Skenario 2 Muskulo

download

of 10

  • date post

    29-Nov-2015
  • Category

    Documents
  • view

    43
  • download

    9

Embed Size (px)

description

Muskuloskeletal

transcript

Sasbel1. Memahami dan Menjelaskan Anatomi Tendon Achilles1.1 Menjelaskan Makroskopik Anatomi Tendon Achilles1.2 Menjelaskan Mikroskopik Anatomi Tendon Achilles2. Memahami dan Menjelaskan Ruptur Tendo Achilles2.1 Menjelaskan Definisi Ruptur Tendo Achilles2.2 Menjelaskan Etiologi Ruptur Tendo Achilles2.3 Menjelaskan Manifestasi Klinik Ruptur Tendo Achilles2.4 Menjelaskan Diagnosis & Diagnosis Banding Ruptur Tendo Achilles2.5 Menjelaskan Patofisiologi Ruptur Tendo Achilles2.6 Menjelaskan Komplikasi Ruptur Tendo Achilles2.7 Menjelaskan Pemeriksaan Fisik & Penunjang Ruptur Tendo Achilles2.8 Menjelaskan Penatalaksanaan Ruptur Tendo Achilles

Jawaban1. Memahami dan Menjelaskan Anatomi Tendon Achilles1.1 Menjelaskan Makroskopik Anatomi Tendon AchillesTendo calcaneus ( L. Tendo calcaneus, tendo Achilles) merupakan tendo paling kuat dalam tubuh. Tendo tersebut memiliki panjang kira-kira 15 cm, merupakan lanjutan aponeurosis rata, yang terbentuk separuh jalan di bawah betis tempat venter gastrocnemius berakhir. Aponeurosis menerima serat musculus soleus seperti daging secara langsung pada permukaan profundanya di proksimal tetapi menebal seiring serat soleus menjadi tendinosa di inferior. Oleh karena itu, tendo menjadi lebih tebal (lebih dalam) tetapi lebih sempit ketika turun sampai secara esensial menjadi bulat pada potongan melintang di superior calcaneus. Kemudian tendo membesar ketika masuk di sentral pada permukaan posterior tuberositas calcanei. Biasanya membentuk spiral berputar 90o selama penurunannya, sehingga serat gastrocnemius menepel di lateral dan serat musculus soleus menempel di medial. Susunan tersebut dianggap signifikan terhadap kemampuan elastic tendo untuk mengabsorpsi energy (benturan) dan recoil, yang melepaskan energy sebagai bagian daya pendorong yang dikerahkannya. Meskipun sama-sama memiliki tendo communis, dua otot musculus triceps surae mampu bekerja sendiri, dan sering melakukan hal demikian: Anda berjalan dengan musculus soleus tetapi memenangkan lompat jauh dengan musculus gastrocnemius.Bursa subcutanea calcanea, terletak di Antara kulit dan tendo calcaneus, memungkinkan kulit bergerak pada tendo yang longgar, dan suatu bursa tendinis calcanei profunda (bursa retrocalcaneus / bursa tendinis calcanei), terletak di Antara tendo dan calcaneus, memungkinkan tendo bergeser pada tulang.Untuk menguji musculus triceps surae, kaki diplantarfleksi melawan resistensi (misalnya, dengan berdiri pada jari kaki, berat tubuh [gravitasi] memberikan resistensi). Jika normal, tendo calcanei dan musculus triceps surae dapat dilihat dan dipalpasi.L. Moore, Keith.2013. Anatomi Berorientasi Klinis. Jakarta : Erlangga (Indonesia)Gerak sendi:- Fleksi Dorsalis : M. tibialis anterior, M. extensor digitorum longus, M. proneus tertius dan M. extensor hallucis longus.- Fleksi Plantar : M. gastrocnemius, M. soleus, M. plantaris, M. flexor hallucis longus, M. peroneus longus dan brevis M. tibialis posterior

1.2 Menjelaskan Mikroskopik Anatomi Tendon AchillesTendo Achilles adalah tendo pada bagian tungkai bawah. Ia berfungsi untuk melekatkan otot Gastrocnemius dengan otot soleus ke salah satu tulang penyusun pergelangan kaki, yaitu Calcaneus. Tendon bertindak sebagai transduser dari gaya yang dihasilkan oleh kontraksi otot terhadap tulang. Kolagen merupakan 70% dari berat kering tendon, sekitar 95% dari kolagen tersebut merupakan kolagen tipe I, dengan jumlah elastin yang kecil. Serat elastin dapat menjalani tekanan sebesar 200% sebelum rusak. Jika serat elastin ada pada tendon dalam proporsi yang besar maka akan ada penurunan dalam besarnya gaya yang ditransmisikan ke tulang. Fibril kolagen terikat ke fasikula, mengandung pembuluh darah dan pembuluh limfatik serta saraf. Fasikula-fasikula tersebut secara bersamaan di kelilingi oleh epitenon dan membentuk struktur kasar dari tendon, yang kemudian tertutup oleh paratenon, terpisah dari epitenon oleh lapisan tipis cairan untuk memungkinkan pergerakan tendon dengan mengurangi pergesekan.

Struktur terbesar dalam skema di atas adalah tendon atau ligamen i. Ligamentum atau tendon kemudian dipecah menjadi entitas yang lebih kecil disebut fasciles (lembaran). Lembaran berisi fibril dasar ligamentum atau tendon, dan fibroblas, yang merupakan sel-sel biologis yang menghasilkan ligamen atau tendon. Ada karakterisitik struktural pada tingkat ini yang memainkan peran penting dalam mekanisme ligamen atau tendon, yaitu crimp dari fibril. Crimp merupakan struktur bergelombang dari fibril, dan ia akan memberikan kontribusi signifikan terhadap hubungan stress regangan nonlinear untuk ligamen dan tendon.TENDON1. Tendon mengandung kolagen tipe I1. Tendon mengandung matriks proteoglycan1. Tendon mengandung fibroblast yang tersusun secara paralel

Fungsi dasar:1. Tendon membawa kekuatan tarik dari otot ke tulang1. Tendon membawa kekuatan tekan ketika membungkus tulang seperti katrol

Struktur:1. Kolagen (70% dari berat kering tendon)1. Glycine (33%)1. Proline (15%)1. Hydroxyproline (15%)

Blood Supply1. Pembuluh darah di perimysium (meliputi tendon)1. Pada periosteol insertion1. Jaringan sekitarnya

Tambajong J,Wonodirekso S.1996. Buku Teks Histologi. Jakarta : EGC (Indonesia)

2. Memahami dan Menjelaskan Ruptur Tendo Achilles2.1 Menjelaskan Definisi Ruptur Tendo AchillesRupture tendon Achilles adalah roben atau putusnya hubungan tendon (jaringan penyambung) yang disebabkan oleh cidera dari perubahan posisi kaki secara tiba-tiba atau mendadak dalam keadaan dorsifleksi pasif maksimal. (muttaqin, A. 2011)

2.2 Menjelaskan Etiologi Ruptur Tendo Achillesa)Penyakit tertentu, seperti arthritis dan diabetesb)Obat-obatan, seperti kortikosteroid dan beberapa antibiotik yang dapat meningkatkan risiko pecahc)Cedera dalam olah raga, seperti melompat dan berputar pada olah raga badminton, tenis, basket dan sepak bolad)Trauma benda tajam atau tumpul pada bawah betise)Obesitas(Anderson Silvia Prince. 1996).

2.3 Menjelaskan Manifestasi Klinik Ruptur Tendo Achillesa)Rasa sakit mendadak yang berat dirasakan pada bagian belakang pergelangan kaki atau betis seperti adanya rasa sakit pada tendon achilles sekitar 1-3 inci di atas tulang tumit. daerah ini paling sedikit menerima supplai darah dan mudah sekali mengalami cedera meskipun oleh sebab yang sederhana, meskipun oleh sepatu yang menyebabkan iritasi.b)Terlihat bengkak dan kaku serta tampak memar dan merasakan adanya kelemahan yang luas pada serat-serat protein kolagen, yang mengakibatkan robeknya sebagian serat atau seluruh serat tendon.c)Terlihat depresi di tendon 3-5 cm diatas tulang tumitd)Tumit tidak bisa digerakan turun naike)Sebuah kesenjangan atau depresi dapat dilihat di tendon sekitar 2 cm di atas tulang tumitf)Biasanya, snap tiba-tiba atau pop dirasakan di bagian belakang pergelangan kaki.Pasien mungkin menggambarkan sensasi ditendang di bagian belakang kaki.g)Nyeri bisa berat. nyeri yang datang secara tiba-tiba selama melakukan kegiatan, khususnya saat mengubah arah lari atau pada saat lari mendaki. Atlet mungkin merasakan adanya bagian yang lembek bila meraba daerah sekitar tendon, hal ini dikarenakan adanya cairan peradangan yang berkumpul dibawah selaput peritenon.h)nyeri lokal, bengkak dengan gamblang kesenjangan sepanjang Achilles tendon dekat lokasi penyisipan, dan kekuatan plantarflexion lemah aktif semua sangat menyarankan diagnosis.(Anderson Silvia Prince. 1996)

2.4 Menjelaskan Diagnosis & Diagnosis Banding Ruptur Tendo AchillesDiagnosisDalam mendiagnosis ruptur tendo Achilles, ahli bedah kaki dan pergelangan kaki akan mengajukan pertanyaan tentang bagaimana dan kapan cedra terjadi dan apakah pasien sebelumnya cedera tendo atau gejala serupa juga dialami. Dokter bedah akan memeriksa kaki dan pergelangan kaki, perasaan cacat pada tendon yang menunjukkan air mata. Rentang gerak dan kekuatan otot akan dievaluasi dan dibandingkan dengan kaki terluka dan pergelangan kaki. Jika tendo Achilles pecah, pasien akan memiliki kekuatan yang kurang dalam mendorong ke bawah (seperti pada pedal gas) dan akan mengalami kesulitan naik pada jari kaki. Diagnosis ruptur tendo Achilles biasanya langsung dan dapat dilakukan melalui pemeriksaan jenis ini. Dalam beberapa kasus, ahli bedah dapat memesan tes pencitraan MRI atau lainnya.Diagnosis Banding0. Ruptur tendon AchillesYaitu putusnya tendon achilles secara paksa, karena terlalu sering di beri tekanan, periode tendon achilles di dahului tahap tendonisitis yang membuat tendo semakin lemah.

0. Tendo calcaneal bursitisBursa adalah kantung berisi cairan yang dirancang untuk membatasi gesekan. Ketika bursa ini meradang disebut bursitis. Tendo calcaneal bursitis adalah peradangan pada bursa di belakang tilang tumit. Bursa ini biasanya membatasi gesekan. Dimana achilles tendon fibrosa tebal di belakang tumit meluncur turun naik.

0. Achilles tendoncitisCedera ini biasanya terjadi saat kontraksi kuat dari otot seperti ketika berjalan/ berlari, achiles tendoncitis adalah sebuah strain kekerasan yang dapat membuat trauma tendon achilles dan betis.

0. Achilles tendinopathy atau tendonosisKronis yang berlebihan bisa berpengaruh pada perubahan tendon achilles yang juga menyebabkan degenerasi dan penebalan tendon.

2.5 Menjelaskan Patofisiologi Ruptur Tendo AchillesRupture traumatic tendon Achilles, biasanya terjadi dalam selubung tendo akibat perubahan posisi kaki secara tiba-tiba atau mendadak dalam keadaan dorsifleksi pasif maksimal sehingga terjadi kontraksi mendadak otot betis dengan kaki terfiksasi kuat kebawah dan diluar kemampuan tendon Achilles untuk menerima suatu beban.Rupture tendon Achilles sering terjadi pada atlet atletik saat melakukan lari atau melompat. Kondisi klinik rupture tendon Achilles menimbulkan berbagai keluhan, meliputi nyeri tajam yang hebat, penurunan fungsi tungkai dalam mobilisasi dan ketidakmampuan melakukan plantarfleksi, dan respons ansietas pada klien.