SPLN 118-4-1_1996 PHB

download SPLN 118-4-1_1996 PHB

of 37

  • date post

    18-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    606
  • download

    319

Embed Size (px)

description

jhvhjvj

Transcript of SPLN 118-4-1_1996 PHB

  • STANDABPERUSAEAAN L ISTRIK NEGARA

    Ii

    .SPLN I l t l -4-l: l 996Lampiran Keputusan Direksi PT. pLN (pERSERO)

    No. : l l0.tg0591iDlR/I996, ranggal 13 November lg96

    PERANGKAT HUBTJNG BAGIBag ian 4 - l :

    Spes i f i kas i Perangkat l lubung Bag iTegangan Menengah Gardu Dis t r ibus i

    P.T. PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO)

    JALAN TRUNOJOYO NO. I35 . KEBAYORAN BART] . JAKARTA 1216 I I

  • STANDARP E I I U S A I I A A N L l s - T l l t K ] { E ( : A R A

    SPI ,N I IB -4 - I : l gg6l-arnpiran Keputusan Direksi PT. PLN (PERSERO)

    No. : I 10. K/0594/DIR/I 99 6, tanggal I 3 November I 996

    PERANGKAT HUBUNG BAGIBagian 4-l : Spesif ikasi Perangkat Hubung Bagi

    Tegangan Menengah Gardu Distr ibusi

    Disusun oleh :

    Kelompok Pembalaran Bidang Distribusi dcnganS_urat Keputusan Direksi pTl pLN (PERSEI{O)No.: 055.trV495/DIR/1995 tanggal ll Agustus 1995;

    Diterbitkan oleh :

    PT, PERUSAIIAAN LISTRIK NEGARA (PERSERO)Jln. Trunojoyo No. 135 - Kebayoran Baru

    JAKARTA 121601996

  • SPLN 118-4-1:1996

    (kosong)

  • SPLN 1184-1:1996

    susunan Anggota Kelompok pembakuan Bidang DistribusiBerdasarkan Surat Keputusan Direksi FT. pLN ( pERsERo )

    No. : 055.K74 gs/DIRlt 995

    L Kepala PT. PLN ( PERSERO ) pusat penyelidikanMasalah Kelistrikan (ppMK)

    2 Kepala Dinas PembakuarL pT. pLN ( PERSERO ) ppMK

    3. Kepala Bagian Pembakuan peralatarUP.T. PLN ( PERSERO ) PPMK

    4. Kepala Bagian Peralatan Listrik,P.T. PLN ( PERSERO ) PPMK

    5. Kepala Divisi Listrik pedesaan,P.T. PLN ( PERSERO ) KANTOR PUSAT

    6. Kepala Divisi Pengadaan Konstnrksi,P.T. PLN ( PERSERO ) KANTOR PUSAT

    7. Kepala Divisi Pelayanan pelanggarqP.T. PLN ( PERSERO ) KANTOR PUSAT

    8. Kepala Divisi PerberdaharaarlP.T. PLN ( PERSERO ) KANTOR PUSAT

    9. Kepala Divisi HumasP.T. PLN ( PERSERO ) KANTOR PUSAT

    10. Irspektur Bidang Teknik, pT. pLN ( PERSERO) SpI11. Kepala Departemen Teknik Listrik ,

    P.T. PLN ( PERSERO ) PPE12. Pemimpin PT.PLN (PERSERO) Wilayatr WII13. Pemimpin PT. pLN (PERSERo) Distribusi JAyA & TGR14' Kepala Laboratorium Listrik, pr. pLN (PERSERO) ppMK15. Kepala UDIKLAT CIBOGO,

    PT. PLN ( PERSERO) PUSDIKLAT

    Sebagai Ketuamerangkap Anggota TetapSebagai Ketua Harian merangkapAnggota TetapSebagai Sekretaris merangkapAnggota TetapSebagai Wakil Sekretaris merangkapAnggota TetapSebagai Anggota Tetap

    : Sebagai Anggota Tetap

    : Sebagai Anggota Tetap

    : Sebagai Anggota Tetap

    : Sebagai Anggota Tetap

    Sebagai Anggota TetapSebagai Anggota Tetap

    Sebagai Anggota TetapSebagai Anggota TetapSebagai Anggota TetapSebagai Anggota Tetap

    iii

  • $?L\ l l l-+l:1995

    ftosong)

  • SPLN 1184-l:1996

    DAFTAR ISI

    PASAL 1 - RUANG LINGKUP DAIY TUJUAI\

    L Ruang lingkup2. Tujuan

    PASAL 2 - DEFINISI

    3. Definisi

    PASAL 3 . PERSYARATAIY UMUM

    4. Persyaratan umum

    PASAL 4. PERSYARATAI\I KHUSUS

    5. Persyaratankhusus5.1 Kondisi pelayanan normal5.2 Jenis pemasangan pHB5.3 Komposisi penggunaan pHB

    PASAL 5. DESAIN PHB

    6. Korutruksi7. Pemanas

    8. Derajat perlindungan9. Akses untuk kompartemen

    9.I Kompartemen pHB9.2 Kompartemen busbar

    10, Keselamatan operator terhadap gangguan dalam (internal fault)I l. Tuas operasi (control leven)12. Kontrol mekanis (conrol mechanism)13. Sistem interlok (interlock) dan pengunci

    I 3. I Persyaratan ldtususI3.2 Interlok pintu13.3 Interlok sakelar utama13.4 Interlok sal

  • SPLN 118-4-1:1996

    DAFTAR ISI (Lanjutan)

    Halaman

    16. Pengerjaan akhir17. Media Pemutus dan media isolasi

    18. Jarakbebas19. Peralatan bantu20. Busbar dan isolator tonggak (post insulator)2I. Pembumian

    2LI Sirkuit Pembumian21.2 Sakelar Pembumian

    22. Gawai konuol tegangan23, Indikator hubung singkat dan indikator gangguan ke bumi

    24. Terminasi kabel

    PASAL6.PERALATAI\PHB

    25. Kubikel sakelarbeban (unit penyulang) - Kubikel 1A Gambar 2 10

    26. Kubikel proteksi transformator - Kubikel 2A Gambar 5 10

    2'7. Kubikel proteksi utama dengan pemutus tenaga - Kubikel 3A Gambar 4 11

    Zg. Kubikel proteksi utama dengan sakelar dan sekering - Kubikel 44 pada Gambar 2 12

    29. Kubikel terminasi kabet -Kubikel 5A Gambar 4 13

    30. Kubikel untuk saluran keluar (outgoing kubikel) dengan pemutus tenaga - Kubikel 6A Gambar 3 13

    31. Kubikel sakelar beban utama (Kubikel penyulang) yang digerakan motor yang dilengkapi 15

    rele pemindah otomatis (automatic transfer relay) - Kubikel 7A Gambar 532. Kubikel transformator tegangan - Kubikel 8A Gambar 3

    33. Gardu konsumen tunggal dengan kebutuhan daya lebih dari 8 IvtVA

    PASAL 7 . KARAKTERISTIK LISTRIK

    Karakteristik listrik

    PASAL 8 . PENANDAAN

    7

    6

    8

    8

    8

    8

    89

    9

    9

    1 0

    16l6

    l 634.

    vl

    35. Penandaant7

  • SPLN 118-4-1:1996

    DAFTAR ISI (Lanjutan)

    Halaman

    PASAL 9 - PENGUJIAN

    36. Pengujian36.I Mata uji36.2 Jumlah contoh

    . LAMPIRAN 19- Gambar I Diagram garis tunggal PHB 20 kV untuk gardu distribusi untuk kepentingan umum 2I

    (lerang dari 630 kVA)- Gambar 2 Diagram garis tunggal PIIB 20 kV gardu distribusi untuk konsumen tunggal dengan 22

    pengukuran pada sisi tegangan merrcngah (antara 200 kVA hingga 630 kVA)- Gambar 3 Diagram garis tunggal PI{B 20 kV gardu distribusi untuk konsumen tunggal 23

    dengan pengukuran pada sisi tegangan merrengah (antara 630 kvA hingga 1000 kvA)- Gambar 4 Diagram garis tunggal PIIB 20 kV untuk gardu distribusi untuk konsumen tunggal 24

    (private) dengan pengukuran pada sisi tegangan menengah (lebih dari I MVA)- Gambar 5 Diagram garis tunggal PI{B 20 kV untuk gardu distribusi untuk konsumen tunggal 25

    (private) dengan pengukuran pada sisi tegangan menengah (kebutuhan daya lebih -dad 8 MVA)

    - Gambar 6 Diagram garis tunggal PHB 20 kV gardu distribusi switsing pada titik tengah distribusi 26- Gambar 7 Diagram garis tunggal PIIB 20 kV gardu distribusi switsing pada titik ujung gardu 27- Gambar 8 Diagram garis tunggal PHB 20 kV untuk gardu distribusi switsing pada titik bintang 2g

    gardu distribusi

    t7t7t8

    vll

  • SPL\ I l t { - l :1996

    ftosong)

    vru

  • SPLN I l t l { - l :1996

    PEIT.ANGKAT HTJBUNG I}AG IBagian 4- l : Spesif ikasi Perangkat I lubung Bagi

    Tegangan Menengah Gardu Distr- ibusi

    PASAL I - RUANG LINGKUP DAN ] 'UJUAN

    l. Ruang lingkup

    slandar iru dimalsudkan unruk mcnctapkan spcsifikasi perangkat Hubung Bagi rcgangan Mcncngah Gardu =Distribusi. Scmua pcralatan d;rn kontponcn 1:rng diguru*an da.lam pcrangkat hubung bagr ini hans rncmcnulu ISPLN : SNI ; lF.C rrng rcrkait. I2. rujurn I

    ITujuanstardariniialahuntukmcmbatasidanmcnycragamkanbcntukdanukuraqscr1ilmcmbcrikanpcgangnyang tcrarall bark untuk pemcsanan dan pengujian olch PT. PLN (PERSERO) rnaupun dalam pcmbuatan olehpabnkan.

    I 'ASAL 2 - DEITINTSI

    3. Dcfinisi

    3.1 Sirkit utamu

    Sirkit utama adalah scmua bagian pcnghantar dan suatu rakitan PHB yang tcnnasuk dalam suatu sirkit dandinnksudkan untuk mcnyalurkan tenaga lislrrk.3.2 Sirkit bantu

    Sirklt bantu adalah semua bagian pcnghantar dari suatu rakitan PHB yang tenruuuk daiam suatu sirkit dandimaksudkan untuk kontrol, pengukuran, sinyal, pengaturan dan lain-lain.3.3 Kuhikel masukan

    Kubikcl masukan adalah suatu kubikel yang digunakan untuk menyalurkan tenaga listrik ke dalam pHB.3.4 Kubikel keluaran

    Kubikel keluaran adalah suatu kubikcl yang digunakan untuk meyalurkan tcnaga listrik ke satu atau lcbih sirkitkcluaran.

    3.5 Sistem busbar/rel

    Sistem busbiu/rel adalah suatu siste m hantaran yang terdiri dan satu atau lcbih busbar/rcI ],ang dibcri jarak dandisangga dengan bahan-bahan isolasi derlam suatu saluran, sclungkup atau sejerusnya dan merupakan susunan dankubikcl-kubikel hantaran utanu, cabang dan larn-lain3"6 llushar

    Busbar/rel adalah suatu konduktor dengan impedansi rendatr, dimana beberapa sirkit listrik dapat dihubungkansecara terpisah.

  • SPLN l lE- { - l :1996

    3.7 Selungkup

    Sclungkup adalah suatu bagian lang dapal mcmbcnkan perlindungan peralatan tcrhadap pengaruh-pcngaruh luar

    d^n pcrlindungan tcrhadap hubungan langsung dan scgala arah dcngan tingkat pcrlindungan sckurang-kurangrya

    IP3X.

    3.8 Tutup

    Tutup adalah suatu bagian rakitan dan sclungkup lur'

    3.9 llagian bertegangan

    Bagian bcrtegangan adalah suatu konduktor atau bagian konduktif vang dimaksudkan untuk dibcn tcgangan

    dal.m pcmakaian normal, tcrmasuk konduktor nctral tctapi tidak termasuk kondullor PEN

    3.10 KonduWor ndral (l{)

    Konduktor nctral (N) adalah suatu konduktor yang dihubungkan dengan truk netral dari suatu sistcm dan

    bcrtuluan untuk menyalurkan arus listrik'

    PASAL 3 - PERSYARATAN UMUM

    4. Pcrsyaratan umum

    pcrsl.aratan umum scsuai dcngan pull- 1987 Bab 6 Ayat 601 mcngcnar kctcntuan umum dan lEc Publikasi 298 "AC metal cnclosed switchgear and conuolgear for rated voltages abovc I kV and up to and irrcluding 52 kV'

    PASAL 4 - PERSYARATAN KHUSUS

    5. Persyaratan khusus

    5.1 Kondisi PelaYanan normal

    pcrangkat Hubung Bagi (pHB) menurut standar ini dimaksudkan unnrk digunakan dalam kondisi pelayanan

    sebagai berikut :

    a) Geografis : Daerah ekuatorb) Tinggi tempat :

    Kctinggian tempat pemasangan tidak mclebihi 1000 m dr atas permukaan laut'

    c) Kelembaban 80 o/otttnggga 100 %d) Suhu

    Julat suhu : 16o C - 4oo C

    Suhu rata'ratatahunan: 30o C

    5.2 Jenis pemasangan PHB

    a) pHB benelungkup logam yang untuk selanjutny'a disingkat PHB, harus dari jerus kubikel yang dapatdikembangkar