SOAIALISASI PEDOMAN PENGISIAN DAN PENULISAN BLANGKO IJAZAH DAN SKHUAMBN MI , MTs, MA

download SOAIALISASI PEDOMAN  PENGISIAN DAN PENULISAN  BLANGKO IJAZAH DAN SKHUAMBN  MI , MTs, MA

of 33

  • date post

    24-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    127
  • download

    2

Embed Size (px)

description

SOAIALISASI PEDOMAN PENGISIAN DAN PENULISAN BLANGKO IJAZAH DAN SKHUAMBN MI , MTs, MA . Surabaya, 30 Juli 2013. PENGERTIAN . - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of SOAIALISASI PEDOMAN PENGISIAN DAN PENULISAN BLANGKO IJAZAH DAN SKHUAMBN MI , MTs, MA

SOAIALISASI PEDOMAN PENGISIAN DAN PENULISAN BLANGKO IJAZAH DAN SKHUAMBN MI, MTs, MA

SOAIALISASI PEDOMAN PENGISIAN DAN PENULISAN BLANGKO IJAZAH DAN SKHUAMBN MI, MTs, MA

Surabaya, 30 Juli 2013PENGERTIAN

Ijazah adalah surat pernyataan resmi dan sah yang menerangkan bahwa pemegangnya telah tamat belajar pada suatu jenjang pendidikan tertentu untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan dapat juga dipergunakan dalam penentuan jenjang kepegawaian. SKHUAMBN adalah surat pernyataan resmi dan sah yang menyatakan bahwa peserta didik telah mengikuti Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional.

JENIS-JENIS BLANGKO IJAZAH DAN SKHUAMBN

Jenis Blangko Ijazah terdiri atas : a. Blangko Ijazah tingkat Madrasah Ibtidaiyah; b. Blangko Ijazah tingkat Madrasah Tsanawiyah; c. Blangko Ijazah tingkat Madrasah Aliyah: 1) Program IPA 2) Program IPS 3) Program Bahasa 4) Program Keagamaan

Lanjutan Jenis Blangko SKHUAMBN terdiri atas : a. Blangko SKHUAMBN untuk Madrasah Ibtidaiyah; b. Blangko SKHUAMBN untuk Madrasah Tsanawiyah; c. Blangko SKHUAMBN untuk Madrasah Aliyah. 1) Program IPA 2) Program IPS 3) Program Bahasa 4) Program Keagamaan

Petunjuk Umum Penulisan Blangko Ijazah

Yang berhak menulis dan mengisi Blangko Ijazah ialah Kepala Madrasah atau petugas yang ditunjuk oleh Kepala Madrasah. Pengisian dan Penulisan Blangko Ijazah Madrasah harus jelas dan rapi dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur/tidak mudah terhapus. Yang berhak menandatangani dan menerbitkan Ijazah ialah Kepala Madrasah asal peserta didik yang sedang menjabat, tidak dapat ditandatangani oleh pelaksana tugas (Plt.) atau pelaksana harian (Plh.) Kepala Madrasah.

Lanjutan 4. Dalam penulisan harus dihindari adanya kesalahan. Jika terjadi kesalahan tulisan, tidak boleh dicoret, di tip-ex atau ditimpa. Ijazah yang salah disilang dengan tinta warna hitam dari kedua sudut yang berlawanan, sebagai pernyataan blangko ijazah tersebut tidak sah lagi. 5. Stempel Madrasah menggunakan tinta warna ungu dibubuhkan diantara pasfoto dan tanda tangan Kepala Madrasah, stempel harus menyentuh pasfoto. 6. Kode Provinsi dan Kabupaten/Kota adalah sesuai dengan indeks yang dikeluarkan Ditjen Pendidikan Islam, sebagaimana terlampir dalam lampiran I.

Petunjuk Khusus Penulisan dan Pengisian Ijazah Halaman Depan

1. Diisi berturut-turut dengan kode jenis satuan pendidikan pada madrasah Penyelenggara, kode provinsi dan kabupaten /kota, klasifikasi surat Kemenag, nomor urut ijazah yang dikeluarkan oleh madrasah asal peserta didik, tahun pelaksanaan ujian nasional atau ujian madrasah. Contoh : MI.___/01.___/PP.01.1/0001/2013 Untuk MI di Provinsi AcehMTs.__/02.___/PP.01.1/0001/2013 Untuk MTs di Provinsi SumutMA.__ /03.___/PP.01.1/0001/2013 Untuk MA di Provinsi Sumbar

Lanjutan Penjelasan MI._____ MTs.____ MA._____ :Singkatan satuan pendidikan madrasah.01.:Kode Provinsi dan Kode Kabupaten/Kota.02.:Kode Provinsi dan kode kabupaten/kota sesuai dengan kode A butir 6.PP.01.1:Klasifikasi Surat Kementerian Agama untuk Bidang Pendidikan dan Pengajaran khususnya ijazah.01.Untuk evaluasi dan ijazah01.1Untuk surat-surat yang berkenaan dengan evaluasi/ujian dan ijazah dari tingkat RA/BA, Madrasah, Diniyah, Pondok Pesantren sampai Perguruan Tinggi.

lanjutan0001:nomor urut ijazah diatur dan diberikan oleh madrasah negeri/swasta yang berhak menerbitkan ijazah dimulai dari nomor 1 (satu) dengan diawali angka 0 (nol) sesuai dengan jumlah siswa yang berhak memperoleh ijazah. 2013:Tahun pelaksanaan Ujian Nasional dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional serta Ujian Madrasah.

Lanjutan 2. Diisi nama Madrasah yang berhak mengeluarkan ijazah sesuai dengan nomenklatur madrasah yang bersangkutan. Contoh : MA Negeri 13 Jakarta (untuk madrasah negeri) MA Nurul Huda (untuk madrasah swasta) 3. Diisi dengan nama pemegang/pemilik ijazah, ditulis dengan huruf kapital secara jelas dan tebal. Untuk MI sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/ kenal lahir/ bukti kelahiran yang sah. Untuk MTs dan MA, sesuai dengan yang tercantum pada ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya atau akte/dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan penulisan pada ijazah sebelumnya. Contoh : FATKHUL MANAN

lanjutan4.Diisi dengan tempat, tanggal, bulan dan tahun kelahiran pemilik ijazah. Untuk MI sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir /bukti kelahiran yang sah, untuk MTs dan MA, sesuai dengan yang tercantum pada ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya atau akte/dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan penulisan pada ijazah /STTB sebelumnya. Contoh : Jakarta, 14 Oktober 1999

Lanjutan Diisi dengan nama orang tua pemegang ijazah Untuk MI sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran yang sah. Untuk MTs dan MA, sesuai dengan yang tercantum pada ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya atau akte/dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan penulisan pada ijazah sebelumnya. Contoh : Ahmad Iskandar Diisi dengan nomor induk pemilik ijazah sesuai dengan nomor yang tercantum pada Buku Induk di madrasah yang bersangkutan. Contoh : 00079991

Lanjutan 7. Diisi dengan nomor peserta Ujian Nasional. Disesuaikan dengan nomor peserta Ujian Nasional. 8.Diisi tempat, tanggal, bulan, dan tahun penerbitan ijazah, adalah nama kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti tanggal penerbitan ijazah (disesuaikan dengan tanggal pengumuman hasil Ujian Nasional).Contoh : Jakarta,2013

Lanjutan 9.Nama kepala madrasah yang berwenang mengeluarkan dan menandatangani ijazah, dan dibubuhkan tanda tangannya. Bagi kepala madrasah yang pegawai negeri sipil mengisi NIP, sedangkan bagi kepala madrasah yang bukan PNS diisi tanda garis/strip (---) Contoh : a. untuk yang PNS : Drs. H. Lukman Hakim, M.Pd. NIP. 196512131989031002untuk yang bukan PNS : Drs. H. Muhammad Sholeh, M.Pd. NIP. ---

Lanjutan 10. Ditempel foto terbaru pemegang ijazah berukuran 3x4 hitam-putih atau berwarna menghadap ke depan. 11. Dibubuhkan cap tiga jari tengah siswa (telunjuk, jari tengah, jari manis) tangan kiri pemegang ijazah. 12. Dibubuhkan stempel yang harus menyentuh pasfoto. Stempel yang digunakan adalah stempel madrasah asal peserta didik

Petunjuk Khusus Penulisan Ijazah Halaman Belakang

1. Ditulis nama pemilik ijazah dengan huruf kapital. Untuk MI, sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran lain yang sah. Untuk MTs dan MA, sesuai dengan yang tercantum pada ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya atau akte/dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan penulisan pada ijazah sebelumnya. Contoh: BASSAM RAHMANA 2. Diisi tempat, tanggal, bulan, dan tahun kelahiran pemilik ijazah. Untuk MI sesuai dengan yang tercantum pada akte kelahiran/kenal lahir/bukti kelahiran yang sah, untuk MTs dan MA, sesuai dengan yang tercantum pada ijazah yang diperoleh dari jenjang pendidikan sebelumnya atau akte /dokumen kelahiran yang sah apabila terdapat kekeliruan penulisan ijazah. Contoh: Mataram, 17 Agustus 1998

Lanjutan Diisi dengan nomor induk pemilik ijazah sesuai dengan nomor yang tercantum pada Buku Induk Madrasah yang bersangkutan. Contoh : 0007991 Diisi dengan nomor peserta Ujian Nasional. Disesuaikan dengan nomor peserta Ujian Nasional. Pengisian nilai rata-rata rapor : a. MI dari semester 7, 8, 9, 10, dan 11 b. MTs dari semester 1, 2, 3, 4, dan 5 c. MA dari semester 3, 4, dan 5

Pengisian nilai mata pelajaran pada ujian madrasah terdiri atas :

5. Pengisian nilai rata-rata rapor diisi dengan rentang nilai 0 - 10 dengan dua desimal di belakang koma. 6. Pengisian nilai ujian madrasah diisi dengan rentang nilai 0 - 10 dengan dua desimal di belakang koma. 7. Pengisian nilai madrasah diisi dengan rentang nilai 0 - 10 dengan dua desimal di belakang koma. 8. Pengisian nilai rata-rata diisi dengan rentang nilai 0 - 10 dengan dua desimal di belakang koma.

Pengisian nilai mata pelajaran pada ujian nasional terdiri atas :

9. Pengisian nilai madrasah diisi dengan rentang nilai 0 - 10 dengan dua desimal di belakang koma.10. Pengisian nilai ujian nasional diisi dengan rentang nilai0 -10 dengan dua desimal di belakang koma.11. Pengisian nilai akhir diisi dengan rentang nilai 0 - 10 dengan satu desimal di belakang koma dengan pembulatan. 12. Pengisian nilai rata-rata diisi dengan rentang nilai 0 - 10 dengan satu desimal di belakang koma dengan pembulatan. 13. Pengisian nama tempat dan tanggal penerbitan ijazah adalah nama kabupaten/kota tempat penerbitan, diikuti dengan tanggal dan bulan penerbitan ijazah sesuai dengan tanggal pengumuman kelulusan Ujian Nasional.

Lanjutan 14. Nama kepala madrasah yang berwenang mengeluarkan dan menandatangani ijazah, dan dibubuhkan tanda tangannya. Bagi kepala Madrasah yang pegawai negeri sipil mengisi NIP, sedangkan bagi kepala madrasah yang bukan PNS diisi tanda garis/strip ( - - - ) Contoh : a. untuk yang PNS: Dr. H. Kafa Billah M.Pd. NIP. 196512131989031002b. untuk yang bukan PNS: Dr. H. Romzi Farras, M.A NIP. ---15. Tanda tangan kepala madrasah asal peserta didik.

PETUNJUK PENGISIAN DAN PENULISAN B