Sejarah Maritim Dunia

download
  • date post

    08-Oct-2015
  • Category

    Documents
  • view

    331
  • download

    9

Embed Size (px)

description

Sejarah Maritim

transcript

<ul><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 1</p><p>BAHAN AJARSEJARAH MARITIM DUNIA </p><p>DISUSUN OLEH:</p><p>DR. EDWARD L. POELINGGOMANG</p><p>LEMBAGA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN (LKPP)</p><p>UNIVERSITAS HASANUDDINMAKASSAR </p><p>2012</p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 2</p><p>KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANUNIVERSITAS HASANUDDIN</p><p>LEMBAGA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10 Makassar 90245 (Gedung Perpustakaan Unhas Lantai Dasar)</p><p>Telp.(0411) 586200, Ext.1064, Fax.(0411) 585188 e-mail: lkpp@unhas.ac.id</p><p>HALAMAN PENGESAHAN</p><p>HIBAH PENULISAN BUKU AJAR BAGI TENAGA AKADEMIKUNIVERSITAS HASANUDDIN TAHUN 2012</p><p>Judul Buku Ajar : Sejarah Maritim DuniaNama LengkapPenanggungjawab Penulisan : Dr. Edward L PoelinggomangNIP. : 194821101985011001Jabatan/Golongan : IV bJurusan : Ilmu SejarahFakultas/Universitas : Sastra/Universitas HasanuddinBiaya : Rp. 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah)</p><p>Dibiayai oleh dana DIPA BLU Universitas Hasanuddin tahun 2012 sesuai SK Rektor Unhas No.15636/UH4.2/KU.10/1012 Tanggal 03 Oktober 2012</p><p>Makassar, November 2012</p><p>Dekan Fakultas Sastra Penanggungjawab Penulisan</p><p>Prof.Drs.H. Burhanuddin Arafah, M.Hum,Ph.D Dr. Edward L PoelinggomangNIP. 196503311990221001 NIP. 194821101985011001 </p><p>Mengetahui:Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Pendidikan</p><p>Prof. Dr. Ir.Lellah Rahim, M.Sc.NIP 19630501 198803 1 004</p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 3</p><p>KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAANUNIVERSITAS HASANUDDIN</p><p>LEMBAGA KAJIAN DAN PENGEMBANGAN PENDIDIKAN Jl. Perintis Kemerdekaan Km.10 Makassar 90245 (Gedung Perpustakaan Unhas Lantai Dasar)</p><p>Telp.(0411) 586200, Ext.1064, Fax.(0411) 585188 e-mail: lkpp@unhas.ac.id</p><p>SURAT PERNYATAAN</p><p>Saya atau penulis buku ini:</p><p>Nama : Dr. Edward L PoelinggomangNIP : 194821101985011001</p><p>Dengan ini menyatakan bahwa: </p><p>1. Buku ini benar saya tulis bukan karya plagiat. Beberapa pernyataan, gambar, rumus, atau opini dari orang lain yang termuat dalam buku ini selalu disertai sumbernya yang jelas.</p><p>2. Buku ini kami serahkan kepada Lembaga Kajian dan Pengembangan Pendidikan (LKPP) Unhas, untuk selanjutnya dijadikan koleksi Perpustakaan Pusat Unhas dan dalam bentuk softcopy dipajang di www.unhas.ac.id yang dapat diakses oleh semua pengguna, khususnya mahasiswa.</p><p>Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya.</p><p>Makassar, November 2012 </p><p>Penulis,</p><p>Dr. Edward L PoelinggomangNIP. 194821101985011001</p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 4</p><p>DAFTAR ISI </p><p>Halaman</p><p>HALAMAN SAMPUL i</p><p>HALAMAN PENGESAHAN ii </p><p>SURAT PERNYATAAN iii</p><p>KATA PENGANTAR iv</p><p>BAB I PENDAHULUAN 1</p><p>A. Pengertian dan Ruang Lingkup 1 </p><p>B. Pelayaran dan Perdagangan 3</p><p>C. Perdagangan Laut Awal 4 </p><p>D. Zona Maritim Asia 6 </p><p>BAB II PELAYARAN CHINA-NUSANTARA 11 </p><p>A. Perkapalan 12</p><p>B. Hubungan Maritim Awal: China-Jawa-Maluku 14 </p><p>C. Pembatasan Perdagangan Swasta, Migrasi, dan Perdagangan Negara 18 </p><p>D. Merosotnya Pelayaran 25</p><p>E. Pedagang China Bertahan di Masa VOC 29 </p><p>BAB III PELAYARAN DAN PERDAGANGAN DALAM KURUN NIAGA 32</p><p>A. Kurun Niaga dan Tanah Bawah Angin 32</p><p>B. Angin Musim, Kota Pelabuhan, dan Perdagangan 35</p><p>C. Organisasi Pelayaran 38</p><p>D. Pola Perdagangan 40</p><p>E. Elit Perdagangan 41</p><p>1. Saudagar Asing 42</p><p>2. Keturunan Orang Asing 42 </p><p>3. Bangsawan Pribumi 43</p><p>4. Syahbandar 43 </p><p>BAB IV PELAYARAN KE DUNIA BARU 45</p><p>A. Para Perintis Pelayaran Samudera 46</p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 5</p><p>1. Marco Polo (1254-1324) 46 </p><p>2. Bartholomeo Diaz (1450-1500) 47 </p><p>3. Vasco da Gama (1469-1524) 48</p><p>4. Christopher Colombus (1451-1506) 49 </p><p>5. Amerigo Vespucci (1451-1512) 50</p><p>6. Ferdinand Magellan (1480-1521) 51</p><p>B. Pelayaran Portugis dan Spanyol (dari Tordessilas sampai Zaragosa) 55</p><p>1. Perkapalan dan Pelayaran 57</p><p>2. Portugis di Malaka 59</p><p>3. Portugis dan Spanyol di Maluku 65 </p><p>C. Pelayaran Inggris 71</p><p>a. Kebangkitan Negara-Bangsa 71 </p><p>b. Pembentukan Kongsi dan Pos Dagang 73 </p><p>c. Perdagangan Maritim 74</p><p>1. Pengaruh Merkantilisme 76 </p><p>2. Perdagangan Bebas 77</p><p>d. Pelayaran ke Dunia Baru 78 </p><p>BAB V DARI RAJA LAUT MENJADI BAJAK LAUT 81</p><p>A. Raja Laut 81</p><p>1. Kesultanan Ternate 81</p><p>2. Pengikut Sultan Nuku dari Tidore 84 </p><p>B. Bajak Laut Tobelo 89 </p><p>BAB VI PERDAGANGAN MARITIM DAN TRANSFORMASI BUDAYA 95</p><p>A. Pendahuluan 95</p><p>B. Pelaut dan Pedagang Ulung 96</p><p>C. Jalur Pelayaran 103</p><p>D. Sarana Angkatan Laut 106 </p><p>E. Tinjauan Akhir 109 </p><p>DAFTAR PUSTAKA 111</p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 6</p><p>KATA PENGANTAR </p><p>Para sejarawan umumnya tidak mengenal keadaan laut, karena mereka tidak menaruh perhatian khusus terhadapnya, lagi pula mereka tidak mempunyai </p><p>pengetahuan yang khusus tentang laut, dan mereka tidak mengindahkan pengaruh daripada kekuatan laut yang sangat menentukan jalannya peristiwa-</p><p>peristiwa besar di dunia (Alfred Thayer Mahan, 1890)</p><p>Laut memiliki peran penting dalam sejarah ummat manusia. Sebelum dikenal </p><p>dan digunakannya sarana transportasi udara (pesawat), hubungan sosial budaya dan </p><p>politik antar pulau dan benua dilakukan melalui laut. Hal itu diperkuat oleh kondisi </p><p>geografi dunia yang separuhnya adalah laut. Sehingga untuk memahami berbagai </p><p>dinamika awal sejarah dan migrasi manusia, maka sejarah maritim dunia sangat </p><p>penting dipelajari. </p><p>Kegiatan pelayaran dan perdagangan maritim dunia pada prinsipnya </p><p>melibatkan para pelakunya dalam usaha pencarian keuntungan ekonomis (vent for </p><p>surplus) dan pertukaran budaya (cross cultural trade). Pelayaran samudera yang </p><p>dilakukan oleh bangsa Barat (Eropa) yang mengantarkan mereka pada pencapaian </p><p>Daerah Baru dalam perkembangannya menciptakan kolonisasi di berbagai benua, </p><p>bahkan berkembang menjadi praktek imperialisme. Namun demikian, proses itu </p><p>membawa proses transformasi budaya pada masyarakat (suku bangsa) yang </p><p>didatanginya, sehingga terjadi proses adopsi dan adaptasi budaya yang makin </p><p>memperkaya khasanah kebudayaan dunia. </p><p>Perjalanan sejarah bangsa Indonesia pun tak lepas dari dinamika kemaritiman </p><p>dunia. Tersedianya ragam komoditi niaga di berbagai wilayah di Kepulauan </p><p>Nusantara, seperti lada, cengkih, pala dan bunga pala serta kayu cendana, telah </p><p>menarik perhatian bangsa-bangsa di dunia. Lembaran sejarah dunia pun diwarnai oleh </p><p>rekaman aktivitas pelayaran dan perniagaan serta berbagai peristiwa politik yang </p><p>menarik untuk dipelajari. </p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 7</p><p>Selain orientasi ekonomi dan politik (kekuasaan), perdagangan maritim juga </p><p>menjadi benang sultra budaya, meminjam istilah Jacob Cornelis van Leur (1967), </p><p>sepanjang pantai di Asia Tenggara, khususnya Kepulauan Nusantara. persebaran </p><p>agama-agama besar dunia menyertai perkembangan kegiatan pelayaran dan niaga </p><p>maritim. Tak heran dinamika itu dalam pandangan Schrierke (1960) melahirkan </p><p>perlombaan memperoleh ummat antara para penganut agama, khsusunya Islam dan </p><p>Kristen. Jauh sebelum dinamika itu, aktivitas perdagangan maritim telah </p><p>mengantarkan persebaran dan perkembangan agama Hindu-Budha di Asia Tenggara </p><p>kepulauan. </p><p>Dengan demikian, pengajaran sejarah maritim dunia sangat penting bagi </p><p>mahasiswa untuk membuka cakrawala berpikir atas realitas ekonomi, politik, dan </p><p>budaya dunia hari ini. Dalam lingkup kelembagaan, Universitas Hasanuddin kini </p><p>menempatkan visinya pada pengembangan kajian yang berbasis Benua Maritim. </p><p>Pada tingkat program studi, Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Sastra Unhas, juga </p><p>mengedepankan visi kemaritiman. Karena itu, penulisan bahan ajar Sejarah Maritim </p><p>Dunia secara teoritis maupun praktis merupakan suatu kebutuhan mendasar untuk </p><p>segera dilakukan, mengingat ketersediaan bahan sumber bacaan mata kuliah ini </p><p>sangat terbatas. Jika ada, umumnya ditulis dalam bahasa asing, yang belum dapat </p><p>dijangkau secara optimal oleh mahasiswa. </p><p>Peserta mata kuliah ini rata-rata setiap semester 30-35 orang. Capaian hasil </p><p>belajar mereka rata-rata B, hanya sebagian kecil yang memperoleh nilai A dan E. </p><p>Khusus bagi mahasiswa yang mendapat nilai E disebabkan karena kehadirannya di </p><p>kelas tidak memenuhi standar minimum perkuliahan (80 % per semester). Selain itu, </p><p>keterbatasan sumber bacaan menjadikan mereka cenderung pasif menerima sajian </p><p>informasi dari dosen dalam proses perkuliahan. Keterbatasan itu juga mempengaruhi </p><p>daya serap dan penguasan materi kuliah, sehingga hasil evaluasi akhirnya menjadi </p><p>sangat kurang (mendapat nilai E). </p><p>Kondisi belajar itu secara langsung mempengaruhi pula penerapan metode </p><p>pembelajaran berbasis mahasiswa (SCL) yang sedang digiatkan oleh Universitas </p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 8</p><p>Hasanuddin. Karena itulah, penulisan bahan ajar ini diharapkan dapat mengisi </p><p>keterbatasan itu, sekaligus sebagai cinderamata (buku ini) bagi mahasiswa setelah </p><p>menyelesaikan studinya, sekaligus bahan sosialisasi akademik dari almamaternya di </p><p>tengah masyarakat. Dengan demikian, sarjana yang dihasilkan tidak hanya mengakses </p><p>karya-karya (buku) penulis di luar almamaternya, tetapi juga bangga atas karya </p><p>dosennya sendiri yang telah membentuk karakter keilmuan baginya untuk diamalkan </p><p>dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. </p><p>Penulisan buku ini bertujuan untuk menyediakan bahan/buku ajar Sejarah </p><p>Maritim Dunia bagi mahasiswa terutama pada Jurusan Ilmu Sejarah, Fakultas </p><p>Sastra,Universitas Hasanuddin tahun anggaran 2012. Pengadaan dan sebarannya tidak </p><p>hanya untuk kepentingan terbatas dan pertanggungjawaban penggunaan anggaran, </p><p>tetapi juga dapat diakses terbuka oleh publik dalam rangka pengembangan kajian </p><p>Sejarah Maritim Dunia. Dengan cara itu, penulisan ini memberikan manfaat yang </p><p>sebesar-besarnya bagi mahasiswa untuk mengakses sumber (informasi) perkuliahan </p><p>mata kuliah Sejarah Maritim Dunia, serta dosen melaksanaan pembelajaran berbasis </p><p>mahasiswa (Student Centre Learning; SCL).</p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 1</p><p>KOMPETENSI LULUSAN </p><p>JURUSAN ILMU SEJARAH FAKULTAS SASTRA UNIVERSITAS HASANUDDIN</p><p>KELOMPOK KOMPETENSI</p><p>NO RUMUSAN KOMPETENSIELEMEN KOMPETENSI</p><p>A B C D E</p><p>KOMPETENSI UTAMA</p><p>1. Cakap membawakan diri secara mandiri dan adaptif kreatif X</p><p>2. Cakap membangun alur (kronologis dan tematis) X</p><p>3. Cakap menjelaskan sejarah Indonesia dan kawasan X</p><p>4.Cakap mengkaji sejarah sosial, politik dan ekonomi serta kebudayaan, terutama bahari Indonesia dan dunia</p><p>X</p><p>5. Cakap membangun kesadaran sejarah bangsa pada masyarakat X</p><p>KOMPETENSI PENDUKUNG</p><p>1. Cakap membangun kesadaran multikultural X</p><p>2. Cakap merekonstruksi sejarah secara metodologis X</p><p>KOMPETENSI LAINNYA</p><p>1. Cakap berkomunikasi secara efektif X</p><p>2. Memahami sejarah dunia dan kaitannya dengan sejarah Indonesia X</p><p>ELEMEN KOMPETENSI </p><p>a. landasan kepribadian;b. penguasaan ilmu; c. kemampuan berkarya;d. Sikap dan prilaku berkarya menurut tingkat keahlian berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai;e. Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan keahlian dalam berkarya </p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 2</p><p>RENCANA PEMBELAJARAN</p><p>GARIS BESAR RANCANGAN PEMBELAJARAN </p><p>MATA KULIAH SEJARAH MARITIM DUNIA</p><p>Kompetensi Utama : 1. Cakap membangun alur (kronologis dan tematis) </p><p> 2. Cakap mengkaji sejarah maritim dunia </p><p>Kompetensi Pendukung : Cakap menggunakan dan mengelola arsip</p><p>Komp lainnya (institusial) : Cakap menguasai dan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi</p><p>PERTEMUAN</p><p>KE</p><p>SASARAN PEMBELAJARAN</p><p>MATERI PEMBELAJARANSTRATEGI </p><p>PEMBELAJARANKRITERIA PENILAIAN</p><p>BOBOT NILAI (%)</p><p>1Menjelaskan konsep dan konteks sejarah maritim </p><p>dunia</p><p>1) Pengertian dan ruang lingkup2) Fakta geografi dan sejarah </p><p>maritim dunia3) Keuntungan dinamis </p><p>pelayaran dan perdagangan </p><p>Kuliah + tanya-jawab</p><p> Kesiapan dan penguasaan materi </p><p> Ketuntasan gagasan </p><p> Keaktifan dan kualitas pertanyaan dan jawaban.</p><p> Kerjasama kelompok</p><p> Kualitas referensi </p><p>5</p><p>2-3Menjelaskan Zona Perdaganga Maritim Asia Abad XIII-XIV</p><p>1) Perdagangan Laut Awal2) Zona Maritim: Teluk Bengal, </p><p>Selat Malaka, Laut China Selatan, Laut Jawa, dan Laut Sulu </p><p> Kuliah </p><p> Presentase</p><p> Diskusi </p><p> Penugasan</p><p>5</p><p>4-5Menjelaskan Pelayaran China Jawa </p><p>1. Perkapalan 2. Hubungan Maritim Awal </p><p>China-Jawa-Maluku 3. Perdagangan Swasta dan </p><p>Negara4. Merosotnya Pelayaran China-</p><p>Jawa5. Saudagar China Zaman </p><p>Kompeni (VOC)</p><p>10</p><p>6-7Menjelaskan pelayaran dan perdagangan di Asia Tenggara Abad XV-XVII</p><p>1) Kurun Niaga dan Tanah Bawah Angin</p><p>2) Angin Musim, Kota 5</p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 3</p><p>3) Pelabuhan, dan Perdagangan4) Organisasi Pelayaran5) Pola Perdagangan Dagang6) Elite Perdagangan</p><p>8 BAHAN KULIAH MID SEMESTER UJIAN TULIS KUALITAS JAWABAN 10</p><p>9Menjelaskan Pelayaran ke Dunia Baru</p><p>1) Mengenal Dunia Baru2) Para Perintis Pelayaran </p><p>SamuderaKuliah</p><p> Presentase</p><p> Diskusi </p><p> Penugasan</p><p> Kesiapan dan penguasaan materi</p><p> Ketuntasan gagasan </p><p> Keaktifan dan kualitas pertanyaan dan jawaban.</p><p> Kerjasama kelompok</p><p> Kualitas referensi </p><p>5</p><p>10 3) Pelayaran Portugis dan Spanyol</p><p>5</p><p>11 4) Pelayaran Inggris 5</p><p>12 Menjelaskan Raja Laut dan Bajak Laut</p><p>1) Raja Laut 5</p><p>13 2) Bajak Laut 5</p><p>14</p><p>Menjelaskan Perdagangan Maritim dan Transformasi Budaya </p><p>1) Pelaut dan Pedagang2) Jalur Pelayaran3) Angkutan Laut</p><p>5</p><p>15Sejarah Maritim Dunia: Kuliah Akhir</p><p>1) Pentingnya Sejarah Maritim Dunia </p><p>5</p><p>16 BAHAN KULIAH UJIAN AKHIR SEMESTER UJIAN TULIS KUALITAS JAWABAN 15</p><p>Total Persentase Bobot Nilai 100</p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 4</p><p>KONTRAK PEMBELAJARAN</p><p>Nama Mata Kuliah : Sejarah Maritim Dunia</p><p>Kode Mata kuliah : </p><p>Fasilitator : Dr. Edward L Poelinggomang dan Abd Rahman Hamid, M.Si</p><p>Semester : Ganjil </p><p>Hari Pertemuan/Jam : Selasa/09.50-11.30</p><p>Tempat Pertemuan : Ruang MKU 225 </p><p>1. MANFAAT MATA KULIAH Mahasiswa dapat menjelaskan konten dan konteks sejarah maritime dalam panggung sejarah dunia. Memberikan keterampilan kepada mahasiswa dalam mengkaji dan menulis sejarah maritim dunia. </p><p>2. DESKRIPSI MATA KULIAHMata kuliah ini akan menjelaskan mengenai: pengertian dan ruang lingkup sejarah maritim dunia, zona perdagangan maritim Asia, Pelayaran China-Nusantara, Perdagangan Maritim dalam Kurun Niaga, Pelayaran ke Dunia Baru, Raja Laut dan Bajak Laut,Transformasi Budaya. </p><p>3. SASARAN PEMBELAJARAN1) Menjelaskan tentang pengertian, ruang lingkung, dan konteks sejarah maritim dunia 2) Menjelaskan tentang zona perdaganga maritim Asia Abad XIII-XIV 3) Menjelaskan tentang Pelayaran China &amp; Jawa4) Menjelaskan pelayaran dan pernigaan di Asia Tenggara dalam Kurun Niaga5) Menjelaskan tentang pelayaran ke Dunia Baru 6) Menjelaskan tentang Raja Laut dan Bajak Laut 7) Menjelaskan tentang perdagangan maritim dan transformasi budaya </p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 5</p><p>4. ORGANISASI MATERI</p><p>Sejarah Maritim Dunia: </p><p>Pengertian, Ruang Lingkup, Manfaat</p><p>Zona Maritim Asia </p><p>Pelayaran China Jawa </p><p>Pelayaran dan Perdagangan dalam Kurun Niaga </p><p>Pelayaran ke Dunia Baru</p><p>Perintis Pelayaran SamuderaPelayaran Portugis dan </p><p>Spanyol Pelayaran Inggris</p><p>Raja Laut dan Bajak Laut</p><p>Perdagangan Maritim dan Transformasi Budaya</p><p>lkpp</p><p>unha</p><p>s</p></li><li><p>BAHAN AJAR SEJARAH MARITIM DUNIA 6</p><p>5. STRATEGI PEMBELAJARANMata kuliah ini menggunakan metode pembelajaran Colaborative Learning yang dipadukan dari metode ceramah, tugas mandiri, presentase kelompok, dan diskusi kelompok. </p><p> Ceramah dilakukan pada awal perkuliahan. Dalam hal ini dosen memberikan p...</p></li></ul>