Sejarah Pembentukan Muka Bumi Yes

download Sejarah Pembentukan Muka Bumi Yes

If you can't read please download the document

  • date post

    06-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    240
  • download

    3

Embed Size (px)

Transcript of Sejarah Pembentukan Muka Bumi Yes

MATERI OSN KEBUMIAN GEOLOGI - GEOFISIKA

OLEH :DRS.WINANDAR E.H,M.PdSEJARAH PEMBENTUKAN BUMI

Standar Kompetensi :Memahami sejarah pembentukan bumi

Kompetensi Dasar :Menjelaskan sejarah pembentukan bumi

IndikatorMenganalisis teori terjadinya bumiMengidentifikasi karakteristik perlapisan bumiMenganalisis teori lempeng tektonik dan kaitannya dengan persebaran gunung api dan gempa bumi

PEMBENTUKAN BUMI

BUMI MULAI MEMADAT/TERBENTUK SEKITAR 4,5 MILYAR TAHUN YANG LALU

MASSA BATUAN YANG MELUAS DI BUMI TERBENTUK SEKITAR 3,5 MILYAR TAHUN YANG LALU

ADANYA FOSIL SEKITAR 3,3 MILYAR TAHUN YANG LALU

BERLIMPAHNYA FOSIL BERSAMAAN DENGAN PERIODE CAMBRIUM SEKITAR 600 JUTA TAHUN YANG LALU

PEMBAGIAN ZAMAN

Palaeozoicum : zaman kehidupan tua (primer)

Mesozoicum : zaman kehidupan pertengahan (sekunder)

Caenozoicum : zaman kehidupan baru (tertier)

WAKTU GEOLOGI DINYATAKAN DALAM SKALA

Era (Masa) : didasarkan pada perkembangan kehidupan di dunia dan kegiatan pembentukan pegunungan yang menyeluruh.Periode (Zaman) : didasarkan pada kegiatan pembentukan pegunungan secara regional atau lokal.Epoch (Kala) : didasarkan pada kandungan fosil.Age (Waktu) : didasarkan pada fauna dan flora atau zaman es.

ZAMAN ES MENCAIR

PENETAPAN UMUR BATUAN

AZOIKUM : Belum ada kehidupan (a=tidak,zoe=hewan/kehidupan)

ARCHEOZOIKUM : Kehidupan purba, belum diketemukan fosil

PROTEROZOIKUM : Sudah ditemukan tanda-tanda kehidupan, tetapi fosil belum banyak diketemukan. (proteros= mula/saksi/bukti).

lanjutanPALAEZOIKUM :

Zaman kehidupan pertama/tua. Sudah banyak peristiwa sedimentasi yang mengandung fosil. (palaios= lama/tua).

1. MESOZOIKUM :

Zaman kehidupan pertengahan (kedua). Terkenal sebagai zaman reptil dimana fosil-fosil binatang dari zaman ini ukurannya besar-besar (mesos=pertengahan).

SKALA WAKTU GEOLOGI

PERKEMBANGAN BENTUK MUKA BUMI

PERKEMBANGAN BENTUK MUKA BUMILaurasia

GODWANAPERKEMBANGAN BENTUK MUKA BUMI

PERKEMBANGAN BENTUK MUKA BUMI

Teori apungan benua (continentan drift)

Teori Continental drift dikemukakan oleh Wagener pada tahun 1910 dalam bukunya yang berjudul The Origin of Continents and Oceans. Dia menjelaskan bahwa pada mulanya hanya terdapat satu benua besar yang disebut dengan Pangea (keseluruhan bumi ).200 juta tahun yang lalu, Pangea mulai berpisah menjadi 2 benua :

TEORI PENGAPUNGANBENUA(CONTINENTALDRIFT THEORY) OLEH ALFRED WEGENER (1910)

Bukti teori apungan benua diperkuat oleh :

1.Kesamaan Garis Pantai antara Amerika Selatan bagian timur dengan garis pantai Afrika Barat2.Kesamaan Fosil dan Lapisan Batuan di kedua wilayah tersebut 3. Terdapatnya rangkaian pegunungan Himalaya di Asia (pergeseran daratan India)Bukti teori Apungan Benua

Teori Lempeng Tektonik

Teori lempeng tektonik dikemukakan oleh Harry Hess pada tahun 1968 Kerak bumi atau litosfer yang mengapung di atas lapisan astenosfer yang bersifat plastis akibat proses naiknya magma ke permukaan Lempeng-lempeng bergerak seperti rakit atau ban berjalan merayap dengan kecepatan dua sentimeter per tahun.

lanjutanLempeng ini saling bertemu di tepi garis yang berbeda yaitu :Perluasan lempeng yang terjadi pada pematang samudera ( zona Divergen ). Lempeng bergerak saling menjauhi terhadap lempeng lainnya.

lanjutanDitandai adanya parit (palung) tempat satu lempeng menghujam di bawah lempeng yang lain ( zona konvergen ).

lanjutanSaling bergesekan pada sisinya ketika saling melewati (zona sesar mendatar)

Daerah tumbukan dua lempeng

Lempeng Tektonik Dunia

Lempeng Tektonik Utama

STRUKTUR DALAM BUMI

KARAKTERISTIK BUMIBerbentuk seperti bola yang memepat di bagian kutub-kutubnya.Jari-jari bumi pada ekuator = 6.378 km.Jari-jari pada kutub = 6.356 km.Ekuator lebih panjang dari kutub =22 km.Keliling ekuator = 40.076,5 kmKeliling kutub = 40.008,6 kmSelisihnya = 67.9 km

LanjutanDiameter ekuator = 12.756,34 km, sedangkan kutub = 12.713,54 km. selisih 42,80 km (ekuator > kutub).Luas permukaan bumi = 510.100.000 km2Volume bumi = 1.083.230.000.000 km3 Berat jenis rata-rata 5,52 (air = 1)Massa diperkirakan 5,98 x 1021 metrik tonTempeatur tertinggi 580C di Al Aziziyah (Libya Afrika)Teremperatur terendah 89,60 C di Stasiun Vostock Antartika.Temperatur rata-rata 140 C.

PEMBAGIAN SECARA VERTIKAL SUSUNAN BUMI

Lapisan Bumi1. Kerak Bumi/Lithosfer (Crust)Bagian terluar bumi. Bersifat padat dan relative tipis. Terdiri dari : a. Kerak BenuaTebal : 15 75 KmBatuan berwarna lebih cerah dan lebih padat (granit dan diorite), termasuk batuan metamorfosa & sedimenBerat jenis (densitas) 3,0 gr/cm3, bat.penyusun memiliki komposisi kimia SiMa (Silikon Magnesium)

Lanjutan lithosferb. Kerak SamuderaTebal : 5 - 10 KmBatuan bwarna lebih gelap dan padat (basalt&gabro).Berat jenis (densitas) 2,7 gr/cm3, bat.penyusun memiliki komposisi kimia SiAl (Silikon Alumunium).Umur kerak samudera lebih muda daripada kerak benua, karena selalu tertimbun oleh material-material baru yang berasal dari bag.dalam bumi yg muncul di sepanjang kerutan dasar samudera.

Lapisan Bumi2. Selimut (Mantle)= wil. Bagian dalam bumi yg terletak antara kerak bumi dan inti bumi. Selimut bumi dibagi 3:a. LITHOSFER : lapisan terluar dari selimut bumi yg didominasi batuan, tersusun dari materi-materi bwujud padat dgn tebal 50 - 100km. lithosfer bsama kerak bumi disebut lempeng lithosfer yg mengapung diatas materi yg agak kental (ASTENOSFER).

Lapisan Bumib. ASTENOSFERBerwujud cair kental , dengan tebal 100 400 km, berat jenis (densitas) = 5 gr/cm3. sehingga kecepatan gelombang agak menurun pada waktu melewati lapisan ini.Diduga batuan disini lebih panas dari batuan biasanya sehingga 1-10% lebur. Para ahli menduga lapisan ini sebagai tempat formasi magma induk dan tempat pembentukan batuan dan mineral. Hal ini merupakan dasar dari teori apungan benua dan isostasi.

Lapisan Bumic. MESOSFERBerwujud padat, tebal 2.400 2.750 kmterletak dibawah astenosfer. Batuan penyusun lapisan ini jauh lebih berat (yg mengandung mineral peridotit dan pallasit: campuran mineral basa dan besi).Terdapat batas antara mesosfer dan inti bumi yaitu GUTENBERG DISCONTINUITY LAYER pada kedalaman 2.898 km.

Lapisan Bumi3. INTI (CORE)/ Barisfer Lapisan terdalam bumi. Radius inti bumi 3.500km (>besar dr planet mars). Bentuk inti bumi 1/3 dari total masanya dan 1/6 dari volumenya. Suhu inti bumi berkisar 4.0000C 5.000 0C. inti bumi merupakan sumber magnet bumi.

Lapisan BumiInti Bumi (Core)Inti dibagi 2:a. Inti luar (outer core)Inti bumi yg berada di bagian luar, berwujud cair sebab tidak dapat dilalui oleh gelombang Sekunder. Tebal : 2.160 km.b. Inti dalam Diduga berwujud padat, tersusun dari besi dan nikel (NIFE), dengan densitas sekitar 10 gr/cm3.

Komposisi Gas,Padat,Cair BumiOksigen (O) : 46,60 %Silikon (Si): 27,70%Alumunium (Al): 8,10%Besi (Fe) : 5,0%Kalsium (Ca) : 3,60%Sodium (Na) : 2,80%Pottassium (K) : 2,60%Magnesium (Mg) : 2,10 %Lain2 : 1,50%

Pembentukan dan Siklus Batuan

Siklus BatuanKeberadaan magma pada kerak bumi merupakan suatu siklus yang dimulai dari magma dan kemungkinan akan kembali menjadi magma kembali. Siklus tersebut yaitu :1. Magma mengalami pendinginan dan kristalisasi karena kontak dengan udara atau air.

Lanjutan Siklus BatuanB1.Magma yang padat disebut batuan beku. Magma yang membeku di bawah permukaan bumi : Batuan beku dalam. Sedangkan yang berada di permukaan bumi disebut batuan beku luar.B2.Batuan beku yang telah terbentuk akan dipengaruhi oleh tenaga eksogen (air, angin, panas matahari, dan organisme), dengan proses pelapukan dan erosi yang menyebabkan lapuknya batuan.

2.Batuan yang lapuk ini, dengan berbgai ukuran bahkan ada yang menjadi tanah akan ditransportasikan oleh tenaga pengangkutnya (air, es, angin) pada tempat-tempat tertentu.C1.Material tersebut kemudian mengendap (sedimentasi) secara bertahap sampai menjadi BATUAN SEDIMEN.

5. Batuan beku dan batuan sedimen, dengan pengaruh panas yang tinggi dari dalam bumi dan tekanan yang tinggi, maka dalam waktu tertentu yang relative lama akan berubah sifat dan bentuknya menjadi BATUAN METAMORFOSA6.Ketiga batuan tersebut akan MENJADI MAGMA KEMBALI jika memungkinkan. (contoh : di Zona subduksi/ zona tabrakan lempeng).

Pembentukan BatuanBerdasarkan cara pembentukannya, batuan dibagi menjadi 3:1.Batuan Beku2.Batuan Sedimen3.Batuan Metamorf

Batuan BekuBatuan beku dibagi menjadi 3, yaitu :BAtuan BeKu Dalam (BAtuan IntRusif/ BatuAn Plutonis)Ciri-ciri :Berbutir kasarJarang menunjukkan struktur visiculer (pori-pori gas)Terbentuk jauh di dalam bumi 15km-50km, dekat dgn astenosfer, shg pembekuan bjalan lambat.Karena proses pembekuan magma bjalan lambat, shg memiliki kesempatan untuk membentuk Kristal sempurna (holokristalin) atau yg disebut bertekstur Phaneritik.Dapat mengubah batuan yang berbatasan dengan semua sisinya.

Batuan Beku DalamBatuan beku dalam, dapat dikelompokkan menjadi 2 :PLUTONIK TABULAR : berdiameter relative kecil dan terletak lebih dekat terhadap permukaan bumi. Contoh : Sill dan Dike. Sill : batuan plutonik tabular yg letaknya konkordan/selaras dgn batuan disekitarnya. Bisa terletak mendatar, miring, atau tegak sesuai dengan arh lapisan batuan tempat magma terintrusi.Dike : letaknya bersifat diskordan/ memotong lapisan batuan di sekitarnya.

Batuan Beku DalamPLUTONIK MASIFBatuan beku dalam yg berdiameter lebih besar dari plutonik tabular dan terletak jauh di dalam bumi. Contoh ; lakolit dan batholit.Lakolit : batuan plutonik massif yg letaknya kon