Sistem Informasi Akuntasi

Click here to load reader

  • date post

    24-May-2015
  • Category

    Education

  • view

    2.352
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Sistem Informasi Akuntasi

  • 1. ADHIKARA SETO K.A 1202120071 DIPPI RAHMATULLAH 120212081 GALATIA OLOAN SINAGA 120212089 GAUTAMA NIRVANA 120212090 REZA FIRMANSYAH 120212099

2. . Transaksi keuangan adalah kegiatan ekonomi yang mempengaruhi aktiva dan ekuitas perusahaan dicerminkan dalam akun-akunnya, dan diukur dalam satuan mata uang. Transaksi keuangan yang paling umum adalah pertukaran ekonomi dengan pihak eksternal. Transaksi keuangan adalah kegiatan bisnis umum yang terjadi secara rutin. 3. 1) Siklus Pendapatan Kejadian yang terkait dengan distribusi barang dan jasa ke entitas lain dan pengumpulan kas yang terkait dengan distribusi tersebut. 2) Siklus Pengeluaran Kejadian yang terkait dengan perolehan barang dan jasa dari entitas lain dan pelunasan kewajiban terkait dengan perolehan barang dan jasa. 4. 3) Siklus Produksi Kejadian yang terkait dengan transforman sumberdaya menjadi barang dan jasa. 4) Siklus Keuangan Kejadian yang terkait dengan akuisisi dan pengelolaan dana, termasuk kas. 5. Sistem Manual Bagian ini mendeskripsikan setiap tujuan jenis catatan akuntansi yang digunakan dalam siklus transaksi. Pembahasan dalam sistem ini meliputi : dokumen, jurnal, dan buku besar. 6. Dokumen menyediakan bukti dari kegiatan ekonomi dan dapat digunakan untuk memulai pemrosesan transaksi. Dalam bagian ini akan disiskusikan tiga jenis dokumen yaitu : Dokumen Sumber, Dokumen Produk, dan Dokumen Perputaran. 1. Dokumen Sumber, digunakan untuk menangkap dan memformalisasi data transaksi yang diperlukan untuk memproses siklus transaksi. 7. Pesanan pelangan Pengumpul an data Dokumen sumber Pesanan pembelian Sistem penjualan Tagihan Informasi pembayaran Dokumen produk 2. Dokumen Produk, adalah hasil dari pemrosesan transaksi, bukan dokumen yang memicu mekanisme proses. Misalnya, cek pembayaran gaji yang diberikan kepada karyawan adalah dokumen produk dari sistem penggajian. 8. 3. Dokumen Perputaran, adalah dokumen produk dari suatu sistem yang menjadi suatu dokumen sumber bagi sistem lainnya. 9. Jurnal adalah catatan ayat-ayat secara kronologis. Pada titik tertentu dalam proses transaksi, ketika semua fakta yang relevan tentang transaksi diketahui, peristiwa dicatat dalam jurnal secara kronologis. Dokumen adalah sumber utama dari data bagi jurnal. Terdapat dua jenis jurnal yakni jurnal khusus dan jurnal umum. 10. Jurnal Khusus, digunakan untuk mencatat kelas transaksi khusus yang muncul dalam volume besar. Misalnya, jurnal pejualan yang memberikan format khusus yang hanya mencatat transaksi penjualan saja. 11. Jurnal Umum , digunakan untuk mencatat transaksi yang jarang terjadi atau yang tidak sama. Misalnya, kita biasanya mencatat depresiasi periodik dan ayat penutup di jurnal umum. 12. Register, mengacu pada jenis jenis tertentu dari jurnal khusus. Misalnya, jurnal penggajian sering disebut register penggajian. Akan tetapi kita juga menggunakan istilah register untuk menunjukkan catatan harian (log). Misalnya, register penenerimaan adalah log untuk semua penerimaan bahan baku atau barang dagang yang dipesan dari pemasok. 13. Buku besar adalah buku akun keuangan, yang mencerminkan pengaruh keuangan dari transaksi yang telah dibukukan dari berbagai jurnal. Terdapat dua jenis buku besar : buku besar umum dan buku besar khusus. 14. Buku besar umum Merangkum setiap aktivitas dari setiap akun organisasi. Departemen buku besar umum memperbaharui catatan tersebut dari tanda bukti jurnal yang disiapkan dari jurnal khusus dan sumber lainnya dari seluruh lokasi perusahaan. Buku besar umum menyediakan nilai tunggal untuk setiap akun pengendali, seperti piutang, dan persediaan. 15. Buku besar pembantu disimpan dalam departemen akuntansi perusahaan. Buku besar ini mencakup persediaan, utang, penggajian, dan piutang. Pemisahan ini memungkinkan pengendalian dan dukungan ke bagian operasi dengan lebih baik. 16. Audit eksternal secara berkala mengevaluasi laporan keuangan dari organisasi bisnis yang terbuka atas nama pemegang sahamnya dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. Tanggungjawab auditor mencakup peninjauan akun akun dan transaksi tertentu untuk menentukan validasi, akurasi, dan kelengkapannya. 17. Catatan akuntansi dalam sistem berbasis komputer disajikan dalam 4 jenis file, yaitu : File Master, umumnya berisi data akun. Buku besar umum dan buku besar pembantu adalah contohnya dari file master. File Transaksi, adalah file sementara yang menyimpan catatan transaksi yang akan digunakan untuk mengubah atau memperbaharui data dalam file master. Contoh : pesanan penjualan, penerimaan persediaan, dan penerimaan kas. Sistem Bebasis Komputer 18. File Referensi, menyimpan data yang digunakan sebagai standar untuk memproses transaksi. Contoh : daftar harga yang digunakan untukmenyiapkan faktur pelanggan, daftar pemasok yang diotorisasi, jadwal karyawan, dan file kredit pelanggan untuk persetujuan penjualan kredit. File Arsip, berisi catatan transaksi masa lalu yang dipertahankan untuk referensi dimasa depan. File arsip meliputi jurnal, informasi penggajian periode sebelumnya, daftar nama karyawan sebelumnya, catatan tentang akun yang dihapus, dan buku besar periode sebelumnya. 19. Diagram Arus Data ( Data Flow Diagram ) adalah model logika data atau proses yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut. Diagram Arus Data ( Data Flow Diagram ) 20. Flowchart adalah teknik analitis yang digunakan untuk menjelaskan aspek-aspek sistem informasi secara jelas, tepat dan logis yang digunakan terutama untuk menjelaskan relasi fisik diantara entitas-entitas kuncinya. 21. Bagan alir atau Flowchart terdiri dari : 1. Bagan Alir Dokumen digunakan untuk menggambarkan elemen- elemen dari sistem manual, termasuk catatan akuntansi, departemen organisasional yang terlibat dalam proses, dan aktivitas yang dilakukan dalam departemen tersebut. 2. Bagan Alir Sistem menggambarkan aspek-aspek komputer dalam sebuah sistem. Bagan alir sistem menggambarkan relasi antara data input, file transaksi, program komputer, file utama, dan laporan output yang dihasilkan oleh sistem tersebut 22. Menurut Krismiaji dalam buku yang berjudul Sistem Informasi Akuntansi jenis bagan alir adalah sebagai berikut: 1. Bagan Alir Dokumen (Dokumen flowchart) Aliran dokumen dan informasi antar area pertanggung jawaban di dalam sebuah organisasi. 2. Bagan Alir Sistem (System flowchart) Hubungan antara input, pemrosesan dan output sebuah sistem informasi akuntansi. 23. 3. Bagan Alir Program (Program flowchart) Menjelaskan urutan logika pemrosesan data oleh komputer dalam menjalankan sebuah program. 4. Bagan Konfigurasi komputer (Computer configuration chart). 5. Bagan Struktur (Struktur chart) 24. Menggambarkan suatu tahapan penyelesaian masalah Secara sederhana, terurai, rapi dan jelas Menggunakan simbol-simbol standar Jadi flowchart (bagan alir) adalah bagan yang menunjukkan aliran langkah-langkah penyelesaian suatu masalah di dalam program atau prosedur sistem secara logika. 25. Diagram Hubungan Entitas atau entity relation diagram merupakan model data berupa notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang menggambarkan hubungan antara penyimpan. Model data sendiri merupakan sekumpulan cara, peralatan untuk mendeskripsikan data-data yang hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta batasan konsistensi. Model data terdiri dari model hubungan entitas dan model relasional 26. Diagram tata letak record digunakan untuk mengungkapkan struktur internal record yang membentuk file atau tabel basis data. DiaGram tata letak biasanya menunjukkan nama, jenis data, dan panjang setiap atrribut dalam record. Informasi struktur data yang terperinci diperlukan untuk tugas-tugas seperti identifikasi jenis-jenis terentu kegagalan sistem, analisis laporan kesalahan, dan desain uji logika komputer untuk tujuan audit dan debugging. Diagram Tata Letak 27. CONTOH DIAGRAM TATA LETAK 28. PERBEDAAN ANTARA SISTEM BATCH DAN REAL TIME : Sistem Real Time Sistem real time memproses transaksi secara individual pada saat peristiwa ekonomi muncul. Karena record tidak dikumpulkan dalam batch, dan tidak terdapat jeda waktu munculnya antara peristiwa ekonomi dan pencatatannya. Salah satu contoh dari pemrosesan real time adalah sistem pemesanan tiket pesawat terbang, yang memproses permintaan calon penumpang secara langsung. Sistem Batch Sistem Batch menyusun transaksi ke dalam kelompok-kelompok untuk pemrosesan. Selalu terdapat jeda waktu antara terjadinya suatu peristiwa ekonomi dan waktu yang di refleksikan dalam akun perusahaan. Panjang jeda waktu tersebut bergantung pada frekuensi pemrosesan batch. Jeda waktu dapat berkisar antara menit hingga minggu. Pemrosesan gaji 29. Secara umum sistem batch memerlukan lebih sedikit sumber daya ( seperti biaya pemograman, waktu komputer dan pelatihan bagi pengguna) daripada sistem real time, Misalnya Sistem batch dapat menggunakan file berurutan yang disimpan dalam pita magnesis. Sistem real time menggunakan file akses langsung yang memerlukan peralatan penyimpanannya lebih mahal, contohnya adalah cakram magnetis. Namun demikian pada praktiknya, perbedaan biaya ini mulai menghilang, sehingga semakin banyak organisasi beralih ke cakram magnetis untuk pemrosesan batch dan real-time. SUMBER DAYA SISTEM BATCH DAN REAL TIME 30. Sistem pemrosesan real-time yang menangani sejumlah besar tansaksi setiap hari, dapat menciptakan ketidakefisienan operasional. Satu transaksi dapat memengarui berbagai akun. Beberapa dari akun mungkin tidak perlu diperbaharui secara real-time. Untuk melakukan hal ini tidak perlu memerlukan banyak waktu. Pemrosesan batch dari akun nonkritis memperbaiki efisiensi operasional dengan mengeliminasi aktivitas t