SOMBONG DALAM AL-QUR’AN MENURUT AL Allah dalam QS. Al-Baqarah: 185. ......

download SOMBONG DALAM AL-QUR’AN MENURUT AL Allah dalam QS. Al-Baqarah: 185. ... Qur’n Al-Kar«m, bacaan

If you can't read please download the document

  • date post

    14-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    219
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of SOMBONG DALAM AL-QUR’AN MENURUT AL Allah dalam QS. Al-Baqarah: 185. ......

SOMBONG DALAM AL-QURAN MENURUT AL-MARAGI

SKRIPSI

Diajukan Kepada Fakultas Ushuluddin

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Sebagai Syarat Untuk Gelar Sarjana Agama S. Ag.

Oleh:

TAUFIKURRAHMANNIM: 13530066

PRODI ILMU AL-QURAN DAN TAFSIR

FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA

YOGYAKARTA

2017

v

MOTTO

Diam itu hikmah, akan tetapi sedikit orang yang mau

melakukannya.

Juka kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang

harus kamu lakukan, coba lagi.

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan

kadar kemampuannya. (QS. al-Baqarah: 286)

vi

PERSEMBAHAN

Karya Sederhana Ini kupersembahan Kepada:

Ayah, Mamak, Kakak, Adik, dan Orang-orang yang penulis

sayangi,.

Teruntuk

Almamater

Program Studi Ilmu Al-Quran Dan Tafsir

Fakultas Ushuluddin Dan Pemikiran Islam

UIN Sunan Kalijaga

Yogyakarta

vii

ABSTRAK

Skripsi ini berjudul Sombong dalam al-Quran menurut al-Maragi. Dalam

studi ini, penulis memaparkan penafsiran Ahmad Mustafa al-Maragi di dalam

Tafsr al-Marg terhadap ayat-ayat tentang sombong yang disertai dengan

analisis seputar karakteristik dan metode penafsirannya yang tercermin dalam

berbagai ayat tentang sombong. Dalam penelitian ini, penulis mengambil tokoh

al-Maragi, setelah penulis membaca dan meneliti ayat-ayat sombong yang

ditafsirkan oleh al-Maragi, secara garis besar al-Maragi mengatakan bahwa

sombong dinisbatkan kepada hati, karena hatilah yang sombong, sedangkan

anggota tubuh lainnya hanya mengikuti apa yang dikatakan oleh hati.

Tema ini menurut penulis menarik untuk dikaji antara lain mem-

pertimbangkan seringnya pemakaian kata sombong ini dalam kehidupan sehari-

hari, sehingga dibutuhkan pemahaman yang lebih detail dalam mengkaji konsep

sombong dalam rangka meningkatkan nilai ibadah kepada Tuhan dan pemahaman

tentang keagamaan. Dengan metode deskriptif-analisis, penulis mencoba

menghimpun seluruh ayat-ayat yang berkaitan dengan sombong kemudian

menganalisis ayat-ayat tersebut, sehingga memperoleh gambaran utuh mengenai

tema yang dibahas.

Sombong secara garis besar ialah perilaku menolak kebenaran dan

meremehkan manusia dengan ungkapan lebih hebat dan lebih tinggi derajat

maupun pangkatnya dari pada yang lain. Sombong pada dasarnya dapat

diklasifikasikan menjadi tiga macam: sombong terhadap Tuhan, sombong

terhadap Rasul dan kebenarannya, dan sombong terhadap manusia.

Unsur-unsur yang dapat menimbulkan kesombongan ini beraneka ragam,

baik yang ditimbulkan dari segi keagamaan maupun dari segi kedunian. Antara

lain disebabkan oleh ilmu, ibadah dan amal saleh, keturunan, kecantikan,

kekayaan, kekuasaan dan kekuatan, keluarga dan pengikut yang banyak. Akibat

kesombongan itu, ia akan mendapatkan siksa dari Allah swt. Kesombongan

seseorang itu dapat menyebabkan ia menolak dan mengingkari kebenaran dan

menganggap remeh manusia. Dari penafsiran ayat-ayat tentang sombong, dapat

ditarik kesimpulan bahwa sombong merupakan perilaku yang mengarah pada

perbuatan yang bertentangan dengan agama dan segala dosa yang dilakukan baik

itu secara ubudiyah (hubungan manusia dengan Tuhan) maupun hubungan antar

manusia sebagai makhluk sosial.

viii

PEDOMAN TRANSITERASI ARAB-LATIN

Transleterasi huruf Arab ke dalam huruf Latin merujuk pada Surat

Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan

Republik Indonesia, Nomor : 158/ 1987 dan 0543b/U/1987.

I. Konsonan Tunggal

Huruf

Arab Nama Huruf Latin Keterangan

Alif . tidak dilambangkan

B B Be

T T Te

es (dengan titik di atas)

Jm J Je

ha (dengan titik di bawah)

Kh Kh ka dan ha

Dal D De

(al zet (dengan titik di atas

R R Er

Zai Z Zet

Sn S Es

Syn Sy es dan ye

ix

d es (dengan titik di bawah)

d de (dengan titik di bawah)

te (dengan titik di bawah)

zet (dengan titik di bawah)

Ayn koma terbalik di atas

Gayn G Ge

F F Ef

Qf Q Qi

Kf K Ka

Lm L El

Mm M Em

Nn N En

Waw W We

H H Ha

Hamzah Apostrof

Y Y Ye

x

II. Konsonan Rangkap Karena Syiddah ditulis rangkap

Ditulis Mutaaddidah

Ditulis iddah

III. Tamarbtah di akhir kata

a. Bila dimatikan ditulis h

Ditulis ikmah

Ditulis Jizyah

(ketentuan ini tidak di perlukan bagi kata- kata Arab yang sudah

diserap dalah bahasa Indonesia, seperti salat, zakat dan sebagainya kecuali

bila dikehendaki lafaz aslinya.)

b. Bila diikuti dengan kata sandang al serta bacaan kedua itu terpisah

maka ditulis h

Ditulis Karmah al-auliy

c. Bila ta marbtah hidup atau dengan harakat fath}ah, kasrah, d}ammah

ditulis h

Ditulis Zakh al-fi ri

xi

IV. Vokal Pendek

Fathah Ditulis A

Kasrah Ditulis I

ammah Ditulis U

V. Volak Panjang

Fat ah+alif Ditulis : jhiliyah

Fat ah+ ya mati Ditulis : Tans

Kasrah+ ya mati Ditulis T : Karm

ammah + wawu mati Ditulis : Fur

VI. Vokal Rangkap

Fathah ya mati Ditulis Ai :Bainakum

Fathah wawu mati Ditulis Au :Qaul

VII. Vokal pendek yang berurutan dalam satu kata dipisahkan dengan

apostrof

Ditulis Aantum

xii

Ditulis Uiddat

Ditulis Lain syakartum

VIII. Kata sandang Alif+ Lam

a. Bila diikuti huruf Qomariyyah ditulis dengan menggunakan I

Ditulis Al- Qurn

Ditulis Al-Qiys

b. Bila diikuti Syamsiyyah ditulis dengan menggunakan huruf

Syamsiyyah yang mengikutinya, serta menghilangkan huruf l (el) nya.

Ditulis As-Sam

Ditulis Asy-Syams

IX. Penulisan kata dalam rangkaian kalimat

Ditulis awi al- Fur

Ditulis Ahl as- Sunnah

xiii

X. Pengecualian

Sistem transliterasi ini tidak berlaku pada:

a. Kosa kata Arab yang lazim dalam Bahasa Indonesia dan terdapat dalam

Kamus Umum Bahasa Indonesia, misalnya: al-Quran, hadis, salat, zakat,

mazhab.

b. Judul buku yang menggunakan kata Arab, namun sudah dilatinkan oleh

penerbit, seperti judul buku al-Hijab.

c. Nama pengarang yang menggunakan nama Arab, tapi berasal dari negara

yang menggunakan huruf latin, misalnya Quraish Shihab, Ahmad Syukri

Soleh.

d. Nama penerbit di Indonesia yang menggunakan kata Arab, misalnya Toko

Hidayah, Mizan.

xiv

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Hanya karena ridha Allah SWT. karya ini selesai. Shalawat serta salam

semoga tercurah selalu kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad saw.,

keluarga, sahabat, dan pengikutnya.

Sudah menjadi hal yang lumrah jika Skripsi merupakan tugas akhir dari

seorang mahasiswa yang menempuh studi S1. Kritik dan Saran tentu melekat

pada karya ini.

1. Prof. Drs. Yudian Wahyudi, M.A, Ph.D, selaku Rektor Universitas

Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.

2. Bapak Dr. Alim Roswantoro, M. Ag, selaku Dekan Fakultas Ushuluddin

dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Yogyakarta.

3. Bapak Dr. Abdul Mustaqim M. Ag, selaku Ketua Prodi Ilmu Al-Quran

dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Negeri

Sunan Kalijaga Yogyakarta.

4. Bapak Dr. Afdawaiza, M. Ag, selaku Sekretaris Prodi Ilmu Al-Quran

dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Negeri

Islam Sunan Kalijaga Yogyakarta.

5. Bapak Drs. H. M. Yusron M.A, selaku Dosen Penasehat Akademik yang

selalu membimbing penulis selama dalam perkuliahan. Terimakasih atas

nasehat-nasehatnya selama ini.

xv

6. Bapak Prof. Dr. Muhammad Chirzin, M. Ag, selaku Dosen Pembimbing

Skripsi yang telah bersedia dengan penuh ketulusan selalu memberi

semangat dan bimbingan kepada penulis, serta mengarahkan,

mengoreksi dan memberi banyak masukan dan memperbaiki kesalahan

kepada penulis, sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.

7. Seluruh staf pengajar Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir Fakultas

Ushuluddin dan Pemikiran Islam yang tidak bisa penulis sebutkan satu

persatu namaya. Terimakasih selama ini sudah berkenan berbagi ilmu,

wawasan, dan pengetahuan. Terimakasih atas bimbingannya selama ini.

8. Ayah dan Mamak di rumah yang selalu memberikan motivasi,

semangat dan tak henti-hentinya mendoakan. Teriema kasih juga kepada

kakak dan adik saya: Sahrial, Rabiatul Adawiyah, Said Sabiq, Siti

Rafiah, Khoirun Nizam, Sari Kurahman, Siti Fatimah, dan Dea Sarina.

9. Juga para sahabat yang penulis banggakan, Mufti al-Achsan, Fuji Nur

Iman, Bughi Wicaksono, Salwa Sofia, Nuzula Ilhami, Cici Afridawati,

Fatimah Fatmawati dan Mbak Khoirul Munasifah yang selalu

memberikan semangat dan motivasinya.

10. Juga para sahabat Gold Generation, Teti, Tati, Ris