SISTEM INFORMASI KOPERASI SIMPAN PINJAM … · Pembuatan sistem informasi Koperasi Simpan Pinjam...

of 130 /130
i SISTEM INFORMASI KOPERASI SIMPAN PINJAM MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0 DAN SQL SERVER 2000 ( Studi Kasus: Koperasi Purnawirawan dan Warakawuri TNI – POLRI Wilayah Kabupaten Kupang ) TUGAS AKHIR Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Program Studi Teknik Informatika Disusun oleh: JOHANES BERCHMANS SILAONANG NIM : 015314091 PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA 2007

Embed Size (px)

Transcript of SISTEM INFORMASI KOPERASI SIMPAN PINJAM … · Pembuatan sistem informasi Koperasi Simpan Pinjam...

  • i

    SISTEM INFORMASI KOPERASI SIMPAN PINJAM

    MENGGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0

    DAN SQL SERVER 2000

    ( Studi Kasus: Koperasi Purnawirawan dan Warakawuri

    TNI – POLRI Wilayah Kabupaten Kupang )

    TUGAS AKHIR

    Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat

    Memperoleh Gelar Sarjana Teknik Program Studi Teknik Informatika

    Disusun oleh:

    JOHANES BERCHMANS SILAONANG

    NIM : 015314091

    PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

    JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

    FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

    UNIVERSITAS SANATA DHARMA

    YOGYAKARTA

    2007

  • ii

    INFORMATION SYSTEM OF CREDIT UNION

    USING VISUAL BASIC 6.0

    AND SQL SERVER 2000

    ( Case Study: Koperasi Purnawirawan dan Warakawuri

    TNI – POLRI Wilayah Kabupaten Kupang )

    FINAL PROJECT

    Presented as Partial Fulfillment of the Requirements

    To Obtain the Sarjana Teknik Degree

    In Informatical Engineering Study Program

    Presented by:JOHANES BERCHMANS SILAONANG

    015314091

    INFORMATICAL ENGINEERING STUDY PROGRAM

    DEPARTMENT OF INFORMATICAL ENGINEERING

    FACULTY OF SCIENCE AND TECHNOLOGY

    SANATA DHARMA UNIVERSITY

    YOGYAKARTA

    2007

  • v

    PERNYATAAN KEASLIAN KARYA

    Dengan ini saya menyatakan bahwa tugas akhir ini tidak terdapat karya yang

    pernah diajukan untuk memperoleh gelar sarjana disuatu perguruan tinggi, dan

    sepanjang pengetahuan saya, juga tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah

    ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang secara tertulis digunakan dalam

    naskah ini dan disebutkan dalam daftar pustaka.

    Yogyakarta, 03 Oktober 2007

    Penulis

    Johanes Berchmans Silaonang

  • vi

    HALAMAN PERSEMBAHAN

    Kupersembahkan semua ini kepada:

    • Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberkati dan

    membimbingku di dunia ini.

    • Ibu, Bapak, Fani dan Maya serta semua keluarga yang telah

    memberikan dorongan dan kekuatan.

    • Veronika Lilis Srimurni yang telah memberi warna dalam

    hidupku.

    • Semua teman - temanku yang telah menjadi sahabat dan

    keluarga baik dalam suka maupun dalam duka.

  • vii

    HALAMAN MOTTO

    Perjuangan melakukan segala sesuatu dibutuhkan kesabaran, kekuatan

    serta keteguhan hati dan pikiran di dalam doa.

    Jalan Kerumah teman tak pernh Jauh

    Jadilah kehendakmu, Tuhanku. Karena kau mengetahui

    kelemahan di dalam hati anak-anak mu, dan kau hanya memberikan beban

    yang mereka sanggup terima.

    Dalam kemaha-bijaksanaanya, Tuhan telah menyembunyikan

    neraka di tengah-tengah surga agar manusia selalu waspada, agar tak

    melupakan kepedihan saat mengalami riangnya kasih sayang.

  • viii

    ABSTRAKSI

    Pencatatan transaksi permohonan pinjaman, transaksi simpanan sertapembayaran angsuran pada Koperasi Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRImasih dilakukan secara manual yaitu dengan menggunakan media kertas, kemudianbaru dipindahkan ke komputer, proses pemindahan ini membutuhkan ketelitian yangtinggi karena rentan terjadi kesalahan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem informasiyang memadai untuk memproses pencatatan transaksi, memberikan informasipermohonan pinjaman, informasi pinjaman, informasi simpanan, informasi angsurandengan cepat dan akurat.

    Pembuatan sistem informasi Koperasi Simpan Pinjam ini dimulai dari analisisdan pengamatan terhadap proses simpan pinjam di Koperasi yang terjadi selama iniserta data yang berpengaruh pada proses simpanan, permohonan pinjaman, pinjamanserta proses angsuran, kemudian dari data yang ada, dilakukan perancangan sisteminformasi Koperasi Simpan Pinjam yang disesuaikan dengan kebutuhan. Software inidibuat dengan menggunakan SQL server 2000 untuk database-nya dan menggunakanVisual Basic 6.0 sebagai compiler-nya.

  • ix

    ABSTRACT

    Record-keeping of transaction of loan application, deposit transaction and alsodeferred payment at Koperasi Purnawirawan and Warakawuri TNI-POLRI still bedone in manual that is by using paper media, and then it is will be carried over to acomputer, this evacuation process require the high correctness because too easyhappened the mistake. Therefore it is required a adequate information system toprocess the transaction record-keeping, giving information of loan application, loaninformation, deposit information, instalment information swiftly and accurate.

    The making of information system this Co-Operation Saving And Loan isstarted from analysis and perception to process of saving and loan in this Co-Operation that happened during the time and also data what having in with depositprocess, loan application, loan and also process the instalment, then from existingdata, done by scheme of information system of Co-Operation of Saving And Loanwhich is adapted for requirement. This Software was built using SQL server 2000 forthe database and using Visual Basic 6.0 as the compiler.

  • x

    KATA PENGANTAR

    Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan

    petunjuk-Nya sehingga tugas akhir ini dapat terselesaikan.

    Tugas akhir ini dibuat untuk memenuhi salah satu syarat akademis yang harus

    dilaksanakan untuk mendapat gelar sarjana strata-1 di jurusan Teknik Informatika

    fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sanata Dharma.

    Pada kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-

    besarnya kepada:

    1. Bapak Drs. Haris Sriwindono, M.Kom, yang telah membimbing penulis

    dalam menyusun tugas akhir ini.

    2. Ibu Agnes Maria Polina, S.Kom., M.Sc., selaku ketua Jurusan Teknik

    Informatika Universitas Sanata Dharma.

    3. Seluruh dosen Teknik Informatika Sanata Dharma yang telah memberi

    banyak ilmu dan bimbingan.

    4. Kedua orang tua penulis yang sangat penulis kasihi, yang telah memberikan

    semua yang mereka miliki kepada penulis, tanpa mengarapkan imbalan

    apapun. Terima kasih Tuhan karena telah memberikan orang tua seperti

    mereka kepada penulis.

  • xi

    5. Damianus S dan Adrianus Mado atas persahabatan yang telah penulis alami.

    Akhirnya lulus juga ni. ”ADA BAND” dah bubar ya? Hix.....hix... Tanks

    prend atas semuanya.

    6. Sigit Kuncuro, Ony Purba “gogom bull”, C Sunarko yang telah banyak

    memberikan masukan, motivasi bagi penulis dalam menyelesaikan tugas akir

    ini. Tanks prend dah ikut membantu dan begadang ampe pagi bersama di hari

    ujian. Kapan ”bersama” lagi ni?.

    7. Tanks juga bagi bapak firdaus “ucok” yang telah bersusah payah bersama

    mencari printer di pagi hari menjelang ujian, buat persahabatan dan setiap

    ceritanya. Terus berjuang prend.

    8. Nitha, Cristin, Vindy, Desni ”empat gadis pulau” dan Mr Oti . Terima kasih

    atas persahabatan yang kalian berikan selama ini.

    9. Willy, Danu, Indra, Tiwi, Henny, Tria, Ida, Vivi, Andi, Robin, Manu, Enji

    serta seluruh sahabat - sahabatku yang ada di Teknik Informatika khususnya

    TI 01 kelas B. Terima kasih atas persahabatan yang kalian berikan selama ini.

    10. John Pengki, Tedy, Aan, Pice, Anto, Yoris, Gatho, Heri, Robert, Yanto

    Sogen, Ronald, Likhen, Sony, David, Marten, Dika serta semua keluarga

    besar kos Wirata 16, terima kasih atas setiap pengertian, persahabatan dan

    kebersamaan yang telah kalian berikan selama ini.

  • xii

    11. Kory, Maya, Mayoes, Heri, Siska, Iwan, Lory, Ocy, Ening “Pening”, Ima

    serta semua teman-teman KSE Yogyakarta, setiap kebersamaan yang pernah

    kualami bersama kalian semua memberikan arti yang besar dalam hidupku.

    Penulis menyadari bahwa laporan Tugas Akhir ini masih jauh dari sempurna,

    karenanya maka kritik dan saran yang membangun akan sangat berguna bagi

    kebaikan Penulis di masa yang akan datang. Pada akhirnya penulis juga berharap

    semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

    Yogyakarta, 3 Oktober 2007

    Penulis

  • xiii

    DAFTAR ISI

    Halaman Judul i

    Halaman Judul Inggris ii

    Halaman Persetujuan iii

    Halaman Pengesahan iv

    Halaman Pernyataan v

    Halaman Persembahan vi

    Halaman Motto vii

    Abstraksi viii

    Abstract ix

    Kata Pengantar x

    Daftar isi xiii

    Daftar Gambar xx

    DaftarTabel xxii

    BAB I PENDAHULUAN 1

    1.1 Latar Belakang Masalah 1

    1.2 Rumusan Masalah 2

    1.3 Tujuan penelitian 3

  • xiv

    1.4 Batasan masalah 3

    1.5 Metode penelitian 4

    1.6 Sistematika penulisan 5

    BAB II LANDASAN TEORI 7

    2.1 SQL Server 7

    2.1.1 Sejarah SQL Server 7

    2.1.2 Arsitekur SQL Server 7

    2.1.3 Konsep Pemrograman SQL Server 10

    2.1.4 Data Defination Language (DDL) 11

    2.1.5 Data Manipulation Language (DML) 11

    2.1.6 Tipe-Tipe Data. 11

    2.1.6.1 Ekspresi dan Operator 13

    2.1.6.2 Fungsi 14

    2.1.6.3 Prosedur 15

    2.1.6.4 Indeks 16

    2.1.6.5 View 17

    2.1.7 SQL Server Client Network Utulity 17

    2.2 Metodologi Pengembangan Sistem 18

    2.2.1 Sejarah Langkah- Langkah Pengembangan Sistem 18

    2.2.2 Alat dan Teknik Dalam Perancangan Sistem 19

  • xv

    2.3 Database 22

    2.2.1 Arsitektur Database 23

    2.3.2 Bahasa 24

    2.3.3 Perancangan Database 25

    2.3.3.1 Teknik Normalisasi 25

    2.3.3.2 Teknik Entity Relationship 27

    2.4 Visual Basic 28

    2.5 Koperasi Simpan Pinjam. 29

    2.6 Transaksi 30

    BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 32

    3.1 ANALISIS SISTEM 32

    3.1.1 Gambaran Umum Sistem Yang Lama 32

    3.1.2 Gambaran Umum Sistem Yang Dikembangkan 32

    3.2 PERANCANGAN SISTEM 34

    3.2.1 Perancangan Proses 34

    3.2.1.1 Use Case Diagram 34

    3.2.1.2 Context Diagram 35

    3.2.1.3 Bagan Berjenjang 36

    3.2.1.4 Overview Diagram 38

    3.2.2 Perancangan Database 45

    3.2.2.1 Deskripsi Kebutuhan Data 45

  • xvi

    3.2.2.2 Entitas (attribute) dan Relasi 46

    3.2.2.3 Logical Dsign 50

    3.2.2.3.1 ERD Entity Relations Diagram 50

    3.2.2.3.2 Relational Model 51

    3.2.2.4 Mapping Tabel 52

    BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM 56

    4.1 Karakteristik Sistem 56

    4.2 Kebutuhan Sistem 56

    4.3 Koneksi SQL Server 57

    4.4 User Interface 58

    4.4.1 Usser Interface Login 58

    4.4.2 User Interface Admin 60

    4.4.2.1 User Interface Data Petugas 61

    4.4.2.1.1 User Interface Ubah Data Petugas 63

    4.4.2.1.1 User Interface Tamba Data Petugas. 65

    4.4.2.2 User Interface Data Perkiraan 66

    4.4.2.2.1 User Interface Ubah Data Perkiraan 67

    4.4.3 User Interface Bendahara 68

    4.4.3.1 User Interface Tambah Transaksi 69

  • xvii

    4.4.3.1.1 User Interface

    Tambah Transaksi Simpanan Anggota 70

    4.4.3.1.2 User Interface

    Tambah Permohonan Pinjaman Anggota 74

    4.4.3.1.3 User Interface

    Tambah Pinjaman Anggota 76

    4.4.3.1.4 User Interface

    Tambah Angsuran Anggota 78

    4.4.3.2 User Interface Lihat Transaksi 80

    4.4.3.2.1 User Interface

    Lihat Transaksi Permohonan Pinjaman 81

    4.4.3.2.2 User Interface

    Lihat Transaksi Pinjaman Anggota 83

    4.4.3.2.3 User Interface

    Lihat Transaksi Angsuran Anggota 84

    4.4.3.2.4 User Interface

    Lihat Transaksi Simpanan Anggota 85

    4.4.3.3 User interface Ubah transaksi 85

    4.4.3.3.1 User interface

    Ubah transaksi Pinjaman Anggota 86

    4.4.3.3.2 User interface

  • xviii

    Ubah transaksi Simpanan Anggota 87

    4.4.4 User Interface Bagian Anggota 89

    4.4.4.1 User Interface Data Anggota 89

    4.4.4.1.1 User Interface Tambah Data Anggota 92

    4.4.4.1.2 User Interface

    Tambah Setoran Awal Anggota 93

    4.4.4.2 User Interface Ubah Data 93

    4.4.4.2.1 User Interface Ubah Data Anggota 93

    4.4.4.2.2 User Interface Anggota Keluar 94

    4.4.5 User Interface Manager 95

    4.4.5.1 User Interface Data Anggota 96

    4.4.5.2 User Interface Data Petugas 96

    4.4.5.3 User Interface Lihat Permohonan Peminjaman 97

    4.4.5.4 User Interface Buat Status Permohonan Pinjaman 98

    4.4.6 User Interface Anggota 99

    BAB V ANALISIS HASIL IMPLEMENTASI 103

    5.1 Kelebihan sistem yang dibuat 103

    5.2 Kurangan sistem yang dibuat 104

    5.3 Analisa manfaat 104

  • xix

    BAB VI PENUTUP 105

    6.1 Kesimpulan 105

    6.2 Saran 106

    DAFTAR PUSTAKA 107

  • xx

    DAFTAR GAMBAR

    2.1 Arsitekur Database SQL Server 82.2 Arsitektur SQL Client/Server 92.3 Diagram HIPO 223.1 Use Case 343.2 Context Diagram 353.3 Bagan Berjenjang 363.4 Overview Diagram 383.5 Diagram Arus Data Level 1 Proses 1 393.6 Diagram Arus Data Level 1 Proses 2 403.7 Diagram Arus Data Level 1 Proses 3 413.8 Diagram Arus Data Level 1 Proses 4 423.9 Diagram Arus Data Level 1 Proses 6 433.10 Diagram Arus Data Level 1 Proses 7 443.11 ERD Entity Relations Diagram 503.12 Relational Model 514.1 Gambar User interface proses login 584.2 Gambar User Interface Halaman Admin 601.3 Gambar User Interface Data Petugas 614.4 Gambar User Interface ubah data petugas 634.5 User interface Tambah data petugas 654.6 Gambar User Interface Halaman Data Perkiraan 664.7 User Interface Ubah Data Perkiraan 674.8 Gambar User Interface Bendahara 694.9 User Interface Tambah Transaksi 694.10 User Interface Tambah Simpanan Anggota 704.11 User Interface Cetak Bukti Penyetoran Simpanan 704.12 User Interface Tambah Permohonan Pinjaman Anggota 744.13 User Interface Tambah Pinjaman Anggota 774.14 User Interface Tambah Angsuran Anggota 794.15 User Interface Lihat Transaksi 804.16 User Interface Lihat Transaksi Permohonan Pinjaman 814.17 User Interface Lihat Transaksi Pinjaman Anggota 834.18 User Interface Lihat Transaksi Angsuran Anggota 844.19 User Interface Lihat Transaksi Simpanan Anggota 854.20 User Interface Ubah Pinjaman Anggota 864.21 User Interface Ubah Simpanan Anggota 874.22 User Interface Bagian Anggota 894.23 User Interface Lihat Data Anggota 90

  • xxi

    4.24 User Interface Tambah Data Anggota 924.25 User Interface Ubah Data Anggota 934.26 User Interface Anggota Keluar 944.27 User Interface Manager 954.28 User Interface Data Anggota login Manager 964.39 User Interface Lihat Perohonan Pinjaman Login Manager 974.30 User Interface Buat Status Permohonan 984.31 User interface Data Anggota Login Anggota 994.32 User Interface Lihat Transaksi Simpan Login Anggota 100

  • xxii

    DAFTAR TABEL

    2.1 Tipe-tipe data integer 112.2 Tipe-tipe data lain-lain 122.3 Tipe-tipe data string 122.4 Tipe-tipe data uncode string 122.5 Tipe-tipe data binary string 122.6 Tipe-tipe operator aritmetika 132.7 Tipe-tipe operator perbandingan 132.8 Tipe-tipe operator logika 142.9 Tipe-tipe operator unary 142.10 Konfigurasi di SQL Server Client Network Utility 182.11 Simbol-simbol Diagram Arus Data 202.12 Simbol-simbol Diagram Entitas 213.1 Tabel anggota 523.2 Tabel Petugas 523.3 Tabel Pinjaman_Anggota 533.4 Tabel_Transaksi_Simp 533.5 Tabel Simpanan 533.6 Tabel Perkiraan 543.7 Tabel Angsuran 543.8 Tabel_Permohonan_Pinjaman 543.9 TabelSaldoKoperasi 553.10 Tabel GroupPetugas 55

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang Masalah

    Perkembangan industri teknologi informasi dewasa ini tidak

    terlepas dari perkembangan komputer. Walaupun industri komputer relatif

    lebih muda dibandingkan industri lainnya, namun dalam waktu yang

    singkat komputer telah mengalami kemajuan yang pesat. Sampai saat ini

    perkembangan teknologi komunikasi berkembang sangat cepat, sehingga

    hambatan - hambatan dalam berkomunikasi sudah dapat teratasi.

    Komunikasi dan Informasi telah menjadi bagian penting dalam dunia

    industri pada umumnya dan masyarakat pada khususnya.

    Selama ini proses pencatatan transaksi permohonan pinjaman,

    transaksi simpanan serta pembayaran angsuran pada Koperasi

    Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI masih dilakukan secara

    manual yaitu dengan menggunakan media kertas, kemudian baru

    dipindahkan ke komputer. Akan tetapi informasi transaksi simpanan,

    pinjaman dan angsuran yang terjadi masih disimpan di kertas.

    Pengaksesan data yang begitu banyak membutuhkan ketelitian dan

    ketepatan yang baik untuk memperoleh hasil yang maksimal, namun

    pekerjaan menjadi kurang efisien dan rentan terjadi kesalahan.

    Pengarsipan yang masih menggunakan sistem tradisional juga berdampak

  • 2

    pada efisiensi waktu. Akses untuk memperoleh informasi mengenai

    riwayat transaksi akan membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

    1.2 Rumusan Masalah

    Berdasarkan latar belakang masalah yang penulis kemukakan di

    atas dapat di buat rumusan masalah dalam pengembangan sistem

    informasi ini, yakni sebagai berikut :

    • Bagaimana membangun sistem informasi pada Koperasi Simpan

    Pinjam yang dapat mengatasi kendala dalam pencatatan transaksi

    pinjaman, transaksi simpanan, permohonan pinjaman, evaluasi

    pinjaman, informasi simpanan anggota, informasi pinjaman

    anggota serta informasi angsuran anggota. Sistem ini diharapkan

    dapat memberikan informasi pendukung dalam proses

    permohonan pinjaman, seperti informasi batas maksimum

    pinjaman dari tiap anggota, jumlah hutang anggota (jika anggota

    masih memiliki pinjaman yang belum terlunaskan) serta jumlah

    permohonan pinjaman yang pernah diajukan anggota. Laporan

    yang dihasilkan adalah laporan transaksi keuangan anggota pada

    periode tertentu.

    • Bagaimana mengimplementasikan sistem informasi pada koperasi

    ini dengan menggunakan SQL Server 2000?

  • 3

    1.3 Tujuan Penelitian

    Penelitian ini mempunyai tujuan, yaitu :

    1. Membangun sistem informasi yang dapat menunjang proses

    simpanan, pinjaman, permohonan pinjaman, angsuran

    pinjaman,serta pembuatan laporan pada koperasi simpan pinjam

    dengan menggunakan Visual Basic 6.0 dan SQL Server 2000

    sebagai basis datanya.

    2. Mengetahui prinsip kerja SQL Server 2000.

    3. Melibatkan peran komputer dalam dunia koperasi sehingga proses

    pencatatan Transaksi menjadi lebih mudah dengan hasil yang

    akurat.

    1.4 Batasan Masalah

    Pada penulisan ini dibatasi pembuatan sistem informasi pada

    koperasi Simpan pinjam, berupa pengolahan data permohonan pinjaman,

    data simpanan anggota, data pinjaman anggota, data angsuran anggota,

    informasi transaksi anggota. Hasil atau output yang utama yaitu laporan

    transaksi keuangan anggota. Selain itu agar perancangan sistem ini dapat

    dilakukan secara tepat, maka dilakukan pembatasan cakupan sistem antara

    lain sebagai berikut :

    1. Kasus yang dipilih adalah kasus yang berada dalam lingkungan

    Primer Koperasi Purnawirawan dan Warakawuri TNI-POLRI.

    yang berada di Kupang NTT.

  • 4

    2. Tidak membahas masalah keamanan.

    3. Tidak membahas masalah human error.

    4. Sistem ini tidak menangani transaksi-transaksi koperasi yang

    lainnya seperti transaksi pemasukan kas dan pengeluaran kas yang

    tidak berhubungan dengan anggota.

    5. Sistem ini hanya menangani proses permohonan peminjaman

    anggota yang tidak memiliki utang.

    6. Sistem ini tidak membahas masalah akuntansi

    1.5 Metode Penelitian

    Sistem ini dikembangkan dengan mengunakan metodelogi

    pengembangan sistem SDLC (System Development Life Cycle).

    Metodelogi ini terbagi menjadi beberapa fase, yaitu :

    1. Fase Analisis Sistem (Analisis Phase)

    Analisis sistem dimaksudkan untuk mengidentifikasikan dan

    mengevaluasi permasalahan – permasalahan yang dihadapi dan

    kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat menyelesaikan

    hambatan - hambatan yang terjadi kearah perbaikan sistem.

    2. Fase Rancangan (Design Phase)

    Tahap ini merupakan langkah multi proses yang memusatkan kerja

    pada perancangan sistem secara umum, misalnya perancangan

    menu, perancangan tampilan dan User interface.

    3. Fase Implementasi (Implementation Phase)

  • 5

    Setelah melakukan proses perancangan sistem yang diinginkan,

    maka hasil rancangan tersebut diimplementasikan.

    4. Fase Pengujian (Testing Phase)

    Pengujian dimaksudkan agar dapat menguji apakah sistem yang

    dibuat telah sesuai dengan yang dibutuhkan serta mencari segala

    kesalahan yang mungkin terjadi.

    5. Fase Pemeliharaan (Maintenance Phase)

    Melakukan pemeliharaan terhadap sistem, berupa perawatan

    terhadap perangkat lunak. Perawatan ini meliputi perubahan,

    penambahan fungsi atau peningkatan informasi.

    1.6 Sistematika Penulisan

    Sistematika penulisan yang dipergunakan dalam penyusunan

    laporan Tugas Akhir ini tersusun dari beberapa bab agar mempermudah

    dan memperjelas penulisan dan pembahasan masalah.

    Sistematika penulisannya adalah sebagai berikut :

    BAB I PENDAHULUAN

    Pada bab ini dijelaskan tentang latar belakang penulisan, perumusan

    masalah, tujuan penelitian, pembatasan masalah, metode penulisan dan

    sistematika penulisan.

    BAB II LANDASAN TEORI

    Membahas tentang landasan teori yang dipergunakan dalam penulisan

    tugas akhir ini.

  • 6

    BAB III PERANCANGAN SISTEM

    Menguraikan dan membahas tentang gambaran dan perancangan tentang

    sistem yang akan dibuat.

    BAB IV IMPLEMENTASI SISTEM

    Pada bab ini berisi hasil tampilan input dan output dan laporan-laporan

    yang dihasilkan.

    BAB V ANALISA HASIL IMPLEMENTASI

    Bab ini berisi analisa mengenai kelebihan dan kekurangan dari sistem

    yang dibuat.

    BAB VI PENUTUP

    Pada bab ini berisi kesimpulan dan saran.

  • 7

    BAB II

    LANDASAN TEORI

    2.1 SQL Server

    2.1.1 Sejarah SQL Server

    SQL (Structured Query Language) pertama kali dikembangkan pada

    akhir tahun 1970-an di laboratorium IBM San Jose, California. SQL yang

    biasanya disebut “sequel”, pada mulanya dikembangkan untuk produk

    DB2 (Database) yang dimiliki oleh IBM (Sakti, 2002). Sedangkan SQL

    Server adalah salah satu investasi dan komponen strategis utama dari

    Microsoft, bersama dengan Windows NT. SQL Server yang baru adalah

    versi yang mendobrak hubungan antara kode sumber produk asli yang

    berdasarkan kepada SQL Server Sybase. Antarmuka SQL Server ini

    membawa banyak inovasi dan kemudahan penggunaan dan juga

    menggabungkan pula sarana-sarana yang canggih untuk User tingkat

    lanjut. SQL Server menggabungkan OLAP Server dan modul Data

    Transformation Services (DTS), serta manajemen terintegrasi dari banyak

    server.

    2.1.2 Arsitekur SQL Server

    Database SQL Server dibagi ke dalam beberapa komponen logikal,

    seperti tabel, view, dan elemen-elemen lain yang terlihat oleh User

    (Ramalho, 2001). Elemen-elemen ini secara fisik disimpan di dalam dua

  • 8

    atau lebih file di dalam disk. Server SQL Server terdiri dari beberapa

    database yang digunakan oleh beberapa User. Gambar berikut

    menampilkan pandangan User dalam tiga tabel dan implementasi fisik dari

    tabel-tabel tersebut menggunakan file data, file indeks, dan file log.

    Gambar 2.1 Arsitekur Database SQL Server

    Bila database telah dibuat maka user dapat memiliki izin akses yang

    telah diberikan. Hal ini membuat SQL Server dapat menyimpan beberapa

    database dan membatasi akses ke masing-masing database ke user tertentu

    saja.

    Berikut ini komponen-komponen penting dari SQL Server :

    1. Database : mengandung obyek-obyek yang digunakan untuk

    mewakili, meyimpan dan mengakses data.

    2. Tabel : menyimpan record-record data dan hubungannya dengan

    tabel lain.

  • 9

    3. Database Diagram : secara grafis menampilkan objek database,

    sehingga dapat dimanipulasi tanpa menggunakan bahasa Transact-

    SQL.

    4. Indeks : file-file tambahan yang meningkatkan kecepatan akses dari

    record-record tabel.

    5. View : menyediakan cara melihat data yang berbeda di dalam satu

    atau lebih tabel.

    6. Stored Procedure : program-program Transact-SQL yang disimpan

    di dalam server yang menjalankan tugas-tugas yang telah ditentukan.

    7. Trigger : Sebuah jenis prosedur tersimpan khusus yang secara

    otomatis dijalankan apabila operasi tertentu dilakukan di dalam tabel.

    8. Full-Text Indexes : Indeks khusus yang membuat pencarian menjadi

    lebih mudah di dalam kolom-kolom dengan tipe data Varchar dan

    Text.

    Gambar 2.2 Arsitektur SQL Client/Server

  • 10

    2.1.3 Konsep Pemrograman SQL Server

    SQL Server adalah sebuah database relasional yang dirancang

    untuk mendukung aplikasi dengan arsitektur client/server, dimana

    database terdapat pada komputer pusat yang disebut server, dan informasi

    digunakan bersama–sama oleh beberapa user yang menjalankan aplikasi

    didalam komputer lokalnya yang disebut client. Arsitektur semacam ini

    memberikan intergritas data yang tinggi, karena semua user bekerja

    dengan informasi yang sama. Melalui aturan-aturan bisnis, kendali

    diterapkan kepada semua user mengenai informasi yang ditambahkan ke

    dalam database. Arsitektur client/server sangat mengurangi lalu lintas

    jaringan, karena hanya memberikan data yang diminta oleh user saja

    (Ramalho, 2001).

    SQL Server menggunakan bahasa standar yang meliputi perintah-

    perintah untuk menyimpan, menerima, memelihara dan mengatur akses-

    akses ke basis data serta digunakan untuk memanipulasi dan menampilkan

    data RDBMS. SQL Server membuat programmer atau database

    administrator dapat melakukan hal-hal berikut :

    1. Memodifikasi struktur database.

    2. Menggantikan setting sistem keamanan.

    3. Menambah wewenang user pada database atau tabel.

    4. Menampilkan informasi dari database.

    5. Mengubah isi dari database.

    6. Membuat keamanan data.

  • 11

    7. Menangani proses transaksi diantara aplikasi.

    8. Mentransfer data antara database yang berbeda.

    2.1.4 Data Defination Language (DDL)

    DDL adalah bagian dari SQL yang dipakai untuk mendefinisikan

    data dan objek database (Ramalho, 2001). Bila perintah digunakan maka

    akan dibuat ke dalam kamus data dari SQL Server.

    2.1.5 Data Manipulation Language (DML)

    DML adalah bagian SQL yang digunakan untuk memanipulasi data

    (Ramalho, 2001).

    2.1.6 Tipe-Tipe Data

    Pada SQL Server data yang disimpan di dalam tabel bisa memiliki

    beberapa tipe yaitu :

    Integer Keterangan

    Bit

    Int

    Smallint

    Tinyint

    Decimal atau

    Numeric

    Money

    Smallmoney

    Float

    Real

    Datetime

    Smalldatetime

    Integer dengan nilai 0 dan 1.

    Integer dengan nilai antara –23 sampai 231.

    215 sampai 215-1.

    Integer antara 0 sampai 255.

    Angka dengan akurasi tetap antara –1038-1

    sampai 1038-1.

    Nilai data moneter dari –263 sampai 263-1.

    -214.748,3648 sampai 214.748,3647.

    -1.79E+308 sampai 1.79E+308.

    -3.40E+38 sampai 3.4E+38.

    1 Januari 1753 sampai 31 Desember 9999.

    1 Januari 1900 sampai 6 Juni 2079.

    Tabel 2.1 Tipe-tipe data integer

  • 12

    Lain-lain Keterangan

    Cursor

    Timestamp

    Uniqueidentifier

    Referensi ke kursor

    Angka eksklusif yang dikenali oleh database

    Pengenal global yang eksklusif

    Tabel 2.2 Tipe-tipe data lain-lain

    String Keterangan

    Char

    Varchar

    Text

    Field tetap dengan ukuran maksimal sebesar 8000

    byte.

    Field tetap dengan ukuran maksimal sebesar 8000

    byte.

    Variabel dengan ukuran hingga 231-1 byte.

    Tabel 2.3 Tipe-tipe data string

    Unicode

    String

    Keterangan

    Nchar

    Nvarchar

    Ntext

    Karakter unicode dengan ukuran tetap hingga 4000

    byte.

    Karakter unicode dengan ukuran bervariasi hingga

    4000 byte.

    Variabel dengan ukuran sampai 230-1 byte.

    Tabel 2.4 Tipe-tipe data uncode string

    Binary

    String

    Keterangan

    Binary

    Varbinary

    Image

    Ukuran tetap hingga 8000 byte.

    Ukuran bervariasi hingga 8000 byte.

    Ukuran bervariasi hingga 231-1 byte.

    Tabel 2.5 Tipe-tipe data binary string

  • 13

    2.1.6.1 Ekspresi dan Operator

    SQL Server mendukung semua operator. Operator bertindak

    berdasarkan operand, yaitu elemen yang dianalisa oleh operator (Ramalho,

    2001). Ada dua jenis operator, operator unary yang bertindak berdasarkan

    satu operand saja, dan operator binary yang bertindak berdasarkan dua

    atau lebih operand. Berikut ini adalah tipe-tipe operator yang didukung

    oleh SQL Server :

    Aritmetika Keterangan

    Perkalian

    Pembagian

    Pengurangan

    Penjumlahan

    Modulus

    *

    /

    -

    +

    %

    Tabel 2.6 Tipe-tipe operator aritmetika

    Perbandingan Keterangan

    Sama dengan

    Tidak sama dengan

    Lebih besar dari

    Lebih kecil dari

    Lebih besar atau sama dengan

    Lebih kecil atau sama dengan

    Tidak kurang dari

    Tidak lebih dari

    Tidak sama dengan

    =

    >

    <

    >=

    !=

    Tabel 2.7 Tipe-tipe operator perbandingan

  • 14

    Logik Keterangan

    NOT

    AND

    OR

    BETWEEN

    LIKE

    IN

    SOME

    ANY

    ALL

    Membalikan nilai boolean.

    Bernilai benar apabila kedua ekspresi benar.

    Bernilai benar apabila salah satu ekspresi benar.

    Bernilai benar apabila operand berada di dalam

    jangkauan.

    Bernilai benar apabila operand menemukan

    standar.

    Bernilai benar apabila beberapa item bernilai

    benar.

    Bernilai benar apabila item apapun bernilai

    benar.

    Bernilai benar apabila beberapa item bernilai

    benar.

    Bernilai benar apabila semua bernilai benar.

    Tabel 2.8 Tipe-tipe operator logika

    Unary Keterangan

    + (positif)

    - (negatif)

    ~ (bitwise NOT)

    Nilai numerik postif.

    Nilai numerik negatif.

    Mengembalikan nilai komplemen dari

    angka.

    Tabel 2.9 Tipe-tipe operator unary

    2.1.6.2 Fungsi

    Fungsi SQL adalah sebuah rutin yang melakukan operasi tertentu

    dan mengembalikan satu hasil (Ramalho, 2001). Fungsi sama seperti

    prosedur, kecuali bahwa prosedur tidak mengembalikan suatu hasil.

    Fungsi bisa menerima argumen yang akan digunakan di dalam proses.

  • 15

    Sintaks dasar dari sebuah fungsi adalah :

    Funcname {arg1,arg2,... argn)

    Funcname adalah nama dari fungsi misalnya ABS, LOWER, UPPER.

    arg1,arg2 dan argn adalah parameter opsional untuk fungsi.

    Fungsi-fungsi SQL dibagi ke dalam fungsi satu baris atau skalar

    dan fungsi grup atau aggregate. Fungsi satu baris mengembalikan hasil

    dari setiap baris ke dalam bentuk tabel atau view. Fungsi grup

    mengembalikan hanya satu hasil ke dalam grup baris. Misalnya fungsi

    LOWER() menggubah argumennya menjadi huruf kecil semua.

    2.1.6.3 Prosedur

    Prosedur sangat bermanfaat pada lingkungan client-server, yaitu

    untuk meningkatkan kinerja maupun untuk pemeliharaan (Ramalho,

    2001). Karena satu prosedur bisa digunakan oleh beberapa program,

    pengelolaan sistem bisa menjadi lebih mudah karena satu perubahan akan

    segera direfleksikan kepada semua server

    Dalam pembuatan prosedur perlu menentukan nama prosedur,

    parameternya, serta badan yang mengandung perintah-perintah yang akan

    dijalankan. Dengan parameter bisa dilakukan komunikasi antara prosedur

    dengan dunia luar. Apabila program menjalankan prosedur, ia bisa

    mengirimkan nilai-nilainya didalam bentuk parameter. Nilai-nilai ini bisa

    digunakan oleh prosedur untuk melakukan tugasnya. Parameter harus

  • 16

    memilki nama yang eksklusif dan diawali dengan simbol @ dan juga

    menyertakan definisi tipe data.

    Contohnya :

    CREATE PROCEDURE test1

    @code varchar (8)

    Artinya sebuah parameter bernama code akan dibuat dengan tipe Varchar

    dengan ukuran delapan.

    Semua parameter yang dibuat dianggap sebagi parameter input,

    artinya menerima data dari program yang menjalankan prosedur. Dengan

    menambahkan kata OUTPUT ke dalam definisi parameter, prosedur bisa

    mengembalikan nilai dari parameter ke dalam program yang

    memanggilnya. Contohnya sebagai berikut :

    CREATE PROCEDURE test1

    @code varchar(8)

    @totalcode int OUTPUT

    2.1.6.4 Indeks

    Indeks adalah sebuah file pelengkap yang berhubungan dengan

    tabel, yang fungsinya mempercepat waktu akses ke dalam baris-baris tabel

    (Ramalho, 2001). Indeks dibentuk oleh kunci-kunci berdasarkan kepada isi

    dari satu atau lebih kolom pada tabel. Jenis-jenis indeks dalam SQL Server

    adalah :

  • 17

    1. Indeks Clustered : mengorganisir baris-baris pada tabel ke dalam

    urutan tertentu misalnya secara alfabetis atau angka.

    2. Indeks Non Clustered : memilki struktur yang terpisah dari tabel.

    Urutan fisik dari baris tabel tidak mengikuti urutan dari file indeks.

    Data (baris tabel) diletakan pada satu tempat dan indeks diletakan

    pada tempat yang lain.

    2.1.6.5 View

    View adalah tabel virtual yang isinya didefinisikan oleh query

    database. View bukanlah sebuah tabel fisik, tetapi sekumpulan instruksi

    yang menghasilkan sekumpulan data (Ramalho, 2001). Penggunaan view

    sangat bermanfaat bila ingin memfokuskan pada informasi tertentu pada

    database. View mengizinkan banyak User yang berbeda melihat informasi

    yang sama dengan fokus berbeda. View mengizinkan kombinasi

    informasi untuk memenuhi kebutuhan User tertentu, dan bahkan bisa

    diekspor ke dalam aplikasi lain.

    2.1.7 SQL Server Client Network Utulity

    Program yang dirancang untuk mengelola konfigurasi client untuk

    koneksi network yang didefinisikan oleh User dan untuk DB-Library dan

    Net-Libaries. Konfigurasi yang ada pada tab General adalah :

    Pilihan Fungsi

    Default Network

    Library

    Menentukan kepustakaan default untuk

    berkomuikasi dengan SQL Server

  • 18

    Server Alias

    Configurations

    Network Library

    Connection

    Parameters

    Add

    Remove

    Edit

    Menunjukkan alias dari komputer client

    Menunjukkan kepustakaan network yang

    digunakan

    Menunjukkan parameter-parameter yang

    mungkin yang berhubungan dengan alamat

    koneksi

    Mengizinkan penambahan koneksi

    network baru

    Mengizinkan penghapusan koneksi

    Mengizinkan penyuntingan koneksi

    Tabel 2.10 Konfigurasi di SQL Server Client Network Utility

    2.2 Metodologi Pengembangan Sistem

    Terdapat beberapa metodologi untuk mengembangkan sistem yaitu

    (Jogiyanto, 1990) :

    a. Metodologi klasik.

    b. Metodologi terstuktur.

    Alat-alat yang digunakan dalam metodologi terstruktur ini adalah :

    1. Diagram Arus Data.

    2. Diagram Prosedur.

    3. Diagram Relasi Entitas.

    4. Diagram HIPO.

    2.2.1 Langkah- Langkah Pengembangan Sistem

    Terdiri dari beberapa langkah utama dalam pengembangan sistem

    (Jogiyanto, 1990) yaitu :

  • 19

    1. Perencanaan sistem

    a. Studi suatu sistem.

    b. Studi kelayakan.

    2. Desain sistem :

    A. Desain sistem secara umum :

    1. Desain model secara umum.

    2. Desain proses secara umum.

    3. Desain output secara umum.

    4. Desain input secara umum.

    5. Desain database secara umum.

    6. Desain teknologi secara umum.

    7. Desain kontrol secara umum.

    B. Desain sistem secara terinci :

    1. Desain output secara terinci.

    2. Desain input secara terinci.

    3. Desain database secara terinci.

    4. Desain teknologi secara terinci.

    3. Seleksi Sistem.

    4. Implementasi Sistem.

    2.2.2 Alat dan Teknik Dalam Perancangan Sistem

    A. Diagram Arus Data (DAD)

    DAD menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru

    yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan

  • 20

    lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau dimana data tersebut

    akan disimpan (Jogiyanto, 1990). DAD dapat menggambarkan arus data di

    dalam sistem dengan struktur yang jelas .

    Beberapa simbol DAD yang digunakan :

    Simbol Keterangan

    Kesatuan Luar adalah

    kesatuan yang berada di luar

    sistem yang dapat berupa

    organisasi, orang atau sistem

    lain yang berada di luar.

    Arus Data mengalir diantara

    proses simpanan luar dan

    kesatuan luar.

    Proses adalah kegiatan yang

    dilakukan oleh orang,

    organisasi, mesin (komputer).

    Suatu arus data yang masuk

    ke dalam proses akan

    menghasilkan arus data yang

    keluar dari porses.

    Simpanan Data dapat berupa :

    suatu file, arsip, tabel.

    Tabel 2.11 Simbol-simbol Diagram Arus Data

  • 21

    B. Diagram Relasi Entitas

    Diagram relasi entitas didasarkan dengan adanya persepsi bahwa

    obyek yang benar-benar ada dan hubungan antar obyek, serta

    menggambarkan entitas dan hubungannya secara logika (Kenneth E.

    Kendall & Julie E. Kendall, 1998).

    Beberapa simbol yang digunakan pada diagram relasi entitas adalah :

    Simbol Keterangan

    Entity adalah obyek yang benar-benar

    ada. Entity dapat berupa elemen

    lingkungan, sumber daya, atau

    transaksi.

    Hubungan adalah relasi antara setiap

    entity atau obyek.

    Attribute adalah suatu karateristik

    suatu entity. Menunjukkan suatu field

    dari entity atau elemen-elemen data.

    Keterkaitan untuk menghubungkan

    setiap relasi antara entity. Ada tiga

    jenis keterkaitan yaitu : satu ke satu,

    satu ke banyak, dan banyak ke banyak.

    Tabel 2.12 Simbol-simbol Diagram Entitas

  • 22

    C. HIPO

    HIPO Biasanya disebut diagram berjenjang. HIPO digunakan

    untuk menunjukkan tingkat kedudukan sistem berserta subsistem-

    subsistem dibawahnya.

    0

    1 2

    1.31.21.1 2.32.22.1

    Gambar 2.3 Diagram HIPO

    2.3 Database

    Database adalah kumpulan data yang terintegrasi satu sama lain.

    Setiap pemakai yang diberi wewenang dapat melakukan akses terhadap

    data tersebut. Database biasanya teroganisasi dalam beberapa komponen

    yaitu :

    1. Entity adalah orang, tempat kejadian atau konsep yang

    informasinya direkam.

  • 23

    2. Atribut / Field adalah setiap entity mempunyai atribut atau sebutan

    untuk mewakili suatu entity.

    3. Record / Tuple adalah kumpulan elemen-elemen yang saling

    berkaitan dengan informasi tentang suatu entity secara lengkap.

    4. File adalah kumpulan record-record sejenis yang mempunyai

    panjang elemen yang sama, atribut yang sama namun berbeda-

    beda data valuenya.

    5. Data Value adalah data aktual atau informasi yang disimpan pada

    tiap data elemen atau atribut.

    6. Database Management Sistem (DBMS) adalah kumpulan file yang

    saling berkaitan bersama dengan program untuk pengelolaannya

    disebut DBMS.

    2.3.1 Arsitektur Database

    Pemakai dapat dikelompokkan menjadi tiga tingkatan arsitektur

    dalam memandang suatu database yaitu :

    1. Level fisik menggambarkan bagaimana data disimpan dalam

    kondisi sebenarnya. Level ini tentu paling kompleks, struktur data

    level terendah digambarkan pada level ini (Kristanto, 1994).

    2. Level konseptual menggambarkan data apa yang disimpan dalam

    database, dan hubungan relasi yang terjadi antara data. Level

    menggambarkan keseluruhan database (Kristanto, 1994).

    Penggambaran hanya menggunakan lambang-lambang kotak, garis

  • 24

    dan keterangan lain. Level ini digunakan oleh database

    administrator yang akan memutuskan informasi apa yang

    dipelihara dalam database.

    3. View Level menggambarkan hanya satu bagian dari keseluruhan

    database. Level ini sangat dekat dengan pemakai, setiap User

    hanya butuh sebagian dari database (Kristanto, 1994).

    2.3.2 Bahasa

    Bahasa dalam DBMS terbagi menjadi :

    1. Data Defination Language (DDL)

    DDL bertujuan menspesifikasikan pola database. Hasil Kompilasi

    dari perintah DDL adalah satu set dari tabel yang disimpan pada

    file khusus yang disebut Data Dictionary.

    2. Data Manipulation Language (DML)

    DML bahasa yang mengijinkan pemakai untuk akses data sebagai

    yang telah diorganisasikan sebelumnya dalam model data yang

    tepat. DML berarti :

    a. Mengambil informasi yang ada di database.

    b. Menyisipkan informasi baru ke database.

    c. Menghapus informasi dari database.

    Secara dasar ada dua tipe DML :

    a. Prosedural

  • 25

    Pemakai harus menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan

    dan bagaimana untuk mendapatkannya.

    b. Non prosedural

    Pemakai harus menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan

    tanpa menspesifikasikan bagaimana mendapatkannya.

    3. Quey Language

    Quey Language adalah peryataan statement yang diajukan untuk

    mendapatkan informasi. Merupakan bagian DML untuk

    pengambilan informasi.

    2.3.3 Perancangan Database

    Perancangan model konseptual database merupakan kombinasi

    beberapa cara untuk memproses data untuk beberapa aplikasi. Model

    konseptual tidak tergantung pada aplikasi individu, tidak tergantung pada

    DBMS yang digunakan, tidak tergantung pada perangkat keras yang

    digunakan serta juga tidak tergantung pada fisikal model (Kristanto,

    1994).

    Pada model rancangan konseptual ditekankan pada struktur data

    dan relasi antara file. Pendekatan model konseptual menggunakan model

    data relational. Terdapat dua buah teknik yaitu :

    2.3.3.1 Teknik Normalisasi

    Teknik normaliasi adalah pengelompokan data elamen menjadi

    tabel-tabel yang menunjukkan entity dan relasinya (Kristanto, 1994). Pada

    proses nomalisasi apakah ada kesulitan pada saat menambah, menghapus

  • 26

    membaca, dan mengubah database. Bila ada kesulitan maka relasi tersebut

    dipecahkan pada beberapa tabel lagi.

    Langkah-langkah normalisasi :

    1. Bentuk tidak Normal.

    Merupakan kumpulan data yang akan direkam, data dikumpulkan

    apa adanya sesuai dengan kondisi pada saat kedatangannya.

    2. Bentuk Normal Pertama.

    Mentransformasikan semua item-item data ke dalam tabel dua

    dimensi pada langkah ini data yang berulang-ulang dihilangkan,

    sehingga didapat flat file. Data dibentuk dalam satu record demi

    satu record. Tidak ada set atribut yang berulang-ulang.

    3. Bentuk Normal Kedua.

    Bentuk data telah memenuhi kriteria bentuk normal kesatu. Atribut

    bukan kunci haruslah tergantung secara fungsi pada kunci utama.

    Sehingga pada normal kedua haruslah sudah ditentukan kunci-

    kunci field. Kunci field haruslah unik dan dapat mewakili atribut

    lain yang menjadi anggotanya.

    4. Bentuk Normal Ketiga.

    Pada bentuk normal ketiga maka relasi haruslah dalam bentuk

    normal kedua dan semua atribut bukan primer tidak punya

    hubungan yang transitif atau atribut bukan kunci haruslah

    bergantung hanya pada kunci utama dan pada kunci utama secara

    menyeluruh.

  • 27

    2.3.3.2 Teknik Entity Relationship

    Pada teknik ini hubungan antar file direlasikan dengan kunci relasi,

    yang merupakan kunci utama dari masing-masing file (Kristanto, 1994).

    Gambaran relasi atribut dalam satu file dan antara dua file secara lengkap

    terdapat enam macam yaitu:

    1. One to one antar dua file : hubungan antar file pertama dengan file

    kedua adalah satu berbanding satu.

    2. One to many antar dua file : hubungan antara file pertama dengan

    file kedua adalah satu berbanding banyak..

    3. Many to many antar dua file : hubungan antar file pertama dengan

    file kedua adalah banyak berbanding banyak.

    4. One to one dua atribut dalam satu file : hubungan antara satu

    atribut dengan atribut dalam satu file yang sama mempunyai

    hubungan satu lawan satu.

    5. One to many dua atribut dalam satu file : hubungan antara satu

    atribut dengan atribut dalam satu file yang sama mempunyai

    hubungan satu lawan banyak.

    6. Many to many dua atribut dalam satu file : hubungan antara satu

    atribut dengan atribut dalam satu file yang sama mempunyai

    hubungan banyak lawan banyak.

  • 28

    2.4 Visual Basic

    Visual Basic merupakan salah satu pengembang perangkat lunak

    untuk sistem operasi windows dan memberikan fasilitas-fasilitas

    pembuatan aplikasi visual. Secara umum dalam lingkungan kerja Visual

    Basic terdapat lima buah komponen yang dirancang sebagai aplikasi multi

    window yang disebut dengan Single Document Interface (SDI). Kelima

    komponen tersebut adalah :

    1. Toolbar

    2. Toolbox

    Toolbox adalah kotak alat yang berisi icon-icon untuk

    memasukkan objek tertentu ke dalam jendela form.

    3. Project

    Project adalah sekumpulan modul. Jadi project (proyek) adalah

    program aplikasi itu sendiri. Project disimpan dalam file

    berakhiran .VBP, file ini menyimpan seluruh komponen program,

    termasuk pilihan proyek dan segala sesuatu yang berhubungan

    dengan proyek.

    Pada jendela proyek terdapat tiga icon, yaitu icon View Code

    (dipakai untuk menampilkan jendela editor kode program), icon

    View Object (dipakai untuk menampilkan bentuk formulir/form,

    dan icon Toggle Folders (berguna untuk menampilkan

    folder/tempat penyimpanan file.

  • 29

    4. Form Layout

    Form adalah suatu objek yang dipakai sebagai tempat bekerja

    program aplikasi. Form berbentuk jendela. Pada saat mendesain

    Form, terdapat garis titik-titik yang disebut grid. Grid sangat

    berguna untuk membantu pengaturan tata letak objek yang

    dimasukkan dalam form, karena gerakan penunjuk mouse akan

    sesuai/ tepat pada titik-titik grid.

    5. Properties

    Properti digunakan untuk menentukan settingsuatu objek. Suatu

    objek biasanya mempunyai beberapa properti yang dapat diatur

    langsung dari jendela Properties atau lewat kode program. Setting

    properti akan menentukan cara kerja dari objek yang bersangkutan

    saat program aplikasi dijalankan, misalnya menentukan warna

    objek, bingkai objek, pengambilan data dan lain-lain.

    2.5 Koperasi Simpan Pinjam

    Koperasi Simpan Pinjam adalah koperasi yang bergerak dalam

    bidang pemupukan simpanan dari anggota, untuk kemudian dipinjamkan

    kembali kepada anggota-anggotanya yang memerlukan bantuan modal.

    Disamping bertujuan untuk mendidik anggotanya agar bersikap hemat

    serta gemar menabung, koperasi Simpan Pinjam biasanya bertujuan untuk

    membebaskan para anggotanya dari jeratan para rentenir.

  • 30

    Dengan menabung serta memperoleh modal dari perusahaan yang

    mereka miliki sendiri, maka para anggota koperasi Simpan Pinjam tidak

    hanya akan menikmati hasil simpanan serta hasil usaha tetapi mereka

    memiliki peluang untuk memperolah modal dengan biaya yang murah.

    Selain koperasi Simpan Pinjam juga ada koperasi-koperasi jenis lain yang

    membedakan dengan koperasi kredit yaitu (Revrisoud, 1997) :

    1. Koperasi Konsumsi yang berusaha dalam penyedian barang-barang

    konsumsi yang dibutuhkan para anggotanya. Jenis Konsumsi yang

    dilayani oleh suatu koperasi konsumsi sangat tergantung pada

    ragam anggota dan daerah kerja tempat koperasi tersebut didirikan.

    2. Koperasi Produksi yang kegiatan utamanya melakukan pemrosesan

    bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau bahan jadi. Biasanya

    juga bergerak secara langsung dalam kegiatan pemasaran barang-

    barang yang diproduksi. Tujuannya adalah menyatukan

    kemampuan dan modal para anggotanya, guna menghasilkan

    barang tertentu melalui suatu perusahaan yang mereka kelola dan

    miliki sendiri.

    2.6 Transaksi

    Setiap kejadian yang mengubah posisi keuangan atau hasil usaha

    entity yang dilaporkan oleh organisasi. Kejadian yang terjadi tidak

    mempengaruhi posisi harta/utang/modal, dan hasil usaha organisasi bukan

    merupakan transaksi yang dicatat dalam akuntansi. Kejadian yang dicatat

    dan dibukukan hanya kejadian yang dapat dikategorikan sebagai transaksi.

  • 31

    Setiap transaksi mempunyai bukti (evidence), baik dari luar misalnya

    faktur pembelian, rekening listrik maupun bukti dari dalam misalnya

    daftar gaji, alokasi penyusutan (Harahap, 1994).

  • 32

    BAB III

    ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM

    3.1 ANALISIS SISTEM

    3.1.1 Gambaran Umum Sistem Yang Lama

    Koperasi Purnawirawan dan Warakawuri TNI – POLRI

    merupakan sebuah koperasi kredit, atau yang lebih dikenal sebagai

    koperasi simpan pinjam. Sebagai koperasi simpan pinjam, koperasi ini

    memupuk simpanan dari anggota untuk kemudian dipinjamkan kembali

    kepada anggota - anggotanya yang memerlukan bantuan modal.

    Dalam proses transaksi simpan pinjam ini, Koperasi

    Purnawirawan dan Warakawuri TNI – POLRI masih menggunakan sistem

    kerja manual pada berbagai proses yang terjadi. Proses pencatatan

    transaksi masih mengandalkan media kertas, begitu pula dengan proses

    penyimpanan dokumen maupun proses pembuatan laporan. Walaupun

    koperasi ini memiliki aset berupa beberapa perangkat komputer, namun

    selama ini proses pencatatan transaksi masih harus dicatat terlebih dahulu

    di kertas, kemudian baru dipindahkan ke komputer untuk selanjutnya

    digunakan untuk pembuatan laporan dengan menggunakan program bantu

    excel.

    3.1.2 Gambaran Umum Sistem Yang Dikembangkan

    Sistem yang akan dibangun diharapkan mampu memberikan

    layanan akses bagi semua kalangan yang terkait dalam koperasi ini, juga

  • 33

    diharapkan mampu menjadi media promosi untuk koperasi ini. Dalam

    sistem, User dapat mengakses data dan melakukan proses-proses data

    sesuai dengan hak aksesnya masing-masing. Untuk menjaga keamanan

    data maka tiap User harus melakukan login terlebih dahulu. Dalam proses

    login, sistem akan mengatur pendelegasian hak untuk tiap User. Seorang

    User yang login sebagai anggota hanya dapat melihat hasil evaluasi

    pinjamannya, melihat daftar angsuran pinjamannya, melihat data pinjaman

    serta angsurannya, melihat data simpanannya, serta melihat data dirinya

    tetapi tidak dapat mengubahnya. Anggota hanya dapat mengganti

    password dan Usernamenya. Sebagaimana anggota, maka petugas juga

    akan memperoleh hak akses sesuai dengan data login yang diinputkan.

    Bendahara bertugas untuk memasukan data transaksi keuangan yang

    terjadi serta membuat bukti transaksi keuangan. Seorang manajer atau

    ketua dapat melihat hampir semua informasi, antara lain data-data

    transaksi, data anggota, data petugas, data pinjaman serta laporan-laporan.

    Bagian anggota merupakan petugas yang diberi hak untuk mengisi data

    anggota serta menginputkan data setoran awal dan memanipulasinya.

    Seorang manajer juga bertanggung jawab untuk mengkonfirmasi status

    permohonan pinjaman. Dalam sistem yang akan dikembangkan, juga

    terdapat seorang petugas yang berperan sebagai administrator.

    Administrator bertugas untuk mengupdate data petugas serta data

    perkiraan.

  • 34

    3.2 PERANCANGAN SISTEM

    3.2.1 Perancangan Proses

    3.2.1.1 Use Case Diagramlogin

    Manajer

    Mengisi data permohonanpinjaman

    Menambahdata anggota Mengubah

    data anggota

    Melihat dataanggota

    Melihat dataangsuran anggota

    Melihat evaluasipermohonan

    pinjaman anggota

    Melihat permohonanpinjaman anggota

    Melihat daftar transaksisimpanan Anggota

    Mengisi evaluasi permohonanpinjaman anggota

    Mengisi dataSimpanan Anggota

    Bendahara

    Bagian anggota

    Anggota

    Laporan transaksiPinjaman Anggota

    Laporan transaksiSimpanan Anggota

    >

    Menambahdata petugas

    Melihat datapetugas

    Mengubahdata petugas

    Menghapus datapetugas

    Laporan AngsuranAnggota

    Mengisi dataPinjaman Anggota

    Mengisi dataAngsuran Anggota

    Melihat datapinjaman anggota

    Ubah dataSimpanan Anggota Ubah data

    Angsuran Anggota

    Ubahi data PinjamanAnggota

    Mengubahdata Perkiraan

    Menambahdata perkiraan

    Menghapusdata perkiraan

    Melihat dataPerkiraan

    Admin

    Membuat Buktitransaksi keuangan

    Tambah setoranawal

    Ubah setoranawal

    Lihat setoranawal

    Gambar 3.1 Gambar Use Case Diagram

  • 35

    Username danpassword anggota

    IInformasi transaksi simpanananggota, informasi transaksipinjaman anggota, informasitransaksi angsuran anggotaInformasi evaluasipermohonan pinjaman

    informasidatapetugas,Informasidataanggota,Informasisetoranawal

    Username dan passwordbendahara,

    Data simpanan anggota,dataPinjaman anggota, DataAngsuran anggota,Datapermohonan pinjaman

    anggota,membuat cetakbukti trnsaksi

    Informasi transaksi simpanananggota, informasi transaksipinjaman anggota, informasitransaksi angsuran anggota,Informasi dataanggota,informasi datapetugas,informasi evaluasipinjaman

    Username danpassword manajer

    Informasi transaksisimpanan anggota, informasitransaksi pinjaman anggota,informasi transaksi angsurananggota, ,informasi datapetugas, Informasipermohonan pinjamananggota, informasi evaluasipermohonan pinjamanLaporan Simpanan Anggota,Laporan pinjaman Amggota,Laporan Angsuran Anggota

    Username danpassword bagiananggota , dataanggota,Datasetoran AwalAnggota

    Username danpassword admin,Data petugas,dataperkiraan

    informasi datapetugas, informasi

    data perkiraan

    3.2.1.2 Context Diagram

    Context diagram adalah diagram yang digunakan untuk

    menggambarkan sistem secara umum atau secara garis besar . Context

    diagram merupakan level teratas dari diagram arus data yang akan dibuat.

    Context diagram kemudian akan dipecah menjadi bagian yang lebih

    terinci dan dinamakan diagram leval 0 (overview diagram). Tiap-tiap

    proses dalam overview diagram akan digambarkan secara lebih rinci lagi,

    serta akan disebut dengan level 1. Tiap proses level 1 akan digambarkan

    lebih rinci dan dinamakan dengan level 2. Hal ini berlaku seterusnya

    sampai proses tidak dapat digambarkan lebih rinci lagi.

    Gambar 3.2 Gambar Context Diagram

    Bendahara

    Anggota

    Manajer

    0

    SistemInformasiKoperasi

    Simpan Pinjam

    BagianAnggota

    Admin

  • 36

    3.2.1.3 Bagan Berjenjang0

    Sistem InformasiKoperasi

    Simpan pinjam

    2.3P

    MengubahData

    Anggota

    2.2P

    MenambahData

    Anggota

    Loginbagian

    Anggota

    1.3P

    Loginbendahara

    1.2P

    LoginAnggota

    1.5P

    1.1P

    LoginAdmin

    1.4P

    LoginManajer

    2

    Proses DataAnggota

    1

    ProsesLogin

    3.4P

    MenghapusData

    Perkiraan

    3.3P

    MengubahData

    Perkiraan

    3.1P

    MelihatData

    Perkiraan

    3.2P

    MenambahData

    Perkiraan

    3

    Proses DataPerkiraan

    4.4P

    MenghapusData

    Petugas

    4.3P

    MengubahData

    Petugas

    4.2P

    MenambahData

    Petugas

    4.1P

    MelihatData

    Petugas

    4

    Proses DataPetugas

    2.1P

    MelihatData

    Anggota

    Gambar 3.3.1 Gambar Bagan Berjenjang

  • 37

    .5

    Prosespermohonan

    pinjaman

    0

    Sistem InformasiSimpan Pinjam

    6

    ProsesTransaksi

    7

    ProsesCetak

    Laporan

    8

    ProsesLogout

    7.1P

    PinjamanAnggota

    7.2P

    Pembayaranangsuran

    7.3P

    SimpananAnggota

    6.1P

    TransaksiSimpananAnggota

    6.2P

    TransaksiPinjamanAnggota

    6.3P

    TransaksiAngsuranAnggota

    6.1.1P

    Melihatdata

    TransaksiSimpanan

    6.1.2P

    Menambahdata

    TransaksiSimpanan

    6.1.3P

    Mengubahdata

    TransaksiSimpanan

    6.2.1P

    Melihatdata

    TransaksiPinjaman

    6.2.2P

    Menambahdata

    TransaksiPinjaman

    6.2.3P

    Mengubahdata

    TransaksiPinjaman

    6.3.1P

    Melihatdata

    TransaksiAngsuran

    6.3.2P

    Menambahdata

    TransaksiAngsuran

    6.3.3P

    Mengubahdata

    TransaksiAngsuran

    5.1P

    Melihatpermohonan

    pinjaman

    5.2P

    Menambahpermohonanpinjaman

    5.3P

    Mengubahpermohonanpinjaman

    Gambar 3.3.2 Gambar Bagan Berjenjang

  • 38

    1

    ProsesLogin

    2

    Prosesdataanggota

    6

    ProsesTransaksi

    .5

    Prosespermohonan

    pinjaman

    7

    ProsesCetak

    Laporan

    4

    Proses DataPetugas

    3

    Proses DataPerkiraan

    8

    ProsesLogout

    Bendahara

    Username danpassword anggota

    Anggota

    BagianAnggota

    Manajer

    Username danpassword bendahara

    Username dan passwordbagian anggota

    Username dan passwordbagian manajer

    A

    B

    C

    D

    AdministratorE

    Username dan passwordAdministrator

    Tabel_PetugasD2

    Detail Group, Usernamedan password Petugas

    Username dan password manajer,bendahara,bagian anggota dan

    administrator yang valid

    Username dan password anggota,bagian anggota,bendahara,

    manajer yang valid

    Tabel_AnggotaD11gUsername dan password

    anggota

    Username dan passwordAdmn yang valid

    Username dan passwordmanjer,angota dan bandaharayang valid

    Username dan passwordmanjer,angota dan bandaharayang valid

    Username danpasswordmanjer,angota danbandahara yangvalid

    Username dan password manajer,bendahara,bagian anggota,anggota

    dan administrator yang valid

    Detail data anggotaTabel_AnggotaD1

    ggData anggota

    D

    Informasi data anggota

    CA

    Detail data perkiraan

    PerkiraanD9 Data perkiraan

    E

    Tabel_PetugasD2Detail data petugas

    E

    Data petugas

    D

    Informasi Data simpanan anggota

    CB

    Informasi permohonan pinjaman anggota

    DA

    Detail data permohonan pinjaman

    Data permohonan pinjaman

    Tabel_Permohonan_PinjamanD8

    B

    Tabel_AnggotaD1gg

    Tabe_pinjaman_anggotaD6gg

    Informasi Data Pinjaman Anggota

    PerkiraanD3

    Tabe_SimpananD5gg

    Tabe_pinjaman_anggotaD6gg

    Data pinjaman anggota

    Detail data pinjaman anggota

    Tabel_Angsuran_anggotaD7gg

    Detail Data Angsuran Anggota

    Data AngsuranAnggota

    Detail data Perkiraan

    Detail Data Anggota

    Tabe_Transaksi_SimpD4gg

    Detail Data simpanan Anggota

    Data simpanan Anggotsa

    Data simpanan Anggota

    Detail Data simpanan Anggota

    Tabe_pinjaman_anggotaD6gg

    Tabe_SimpananD5gg

    Tabe_Transaksi_SimpD4gg

    Tabel_AnggotaD1gg

    Detail DataPinjamanAnggota

    Detail Data simpananAnggota

    A

    B

    D

    Informasi Data transaksi Anggota

    A

    D

    Laporan transaksi keuangan anggota

    Bukti transaksi keuangan

    B

    B

    Tabel_Angsuran_anggotaD7gg

    Detail DataUtang Anggota

    C

    Setoran awal

    B Transaksi periodeikTabel_PetugasD2

    Detail Petugas

    3.2.1.4 Overview Diagram

    Gambar 3.4 Gambar Overviw Diagram

  • 39

    Diagram Arus Data Level 1 Proses 1

    Gambar 3.5 Gambar Diagram Arus Data Level 1 Proses login

    1

    1.1P

    loginAnggota

    1.2P

    loginBendahara

    1.3P

    login bagiananggota

    1.4 P

    loginManajer

    Bendahara

    Anggota

    Bagiananggota

    Manajer

    Username dan password anggota

    Tabel_AnggotaD1gg

    Username dan password anggota

    Username dan passwordbendahara

    Tabel_PetugasD2

    Username dan passwordbendahara

    Username dan password anggota yang valid

    Username dan passwordbendahara yang valid

    Username dan password manajer

    Username dan password bagiananggota

    Username dan password bagiananggota yang valid

    Username dan password bagianmanajer

    Username dan password manajeryang valid

    Username dan password bagiananggota

    Administrator

    1.5P

    LoginadministratorUsername dan password admin

    Username dan password admin

    Username dan password adminyang valid

    AdminD10

  • 40

    Diagram Arus Data Level 1 Proses 2

    2.1P

    Tambahdata

    anggota

    2.3P

    Ubahdata

    anggota

    2

    2.2P

    Lihatdata

    anggota

    Bendahara

    BagiananggotaManajer

    Username dan passwordanggota, bagian

    anggota,bendahara,manajer yang valid

    Username danpassword bagian

    anggota yang valid

    Username danpassword bagian

    anggota yang valid

    Username danpassword bagian

    anggota,bendahara,manajer yang valid

    Anggota

    Data anggota

    Tabel_AnggotaD1gg

    Data anggota

    Informasi data anggota

    Detail data anggota

    Data anggota yangtelah diubah

    Data anggota yangakan diubah

    Informasi data anggota

    Informasi data anggota

    Gambar 3.6 Gambar Diagram Arus Data Level 1 Proses Data Anggota

  • 41

    Diagram Arus Data Level 1 Proses 3

    Gambar 3.7 Gambar Diagram Arus Data Level 1 Proses Data Perkiraan

    3.4P

    Menghapusdata

    perkiraan

    3.1P

    Menambahdata

    perkiraan

    3.3P

    Mengubahdata

    perkiraan

    3

    3.2P

    Melihatdata

    perkiraan

    Administrator

    Manajer

    Username dan passwordmanajer,bendahara,,bagian

    anggota, administrator yang valid Table_PerkiraanD3

    Informasi dataperkiraan

    Informasi dataperkiraan

    Username dan passwordadministrator yang valid

    Username dan passwordadministrator yang valid

    Username dan passwordadministrator yang valid

    data perkiraan

    Detail data perkiraan

    Data perkiraan yang akandiubah

    Data perkiraan yang telahdiubah

    Data perkiraan yang akandihapus

    Data perkiraan yang telahdihapus

    Bendahara

    Bagiananggotar

    Username dan passwordmanajer,bendahara, bagian

    anggota, administrator yang valid

    Informasi dataperkiraan

    Informasi dataperkiraan

  • 42

    4.4P

    Menghapusdata

    petugas

    4.1P

    Menambahdata

    petugas

    4.3P

    Mengubahdata

    petugas

    4

    4.2P

    Melihatdata

    petugas

    Administrator

    Manajer

    Username dan passwordmanajer,bendahara, bagian

    anggota, administrator yang valid Table_PetugasD2

    Informasi data petugas

    Informasi data petugas

    Username dan passwordadministrator yang valid

    Username dan passwordadministrator yang valid

    Username dan passwordadministrator yang valid

    data petugas

    Detail data petugas

    Data petugas yang akandiubah

    Data petugas yang telahdiubah

    Data petugas yang akandihapus

    Data petugas yang telahdihapus

    Bendahara

    Bagiananggotar

    Username dan passwordmanajer,bendahara,bagiananggota, administrator yang

    valid

    Informasi data petugas

    Informasi datapetugas

    Diagram Arus Data Level 1 Proses 4

    Gambar 3.8 Gambar Diagram Arus Data Level 1 Proses Data Petugas

  • 43

    Diagram Arus Data Level 1 Proses 6

    6

    6.3P

    TransaksiAngsuranAnggota

    Username dan password,,bendahara, manajer, yang valid

    Bendahara

    Manajer

    Username dan password,bendahara yang valid

    Username dan password,bendahara yang valid

    Informasi data simpananInformasi data Angsuran

    Data transaksi keuangan

    Data transaksi keuangan Data transaksi simpananAnggota

    Data transaksi pinjamananggota

    Username dan password,,bendahara, yang valid

    Data pembayaran angsurananggota

    Informasi data pinjaman

    Informasi data angsuran

    Gambar 3.9 Gambar Diagram Arus Data Level 1 Proses Transaksi

    6..2P

    Transaksipinjamananggota

    Tabel Pinjaman_anggotaD6gg

    6..1P

    TransaksiSimpananAnggota

    Tabe_SimpananD5gg

    Tabel_Angsuran_anggotaD7gg

    Tabe_Transaksi_SimpD4gg

  • 44

    Diagram Arus Data Level 1 Proses 7

    Gambar 3.10 Gambar Diagram Arus Data Level 1 Proses Cetak Laporan

    Anggota

    Manajer

    Jadwal angsuran

    Laporan transaksi masuk

    Laporan transaksi keluar

    Daftar angsuran

    Username dan passwordmanajer yang valid

    Username dan passwordanggota yang valid

    Username dan passwordmanajer yang valid

    Detail data simpanan anggota

    Detail data pinjaman anggota

    Detail data pinjaman anggota

    7.2P

    CetakPinjamanAnggota

    7.3 P

    CetakSimpananAnggota

    7.1P

    Cetakdaftar

    angsuran

    7.p

    Tabe_SimpananD5gg

    Tabe_pinjaman_anggotaD6gg

    Tabel_Angsuran_anggotaD7gg

    Tabe_Transaksi_SimpD4gg

  • 45

    3.2.2 Perancangan Database

    3.2.2.1 Deskripsi Kebutuhan Data

    Berdasarkan fakta, proses-proses yang ditemukan dalam

    pembuatan sistem informasi ini adalah:

    1. Pendaftaran anggota baru.

    Proses pendaftaran merupakan hal yang penting, karena dengannya

    maka seseorang baru dapat mendapatkan hak sebagai seorang

    anggota koperasi. Dalam tahap ini seorang bagian anggota akan

    mengisi data diri anggota, seperti nama, pekerjaan,nomor KTP,

    alamat serta nilai nominal dari simpanan pokok, simpanan wajib,

    simpanan Khusus, tabal dan uang pangkal serta tanggal masuk.

    2. Permohonan pinjaman

    Untuk mendapatkan pinjaman dari Koperasi maka anggota harus

    mengisi formulir permohonan pinjaman. Formulir ini

    menerangkan hal-hal seperti, besar pendapatan, tujuan

    peminjaman, penjamin, besar pinjaman tunai Tanggal cicilan

    pertama, lama angsuran, tanggal permohonan pinjaman, serta total

    pinjaman. Informasi tersebut digunakan sebagai acuan oleh

    manajer dalam konfirmasi permohonan pinjaman.

    3. Mencatat simpanan anggota.

    Untuk mengetahui data simpanan anggota maka perlu untuk

    melakukan pencatatan setiap transaksi yang mempengaruhi kas

    anggota di koperasi.

  • 46

    4. Mencatat transaksi angsuran anggota

    Setiap pinjaman harus dikembalikan sesuai dengan jangka waktu

    yang telah disepakati, karenanya data-data pengembalian atau

    angsuran pinjaman ini perlu untuk dicatat. Data yang dicatat pada

    transaksi angsuran: No transaksi pinjaman, no petugas, besar

    angsuran, denda, saldo pinjaman serta tanggal terjadinya transaksi

    angsuran.

    5. Evaluasi permohonan peminjaman

    Setiap permohonan peminjaman yang dibuat akan dievaluasi, dan

    manajer berkuasa untuk memutuskan. Hasil evaluasi ini merupakan

    informasi yang penting bagi anggota dan bendahara. Anggota

    dapat mengetahui respons manajer atas permohonan pinjamannya.

    Sebaliknya bagi bendahara, informasi ini bemanfaat sebagai

    pedoman dalam memberikan pinjaman pada anggota.

    6. Pembuatan laporan transaksi keuangan anggota

    Seorang manajer harus mengetahui jumlah transaksi simpanan,

    pinjaman dan angsuran anggota pada periode tertentu.

    3.2.2.2 Entitas (attribute) dan Relasi

    Berdasarkan fakta yang telah diuraikan sebelumnya, maka entitas -

    entitas yang dibutuhkan dalam pengembangan sistem informasi ini

    adalah :

  • 47

    1. Anggota : Entitas yang berisi data-data orang yang terdaftar

    menjadi anggota. Atribut yang terdapat dalam entitas ini antara

    lain:

    No anggota, nama, Username, password alamat,tanggal lahir,

    tanggal masuk, tanggal keluar. Pekerjaan, Simp_Pokok,

    Uang_Pangkal, TotalSS, TotalSKusus, TotalSW, TotalTabal,

    TotalTabah, Status.

    2. Pinjaman_anggota : Entitas ini berisi data-data permohonan

    peminjaman yang selanjutnya jika disetujui maka secara

    langsung data tersebut menjadi data pinjaman anggota. Atribut

    yang terdapat dalam entitas ini antara lain :

    No_trans_pinjam,Besar_Pinjaman,No_Surat_PM,No_Anggota,tan

    ggal transaksi , Tgl_Angs_Ptma.

    3. Simpanan : Entitas ini berisi data simpanan anggota. Atribut yang

    terdapat dalam entitas ini antara lain :

    No_trans_Simp ,Jumlah_Total_Trans.Tanggal Transaksi,

    No_Anggota, No_Petugas.

    4. Perkiraan : Entitas ini berisi data-data mengenai jenis simpanan.

    Atribut dalam entitas ini adalah :

    No_Perkiraan, Nama_Perkiraan

  • 48

    5. Simpanan : Entitas ini berisi data-data detail transaksi simpanan

    anggota. Atribut-atribut yang terdapat dalam entitas ini antara lain:

    no_simpan, No_trans_pinjam, No_Perkiraan, Jumlah.

    6. Angsuran_Anggota

    Entitas yang berisi data-data angsuran pinjaman yang dilakukan

    anggota. Atribut-atribut yang terdapat pada entitas ini antara lain :

    No_Bukti_angsur,No_Trans_Pinj,

    Besar_angsur,Denda,Saldo_pinjaman, tanggal No_Petugas

    7. Permohonan Pinjaman

    Entitas ini berisi data - data permohonan pinjaman anggota.

    Atribut yang terdapat pada entitas ini adalah : No_Surat_PM,No

    Anggota,NoPetugas, Besar pendapatan, tujuan peminjaman,

    penjamin, tanggal, peminjaman, keterangan, status, KP_kew_pin,

    KP_lain_lain.,Pinjaman Tunai, Total Pinjaman, waktu angsuran,

    tanggal permohonan, tanggal cicilan pertama, komentar, status dan

    nama penjamin.

    8. Petugas

    Entitas ini berisi data petugas antara lain : No_Petugas, Nama,

    Alamat, No Telepon, Username, password, goup.

  • 49

    9. TabelSaldoKoperasi

    Entitas ini berisi data kas yang ada di koperasi. Atribut pada entitas

    ini antara lain : IdSaldo, Keterangan, Jumlah.

    10 Tabel GroupPetugas

    Entitas ini berisi data detail group petugas. Atribut pada entitas ini

    adalah [Group] dan Keterangan.

  • 50

    pekerjaan

    alamat

    Nama

    No_KTP No_Surat_PM

    KP_kew_pinJum_total_pinj

    Pinj_tunai

    Wktu_angsur

    No_AnggotaTgl _masuk

    Tgl _Keluar

    KP_Lain_lain

    No_Petugas

    group

    username

    No_pekiraanNama_PerkiraanJumlah

    Tanggal_Trans

    Tanggal_permohonan

    password

    username

    1

    1

    No_Petugas

    n

    n

    1 n

    1

    1

    1

    n

    n

    1

    n

    1

    1

    alamat

    Tgl _lahir

    No_Anggota

    No_Trans_Simp

    n

    No_Petugas

    Status

    Komentar

    Tanggal_cicil1

    Tujuan PinjamanBesar_pendapatan

    No_Anggota

    No_simpan

    Jumlah_Total_Trans

    No_pekiraan

    No_Trans_Simp

    Tgl_Angs_Pertama

    No_Surat_PM No_Anggota

    No_Petugas

    Tanggal_Transaksi_Pinjam

    Besar_Pinjamanan

    No_Trans_Pinj

    No_Trans_Pinj

    No_Bukti_angsur

    Saldo_Pinjaman

    Besar_Angsuran

    No_Petugas

    Bunga

    Denda

    Tanggal

    password

    No Telepon

    1

    n

    n

    1

    n

    1Alamat

    1

    IdSaldo

    Keterangan

    Jumlah

    1

    1

    n

    3.2.2.3 Logical Dsign3.2.2.3.1 ERD Entity Relations Diagram

    AnggotaMenyetujuiPermohonan

    PinjamanBuat

    Buat

    Pinjaman_Anggota

    Petugas

    Tabel PerkiraanSimpanan

    Transaksi_Simpp Angsuran

    Update

    Punya

    Update

    UpdateUpdate

    1

    Punya

    TabelSaldoKoperasi

    Gambar 3.11 Gambar Entity Relations Diagram

  • 51

    3.2.2.3.2 Relational Model

    Tabel_Transaksi_Simp

    No_Anggota *No_KTPNamaUsernamePasswordPekerjaanSimp_PokokUang_PangkalTotalSSTotalSKususTotalSWTotalTabalTotalTabahAlamatTgl_lahirTgl_masukTgl_keluar

    Anggota

    No_Perkiraan *Nama_kir

    Perkiraan

    No_Petugas *NamaAlamatNo_teleponUsernamePassword[Group] **

    Petugas

    No_Trans_Pinjam *No_Surat_PM **No_Petugas **No_Anggota **Tgl_Trans_PTgl_Angs_PtmaBesar_Pinjaman

    Pinjaman_anggotaNo_bukti_angsuran *No_trans_pinjam **No_Petugas **Besar _angsurDendaSaldo_pinjamantanggal

    Angsuran_Anggota

    No_Surat_PM *No_Anggota **No_Petugas **Besar_PendapatanTujuan_PinjamanPinjaman_tunaiPinj_Kom_PelSimp_pPinj_Kom_PellainPinj_Kom_PkewPinjJum_total_pinjWktu_angsurTanggal_mohonTanggal_cicil1StatusKomentar

    no_simpan *No_Trans_Simp **No_Perkiraan **Jumlah

    No_Trans_Simp *No_AnggotaNo_Petugas **Jumlah_Total_TransTanggal_Trans

    Tabel_Permohonan_Pinjaman

    Tabel_Simpanan

    [Group] *Keterangan

    GroupPetugas

    IdSaldo *KeteranganJumlah

    TabelSaldoKoperasi

    Gambar 3.12 Relation Model

  • 52

    3.2.2.4 Mapping Tabel

    Dalam desain database ini terdapat 10 tabel, yakni terdiri dari

    Tabel anggota, Tabel petugas, Tabel Transaksi_Simp,

    Tabel_Pinjaman_Anggota, Tabel Perkiraan, Tabel Angsuran,

    Tabel_Permohonan_Pinjaman, Tabel_Simpanan, TabelSaldoKoperasi,

    Tabel GroupPetugas. Secara lebih jelas dapat dilihat pada tabel - tabel

    berikut ini :

    Tabel anggota

    Nama Field Tipe Data PanjangNo_Anggota * varchar 10No_KTP char 22Nama varchar 35Username varchar 6Password varchar 6Pekerjaan varchar 20Simp_Pokok numeric 9Uang_Pangkal numeric 9TotalSS numeric 9TotalSKusus numeric 9TotalSW numeric 9TotalTabal numeric 9TotalTabah numeric 9Alamat varchar 25Tgl_lahir datetime 8Tgl_masuk datetime 8status varchar 11Tgl_keluar datetime 8

    Tabel 3.1 Tabel Anggota

    Tabel Petugas

    Nama Field Tipe Data PanjangNo_Petugas * varchar 10Nama varchar 35

  • 53

    Alamat varchar 25No_telepon varchar 13Username varchar 6Password varchar 6[Group] ** Int 4Keterangan varchar 15

    Tabel 3.2 Tabel Petugas

    Tabel Pinjaman_Anggota

    Nama Field Tipe Data PanjangNo_Trans_Pinjam* varchar 10No_Surat_PM** varchar 10No_Petugas** varchar 10No_Anggota** varchar 10Tgl_Trans_P datetime 8Tgl_Angs_Ptma datetime 8Besar_Pinjaman numeric 9

    Tabel 3.3 Tabel Pinjaman_Anggota

    Tabel_Transaksi_Simp

    Nama Field Tipe Data PanjangNo_Trans_Simp* varchar 10No_Anggota** varchar 10No_Petugas** varchar 10Jumlah_Total_Trans numeric 9Tanggal_Trans datetime 8

    Tabel 3.4 Tabel Transaksi_Simp

    Tabel Simpanan

    Nama Field Tipe Data Panjangno_simpan* varchar 10No_Trans_Simp** varchar 10No_Perkiraan ** Varchar 3Jumlah numeric 9

    Tabel 3.5 Tabel Simpanan

  • 54

    Tabel Perkiraan

    Nama Field Tipe Data PanjangNo_Perkiraan* Varchar 3Nama_Perkiraan Varchar 20

    Tabel 3.6 Tabel Perkiraan

    Tabel Angsuran

    Nama Field Tipe Data PanjangNo_Bukti_angsur* varchar 10No_Trans_Pinjam** varchar 10No_Petugas ** varchar 10Besar_angsur numeric 9Denda numeric 9Saldo_pinjaman numeric 9Tanggal datetime 8

    Tabel 3.7 Tabel Angsuran

    Tabel_Permohonan_Pinjaman

    Nama Field Tipe Data Panjang

    No_Surat_PM * varchar 10No_Anggota ** varchar 10No_Petugas ** varchar 10Besar_Pendapatan varchar 8Tujuan_Pinjaman varchar 30Pinjaman_tunai numeric 9Pinj_Kom_Pellain numeric 9Pinj_Kom_PkewPinj

    numeric 9

    Jum_total_pinj numeric 9Wktu_angsur varchar 7Tanggal_mohon datetime 8Tanggal_cicil1 datetime 8Status varchar 15Komentar varchar 50

    Tabel 3.8 Tabel Permohonan Pinjaman Anggota

  • 55

    TabelSaldoKoperasi

    Nama Field Tipe Data PanjangIdSaldo* varchar 4Keterangan varchar 30Jumlah numeric 9

    Tabel 3.9 Tabel Saldo Koperasi

    Tabel GroupPetugas

    Nama Field Tipe Data Panjang[Group] * varchar 2Keterangan varchar 15

    Tabel 3.10 Tabel Group Petugas

    Keterangan : * = Primary Key

    ** = Foreign Key

  • 56

    BAB IV

    IMPLEMENTASI SISTEM

    IV.1 Karakteristik Sistem

    Sistem ini dibangun sebagai Sistem Informasi Koperasi Simpan

    Pinjam untuk Koperasi Purnawirawan dan Warakawuri TNI – POLRI

    yang berada di Kupang NTT.

    Pada sistem ini terdapat 5 User, yaitu Manager, Admin, Bagian

    Anggota, Anggota Koperasi, dan Bendahara. Admin menggunakan sistem

    ini untuk input data yaitu data petugas dan data perkiraan. Manager

    menggunakan sistem ini untuk memberi evaluasi permohonan pinjaman

    anggota, melihat data transaksi keuangan yang terjadi. Bendahara

    menggunakan sistem ini untuk input data transaksi, baik transaksi

    pinjaman, transaksi simpanan maupun angsuran anggota. Anggota

    koperasi menggunakan sistem ini untuk melihat data transaksi yang telah

    dilakukan, data total simpanan, total pinjaman dan angsuran.Anggota.

    IV.2 Kebutuhan Sistem

    Untuk dapat melakukan pengujian sistem, dibutuhkan beberapa

    sistem penunjang. Antara lain

    Spesifikasi software

    1. Sistem Operasi Windows 2000

    2. Visual Basic 6.0

    3. Microsoft SQL Server 2000

  • 57

    Spesifikasi Hardware

    1. Prosesor AMD Duron 893 Mhz

    2. Memory 128 MB

    3. Hardisk 20 GB

    IV.3 Koneksi SQL Server

    Tabel – tabel yang telah dibuat belum dapat terhubung dengan

    sistem. Untuk menghubungkan Visual Basic dengan SQL Server, maka

    digunakan sintak sebagai berikut

    Dalam melakukan koneksi, digunakan dua variable, yaitu

    1. Set cnn = New ADODB.Connection digunakan untuk membuat objek

    koneksi bernama cnn.

    2. Strconect merupakan variabel string yang menampung parameter

    conection.

    Public Sub konek()

    Set cnn = New ADODB.Connection

    strconect = "Provider=SQLOLEDB.1;" & _

    "Integrated Security=SSPI;" & _

    "Persist Security Info=False;" & _

    "Initial Catalog=Koperasi2;" & _

    "Data Source=SANATA-0HZSR6BA"

    cnn.ConnectionString = strconect

    cnn.Open

    cnn.CursorLocation = adUseClient

    End Sub

  • 58

    Untuk memudahkan koneksi sistem dengan database, maka script koneksi

    dibuat dalam suatu procedure yang diletakan di sebuah modul. Jika sistem

    akan melakukan koneksi dengan database maka procedure ini yang akan

    dipanggil.

    IV.4 User Interface

    User interface merupakan implementasi dari proses modeling yang

    ada.

    IV.4.1 User Interface Login

    Gambar IV.1 gambar User interface proses login.

    Gambar IV.1 Gambar User interface proses login

    Proses login harus dilakukan oleh semua User sebelum

    mengunakan sistem sesuai dengan hak aksesnya. User terlebih dahulu

    akan memilih option sesuai dengan statusnya, yakni sebagai anggota atau

  • 59

    sebagai petugas. Data yang diinputkan pada login anggota adalah No

    anggota, Username dan password, sedangkan data yang diinputkan pada

    login petugas adalah No petugas, Username dan password. Pada login

    petugas, sistem akan memberikan hak akses sesuai dengan group dari tiap

    petugas. Kode yang digunakan dalam proses login adalah sebagai berikut :

    ElseIf groupPtgs = "03" Then 'admin Call refresmenuVisible Call refresmenu MDIFormUtama.mdata.Enabled = True MDIFormUtama.sdk.Enabled = True MDIFormUtama.sdp.Enabled = True

    MDIFormUtama.mTransaksi.Visible = False MDIFormUtama.Mview.Visible = False MDIFormUtama.mRept.Visible = False MDIFormUtama.mLogout.Enabled = True MDIFormUtama.mLogin.Enabled = False MDIFormUtama.sda.Visible = False MDIFormUtama.Toolbar1.Enabled = True MDIFormUtama.Toolbar1.Buttons(1).Visible = False AgtOrPtgs = True Unload Me MDIFormUtama.Show ElseIf groupPtgs = "04" Then 'manager Call refresmenuVisible Call refresmenu MDIFormUtama.mdata.Enabled = True MDIFormUtama.sda.Enabled = True MDIFormUtama.sdk.Enabled = True MDIFormUtama.sdp.Visible = False MDIFormUtama.mTransaksi.Visible = False

    MDIFormUtama.Mview.Enabled = True MDIFormUtama.mPPagt.Enabled = True MDIFormUtama.mVPinjAgt.Enabled = True MDIFormUtama.mAgsAgt.Enabled = True MDIFormUtama.mSimAgt.Enabled = True 'MDIFormUtama.mTransSimp.Enabled = True 'MDIFormUtama.mDftrAngAgt.Enabled = True MDIFormUtama.mRept.Enabled = True MDIFormUtama.mLogout.Enabled = True MDIFormUtama.mLogin.Enabled = False MDIFormUtama.Toolbar1.Enabled = True MDIFormUtama.Toolbar1.Buttons(1).Visible = False AgtOrPtgs = True Unload Me MDIFormUtama.Show Else MsgBox "Diluar Group User.", vbOKOnly +vbExclamation, "Library System: Login" End If Else MsgBox "Invalid Login. Access Denied.", vbOKOnly+ vbExclamation, "Library System: Login" Tusername.SetFocus Exit Sub

    End If End If End With 'End IfElse With rsUserLoginAgt

    varUserPwAgt = Tpass.Text Then If varStatusAgt = "Aktif" Then MDIFormUtama.mdata.Enabled = True MDIFormUtama.sda.Enabled = True MDIFormUtama.sdk.Visible = False MDIFormUtama.sdp.Visible = False MDIFormUtama.mTransaksi.Visible = False

    MDIFormUtama.Mview.Enabled = True MDIFormUtama.mRept.Enabled = True MDIFormUtama.mLogout.Enabled = True MDIFormUtama.Toolbar1.Enabled = True

    MDIFormUtama.mLogin.Enabled = False MDIFormUtama.Toolbar1.Buttons(1).Visible = False

    AgtOrPtgs = False Unload Me

    MDIFormUtama.Show Else MsgBox "Maaf....Anda Bukan Anggota Lagi",vbOKOnly, "Information" Exit Sub End If Exit Sub Else MsgBox "Invalid Password. Access Denied.", vbOKOnly

    + vbExclamation, "Library System: Login" Tusername.SetFocus Exit Sub End If End If End With End If

    End Sub

  • 60

    If .BOF And .EOF Then MsgBox "Invalid Login. Access Denied.",vbOKOnly + vbExclamation, "Library System: Login" Tusername.SetFocus Exit Sub Else .MoveFirst varUserPwAgt = rsUserLoginAgt.Fields!Password varUserNameAgt =rsUserLoginAgt.Fields!UserName NoAgt = rsUserLoginAgt.Fields!No_Anggota namaAgt = rsUserLoginAgt.Fields!Nama varStatusAgt = rsUserLoginAgt.Fields!Status If varUserNameAgt = Tusername.Text And

    IV.4.2 User Interface Admin

    Pada User interface halaman admin, ada beberapa menu yang di

    akses seperti menu Data Master yang memiliki sub menu Data Petugas

    dan Data Perkiraan. Selain itu, juga terdapat 2 buton pada toolbar yang

    berfungsi untuk akses ke form Data Petugas dan form ubah password

    admin.

    Gambar IV.2 Gambar User Interface Halaman Admin

  • 61

    IV.4.2.1 User Interface Data Petugas

    Gambar IV.3 merupakan gambar User interface untuk data

    petugas. ini beberapa tombol command seperti Hapus, Ubah, Tambah dan

    Keluar.

    Gambar IV.3 Gambar User Interface Data Petugas

    Data petugas akan langsung tertampil jika data petugas telah

    tersimpan dalam Database. Kode program yang digunakan agar data

    petugas langsung tampil ketika form ini di panggil adalah sebagai berikut :

    Private Sub Form_Load()Dim sqlp As String If groupPtgs = "03" Then ComTmbh.Enabled = False ComHapus.Enabled = False sqlp = "select * from Tabel_Petugas" ElseIf groupPtgs = "04" Then ComTmbh.Enabled = False ComHapus.Enabled = False sqlp = "select * from Tabel_Petugas" ElseIf groupPtgs = "02" Or groupPtgs = "01"Then ComTmbh.Enabled = False ComHapus.Enabled = False sqlp = "select * from Tabel_Petugas whereNo_Petugas='" & noPtgs & "'" End If

    Call AmbilDataAnggota(rsPetugas, sqlp) With rsPetugas If .BOF And .EOF = True Then Call NonaktifNavigator(Me) Exit Sub Else Set DataGrid1.DataSource = rsPetugas Call TampilNoRec(rsPetugas, Label7) Call AktifNavigator(Me) Call isiTextBox End If End With

    End Sub

  • 62

    Syntax ini berfungsi untuk pendelegasian hak akses pada form

    petugas. Selain petugas yang memiliki group sebagai admin akses pada

    form ini terbatas pada melihat data pribadi petugas itu sendiri, dan hanya

    dapat mengubah data Username, password dan nomor telepon. Pada form

    ini juga terdapat empat tombol command yang digunakan sebagai control

    navigasi untuk berpindah dari satu record ke record lainya.

    Tombol hapus digunakan untuk mengeksekusi prosedur hapus data

    petugas yang akan menghapus data petugas dari database. Code program

    yang digunakan adalah sebagai berikut :

    Private Sub ComHapus_Click()

    Dim sql As String

    Dim rep As Integer

    sql = "cspHapusPetugas '" & TexNoPtgs.Text & "'"

    rep = MsgBox("Anda ingin menghapus record ini ?", vbOKCancel + vbQuestion, "Informasi")

    If rep = vbOK Then

    cnn.Execute sql

    rsPetugas.Requery

    DataGrid1.Refresh

    Call Comsebelumnya_Click

    Else

    Exit Sub

    End If

    End Sub

  • 63

    IV.4.2.1.1 User Interface Ubah Data Petugas

    Gambar IV.4 merupakan gambar User interface ubah data petugas.

    Tombol ubah digunakan untuk mengakses form Ubah data petugas.

    Gambar IV.4 Gambar User Interface ubah data petugas

    Kode program yang digunakan untuk menampilkan tampilan seperti pada

    Gambar IV.4 adalah :

    Private Sub ComUbah_Click()With rsPetugasIf rsPetugas.RecordCount > 0 ThenIf Not rsPetugas.BOF ThenIf groupPtgs "03" ThenFormUpdatePtgs.Tnama.Enabled = FalseFormUpdatePtgs.TNo_petugas.Enabled = FalseFormUpdatePtgs.Cgroup.Enabled = FalseFormUpdatePtgs.