Sejarah Peminatan XI IPS

download Sejarah Peminatan XI IPS

of 28

  • date post

    14-Jul-2015
  • Category

    Education

  • view

    2.326
  • download

    25

Embed Size (px)

Transcript of Sejarah Peminatan XI IPS

PowerPoint Presentation

KELOMPOK 7FAHMI AFFANENDAH WAHYUNIDampak Perang Dunia 1 terhadap Pergerakan Nasional dan Regional di IndonesiaPasca Perang Dunia 1 kebijakan Belanda terhadap pergerakan nasional di Indonesia menjadi bersikap lunak dan terbuka. Kondisi ini menyebabakan organisasi-organisasi pergerakan nasional bertindak radikal dan menonjolkan sikap antikolonialisme. Akibat nya muncul berbagai pemberontakan membuat Belanda khawatir daerah jajahanya akan memerdekakan diri. Kekhawatiran Belanda didasari oleh pergeseran peta politik di seluruh dunia, terutama setelah dikeluarkannya Doktrin Wilson (Wilsons fourteen points). Gaung dari salah satu pasal Doktrin Wilson tentang hak seluruh bangsa menentukan nasibnya sendiri (right of self determination) menggemadi seluruh dunia, terutama dinegara jajahan sehingga memengaruhi sikap pergerakan nasional di Indonesia. Misalnya Indonesische Vereeniging sejak tahun 1922 mengemukakan asas perjuangannya, yaitu self-help (menolong diri sendiri) dan self-reliance (percaya pada diri sendiri). Organisasi yang kemudian merubah nama menjadi Perhimpunan Indonesia ini merumuskan secara tegas tujuannya, yaitu Indonesia Merdeka. Sepanjang Perang Dunia 1 pemerintah Belanda membuat putusan-putusan politik untuk mencegah tuntutan merdeka. Terkait dengan situasi perang dunia pada 5 dan 6 Agustus 1915 dalam kongresnya Budi Utomo mengajukan usulan perlunya dibentuk wajib militer bagi kalangan kaum pribumi untuk mempertahankan diri dari serangan luar. 3Namun, usul ini ditolak oleh pemerintah Hindia Belanda. Sebagai gantinya Belanda membentuk Volksraad yang disahkan pada bulan Desember 1916. Semakin meningkatnya radiklalisme organisasi pergerakan nasional yang mengarah pada tuntutan kemerdekaan menimbulkan kekhawatiran Gubernur Jenderal van Limburg Stirum. Pada bulan November 1918 ia mengeluarkan janji yang disebut November Befolt (Janji November). Isinya adalah pemerintah memberikan kewenangan yang besar kepada volksraad dalam bidang politik. Namun, Janji ini tidak pernah terwujud, akibat munculnya perlawanan kian menghebat terhadap pemerintah Hindia Belanda di antaranya:

Pemberontakan rakyat dan penembakan para pejabat Belanda di Garut pada Juni 1919Pemberontakan PKI di berbagai daerah seperti Banten, Batavia, Priangan dan Sumatra pada 12 November 1926.Perang Dunia I berdampak juga pada bidang ekonomi dengan timbulnya krisis Malaise (krisis ekonomi dunia) pada tahun 1929-1930. Perdagangan pun menjadi lesu bagi negara produsen, terutama komoditas pertanian dan perkebunan. Industri di Hindia Belanda pun merosot dan mengakibatkan pemecatan buruh besar-besaran serta eksploitasi yang semakin memberatkan. Kondisi ini menyebabkan kaum nasionalis dalam pergerakan nasional semakin itensif melakukan koordinasi. Peristiwa Malaise akibat perang dunia 1 membuat pemerintahHindia Belanda semakin reaksioner pergerakan nasional Indonesia. Gubernur de Jonge yang menggantikan de Graff mengawasi pergerakan nasional secara ketat, tidak segan-segan menangkap dan melarang aktivis pergerakan nasional, dan juga mengawasi rapat umum dan melarang kegiatan pers.Akibat tindakan pemerintah Hindia Belanda, pergerakan kebangsaan yang ingin mempertahankan hidupnya harus menyesuaikan kebijaksanaan Pemerintah Kolonial. Organisasi-organisasi pergerakan kebangsaan terpaksa mengurangi sikap radikal-revolusioner dan non-kooperetifnya terhadap pemerintah. Itulah yang sering dikatakan bahwa organisasi-organisasi pergerakan kebangsaan Indonesia sesudah tahun 1930 umumnyabersifat lunak dan moderat atau berhaluan kooperasi. Dalam masa pergerakan nasional juga berdiri organisasi regional atau kedaerahan. Pada 7 Maret 1915 terbentuk Tri Koro Dharmo yang bererti 3 tujuan mulia, yakni sakti, budi, dan bakti dipelopori dr. Satiman Wiryosanjoyo, Kadarman, dan Sunardi. Pada tahun 1918 diubah menjadi Jong Java. Akhirnya lahirlah organisasi yang lainnya, seperti Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Jong Borneo Jong Celebes. Pada tanggal 28 Oktober 1928 organisasi tersebut yang menghasilkan ikrar Sumpah Pemuda. Dengan Sumpah Pemuda para pemuda Indonesia berjanji akan selalu bersatu tanpa membedakan ras, suku, agama, warna kulit, dan status. Sumpah pemuda modal yang menghantarkan bangsa Indonesia nantinya sebagai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat pada 17 Agustus 1945.Peristiwa Perang Dunia IISebab-sebab Terjadinya Perang Dunia IILahirnya Negara-negara FasisFasisme amat mengutamakan kepentingan negara atas segala-galanya. Dengan sistem kekuasaan otoriter, pemerintah menjadikan warga negara sebagai alat untuk mencapai tujuan politik. Rakyat tidak boleh mengeluarkan pendapat yang bertentangan dengan penguasa karena setiap penentang akan ditindasnya. Selain itu, negara-negara fasis selalu membahayakan perdamaian dunia. Negara-negara yang tergolong negara fasis adalah Italia, Jerman, dan Jepang.

Fasis ItaliaTokoh pimpinan fasis Italia ialah Benito Mussolini. Pada tahun 1919 ia mendirikan partai yang bernama Fascio di Combattimento di kota Milan. Mussolini sangat berambisi untuk menjadikan pewaris kejayaan Romawi. Mussolini yang digelari II Duce (pemimpin) kemudian membuat tanda-tanda kebesaran Italia dengan simbol-simbol dari zaman Kekaisaran Romawi.

Upaya Mussolini untuk mencapai kebesaran dan kejayaan Italia, adalah:Memaksa Raja Italia, Victor Imanuel III untuk menyerahkan kekuasaannya,Menyatukan bangsa Italia yang belum merdeka sesuai dengan semangat Italia irredenta,Memperkuat angkatan perang melalui jalinan keja sama militer dengan pihak Jerman,Membantu Jenderal Franco dalam perang saudara di Spanyol untuk melicinkan jalan menguasai seluruh Laut Tengah sebagai mare nostrum (laut kita)Menduduki Ethiopia dan Albania.

Bennito Mussolini2) Fasis JermanPemimpin fasisme jerman ialah Adolf Hitler. Pada tahun 1921 Hitler mendirikan partai National sozialistische Deuitsche Arbeiter Partei (NSDAP) yang lebih dikenal Nazi. Ia pun membentuk tentara pribadi yang dinamakan Schutz Staffeln (S.S.) atau pasukan penjaga. Dalam bukunya yang diberi judul Mein Kampf (Perjuangan Saya). Menurut Hitler, ras Aria telah diciptakan untuk memimpin dunia. Adolf Hitler yang disebut rakyatnya sebagai Der Fuhrer (Pemimpin) melakukan tindakan untuk mewujudkan kejayaan Jerman, yaitu:

Memperkuat dukungan rakyat terhadap NaziMengobarkan semangat anti-Yahudi dengan membunuh/mengusirnyaMerobek Perjanjian Versailles dengan tidak mau membayar kerugian perangMembetuk polisi rahasia Gestapo untuk menindas setiap lawan politik NaziMembangun armada angkatan perang yang kuat.Adolf Hitler

3) Fasis JepangPada masa kepemimpinan Kaisar Hirohito, Jepang tampil sebagai negara industri yang maju. Negara ini ini menghadapi kendala kurangnya bahan baku dan daerah pemasaran hasil industri. Dalam melancarkan politik ekspansinya itu, Kaisar Hirohito melakukan tindakan-tindakan, yaitu: Memodernisasi angkatan perang dengan mengagungkan semangat bushido (jalan ksatria) sebagai semangat berani mati demi negara dan kaisar,Mempropagandakan ajaran shinto hakko-ichi-u (dunia sebagai satu keluarga) yang berarti Jepang harus memimpin duniaMenyingkirkan tokoh politik yang anti-miliaterismeMempropagandakan Jepang sebagai cahaya, pemimpin dan pelindung Asia yang akan membebaskan bangsa dari penjajahan bangsa Barat, danMeluaskan wilayah kekuasaan ke negara terdekat seperti Korea, Manchuria, dan Cina

Akhir Perang Dunia IIPerang Dunia II akhirnya dimenangkan pihak sekutu pada 1945. seusai pelaksanakan perjanjian perjanjian untuk mengakhirinya.Konferensi Postdam, antara sekutu dan Jerman (2 Agustus 1945) dengan hasil keputusan sebagai berikut.1). Jerman Dibagi menjadi empat daerah pendudukan, yaitu jerman barat Inggris, dan prancis sedangkan berlin timur dikuasai rusia.2). Kota berlin dibagi menjadi dua, yaitu Berlin Barat dikuasai oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis sedangkan berlin timur dikuasai Rusia.3). Kota Danzig dikembalikan ke Pollandia4). Penjahat harus dihukum5). Jerman harus membayar ganti kerugian perang.

b. Perdamaian Paris, antara sekutu dan Italia ( Februari 1947) dengan hasil keputusan sbb :1). Hasil Keputusan Perdamaian Paris2). Semua jajahan Italia di Afrika Utara diambil inggris.3). Daerah Italia terpencil4). Italia harus membayar kerugian perang.5). Abessynia (Sekarang Ethiopia) dan albania dimerdekakan kembali.6. Trieste menjadi negara merdeka dibawah PBB.Akibat Perang Dunia IIPerang Dunia ke II telah mengubah peta kehidupan dunia, seperti pada bidang Politik, Ekonomi, dan Sosial.Bidang Politik1). Amerika serikat, dan uni soviet muncul sebagai kekuatan raksasa dunia.2). Muncul blok barat dan blok timur dgn NATO dan Pakta Warsawa nya.3). Tumbangnya beberapa imperialis di asia afrika.4). Munculnya negara negara baru.5). Munculnya organisasi perdamaian dunia / PBB terbentuk.

B. Bidang Ekonomi1. Sektor sektor ekonomi mengalami kerusakan2. Sarana dan prasarana kehidupan hancur.3. Amerika Serikat menjadi negara penyumbang pinjaman ( Kreditor Dunia )C. Bidang Sosial1. Perang Dunia II menelan korban jutaan jiwa2. Kemiskinan dan kelaparan tumbuh dimana-mana.3. Iptek berkembang pesat.

Pengaruh Perang Dunia II terhadap Proses Pembentukan PBBLatar belakang lahirnya PBBFranklin Delano Roosevelt dan Winston Churchill mengadakan perundingan di kapal Augusta di Teluk Placentia Foundland pada 14 Agustus 1941. Perundingan 2 negarawan itu menghasilkan Piagam yg disebut dengan Atlantik Charter yang berisi tentang :a. Tidak dibenarkan adanya perluasan wilayah.b. Segala bangsa berhak menentukan bentuk dan corak pemerintahannya.

c. Semua negara berhak dalam perdagangan dunia.d. Menolak jalan kekerasan dalam menyelesaikan masalah.e. Mengusahakan perdamaian dunia.Dalam pertemuan itu PBB resmi dibentuk pada 24 oktober 1945 oleh 5 anggota tetap dewan keamanan yaitu : Prancis, Republik Tiongkok, Uni Soviet, Inggris, dan Amerika.

Tujuan dan Asas PBBa. Memelihara perdamaian dan keamanan interna