Skripsi Maya

download Skripsi Maya

of 41

  • date post

    06-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.013
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Skripsi Maya

SISTEM PENGELOLAAN ZAKAT MAL UNTUK PENINGKATAN USAHA MIKRO PADA BAITUL MAL PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM

Nama/NPM

: Mahyasari Putri/08106111135

Fakultas / jurusan : Ekonomi/Manajemen Ruang : C (03)

ABSTRAKZakat menurut istilah adalah sejumlah harta tertentu yang diwajibkan oleh Allah SWT. Untuk diserahkan kepada orang yang berhak menerimanya.Dinamakan zakat,karna didalamnya terkandung harapan untuk memperoleh

berkah,membersihkan jiwa dan memupukkannya denganberbagai kebajikan.Zakat merupakan salah satu dari rukun islam yang memiliki fungsi ibadah dan sosial.Dan Allah SWT. Telah menetapkan zakat adalah wajib,sebagai mana telah ditetapkan dalam AL-Quran dan AL-Hadist.Untuk bisa mengfungsikan zakat sebagai sarana pembersih jiwa dan harta serta meningkatkan kesejahteraan kaum dhuafa,perlu adanya pengelolaan zakat secara bertanggung jawab dan profesional diawah wewenang atau pembinaan pemerintah.Baitul Mal sebagai lembaga pengelolaan zakat yang mempunyai tugas sebagai pengumpul dan penyalur zakat dari masyarakat dan kepada masyarakat.Zakat yang disalurkan kepada kaum dhuafa berupa zakat konsumtif usaha dengan dan mikro tujuan produktif.Penyaluran oleh Baitul Mal zakat produktif para untuk kaum

mengembangkan dhuafa(mustahiq)

kepada

meningkatkan

kesejahteraan

ekonomi

masyarakat.Laporan kerja praktek ini berjudul Sistem Pengelolaan Zakat Mal Untuk Peningkatan Usaha Kecil Mikro pada Baitul Mal Kabupaten Pidie.Dalam penulisan Skripsi Mini ini penulis menggunakan metode penelitiaan

lapangan,pengamatan langsung dan wawancara.Disamping itu data kepustakaan juga digunakan dalam rangka penyusunan tioritis.Penyaluran zakat roduktif untuk pembiayaan usaha mikro masyarakat dalam biang peternakan,pertanian dhuafa)dengan dan

perdagangankepada

miskin(kaum

menggunakan

sistem bagi hasil.kemudian para mustahiq menyetor dana tiap bulan untuk pengembalian modal usaha yang diberikan oleh Baitul Mal merupakan sumbangan wajib muslim kepada perbendaharaan negara.

DAFTAR ISIHALAMAN

DAFTAR ISI................................................................................................ ..................... ABSTRAK...................................................................................... ................................... BAB I PENDAHULUAN.............................................................................. .........................1.1 Latar Belakang Masalah..................................................................................... 1.2 Perumusan Masalah................................................................................................ 1.3 Tujuan Penelitian............................................................................................... ...... 1.4 Manfaat Penelitian............................................................................................... .... 1.5 Metode Pengumpulan Data.......................................................................................

BAB II LANDASAN TEORITIS....................................................................................... ..........2.1 Pengertian Zakat..................................................................................................... ....

2.2 Jenis-Jenis Zakat..................................................................................................... ........ 2.3 Unsur Dan Syarat Zakat............................................................................ Melaksanakan

2.4 Manfaat Zakat..................................................................................................... ........ 2.5 Karakteristik Lembaga Zakat ..................................................................... Pengolahan

BAB II SISTEM PENGOLAHAN ZAKAT MAL UNTUK PENINGKATAN USAHA MIKRO PADA BADAN BAITUL MAL PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM.................3.1 Gambar Umum Badan Mal .................................................................................. 3.1.1 Gambaran Umum Badan Mal ................................................................... 3.1.2 Susunan Organisasi NAD........................................... Badan Baitul Mal Baitul Baitul Provinsi

3.1.3 Kedudukan Tugas dan Wewenang Badan Baitul Mal prov.NAD.......................... 3.2 Pengolahan Zakat di Badan NAD................................................ Baitul Mal Prov.

3.3 Sistem Pengumpulan dan Zakat..................................................................

Penyaluran

3.3.1 Sistem Pengumpulan Zakat............................................................................ 3.3.2 Sistem Penyaluran Zakat................................................................................ 3.4 Bentuk Pembiayaan Usaha Mikro yang diKelola pada Badan Baitul Mal........................... 3.5 Kendala yang Dihadapi dalam Penyaluran Zakat untuk Pembiayaan Usaha Mikro pda Baitul MaL.......................................................................................... .....................

3.6 Analisis Penulis.......................................................................................... ...................

BAB 1V PENUTUP...................................................................................... ............................4.1 Kesimpulan............................................................................................ ....................... 4.2 Saran..................................................................................................... ......................

DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... ......................

BAB 1 PENDAHULUAN1.1 Latar belakang MasalahZakat adalah salah satu rukun islam yang bercorak sosial dan ekonomi,zakat yang wajib dibayar oleh setiap ummat islam yang memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat merupakan urat nadinya sistem keuangan islam . Dalam agama islam, zakat merupakan konsep yang unik dan dijamin oleh islam untuk membasmi kemiskinandikalangan masyarakat dengan menyadarkan golongan orang kaya akan tanggung jawab sosial mereka. Sedangkan dalam bidan ekonomi, zakat mencegah penimbunan harta ditangan segelintir masyarakat dan memberi kesempatan untuk berputarnya harta sebelum bertumpuk dala jumlah yang membahayakan ditangan pemiliknya. Selain itu, zakat merupakan sumbangan wajib muslim kepada pembendaharaan negara.

Di Nanggroe Aceh Darussalam ,pemerintah telah mewujudkan suatu institusi zakat yang sudahdikenakanmasyarakat dengan nama Baitul Mal sebagai pengganti keberadaan Bazis sebelummya.Institusi ini layak dan harus terbentuk ditengah-tengah masyarakat Pidie yang hidup dalam naungan Islam,karena zakat merupakan iuran yang wajib tempat-tempat pengajian,ada yang diserahkan langsung,ada juga yang diserahkan kepada panitia yang yanga

bersifatsementara.Sehingga dengan sistem itu sulit sekali bagi kita untuk memperoleh gambaran yang jelas tentang aktifitas perzakatan.Namun demikian pengelolaan zakat mengikuti kebiasaan masyarakat ini volumenya masih sangat besar.

Pengelolan zakat di Indonesia telah diperkuat dengan adanya legalitas hukum,yaitu yang diatur dalam undang-undang No.38 Tahun 1999 tentang pengelolaan zakat.Terlebih dipidie ygpenduduknya mayoritas islam.Hal ini juga didukung dengan ditetapkannya Qanun Provinsi Nangroe Aceh Darussalam Nomor 7 Tahun 2004 tentang pengelolaan zakat yang dijelaskan dalampasal 11 ayat (1) yaitu Badan Baitul Mal merupakan lembaga daerah yang berwewenang melakukan tugas pengelolaan zakat,dan harta agama lainnya di Prov. NAD. Dan lebih jelasnya lagi telah dikeluarkannya Undang-undangpemerintahan Aceh(UUPA)yang baru pasal 191 disebutkan: (1) Zakat,harta wakaf,dan harta agama dikelola oleh Baitul Mal Aceh dan Baitul

Mal Sigli. (2) KKetentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan ketentuan sebagai

dimaksud pada ayat (1) diatur dengan qanun. Dan pasal 192 disebutkan: Zakat yang dibayar menjadi faktor pengurang terhadap jumlah pajak penghasilan terhitung dari wajib pajak.

Dalam program penyaluran zakat diBaitul Mal NAD tidak lagi memberi bantuan yang bersifat konsumtif kepada masyarakat miskin. Tetapi , penyaluran bantuan dengan sistem produktif atau

Qardhul Hasan artinya bantuan yang disalurkan bersifat jangka panjang dan bermanfaat. Penyaluran Zakat produktif khususnya untuk usaha mikro kepada para penerima Zakat berupa dana dan ada juga pemberian barang langsung.

Oleh karna itu penulis tertarik melakukan penulisan tentang Sistem Pengelolaan Zakat Mal Untuk Peningkatan Usaha Mikro Pada Baitul Mal Provinsi NAD .

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka masalah yang dapat dikemukakan adalah: NAD ? -Kendala apa saja Kabupaten yang dihadapi dalam peningkatan usaha mikro oleh Badan Baitul Mal Provinsi NAD ? B-Bagaimana cara pengelolan Zakat Mal untuk peningkatan usaha mikro di

1.3

Tujuan Penelitian Sesuai dengan perumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka

yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah : -- Untuk mengetahui sejauh mana berjalan kegiatan pengelolaan Zakat Mal untuk peningkatan usaha mikro Mal Provinsi NAD. UUntuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi oleh badan Provinsi NAD dalam kegiatan pengelolaan Zakat Mal yang usaha mikro kepada para mustahik.

Baitul Mal

disalurkan untuk peningkatan

1.4

Manfaat Penelitian Adapun manfaat dari penelitian ini adalah :

U- Untuk menambah informasi bagi masyarakat mengenai pengelolaan Zakat pada Baitul Mal Provinsi NAD.

S- Sebagai bahan pemikiran bagi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan Zakat khususnya untuk peningkatan usaha mikro oleh sebuah lembaga atau institusi resmi n