Spektrum Mei 2016

download Spektrum Mei 2016

of 36

  • date post

    29-Jul-2016
  • Category

    Documents

  • view

    231
  • download

    3

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Spektrum Mei 2016

  • Pentingkah bagi

    Kemajuan Mahasiswa Fakultas Kedokteran?

    Edisi Mei 2016

    Ikatan Segitiga Antara UKMPPD, Akreditasi, dan IPK

    Belajar Sports Medicinedengan Dokter Timnas

    A K R E D I T A S I:

    dr. Alfan Nur Asyhar

  • Assalamualaikum wr. wb.

    Alhamdulillah, puji syukur kami ucapkan kepada Allah SWT karena berkat izin-Nya lah kami dapat menyelesaikan majalah

    SPEKTRUM Edisi Mei 2016. Pada edisi kali ini kami mengangkat tema Peran Akreditasi dalam Peningkatan Kualitas Mahasiswa

    Kedokteran Indonesia. Kami berharap tema kali ini dapat membantu teman-teman sejawat sekalian dalam memahami

    penngnya akreditasi. Selain membahas mengenai akreditasi, beberapa arkel turut dihadirkan untuk menyajikan informasi-

    informasi seputar dunia kedokteran yang menarik dan tentunya sangat bermanfaat.

    Terima kasih kepada tim redaksi Cardios dan tim redaksi SPEKTRUM BPN-ISMKI yang telah mensukseskan dari

    menghimpun berita sampai dengan pendistribusian dari SPEKTRUM edisi Mei 2016. Terima kasih pula kepada BPN-ISMKI yang

    telah mempercayakan kami dalam penerbitan majalah ini. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam penyusunan, konten, atau hal-

    hal lain yang kurang berkenan. Semoga majalah ini dapat selalu hadir sebagai sumber informasi yang ber-manfaat bagi kita semua.

    Wassalamualaikum wr. wb.

    Salam Jurnalisk !!!

    Pimred : Dea Anandari Ilman (2013)

    Sek-Bend : Anindya Mandy Tina Thyra P. (2014)

    Divisi Redaktor

    Kepala Divisi : Athaya Hanin Nabilah Fahsa (2013)

    Anggota : Agung Fadhilah Tis Sadewa (2014)

    Anggit Mora Cita Harahap (2014)

    Cindy Aulia P. Damayasa (2014)

    Febrina Citra (2014)

    Fina Idamatussilmi (2014)

    Septa Aryani (2014)

    Yoviena Kusuma Tericha T. (2014)

    Divisi Editor

    Kepala Divisi : Dian Yuliarmi (2013)

    Anggota : Astri Ratnasari (2014)

    Baika Hayatunnufus (2014)

    Rahmadani Sasongko (2014)

    Shafarina Maulia Prasudia (2014)

    Tita Retno Dewinta (2014)

    Divisi Desain Gras

    Kepala Divisi : Nas Putri Arimami (2014)

    Anggota : Hidayaning Nur Syahbania (2013)

    Amiruddin Tulu (2014)

    Muthia Tsabita R. (2014)

    Widya K. C. P. (2014)

    Divisi Publishing and Funding

    Kepala Divisi : Amiroh Dewi Karka (2013)

    Direktur Utama : Ida Bagus Ari Sudewa

    Direktur Utama Terpilih : Shidqi Arga

    Sekretaris Umum : Niluh Ayu Muara A.

    Bendahara Umum : Tri Hastu

    Kepala Divisi Internal : Ririn A. Ibrahim

    Kepala Divisi Eksternal : M. Adzanta Al Afghani

    Kepala Divisi Danus : Dea Pristy

    Kepala Divisi Litbang : Arinnanda Auliya Ardhi

    Kepala Divisi Spektrum : Dyaha Wahyurini

    Koordinator Penerbitan : Dyaha Wahyurini

    Sta Divisi Spektrum :

    Anindia Reina Yolanda Ahmad Farishal

    Asyifa Hilda Hapsari Dinda Tri Annisa

    Dita Ayu Perwi Hasyya Imanina

    Jan Chrisan Kenny Akbari Jamal

    Musyarrafah Jamil Nia Triana Putri

    Oktavina Dwie F. Restu Dewi Lestari

    Regina Astra Kirana

    SPEKTRUMDari Redaksi

    Mei 2016 2

  • Ada hubungan timbal balik

    antara akreditasi dan mahasiswa.

    Mahasiswa punya peran yang

    sangat penting untuk menjaga dan

    meningkatkan akreditasi karena

    poin akreditasi memang dinilai dari

    k u a l i t a s m a h a s i s w a n y a .

    Pergerakan mahasiswa yang

    berbasis pengabdian masyarakat,

    a jang ke i lmiahan, dan n i la i

    akademik sangat mendukung

    untuk akreditasi. So, mahasiswa

    wajib peduli dengan almamaternya

    dan punya kontribusi besar dalam

    peningkatan kualitas institusi.

    Safitri Muhlisa

    Universitas Sriwijaya 2013

    Safitri Muhlisa

    Universitas Sriwijaya 2013

    Faisal Ridho Sakti,

    Universitas Islam Indonesia 2013

    Akreditasi adalah salah satu

    indikator penjamin mutu. Pihak

    faku l tas maupun un ivers i tas

    b e r l o m b a - l o m b a u n t u k

    mendapatkan akreditasi yang tinggi

    sebagai upaya bahwa s istem

    pendidikannya sudah berkualitas

    secara menyeluruh. Nah, salah satu

    c a r a y a n g d i t e m p u h i a l a h

    memfasilitasi mahasiswanya dalam

    mendorong kegiatan akademis

    maupun non akademis. Disinilah

    peran mahasiswa kedokteran untuk

    meningkatkan kemampuannya

    dalam menunjang peningkatan

    mutu akreditasi.

    A d a n y a t i n g k a t a n a k r e d i t a s i

    menunjukkan mutu dan kualitas dari dari

    instansi tersebut. Jadi jelas akreditasi berperan

    dalam peningkatan mutu mahasiswa FK,

    terutama dalam faktor eksternal. Prodi FK yang

    berkreditasi A memiliki peluang untuk

    memberikan sistem pembelajaran yang lebih

    baik dari yang akreditasinya B atau C. Namun

    sekali lagi, hubungannya hanya pada faktor

    eksternal saja, selebihnya faktor internal yang

    jauh lebih berperan. Sepert i motivas i

    mahasiswa itu sendiri untuk belajar dan

    mengembangkan kemampuannya. Bisa jadi,

    mahasiswa yang kuliah di FK dengan akreditasi A

    kalah terampil dengan mahasiswa FK dengan

    akreditasi di bawahnya.

    Pada dasarnya akreditasi dilakukan

    untuk standarisasi mutu pendidikan kedokteran

    sehingga diharapkan dapat meningkatkan

    kualitas lulusan dokter di Indonesia. Akreditasi

    menunjukkan kemampuan suatu FK untuk

    melaksanakan program pendidikan dokter

    dengan baik, dengan hadirnya standar akreditasi

    yang sudah sesuai dengan kebutuhan ilmu

    kedokteran dapat membantu menghasilkan

    lulusan dokter yang berkualitas dan profesional di

    bidangnya. Tapi bagaimana pun, kampus hanya

    menyed iakan saran a u ntu k memb antu

    m a h a s i swa ke d o kte ra n u nt u k m e n j a d i

    profesional di bidangnya. Sisanya kembali ke

    mas ing-mas ing ind iv idu , karena usaha

    mahasiswa sangat mempengaruhi kualitas

    dirinya saat lulus nanti.

    Arya Krisna Manggala

    Universitas Udayana 2014

    Dea Athaya Budiman

    Universitas Jendral

    Ahmad Yani 2013

    Setiap program studi berlomba-lomba untuk mencapai

    akreditasi yang baik, tidak terkecuali Program Studi Pendidikan

    Dokter (PSPD). Semakin tinggi nilai akreditasi yang dimiliki, program

    studi tersebut dianggap memiliki sistem pendidikan dan mahasiswa

    yang berkualitas. Lalu, apa peran akreditasi ini terhadap

    peningkatan kualitas mahasiswa kedokteran di Indonesia?

    SPEKTRUM Apa Kata Mereka

    Mei 2016 3

  • SPEKTRUMLaporan Utama

    Mei 2016 4

  • Mei 2016 5

  • HPPM

    H MMM M P

    MM penyelenggaraan program studi dengan

    peraturan perundang-udangan

    QM MMM M P

    MMM M MMMM

    MMM M P

    PQPM M P

    P lulusan.

    Mei 2016 6

  • Hasyyati Imanina

    Fakultas Kedokteran Univesitas Andalas 2013

    Dinda Tri Annisa

    Fakultas Kedokteran

    Universitas Islam Sumatera Utara 2013

    MEP ISMKI Wilayah 3

    Berdasarkan table di atas maka, hasil dari UKMPPD

    merupakan salah satu faktor yang berperan dalam

    peningkatan akreditasi. Jika akreditasinya sudah baik maka

    Institusi pendidikan kedokteran dapat melakukan

    pembenahan yang semakin baik pula baik dari segi akademik

    maupun fasilitas. Termasuk pembukaan program studi

    spesialis maupun subspesialis. Menurut Pasal 8 ayat 1

    Undang-Undang No. 20 tahun 2013 tentang Pendidikan

    Kedokteran, program pendidikan dokter layanan primer,

    dokter spesialis, subspesialis, dan dokter gigi spesialis-

    subspesialis hanya dapatdiselenggarakan oleh Fakultas

    Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi yang memiliki

    akreditasi kategori tertinggi untuk program studi kedokteran

    dan program studi kedokteran gigi.

    Akreditasi bukan hanya sekadar prestise bagi sebuah

    institusi pendidikan kedokteran, tetapi dapat juga

    memenentukan kompetensi lulusan dokter dan tenaga medis

    dari institusi tersebut. Sebab, institusi yang telah

    terakreditasi baik oleh BAN-PT berarti telah memenuhi

    standar mutu pendidikan kedokteran sehingga diharapkan

    mampu memberikan pelayanan optimal pada masyarakat

    sesuai Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI).

    Akreditasi

    Hasil UKDI

    A

    B

    C

    150

    100

    50

    170

    120

    60

    190

    140

    70

    210

    160

    80

    210

    160

    80

    250

    200

    100

    90%

    Institusi pendidikan kedokteran yang terakreditasi

    baik dan menghasilkan lulusan UKMPPD yang baik akan

    memiliki daya tampung maksimal yang lebih banyak untuk

    penerimaan mahasiswa baru, seperti yang dilihat pada tabel

    berikut:

    IKATAN SEGITIGA

    ANTARA

    UKMPPD,

    AKREDITASI,

    DAN IPK

    SPEKTRUM Laporan Khusus

    Mei 2016 7

  • Beberapa institusi pendidikan kedokteran yang

    memiliki Program Pendidikan Dokter Spesialis, Indeks

    Prestasi Kumulatif (IPK) yang berbasiskan akreditasi

    adalah salah satu syarat untuk mengambil Program

    Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Dengan kata lain,

    akreditasi dapat mempengaruhi kesempatan