Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI Informasi Keuangan dan (7) Sistem Informasi Otomatisasi...

download Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI Informasi Keuangan dan (7) Sistem Informasi Otomatisasi Kantor. Aplikasi Sistem Informasi lainnya seperti Sistem Informasi SDM, Sistem Informasi

of 40

  • date post

    25-May-2018
  • Category

    Documents

  • view

    225
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI Informasi Keuangan dan (7) Sistem Informasi Otomatisasi...

  • Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI

    Bab VI : Aplikasi SIM 121 r SI Kon

  • Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI

    Bab VI : Aplikasi SIM 122 r SI Kon

    BAB VI APLIKASI SISTEM INFORMASI MENEJEMEN

    6.1. PENDAHULUAN

    Sistem Informasi (SI) sudah di kenal sejak sejak tahun tujuh

    puluhan yang lebih dikenal dengan SI Menejemen. secara umum

    terdiri dari beberapa jenis atau kelompok di antaranya adalah :

    Sistem Informasi Menejemen (Menejemen Information System) atau

    SIM, Sistem Pemrosesan Transaksi (Transaction Processing

    System) SPT, Sistem Pendukung Keputusan (Decision Support

    System) atau DSS; Sistem Otomatisasi Kantor (Office Automation

    System) atau SOK, Sistem Pendukung Eksekutif (Executive Support

    System) atau SPE dan SI lainnya. Setiap SI ini memiliki spesifikasi

    khusus dan dapat di aplikasi pada suatu organisasi yang sama atau

    organisasi yang berbeda sesuai dengan kebutuhannya dalam upaya

    otomatisasi kegiatan Menejemen. Begitu juga SIM dapat terdiri dari

    semua contoh dari SI ini.

    Pokok Bahasan pada Bab ini terdiri dari (1) Sistem Informasi

    Untuk Operasi Menejemen (2) Sistem Informasi Pemasaran, (4)

    Sistem Pendukung Keputusan (5) Sistem Informasi Akuntansi, (6)

    Sistem Informasi Keuangan dan (7) Sistem Informasi Otomatisasi

    Kantor. Aplikasi Sistem Informasi lainnya seperti Sistem Informasi

    SDM, Sistem Informasi Bisnis untuk Keunggulan Bersaing dan

    Sistem Pakar akan dibahas pada bab sendiri yaitu bab 7,8 dan bab 9.

    6.2. SISTEM INFORMASI UNTUK OPERASI MENEJEMEN

    Sistem informasi mempunyai 3 tugas utama di dalam sebuah

    organisasi, yaitu:

    Mendukung kegiatan-kegiatan usaha

  • Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI

    Bab VI : Aplikasi SIM 123 r SI Kon

    Mendukung pengambilan keputusan Menejemen Mendukung persaingan keuntungan strategis

    Beberapa sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai sistem

    informasi operasi atau Menejemen, sementara yang lainnya

    menjalankan berbagai macam fungsi.

    Support of

    Strategic

    Advantage

    Support of

    Management

    Decision making

    Support of Business Operations

    Gambar 6.1. Tiga peran utama SIM

    a. Klasifikasi Operasi dan Menejemen

    Sistem informasi operasi memproses data yang berasal dari dan

    yang digunakan dalam kegiatan usaha. Sistem ini dapat dibagi ke

    dalam beberapa kategori, yaitu:

    Transaction-processing systems (sistem proses-transaksi) mencatat dan memproses data dari transaksi bisnis,

    database terbaru, dan menghasilkan berbagai macam

    dokumen dan laporan.

    Keputusan operasional yang mengontrol proses-proses secara fisik dibuat oleh process control systems (sistem

    pengendalian proses).

  • Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI

    Bab VI : Aplikasi SIM 124 r SI Kon

    Komunikasi dan produktivitas kantor didukung oleh office automation systems (sistem otomasi kantor).

    Sistem informasi Menejemen menyediakan informasi untuk

    mendukung pengambilan keputusan Menejemen. Sistem ini terdiri

    atas beberapa tipe, yaitu:

    Laporan spesifikasi dan rencana awal untuk para Menejer dikerjakan oleh information reporting systems (sistem

    pelaporan informasi).

    Dukungan ad hoc dan interaktif untuk pengambilan keputusan oleh Menejer dikerjakan oleh decision support

    systems (sistem pendukung keputusan).

    Informasi kritikal untuk Menejemen atas ditetapkan oleh executive information systems (sistem informasi eksekutif).

    Klasifikasi lain dari sistem informasi adalah:

    Nasehat pakar untuk pengambilan keputusan operasional atau Menejerial ditetapkan oleh expert systems (sistem pakar) dan

    knowledge-based information systems (sistem informasi

    berbasis pengetahuan) lainnya.

    Dukungan langsung dan terus untuk aplikasi operasional dan Menejerial dari pengguna akhir (end users) ditetapkan oleh

    end user computing systems.

    Aplikasi operasional dan Menejerial dalam mendukung fungsi bisnis ditetapkan oleh business function information

    systems.

    Produk dan layanan jasa yang bersaing untuk mencapai keuntungan strategis ditetapkan oleh strategic information

    systems.

    Dalam dunia kerja nyata, sistem informasi yang digunakan

    merupakan kombinasi dari berbagai macam sistem informasi yang

    telah disebutkan di atas. Pada prakteknya, berbagai peranan tersebut

  • Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI

    Bab VI : Aplikasi SIM 125 r SI Kon

    diintegrasi menjadi suatu gabungan atau fungsi-silang (cross-

    functional) sistem informasi yang menjalankan berbagai fungsi

    OPERATIONS AND MANAGEMENT CLASSIFICATIONS OF

    INFORMATION SYSTEMS

    Processing

    Business

    Transactions

    Transaction

    Processing

    Systems

    Control of

    Physical

    Processes

    Process

    Control

    Systems

    Office

    Communications

    and Productivity

    Office

    Automation

    Systems

    Operations

    Information

    Systems

    Support of

    Business

    Operations

    Prespecified

    Reporting

    Information

    Reporting

    Systems

    Interactive

    Decision

    Support

    Decision

    Support

    Systems

    Information

    for Top

    Management

    Executive

    Information

    Systems

    Management

    Information

    Systems

    Support of

    Management

    Decision Making

    Information

    Systems

    Gambar 6.2. Klasifikasi Sistem Informasi berdasarkan tujuan

    utamanya

    b. Perubahan Peranan Sistem Informasi

    Sampai pada tahun 1960-an, peran sistem informasi masih

    sederhana: memproses transaksi, menyimpan data, accounting, dan

    aplikasi proses data elektronik (electronic data processing) lainnya.

    Pada tahun 1970-an, informasi spesifikasi awal produk yang

    dibuat oleh information reporting systems tidak dapat memenuhi

    kebutuhan pengambilan keputusan Menejemen. Oleh karena itu

    dibuatlah konsep decision support systems (DSS). Peranan baru ini

  • Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI

    Bab VI : Aplikasi SIM 126 r SI Kon

    adalah menyediakan dukungan interaktif kepada Menejemen untuk

    proses pengambilan keputusan mereka.

    Pada tahun 1980-an, perkembangan yang cepat dari tenaga

    proses mikrokomputer, aplikasi perangkat lunak, dan jaringan

    telekomunikasi menimbulkan apa yang disebut dengan end user

    computing.

    Kemudian konsep executive information systems (ESS)

    dibangun, dimana sistem informasi ini memberikan jalan yang

    mudah bagi Menejemen atas untuk mendapatkan informasi kritikal

    yang diinginkan ketika sedang dibutuhkan.

    Pengembangan dan aplikasi dari teknik kecerdasan buatan atau

    artificial intelligence (AI) memberi gebrakan baru dalam sistem

    informasi bisnis. Sistem pakar atau expert systems (ES) dan sistem

    berbasis pengetahuan membuat peran baru bagi sistem informasi.

    Sebuah peran baru yang penting bagi sistem informasi muncul

    di tahun 1980-an dan diharapkan terus berlanjut sampai ke tahun

    1990-an. Peran tersebut adalah konsep peran strategis (strategic

    role) dari sistem informasi yang disebut strategic information

    systems (SIS). Pada konsep ini, sistem informasi diharapkan untuk

    memainkan peranan langsung dalam mencapai tujuan atau sasaran

    strategis dari perusahaan. Hal ini memberikan tanggung jawab baru

    bagi sistem informasi di dalam bisnis.

    6.3. SISTEM INFORMASI PEMASARAN

    Menejer pemasaran memiliki beragam sumber daya untuk

    dikaryakan. Tujuannya adalah mengembangkan strategi yang

    menerapkan sumber daya bagi pemasaran barang, jasa dan gagasan

    perusahaan.

    Strategi Pemasaran Strategi pemasaran terdiri dari campuran unsur-unsur yang

    dinamakan bauran pasar (marketing mix) : Produk, promosi, tempat

    dan harga. Semua itu dikenal dengan 4P.

  • Sistem Informasi Menejemen, Berbasis TI

    Bab VI : Aplikasi SIM 127 r SI Kon

    1). Produk (Product) adalah apa yang dibeli oleh pelanggan

    untuk memuaskan keinginannya atau kebutuhannya. Produk

    dapat berupa barang fisik, berbagai jenis rasa, atau suatu

    gagasan

    2). Harga (Price) terdiri dari semua elemen yang berhubungan

    dengan apa yang dibayar oleh pelanggan untuk produk itu.

    3). Tempat (Place) berhubungan dengan cara medistribusikan

    produk secara fisik kepada pelanggan melalui saluran

    distribusi.

    4). Promosi (Promotion) berhubungan dengan semua cara

    yang mendorong penjualan produk, termasuk periklanan

    dan penjualan langsung.

    Pada tahun 1966 Profesor Philip dari Northwestern University

    mengunakan istilah pusat saraf pemasaran (marketing nerve

    center) untuk menggambarkan suatu unit baru di dalam pemasaran

    yang mengumpulkan dan mengolah informasi pemasaran yang

    diidentifikasi menjadi 3 jenis informasi pemasaran yaitu :

    1). Intelijen pemasaran (marketing intellingence ) informasi

    yang mengalir keperusahaan dari lingkungan

    2). Informasi pemasaran intern (internal marketing

    information) informasi yang dikumpulkan di dalam

    perusahaan

    3). Komunikasi pemasaran (marketing commu