parkir Bumi Sriwijaya luar bia-sa. Lapangan tersebut memeraholeh kehadiran massa PDI Per-juangan dan Partai Gerindra Sum-sel yang ditaksir mencapai puluh-an ribu orang.

    Prabowo Lompatke Atas Panggung

    Namun kampanye terbuka pa-sangan Mega-Prabowo yang per-tama dan terakhir di Palembang,tidak dihadiri oleh Megawati Soe-karnoputri. Hanya Prabowo Su-bianto yang hadir dalam kampa-nye di Palembang. SedangkanMega sedang mengerjakan hal

    CAWAPRES Boediono mengun-jungi kediaman KH M Zen Syukri,ulama besar di Palembang, Jumat(3/7) sore. Ia mohon doa restu danmembawa salam dari Capres SBY.Dalam kunjungan 10 menit itu,Boediono sempat mencicipi celim-pungan yang disiapkan tuan ru-mah.

    Di atas meja ada tekwan danpempek, tapi menurut Boediono,kedua panganan khas Palembang

    Boediono: Lemak Nian Cicip Celimpungan di Rumah KH M Zen SyukriCicip Celimpungan di Rumah KH M Zen SyukriCicip Celimpungan di Rumah KH M Zen SyukriCicip Celimpungan di Rumah KH M Zen SyukriCicip Celimpungan di Rumah KH M Zen Syukri

    DITEMUI di Gelora Bung Karno(GBK), ketua panitia kampanyeSBY-Boediono di Jakarta yakniAdang Daradjatun menampikkalau kampanye yang digelarkali ini lebih mewah ketimbangkampanye sebelumnya. Bahkandibanding kampanye capres dancawapres lainnya, kampanyeterakhir SBY-Boediono termasukstandar.

    Pada kampanye penutup,dipasang panggung besarberukuran 34 X 24 X 2 meter danenam panggung kecil yangmasing-masing berbentuklingkaran berdiameter 4,4 meterdengan tinggi 1 meter.

    Mengenai massa yang hadir,Adang menyebut hanya berasaldari dari wilayah DKI Jakartadan sekitarnya saja.

    itu sudah sering dikonsumsi kare-na ada di Jakarta. Ia mengambildua potong celimpungan yang di-buat dari tepung dan ikan dengankuah santan kuning.

    Lemak nian, ujarnya saat dita-nya bagaimana rasanya.

    Boediono tiba di Palembang pu-kul 15.00 dan langsung menujurumah KH Zen Syukri di Jl Letnan

    ke halaman 11 ke halaman 11

    Lima Panggung di Gelora BK

    JAKARTA, SRIPO Dalam pilpres2009 masyarakat tidak memerlukanwaktu lama untuk mengetahui siapayang akan menjadi presiden dan wa-kil presiden Republik Indonesia perio-de 2009-2014 karena pemenang pilpres2009 akan dapat diketahui pada pukul16.00 saat hari pelaksanaan pilpres ber-langsung.

    Demikian Ketua Asosiasi Riset OpiniPublik Indonesia (AROPI) Denny JA seusai MahkamahKonstitusi (MK) mengabulkan gugatan yang diajukannyaterhadap pasal 188 ayat 2, 3, pasal 228 dan pasal 255 UU42/2008 terkait pelarangan publikasi perhitungan cepat(quick count) di hari pelaksanaan pilpres.

    Akibat keputusan ini masyarakat akan tahu hasil pilpres

    Pada kampanye terakhir SBY-Boediono disediakan 750 kursiundangan VVIP yang beradatepat dibelakang podium ataupanggung yang diperuntukansebagian besar diperuntukanbagi partai-partai koalisi pasang-an capres dan cawapres yangdikenal dengan jargonLanjutkan! ini.

    Sisanya, kursi diperuntukkanbagi massa pendukung SBY-Boediono di mana masing-masing bangku sudah tersediabendera Partai Demokrat danfoto SBY-Boediono berukuransekitar 50 X 30 cm yang dipasangdi sebilah kayu panjang sekitar 1meter.

    Pantauan Persda di lapangan

    ke halaman 11

    ke halaman 11

    Hasil Pilpres BisaDiketahui Pukul 16.00

    ke halaman 11

    LATIH YEL-YEL Puluhan kader Partai Demokrat terlihat sedang berlatih yel-yelmendukung pasangan calon presiden (capres) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)dan calon wakil presiden (cawapres) Boediono, Jumat (3/7) di Stadion GelorangBung Karno (GBK) kemarin.

    SRIPO/ZAINISALAMI PENDUKUNG Cawapres Prabowo Subianto (tengah) menyala-mi para pendukungnya saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan ParkirStadion Bumi Sriwijaya, Palembang, Jumat (3/7).

    SRIPO/SYAHRUL HBERBINCANG Cawapres Boediono (kanan) berbincang dengan KH ZenSyukri di kediaman KH Zen Syukri di Jl Letnan Yasin, Kelurahan 20 Ilir D III,Kecamatan IT I, Palembang, Jumat (3/7).

    IBRAHIM SALEHIBRAHIM SALEHIBRAHIM SALEHIBRAHIM SALEHIBRAHIM SALEH

    ISTJacko menggendong putra pertamanyaPrince Michael Jackson Jr. Anak itu dilahir-kan dari rahim Debbie Rowe .

  • SRIWIJAYA POSTSabtu, 4 Juli 2009 11

    Dikenal KerasTanpa

    Kompromi dari halaman 1

    Brigadir Jenderal IbrahimSaleh, kini 58 tahun, yangduduk di deretan kursi frak-si ABRI, berlari menuju po-dium sambil berteriak: PakKetua....Interupsi.

    Tanpa menunggu pim-pinan sidang bereaksi, Ibra-him berdiri di atas mimbar.Ia lalu membacakan secarikkertas yang telah disiapkan-nya.

    Assalamualaikum...Majelistelah sepakat dan secara ak-lamasi meminta Soehartountuk memangku kembalijabatan presiden untuk ma-sa jabatan 1983-1988...eh1988-1992 eh...... ujarnyaterengah-engah. Ia terus sa-ja nyerocos. Kami telahmendengar desas-desusyang mengatakan bahwapencalonan wakil presidentidak fair... Spontan padaanggota majelis berteriak-teriak,Turun...turuuunn..Ibrahim memang memper-tanyakan pencalonan Su-dharmono sebagai wapres

    dengan dalih identitasnyameragukan.

    Suasana pun geger. Pa-ngab Jenderal Try Sutrisnodan Pangkopkamtib Jende-ral Benny Moerdani berge-gas menuju meja pimpinansidang. Mereka tampakberbicara dengan KharisSuhud sambil menunjuk kearah mimbar tempat Ibra-him melakukan interupsi.Belakangan, Ketua F-ABRI,Mayjen Harsudiyono Har-tas, mengajaknya turunmimbar. Hartas kaget atasulah Ibrahim, lalu memintamaaf pada pimpinan si-dang.

    Saat itu, ia sampai diang-gap tengah stres berat, bah-kan gila, karena ulahnyaitu. Benarkah Pak Ibrahim?Oh, saya sehat-sehat saja,saat dokter memeriksa tensisaya saat itu masih normal,120/80, ujarnya seperti di-muat di TEMPO Interaktif.

    Tidak heran bila ia diang-gap sebagai sosok jenderalyang keras dan tempera-mental. Meskipun bebera-pa orang ada pula yang me-nyebutnya humoris.

    Banyak yang mengang-gap tindakan saya saat itunggak sopan, bahkan adayang bilang saya gila. Tapiyang membuat saya nekat

    untuk menginterupsi ada-lah, saya merasa bahwa apayang akan saya sampaikanitu adalah sesuatu yangpenting menyangkut masadepan bangsa, katanya,pada sebuah kesempatanwawancara.

    Pria kelahiran Prabumu-lih, Sumatera Selatan ini me-nikah dengan Rukiawati, te-man sekampungnya. Ia di-karuniai tujuh anak dan li-ma orang cucu. Setelah pe-ristiwa interupsi itu, lantasIbrahim pensiun dari ge-dung bundar itu pada 1993.

    Ibrahim banyak melaku-kan kegiatan sosial, sepertimengurusi koperasi khususpedagang kakilima, pantiasuhan anak yatim piatudan jadi dai di masjid. Tera-khir ia jadi tokoh masyara-kat Pendopo dan aktif da-lam pemekaran KabupatenEmpatlawang.

    Sampai tahun 2000, Ibra-him kerapkali datang kekantor redaksi Sripo di JlKapten A Rivai. Ia sekadarmenyampaikan unek-unek-nya tentang aspirasi politik-nya. Saat Sripo pindah kan-tor ke Jl Basuki Rahmatpun, ia masih sesekali me-ngirimkan opininya via fak-simili. (berbagai sumber/ahf)

    roboh seketika di atas tanahberpasir di sekitar pang-gung kampanye VIP ketikatengah membagi-bagikanselebaran yang dibawanya.

    Ia yang tidak sadarkandiri langsung digotong be-berapa petugas kepolisianserta simpatisan Mega-Prabowo. Lantas dilarikanke rumah sakit dengan me-nggunakan mobil ambu-lans dari DPD PDI Perjuang-an yang stand by di tempatkampanye.

    Mereka sibuk mengurutatau memijat tokoh yangsering menasihati tiap ke-pala daerah di Sumsel ini.Tak lama kemudian dia di-bawa ke mobil ambulansdan selanjutnya dibawa keRS Siti Khodijah. Diperkira-kan saat meninggalkan Sta-dion Bumi Sriwijaya, Ibra-him mengembuskan napasterakhirnya.

    Saat Prabowo melakukankampanye kabar mening-galnya Ibrahim Saleh belumada yang tahu. Baru setelahPrabowo meninggalkan Pa-lembang, kabar duka sua-mi Rukiyah Waty AR, ter-sebar. RS Si