“SAVINGS BOND - .UU tentang APBN. Perbandingan SBR dengan Investasi Lain SBR ORI...

download “SAVINGS BOND - .UU tentang APBN. Perbandingan SBR dengan Investasi Lain SBR ORI Saham Jatuh Tempo

of 28

  • date post

    17-Jul-2019
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of “SAVINGS BOND - .UU tentang APBN. Perbandingan SBR dengan Investasi Lain SBR ORI...

  • Bandung | Balikpapan | Palembang | Yogyakarta | Medan | Pontianak Manado | Surabaya| Semarang | Makassar | Denpasar | Bandar Lampung | Jakarta

    2018

    SAVINGS BOND RITEL SERI SBR003

    Direktorat Surat Utang NegaraDirektorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko

    Kementerian Keuangan RI

  • Outline1. Strategi Pembiayaan Utang

    Melalui APBN

    2. Savings Bond Ritel (SBR) sebagai Pilihan Investasi

    3. Rencana PenerbitanSBR003

    4. Perbandingan StrukturSBR002 vs SBR003

  • SBR003, Aku Pun Bisa Investasi

    Strategi PembiayaanUtang Melalui APBN

  • PEMBIAYAAN DALAMD A N L U A R N E G E R I

    Pendapatan Negara

    B

    D

    Keseimbangan Primer(A-B)Surplus

    Besarnya pendapatan negara ditentukan oleh :1.Indikator ekonomi makro pada asumsi dasar

    makro ekonomi.2.Kebijakan pendapatan negara.3.Kebijakan pembangunan ekonomi.4.Perkembangan pemungutan pendapatan negara

    secara umum.5.Kondisi dan kebijakan lainnya.

    Besarnya belanja negaraditentukan oleh :1. Asumsi dasar makro

    ekonomi.2. Kebutuhan

    penyelenggaraan negara.3. Kebijakan pembangunan.4. Risiko (bencana alam,

    dampak krisis global).5. Kondisi dan kebijakan

    lainnya.

    Besarnya pembiayaan ditentukanoleh :1. Asumsi dasar makro ekonomi.2. Kebijakan pembiayaan.3. Kondisi dan kebijakan lainnya.

    C

    A

    Struktur APBN

    *Keseimbangan primer ialah pendapatan negara dikurangi belanja negara kecuali biaya utang

    SAL (Sisa Anggaran Lebih)

    4

  • APBN Tahun 2018

    Uraian (triliun Rupiah)2018

    APBN

    A. Pendapatan Negara 1,894.7

    I. Pendapatan Dalam Negeri 1,893.5

    1. Penerimaan Pajak 1,618.1

    2. Penerimaan Negara Bukan Pajak 275.4

    II. Hibah 1.2

    B. Belanja Negara 2,220.7

    I. Belanja Pemerintah Pusat 1,454.5

    II. Transfer ke Daerah dan Dana Desa 766.2

    1. Transfer ke Daerah 706.2

    2. Dana Desa 60.0

    C. Keseimbangan Primer (87.3)

    D. Surplus (Defisit) (325.9)

    % of PDB -2.19

    E. Pembiayaan 399.2

    IndikatorAsumsi Ekonomi Makro

    APBN2018

    Pertumbuhan Ekonomi (%, yoy) 5,4

    Tingkat Inflasi (%, yoy) 3,5

    Tingkat Bunga SPN 3 Bulan (%) 5,2

    Nilai Tukar (Average, IDR/USD) 13.400

    ICP (USD/barrel) 48

    Lifting Minyak (ribu barrel/hari) 800

    Lifting Gas (ribu barrel/hari) 1,20

    5

  • SBN RUPIAH Lelang:

    25 kali Lelang SUN (SPN & ON)

    24 kali Lelang SUKUK (SPNS & IFR/PBS)

    Non-lelang

    SBR, ORI dan Sukri;

    Private Placement sesuai permintaan.

    SBN VALAS

    Penerbitan SBN valas sebagai komplementer untukmenghindari crowding out di domestic market & menyediakanbenchmark bagi corporate issuance.

    Terdiri dari : USD, Euro & Yen di pasar global & USD di pasardomestik.

    Dapat dimaksimalkan hingga 22% dari pembiayaan melaluipenerbitan SBN.

    JADWAL SBN RITEL

    Rencana Pembiayaan APBN 2018 Melalui SBN

    Front loading strategy pada semester pertama 2018 sebesar 60% dari target gross;

    Khusus untuk financing dalam Rupiah; front loading pada semester pertama sebesar 43% dari target gross.

    Uraian Target Indikatif

    SBN Neto 414.521

    Jatuh Tempo 2018 322.955

    SBN Cash Management 119.000

    Rencana Buyback -

    Kebutuhan Penerbitan SBN 856.476

    Komposisi Penerbitan

    Domestik 83%

    Lelang 79%

    Non Lelang 4%

    International Bond 17%

    Sukuk Ritel : Maret 2018

    Savings Bond Ritel : Mei 2018

    ORI : Oktober 2018

    6

  • SBR003, Aku Pun Bisa Investasi

    Savings Bond Ritel(SBR) sebagai

    Pilihan Investasi

  • Definisi

    SURAT BERHARGA NEGARA

    SURAT UTANG NEGARA SURAT BERHARGA SYARIAH NEGARA

    SURAT PERBENDAHARAAN NEGARA

    OBLIGASI NEGARA

    RUPIAH

    VALUTA ASING

    VARIABLE RATE

    FIXED RATE

    EURO

    USD

    JPY

    VR Reguler, Savings Bond Ritel

    FR Reguler, Zero Coupon Bonds, Obligasi Negara Ritel (ORI)

    Surat Utang Negara untuk Investor Ritel

    Di pasar perdanahanya dijual kepada individu atau perorangan WNI, melalui MitraDistribusi yang ditunjuk.

    Ada 2 jenis: Dapat diperdagangkan

    (ORI) dan Tidak dapat

    diperdagangkan (SBR)

    8

  • Tujuan Penerbitan Obligasi NegaraUntuk Investor Ritel

    Memperluas basis investor di dalam

    negeri

    Menyediakanalternatif instrumen

    investasi bagi investor ritel

    Mendukungstabilitas pasar

    keuangan domestik

    Mewujudkancita-cita

    kemandiriandalam

    pembiayaanpembangunan

    Mendukungterwujudnya

    masyarakat yang berorientasi pada investasi jangka

    menengah & panjang

    1

    2

    3

    4

    5

    9

  • Karakteristik Surat Utang NegaraUntuk Investor Ritel

    DapatDiperdagangkan

    KuponTetap

    Pembelian:Min. Rp5 juta, Maks. Rp3 M

    Ada PotensiCapital Gain

    Tidak DapatDiperdagangkan, Namun Dapat Dicairkan

    Lebih Awal (Early Redemption)

    Kupon Mengambang dengan Batas Kupon Terendah

    (Floating with Floor)

    Pembelian:Min. Rp1 juta, Maks. Rp3 M

    Tidak Ada PotensiCapital Gain

    Surat Utang Negara untuk Investor Ritel

    10

  • Keuntungan dan Risiko SBR

    Kupon dan pokok dijamin oleh Undang-Undang

    Kupon dibayar tiap bulan

    Early redemption tanpa dikenakanredemption cost oleh Pemerintah.

    Dapat dijaminkan kepada pihak lain

    Turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional

    Kupon mengikuti perkembangan BI 7-Day Reverse Repo Rate, jaminan kupon minimal (floor) sampai dengan jatuh tempo

    Keuntungan Risiko

    RISIKO TINGKAT BUNGA

    SBR bebas risiko tingkat bunga karena nilai pokok tidak berubah, kuponnya

    mengambang mengikuti BI 7-Day Reverse Repo Rate dan memiliki floor

    rate sampai jatuh tempo

    RISIKO GAGAL BAYAR

    SBR bebas risiko gagal bayar

    RISIKO LIKUIDITASSBR tidak likuid karena tidak

    diperdagangkan, namun terdapat fasilitas early redemption. Investor diharapkan

    melakukan diversifikasi

    Kemudahan akses, pembelian danpengajuan pelunasan sebelum jatuhtempo (early redemption) dilakukanmelalui Sistem Elektronik (online)

    11

    UU No. 24 tahun 2002 tentang Surat Utang Negara; dan UU tentang APBN

  • Perbandingan SBR dengan Investasi Lain

    SBR ORI Saham

    Jatuh Tempo

    DepositoReksadanaTerproteksi

    Kupon/Bunga

    Dividen

    PotensiCapital Gain

    Jaminan Negara

    Perdagangan di Pasar Sekunder

    Stand by Buyer di Pasar Sekunder

    VXVV V

    V V VX X

    X

    X

    X

    X

    V

    Ada

    Ada, Floating with Floor, disesuaikan tiap 3 bulan, di atas BI 7-Day Reverse Repo Rate

    Ada, Tanpa batasandan syarat

    Tidak Ada, tetapidapat dicairkansebelum jatuh tempo

    Tidak ada

    Tidak ada

    Tidak ada

    Jumlah Tetap, di atas bungadeposito Bank BUMN padasaat penerbitan

    Dapatberubahsetiap saat

    X V XX

    V V X V

    Ada, Tanpa batasandan syarat

    V X VMaks. Rp 2 miliar dengansyarat

    X

    V V X X

    V VX X

    12

  • SBR003, Aku Pun Bisa Investasi

    RencanaPenerbitan SBR003

  • Tanggal Setelmen/Penerbitan

    31 Mei 201825 Mei 2018

    Timeline Penerbitan SBR003

    Pembukaan Masa Penawaran (Launching)

    Akhir Masa Penawaran

    Penetapan HasilPenjualan

    14 Mei 2018 28 Mei 2018

    RegistrasiInvestor Mulaidibuka

    30 April 2018

    %

    PenetapanKupon

    9 Mei 2018

    Masa Penawaran

    14

  • Struktur SBR003 (1)

    Penerbit

    Pemerintah Republik Indonesia

    SeriSBR003

    Masa Penawaran

    14 Mei-25 Mei 2018

    Bentuk

    Tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan, tidak dapatdilikuidasi/dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecualipada periode early redemption

    Tanggal Penetapan

    28 Mei 2018

    Setelmen

    31 Mei 2018

    Jatuh Tempo

    20 Mei 2020

    Nilai Nominal Per Unit

    Rp1 juta

    Minimum Pemesanan

    Rp1 juta

    Maksimum Pemesanan

    Rp3 miliar

    Kustodian

    Sub-Registry

    Mitra Distribusi

    Bank Umum, Perusahaan Efek, Perusahaan EfekKhusus (APERD Fintech), dan Perusahaan Fintech(Peer-to-Peer Lending)

    15

  • Jenis Kupon

    Mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor)

    Tingkat Kupon

    a. Untuk periode 3 bulan pertama (tanggal 31 Mei 2018 - 20Agustus 2018) berlaku kupon sebesar 6,80% (BI 7-Day ReverseRepo Rate pada saat penetapan sebesar 4,25% ditambahspread yang ditetapkan sebesar 255 bps)

    b. Spread sebagaimana pada huruf a tetap sebesar 255 bps(2,55%) sampai dengan jatuh tempo.

    c. Tingkat kupon untuk periode tiga bulan pertama sebesar6,80% tersebut berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor).Tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuhtempo

    Tanggal Mulai Berlakunya Kupon

    21 Februari, 21 Mei, 21 Agustus dan 21 November setiap tahun

    Tanggal Penyesuaian Kupon

    3 hari kerja (Pemerintah) sebelum tanggal mulai berlakunyaperiode kupon. Reference rate yang digunakan adalah satu harikerja sebelum tanggal penyesuaian kupon

    Tanggal Kupon pertama

    20 Juni 2018

    Tangal Pembayaran Kupon

    Setiap tanggal 20 setiap bulannyaDalam hal Tanggal Pembayaran Kupon bukan padahari kerja, maka pembayaran kupon dilakukanpada hari kerja berikutnya tanpa kompensasibunga. Hari kerja adalah hari dimana operasionalsistem pembayaran diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

    Periode Penyampaian Minat Early Redemption

    6 Mei 2019 pukul 09.00 WIB dan ditutup pada tanggal 14 Mei2019 pukul 10.00 WIB

    Setelmen Early Redemption

    20 Mei 2019

    Agen Pembayar Kupon dan Pokok

    Bank