Sistem Imun (Respon Imun) IBD

of 26/26
RESPON IMUN DASAR Oleh Amalia Azhari Jannah, 1506726845 FKM – Kesehatan Masyarakat
  • date post

    11-Apr-2016
  • Category

    Documents

  • view

    104
  • download

    11

Embed Size (px)

description

IBD Universitas Indonesia 2015

Transcript of Sistem Imun (Respon Imun) IBD

Slide 1

Respon imun dasarOleh Amalia Azhari Jannah, 1506726845FKM Kesehatan Masyarakat1Respon ImunRespon imun adalahadalah suatu respon yang ditimbulkan oleh sel-sel dan molekul yang menyusun sistem imunitas setelah terpapar dengan substansi asing (antigen)

Dalam menjalankan fungsinya , respon ini melibatkan berbagai macam sel dan protein, terutama sel makrofag, sel limfosit, komplemen, dan sitokin yang saling berinteraksi secara kompleks

Sistem ImunFungsi sistem imun:Melindungi tubuh dari penyakit yang disebabkan oleh patogen, contohnya bakteri, virus dan jamurMenghilangkan jaringan atau sel yang mati atau rusakMengenali dan menghilangkan sel yang abnormal ketika bertumbuh dan berkembang dengan tidak baikOrgan-Organ yang Berperan dalam Sistem ImunSistem limfatik terdiri dari pembuluh limfatik dan organ limfatik.Organ limfatik dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :a. Primer (sumsum sel darah merah & kelenjar timus)b. Sekunder (Limpa, Lymph nodes, Lymphatic Nodules)Sistem limfatik memiliki fungsi :a. Keseimbangan cairanb. Absorpsi lemakc. Pertahanan tubuh

SISTEM LIMFATIKOrgan-Organ yang Berperan dalam Sistem Imun

ORGAN LIMFATIK : Penghasil, Penyimpan, atau Penyalur Limfosit Organ-Organ yang Berperan dalam Sistem Imun

Organ-Organ yang Berperan dalam Sistem Imun

LEUKOSIT : Sel Efektor dari Sistem Imun, dihasilkan Oleh Sumsum Sel Darah MerahOrgan-Organ yang Berperan dalam Sistem Imun

LIMFOSIT : Bagian dari Sel Darah PutihKlasifikasi Sistem ImunPertahanan Nonspesifik Dibawa sejak lahirPertahanan SpesifikSangat dipengaruhi aktifitas dari limfosit T dan BDibagi menjadi 2, yaitu imunitas aktif dan imunitas pasif.Pertahanan NonspesifikNo.Jenis PertahananKeterangan1.Pertahanan FisikMelindungi tubuh dari organisme dan material berbahaya melalui bagian luar tubuh2.FagositSel yang menelan /memakan patogen3.Pengawasan imunologiPenghancuran sel abnormal oleh Natural Killer di jaringan periferal4.InterferonPesan kimia yang mengkoordinasikan pertahanan tubuh terhadap infeksi virus5.KomplemenSistem sirkulasi protein yang membantu antibodi menghancurkan patogen6.Respon inflamasi(respon lokal di jaringan) yang cenderung membatasi penyebaran luka dan infeksi7.DemamKenaikan suhu tubuh yang mempercepat metabolisme jaringan dan aktivitas pertahanan tubuh.Pertahanan FisikKulitEpidermis Epidermis merupakan barrier yang menghalau masuknya mikroba dengan cara pengelupasan berkala bagian epidermis bersama dengan keluarnya mikroba.Membran mukosa Membran mukosa merupakan lapisan epitel membran mukosa yang mensekresikan mucus untuk memerangkap mikroba. Beberapa membran mukosa memiliki rambut (silia) yang berfungsi untuk memerangkap dan menyaring mikroba. Contoh : apparatus lakrimal yang memproduksi air mata, kelenjar ludah yang memproduksi saliva, aliran urin, sekresi vagina, defekasi, muntah, kelenjar sebasea yang memproduksi sebum, berkeringat, dan cairan lambung.

Fagosit

PengawasanImunologi

Interferon(Contoh Sitokin)

Komplemen

Respon Inflamasi

Pertahanan Spesifik

Pembuluh Limfatik Lymphatic capillaries > small lymphatic vessels > major-lymph collecting vessels

Pembuluh limfatik membawa cairan limpa dari jaringan periferal menuju sistem vena. Pembuluh limfatik terkecil disebut kapiler limfatik.Jaringan limfatik dimulai dengan kapiler limfatik yang bercabang menuju jaringan perifer.

Ditutupi oleh sel endotelial yang tidak terikat erat namun overlap > daerah overlap bertindak sebagai katup satu arah > memungkinkan cairan dan zat padat (termasuk protein), virus, bakteri untuk masuk, tapi mencegah mereka kembali ke daerah interselular. Aliran Sistem Limfatik dan Hubungannya dengan Pembuluh Darah

Pada sistem imun adaptif, terjadi suatu respon pertahanan spesifik yang melibatkan beberapa sel dan molekul yang berperan mengakifkan respon tersebut. Berikan penjelasan lengkap mengenai pernyataan tersebut!

Reaksi Antigen dan Antibodi Beserta Strukturnya

STRUKTUR ANTIBODINo.AntibodiKeterangan1.IgGsMenyusun 75% dari antibodi plasma pada dewasa karena mereka diproduksi pada respon imun sekunder.2.IgADitemukan di sekresi eksternal, seperti saliva, kelenjar air mata, cairan intestinal, mukus bronkus, dan air susu, dimana mereka menghancurkan patogen sebelum mencapai lingkungan dalam tubuh.3.IgEsPeka terhadap respon alergi. Ketika sel reseptor mast terikat dengan IgEs dan antigen, sel mast akan terdegranulasi dan menghasilkan mediator kimia, seperti histamin.4.IgMPeka terhadap respon imun primer dan dengan antibodi yang bereaksi terhadap darah yang mengandung antigen. Antibodi ini juga sebagai aktivasi komplemen.5.IgDMuncul pada permukaan limfosit B bersama dengan IgM, tetapi peran fisiologis dari IgDs tidak jelas.KELAS ANTIBODINo.MekanismeKeterangan1.NetralisasiBaik virus dan bakteri memiliki tempat spesifik yang harus berikatan dengan target pada sel tubuh sebelum mereka masuk untuk menginfeksi. Tempat spesifik inilah yang diserang oleh antibodi.2.Presipitasi dan AglutinasiPembentukan struktur 3 dimensi untuk menghancurkan patogen, dapat mengikat satu atau dua patogen (kompleks imun) karena antibodi memiliki 2 tempat untuk mengikat antigen.Presipitasi (formasi kompleks imun yang tidak larut)Aglutinasi (formasi kompleks imun ketika antigen berada di permukaan sel.3.Aktivasi Sistem KomplemenAntibodi yang telah mengikat antigen merubah bagian dari ikatan molekul komplemen untuk mengaktivasi komplemen dan menghancurkan antigen.ANTIGEN ANTIBODI (7 Cara Penghapusan Antigen)No.MekanismeKeteranagan4.FagositAntibodi mengeluarkan eosinofil, neutrofil, dan makrofag yang akan memakan sel plasma asing atau abnormal.5.OpsonizasiSebuah lapisan antibodi dan protein komplemen yang memaksimalkan sel fagosit untuk melakukan fagositosis6.InflamasiMelakukan inflamasi dengan menstimulasi basofil dan sel mast7.Pencegahan adhesi bakteri dan virusAntibodi larut dalam saliva, mukus, dan mantel epitel yang akan menambahkan lapisan pertahanan dan menyulitkan patogen untuk masuk ke permukaan tubuh.Imunisasi(Salah satu bentuk penggunaan vaksin)Pemberian imunisasi memungkinkan respon imun untuk menentukan jumlah antibodi di dalam plasma yang disebut titer antibodi > mengkatifkan respon imun primerUntuk bebereapa hari, tidak ada antibodi yang muncul, kemudian titer akan berjalan lambat dan secara bertahap antibodi menurun atau memecah untuk mengikat antigen. Setelah itu respon imun sekunder aktif. Aktivasi titer naik ke level yang lebih tinggi dari sebelumnya dan akan menurun perlahan.Pembukaan respon imun sekunder disebut booster karena menaikkan titer antibodi sampai ke level yang tinggi. Tingginya titer antibodi ini diharapkan mampu mencegah gejala penyakit dan bahkan jika seseorang terkena penyakit yang menyebabkan antigen.

Respon primer adalah respon kekebalan awal terhadap antigen = aktivasi sel BRespon sekunder adalah ketika antigen muncul lagi dan memicurespon yang lebih luas dan berkepanjangan = sel memori ReferensiLongenbaker S, Mader S. Mader's Understanding Human Anatomy & Physiology. Boston: McGraw-Hill Higher Education; 2008.Martini H. Fundamentals of Anatomy and Physiology. 5th ed. New Jersey:Prentice-Hall,Inc; 2001.Sherwood L. Human Physiology: From Cells to System. 7th Edition. USA: Nelson Education, Ltd; 2010.Silverthorn D. Human physiology. 5th Ed. Upper Saddle River (N.J.) : Benjamin-Cummings; 2012Tortora GJ, Derrickson B. Principles of anatomy and physiology. 14th ed. USA: John Wiley & Sons Inc; 2012