Sasg Post Pjk

download Sasg Post Pjk

of 24

  • date post

    11-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    3

Embed Size (px)

description

1

Transcript of Sasg Post Pjk

SATUAN ACARA SUPPORTING GROUP

REHABILITASI POST PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)

PADA KELUARGA PASIEN DI RUANG CVCU

RSUD dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Oleh:PROGRAM PROFESI NERS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PROMOSI KESEHATAN RUMAH SAKIT (PKRS)

RSUD dr. SAIFUL ANWAR

MALANG

2015SATUAN ACARA SUPPORTING GROUP

REHABILITASI POST PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)

PADA KELUARGA PASIEN DI RUANG CVCU

RSUD dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Oleh:Dadang Putrawansyah

Adine Yenie C.P

Sayyidati Oktia P.F

Isna Suryaningrum

Desak Gede Prema W.

Yossie CharolinaPROGRAM PROFESI NERSFAKULTAS KKEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

MALANG

2015LEMBAR PENGESAHAN

SATUAN ACARA SUPPORTING GROUP

REHABILITASI POST PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)

PADA KELUARGA PASIEN DI RUANG CVCU

RSUD dr. SAIFUL ANWAR MALANGOleh:

PROGRAM PROFESI NERS UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Telah disahkan pada hari/tanggal : ...................................Pembimbing Lahan

Pembimbing Institusi

____________________

_____________________Tanggal :

Tanggal :

SATUAN ACARA SUPPORTING GROUP

REHABILITASI POST PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)

PADA KELUARGA PASIEN DI RUANG CVCU

RSUD dr. SAIFUL ANWAR MALANGOleh: Program Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya

1. Topik :

Melatih keluarga untuk melakukan latihan rehabilitasi post PJK2. Tujuan Umum :

Keluarga dapat saling bertukar informasi dan mendukung keluarga lainnya dalam memberikan latihan rehabilitasi pada pasien dengan post penyakit jantung coroner (PJK)

3. Tujuan Khusus :

Keluarga mampu bertukar informasi tentang pengertian rehabilitasi post PJK Keluarga mampu bertukar informasi tentang tujuan rehabilitasi post PJK Keluarga mampu bertukar informasi tentang manfaat rehabilitasi post PJK Keluarga mampu bertukar informasi tentang kriteria penderita yang dapat dilakukan rehabilitasi post PJK

Keluarga mampu memahami peringatan dan waktu yang tepat memulai rehabilitasi post PJK Keluarga tidak ragu-ragu dalam memberikan latihan fisik rehabilitasi post PJK

Keluarga mampu mendukung dan mendorong keluarga lainnya dalam memberikan latihan rehabilitasi post PJK

Keluarga mampu mempraktekkan gerakan-gerakan rehabilitasi post PJK4. Landasan teori :

a. Mengembangkan kemampuan motorik kasar

b. Mengembangkan kepercayaan diri

c. Tumbuhnya sifat sosial dan peduli terhadap sesama keluarga pasien

d. Saling memberikan dan bertukar informasi, serta dukungan diantara keluarga pasien

5. Kriteria Peserta Supporting Group :

a. Laki-laki / Wanita berusia > 15 tahun

b. Keluarga pasien di Ruang CVCU RSUD Dr. Saiful Anwar Malang

c. Keadaan umum : baik, kooperatif, dan tidak berpenyakit menular

d. Menyetujui/ bersedia

e. Bisa jalan dan tubuh kuat

f. Mau dan mampu melakukan latihan yang diajarkan oleh penyaji atau keluarga pasien lain6. Proses seleksi :

a. Merekrut keluarga pasien

b. Identifikasi keluarga yang termasuk dalam kriteria peserta supporting group

c. Membuat kontrak dengan keluarga yang setuju mengikuti kegiatan supporting group

7. Struktur Kelompok :

a. Tempat Kegiatan: Ruang CVCU RSUD Dr. Saiful Anwar Malang

b. Pelaksanaan

: Kamis, 12 Februari 2015c. Lama Kegiatan : 45 menit (pukul 10.00 - 10.45 WIB )

d. Sasaran: Keluarga pasien di Ruang CVCU RSUD Dr. Saiful Anwar Malang yang memenuhi kriteria

b) Alokasi waktu :

5 menit persiapan

30 menit pelaksanaan

10 menit evaluasi

Alat Bantu : orang

c) Media Poster PPT

d) Pengorganiasaian :

1) Leader : Sayyidati Oktia P.F

2) Fasilitator: Adine Yenie, Desak Gede, Dadang Putrawansyah, Yossie Charolina

3) Observer: Isna Suryaningrum

e) Setting Tempat

Keterangan:

: Peserta

: Leader

: Fasilitator

: Observer

f) Diskripsi Tugas :

1. Leader :

a) Mengkoordinir seluruh kegiatan

b) Memimpin kegiatan

2. Fasilitator

a) Memotivasi anggota dalam perkenalan kelompok

b) Memotivasi dalam ekspresi perasaan setelah kegiatan

c) Membantu leader dalam melaksanakan kegiatan supporting group

d) Bertanggung jawab terhadap proses antisipasi masalah

3. Observer

a) Mengamati semua proses yang berkaitan dengan waktu, tempat, dan jalannya kegiatan

b) Melaporkan hasil pengamatan pada leader dan semua anggota kelompok sebagai self evaluasi kelompok

g) Pelaksanaan kegiatan supporting group :

1. Pra interaksi

a. Leader mengorganisir kegiatan, peralatan dan pembagian tugas

b. Menata ruang kegiatan

c. Mengajak keluarga untuk mengikuti kegiatan supporting group

2. Proses kerja

a. Leader mengenalkan diri dan teamb. Leader menetapkan kontrak waktu untuk kegiatanc. Fasilitator memulai memimpin kegiatan d. Selama kegiatan, fasilitator : Mengaktifkan peserta untuk berperan serta

Memberikan contoh yang mudah di mengerti

Mengatasi dan meluruskan jika terjadi masalah diantara peserta

e. Selama kegiatan observer mengamati jalannya kegiatan supporting group dan mengevaluasi proses berlangsungnya kegiatan

3. Terminasi

Salam penutup

4. Kriteria evaluasi

1. Struktur

a. Persiapan pasien

Keluarga bersedia ikut serta

Keluarga bersedia dan mau terlibat langsung dalam kegiatan

Keluarga siap untuk bertukar informasi dalam kegiatan supporting groupb. Lingkungan

Lingkungan kegiatan menunjang

Keluarga dapat terfokus perhatiannya pada fasilitator tanpa ada gangguan

c. Media

Poster PPT2. Proses

Fasilitator memperkenalkan peserta yang ikut dalam kegiatan

Fasilitator menyebutkan hal-hal yang perlu didiskusikan

Keluarga mampu bertukar informasi

3. Hasil

Keluarga mampu bertukar informasi tentang pengertian rehabilitasi post PJK Keluarga mampu bertukar informasi tentang tujuan rehabilitasi post PJK Keluarga mampu bertukar informasi tentang manfaat rehabilitasi post PJK Keluarga mampu bertukar informasi tentang kriteria penderita yang dapat dilakukan rehabilitasi post PJK

Keluarga mampu memahami peringatan dan waktu yang tepat memulai rehabilitasi post PJK Keluarga tidak ragu-ragu dalam memberikan latihan fisik rehabilitasi post PJK

Keluarga mampu mendukung dan mendorong keluarga lainnya dalam memberikan latihan rehabilitasi post PJK

Keluarga mampu mempraktekkan gerakan-gerakan rehabilitasi post PJKDAFTAR HADIR PESERTA

SUPPORTING GROUP

DI RUANG CVCURSUD dr. SAIFUL ANWAR MALANGHari/Tanggal :

NONAMATANDA TANGAN

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

2526

27

28

29

301.

3.

5.

7.

9.

11.

13.

15.

17.

19.

21.

23.

25.27.

29.

2.

4.

6.

8.

10.

12.

14.

16.

18.

20.

22.

24.

26.

28.

30.

Materi Supporting GroupREHABILITASI POST PJK (PENYAKIT JANTUNG KORONER)

Definisi

Rehabilitasi jantung serangkaian kegiatan diperlukan untuk mempengaruhi penyebab penyakit jantung dan mencapai kondisi fisik, mental dan sosial terbaik, sehingga mereka dapat mempertahankan atau mencapai kehidupan seoptimal mungkin dimasyarakat dengan usahanya sendiri (WHO, 2010)

Manfaat rehabilitasi jantung

Pada pasien dengan penyakit jantung koroner, program-program exercise dan psiko-edukasi membantu menurunkan mortalitas penyakit jantung dalam jangka waktu yang lama, mengurangi kambuhnya miokard infark, memperbaiki faktor-faktor resiko utama penyakit jantung. (Jolliffe, J. A, 2012)Latihan melindungi jantung dengan :Menurunkan tekanan darah, Menjaga agar berat badan tetap stabil, Menjaga kadar kolesterol yang sehat, Menurunkan kadar gula, Menurunkan stres, depresi dan anxietas, Meningkatkan sirkulasi, kekuatan otot; Meningkatkan semangat untuk tetap sehat.

Kriteria-kriteria untuk Pasien Rehabilitasi jantung

1. Kriteria Inklusi : Paska miokard infark, Paska PTCA, Paska CABG, CHF Stabil, Pacu Jantung, Penyakit Katup Jantung, Transplantasi Jantung, Penyakit Jantung Bawaan, Penyakit gangguan vaskular.

2. Kriteria Eksklusi : Unstable Angina, Gagal jantung kelas 4, Tachyaritmia-Bradiaritmia tidak terkontrol, Severe Aortic-Mitral Stenosis, Hypertropic-obstructive cardiomyopathy, Severe pulmonary hypertension, Kondisi LainnyaTujuan rehabilitasi jantung

1. Medical Goals :Meningkatkan fungsi jantung; Mengurangi resiko kematian mendadak dan infark berulang; Meningkatkan kapasitas kerja; Mencegah progresivitas yang mendasari proses atheroskeloris; Menurunkan mortalitas dan morbiditas.

2. Psychological goals: Mengembalikan percaya diri; Mengurangi anxietas and depressi; Meningkatkan managemen stres; Mengembalikanfungsi seksualyang baik.

3. Social Goals:Bekerja kembali;Dapat melakukan aktifitas kehidupan sehari hari secara mandiri.

4. Health Service Goals :Mengurangi biaya medis; Mobilisasi dini dan segera pasien bisa pulang; Mengurangi pemakaian obat-obatan; Mengurangi kemungkinan dirawat kembali.Waktu memulai rehabilitasi jantung

Pasien kondisi hemodinamik stabil :Tidak ada sakit dada ber