Sap Kanker Kolon Ruang 21

download Sap Kanker Kolon Ruang 21

of 17

  • date post

    21-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    332
  • download

    22

Embed Size (px)

Transcript of Sap Kanker Kolon Ruang 21

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    1/17

    SATUAN ACARA PENYULUHAN

    Sasaran : pasien, keluarga, pengunjung, dan petugas di Ruang 21

    RSUD dr. Saiful Anwar Malang

    Materi : Carsinoma olon !kanker usus "esar#

    Metode : Cerama$, tan%a jawa"

    Media dan alat "antu : poster

    &aktu : 'um(at, )2 *kto"er 2)1+ pukul 1).)) &-

    empat : di Ruang 21 RSUD Dr. S%aiful Anwar Malang

    A. LATAR BELAKANG

    Seara epidemiologis, karsinoma kolon !kanker usus "esar# merupakan

    kanker ketiga %ang paling umum pada laki/laki dan perempuan di Amerika Serikat.

    Menurut &orld 0ealt$ *rganiation pada April 2)1 melaporkan terdapat le"i$ dari

    34).))) kasus "aru karsinoma kolon dan $ampir +)).))) kematian dilaporkan di

    seluru$ dunia setiap ta$unn%a.Seara umum didapatkan kejadian kanker kolon

    meningkat tajam setela$ usia +) ta$un. nsidensi punakn%a pada usia 5) dan 6)

    ta$un !Deir%, 2)14#.Usus "esar adala$ "agian dari saluran erna %ang "erfungsi untuk

    pen%erapan air. Usus ini "er$u"ungan dengan rektum di "agian ujungn%a %ang

    "erfungsi se"agai tempat pen%impanan sementara dari feses !tinja# %ang selanjutn%a

    akan di"uang melalui anus. Di"andingkan pen%akit jantung koroner, pen%akit

    keganasan atau kanker usus "esar !kolon# kurang mendapat per$atian mas%arakat

    awam. 7ada$al angka kejadiaann%a ukup tinggi. Apalagi diikuti dengan makin

    "ertam"a$n%a usia $arapan $idup, pen%akit/pen%akit degeneratif seperti kanker juga

    akan semakin meningkat !Ro""ins, 2)12#.7erkiraan insiden kanker di ndonesia adala$ 1)) per 1)).)))

    penduduk. Dewasa ini kanker kolon tela$ menjadi sala$ satu dari kanker %ang"an%ak terjadi di ndonesia. Data %ang dikumpulkan dari 1 pusat kanker

    menunjukkan "a$wa kanker kolon merupakan sala$ satu dari lima kanker %ang

    paling sering terdapat pada pria maupun wanita !Soeripto, 2))#. Dari "er"agai

    laporan, di ndonesia terdapat kenaikan jumla$ kasus kanker kolon, meskipun "elum

    ada data %ang pasti, namun data di Departemen 8ese$atan !2))5# didapati angka

    1,9 per 1)) ri"u penduduk. Sejak ta$un 1334/2)), terdapat 62 keganasan kanker

    kolon %ang datang "ero"at ke RS 8anker D$armais !RS8D#. -erdasarkan data

    rekam medik $an%a didapatkan 246 penderita dengan atatan lengkap, terdiri dari

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    2/17

    2) !+4,+6# pria dan 153 !4,4+# wanita "erusia antara 2)/61 ta$un !8astomo,

    2))+#.-erdasarkan latar "elakang diatas, kami selaku ma$asiswa lmu keperawatan

    Uni;ersitas -rawija%a tertarik untuk mem"erikan pen%ulu$an tentang arsinoma

    olon !kanker usus "esar#.

    B. TUJUAN1. ujuan Umum

    Setela$ dilakukan pen%ulu$an di$arapkan pasien, keluarga, pengunjung, dan

    petugas di Ruang 21 RSUD dr. Saiful Anwar Malang mampu mengerti konsep

    arsinoma olon !kanker usus "esar#.2. ujuan 8$usus

    Setela$ dilakukan pen%ulu$an di$arapkan peserta mampu mengeta$ui:a. Definisi dari arsinoma olon !kanker usus "esar#".

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    3/17

    faktor risiko,

    tanda gejala,

    pemeriksaan

    diagnostik,

    penatalaksanaa

    n, dan

    penega$an

    dari kanker

    kolon

    Mem"erikan

    kesempatan

    peserta untuk

    "ertan%a dan

    men%ampaikan

    pendapatn%a

    pendapat

    -ertan%a jika ada

    %ang tidak

    dipa$ami

    tentang materi

    %ang

    disampaikan

    an%a

    jawa"

    7enutup 1) menit Mem"erikan

    kesempatan

    pada peserta

    untuk "ertan%a

    tentang materi

    %ang

    disampaikan

    Mem"erikan

    pertan%aan

    se"agai auan

    e;aluasi

    Mem"uat

    kesimpulan

    tentangkegiatan

    pen%ulu$an

    %ang suda$

    dilakukan

    Mengak$iri

    pen%ulu$an

    dengan

    menguapkansalam

    Mendengarkan

    menjawa"

    pertan%aan %ang

    di"erikan

    pen%ulu$

    7enjelasan

    !erama$#

    an%a

    jawa"

    7oster

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    4/17

    D. KRITERIA EVALUASI1. Kriteria Eva!a"i Str!#t!r

    a. 7en%ulu$ menari literatur mengenai arsinoma olon !kanker usus "esar#". 7en%ulu$ mem"uat SA7 mengenai arsinoma olon !kanker usus "esar#

    . di$arapkan tela$ mempersiapkan terkait materi, media, alat "antu, serta

    sarana prasarana %ang digunakan untuk pen%ulu$an kese$atan dengan

    matangd. 7en%ulu$an dilakukan dengan sesuai pengorganisasian

    Moderator : riana =o;itasari7emateri : Ren% Rud% Asista, 0est$i 7urwaningsi$

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    5/17

    8ondisi usus %ang kotor adala$ satu pen%e"a" kanker kolon. umpukan sisa

    makanan %ang menempel di dinding usus aki"at konstipasi dapat mem"uat

    keraunan di usus "esar !intensital to>emia#. -ila terjadi sum"atan di saluran

    pem"uangan, kotoran akan mem"usuk dan menga$ilkan gas "eraun. ?as

    muda$ terserap melalui pori/pori $alus pada dinding usus, mengalir dalam

    dara$, masuk ke sel tu"u$ dan men%e"a"kan pen%akit.. Asupan makanan tidak se$at

    Makanan %ang mengandung at karsinigenik dan konsumsi makanan epat

    saji %ang "iasan%a mengandung "an%ak at kimia dan kolesterol. @at

    karsinogenik adala$ suatu at %ang dapat memperepat pertum"u$an sel

    kanker, "e"erapa $al %ang dapat "ertindak se"agai karsinogenik adala$

    makanan %ang mengandung sen%awa $idrokar"on ataujelaga %ang "an%ak

    ditemukan pada makanan %ang di"akar, amino aromati, $ingga sen%awa aoseperti at pewarna !7rie, 2))+#

    d. 8onsumsi rokokMerokok "er$u"ungan dengan kenaikan resiko ter"entukn%a adenoma dan

    juga kenaikkan resiko peru"a$an adenoma menjadi kanker kolon $al ini

    "er$u"ungan karena at raun pada rokok %ang men%e"a"kan lesi jaringan

    parut pada organ tu"u$, termasuk usus "esar. 7em"entukan jaringan parut

    pada kolon %ang tidak terkendali akan menetuskan pem"entukan karsinoma

    pada kolon. 7enelitian ter"aru perokok jangka lama !periode induksi )/4)

    ta$un# mempun%ai resiko relatif "erkisar 1,+/ kali !7rie, 2))+#.'. Ta*&a &a* Ge-aa Ka*#er K%%*

    a. 7erdara$an segar peranal !$ematokeia#Se"agian "esar pasien karsinoma kolorektal %ang terletak di di "agian distal

    sering mempun%ai kelu$an "uang "esar "erdara$ segar. Sum"er perdara$an

    segar %ang ter"an%ak dari kanker terletak di "agian distal kolon dari kanker,

    terutama di rektum 93 dari 16 penderita !54,3#, men%usul dari sigmoid

    52,6, rektosigmoid 5), dan dari kolon desendens 29,5. Dari mereka

    %ang mengalami perdara$an segar, ditemukan 6 pasien mengalami

    perdara$an masif, %aitu %ang lokasin%a di rektum 4, rektosigmoid 1, dan

    sigmoid 2. 8etuju$ penderita dengan perdara$an masif mengalami renjatan

    $ipo;olemik, dan dilakukan pem"eda$an segera !Sa"iston, 2)14#.". -uang air "esar lendir dara$

    Seseorang %ang mempun%ai kelu$an "uang air "esar dara$ lendir, perlu

    dipikirkan adan%a infeksi misal disentri "asiler atau amoe"a, kolitis ulseratif,

    selain dise"a"kan ole$ keganasan. Dari 231 pasien %ang diteliti ditemukan 32

    pasien !1,5# mempun%ai kelu$an "uang air "esar dara$ lendir. Dari $asil

    penelitian "a$wa letak karsinoma kolorektal di"agian proksimal le"i$ sering

    menim"ulkan "uang air "esar dara$ lendir. 0al ini dise"a"kan karena dara$

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    6/17

    %ang dikeluarkan ole$ kanker terse"ut suda$ "erampur dengan tinja

    !Sa"iston, 2)14#.. *"struksi Saluran Cerna

    ?ejala klinis pasien karsinoma kolorektal sering menim"ulkan gangguan

    ke"iasaan "uang air "esar, diantaran%a dapat menim"ulkan tanda o"struksi,

    "aik se"agian !parsial# maupn o"struksi total se$ingga tim"ul tanda/tanda

    ileus, "uang air "esar dara$ lendir atau o"stipasi "e"erapa $ari. Dari

    penelitian ditemukan 29 pasien !3,5# dengan tanda/tanda o"struksi, %aitu

    perut kem"ung %ang makin kem"ung dan makin lama makin tegang, tidak

    dapat "uang air "esar dan tidak dapat flatus. 0al ini juga dikuatkan dengan

    $asil rontgen polos a"domen terlentang dan "erdiri %ang menunjukkan

    pele"aran usus $alus dan kolon. Se"agai pen%e"a" o"struksi ditemukan

    kanker %ang terletak di rektum 15 !11,6# , rektosigmoid 4 !5,#, sigmoid 6!1),4# dan kolon asendens 1 !14,2#. Bang menim"ulkan tanda/tanda

    o"struksi umumn%a kanker "er"entuk sirkular dan anular %ang men%e"a"kan

    terjadi pen%empitan lumen usus. -entuk striktura merupakan tumor %ang

    sering menonjol dan mengisi seluru$ lumen usus se$ingga men%e"a"kan

    sum"atan total !Sa"iston, 2)14#.d. 7asien karsinoma kolorektal mempun%ai kelu$an lain seperti pasien kanker

    umumn%a, %aitu anoreksia, "erat "adan menurun, rasa n%eri perut ditempat

    kanker, "uang air "esar tidak teratur, walaupun suda$ "uang air "esar %ang

    "erupa tinja dengan dara$ lendir tetapi masi$ meraskan "an%ak kotoran

    didalam perut %ang sukar keluar seperti ada sum"atan. Selain itu juga tim"ul

    tenesmus !Sa"iston, 2)14#.

    Tae 1. Ga(ara* Ki*i" Kar"i*%(a K%%*

    K%%* Ka*a* K%%* Kiri Re#t!(

    Aspek klinis

    =%eri

    Defekasi

    *"struksi

    Dara$ pada

    feses

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    7/17

    umum

    mem"uruk

    Anemia

    0ampir selalu

    0ampir selalu

    am"at am"at

    !Ro""ins, 2)14#.

    /. Pe*ataa#"a*aa* Ka*#er K%%*Pe(eri#"aa* &ia0*%"i"a. A*a(*e"i"

    Meliputi peru"a$an pola ke"iasaan defekasi, "aik "erupa diare ataupun

    konstipasi !$ange of "owel $a"it#, perdara$an per anum !dara$ segar#, sulit

    "uang air "esar disertai dara$ lendir, atau "uang air "esar disertai dara$

    segar, penurunan "erat "adan. Dapat juga untuk menggali riwa%at :

    - 7eru"a$an ke"iasaan defekasi seperti diarea, konstipasi

    - 7erdara$an retal atau oult "leeding !meskipun demikian, feses sering

    normal#

    - 8ram atau n%eri perut

    - 8elela$an dan fatigue

    - Riwa%at kanker kolorektal pada keluarga

    - Riwa%at menderita polip kolorektal

    - Riwa%at menderita C$roni nflammator% -owel Desease

    -

    8e"iasaan makan !renda$ serat, "an%ak lemak# !Sa"iston, 2)14#.. Pe(eri#"aa* ,i"i#

    ?ejala %ang paling sering dikelu$kan adala$ adan%a peru"a$an pola "uang air

    "esar !$ange of "owel $a"its#, "isa diare "isa juga konstipasi. Semakin distal

    letak tumor semakin jelas gejala %ang ditim"ulkan karena semakin ke distal

    feses semakin keras dan sulit dikeluarkan aki"at lumen %ang men%empit,

    "a$kan "isa disertai n%eri dan perdara$an, "isa jelas atau samar. &arna

    perdara$an sangat "er;ariasi, mera$ terang, purple, ma$ogan%, dan kadang

    kala mera$ ke$itaman. Makin ke distal letak tumor warna mera$ makin pudar.

    7erdara$an sering disertai dengan lendir, kom"inasi keduan%a $arus diurigai

    adan%a proses patologis pada oloretal. Selain itu, pemeriksaan fisik lainn%a

    %aitu adan%a massa %ang tera"a pada fossa iliaa de>tra dan seara perla$an

    makin lama makin mem"esar. 7enurunan "erat "adan sering terjadi pada fase

    lanjut, dan + kasus suda$ metastasis jau$ ke $epar.7emeriksaan Digital Retal >amination !DR# "isa ditemukan massa maligna

    !massa "er"enjol/"enjol dengan striktura# direktum dan rektosigmoid tera"a

    keras ken%al dan lendir dara$ pada sarung tangan.

    8olon 8anan :

    - Anemia dan kelema$an- Dara$ okul di feses- Dispepsia- 7erasaan kurang enak di perut kanan "awa$- Massa di perut kanan "awa$

    8olon 8iri :

    - 7eru"a$an pola defekasi- Dara$ di feses- ?ejala dan tanda o"struksi

    Rektum :- 7erdara$an rektum- Dara$ di feses- 7eru"a$an pola defekasi- 7asa defekasi perasaan tidak puas atau rasa

    penu$- 7enemuan tumor pada olok du"ur- 7enemuan tumor rektosigmoid

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    8/17

    !Sa"iston, 2)14#.

    C%%# &!!r

    7emeriksaan olok du"ur dilakukan pada setiap penderita dengan tujuan

    untuk menentukan keutu$an spinkter ani, ukuran dan derajat fiksasi tumor

    pada retum 1 tenga$ dan distal. 7ada pemeriksaan olok du"ur %ang

    $arus dinilai adala$ pertama, keadaan tumor: ekstensi lesi pada dinding

    retum. 8edua, mo"ilitas tumor untuk mengeta$ui prospek terapi

    pem"eda$an. 8etiga, ekstensi penjalaran %ang diukur dari ukuran tumor dan

    karakteristik pertum"u$an primer, mo"ilitas atau fiksasi lesi !Sa"iston, 2)14#.

    . Pe(eri#"aa* La%rat%ri!(Meliputi pemeriksaan tinja apaka$ ada dara$ seara makroskopismikroskopis

    atau ada dara$ samar !oult "lood# serta pemeriksaan CA 2ari*%

    e(r3%*i a*ti0e*4.8adar %ang dianggap normal adala$ 2,+/+ ngrml. 8adar

    CA dapat meninggi pada tumor epitelial dan mesenkimal, emfisema paru,

    sir$osis $epatis, $epatitis, perlemakan $ati, pankreatitis, olitis ulserosa,

    pen%akit ro$n, tukak peptik, serta pada orang se$at %ang merokok. 7eranan

    penting dari CA adala$ "ila diagnosis karsinoma oloretal suda$ ditegakkan

    dan tern%ata CA meninggi %ang kemudian menurun setela$ operasi maka

    CA penting untuk tindak lanjut. CA dapat meningkat pada 5)/3) pasien

    dengan arinoma oloretal. =amun CA "ukan merupakan tes skrining

    %ang efektif untuk keganasan. CA tidak spesifik karena dapat meningkat juga

    pada pasien dengan arinoma selain arinoma oloretal !Soeripto et al.,

    2))#.&. Pe(eri#"aa* Pe*!*-a*0

    14 ,e5ie Si0(%i&%"%)3 2,S4

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    9/17

    i"le Sigmoidosop% !

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    10/17

    '4 E*&%"%)3 &a* i%)"indosop% dapat dikerjakan dengan rigid endosope untuk kelainan/

    kelainan sampai 2+ m E ) m, dengan fi"resope untuk semua kelainan

    dari retum sampai aeum. -iopsi diperlukan untuk menentukan seara

    patologis anatomis jenis tumor !Soeripto et al., 2))#./4 K%%*%"#%)i

    Colonosop% adala$ prosedur dengan menggunakan ta"ung fleksi"el %ang

    panjang dengan tujuan memeriksa seluru$ "agian retum dan usus "esar.

    Colonosop% umumn%a dianggap le"i$ akurat daripada "arium enema,

    terutama dalam mendeteksi polip keil. 'ika ditemukan polip pada usus

    "esar, maka "iasan%a diangkat dengan menggunakan olonosope dan

    dikirim ke a$li patologi untuk kemudian diperiksa jenis kankern%a.

    ingkat sensiti;itas olonosop% dalam mendiagnosis adenokarsinoma

    atau polip oloretal adala$ 3+. =amun tingkat kualitas dan

    kesempurnaan prosedur pemeriksaann%a sangat tergantung pada

    persiapan olon, sedasi, dan kompetensi operator. Colonoskopi memiliki

    resiko dan komplikasi %ang le"i$ "esar di"andingkan

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    11/17

    Ga(ar : C San a"domen

    "agian atas menunjukkan

    multipel tumor dalam limpa

    dan $ati %ang suda$ men%e"ar

    !metastase# "erasal

    dari kanker usus !karsinoma#.

    Tera)i )a&a Ka*#er K%%*

    a. ,ar(a#%%0i7enelitian di ropa dan Amertika Serikat melaporkan "a$wa respon

    ter$adap kom"inasi dari +/fluorourail !+/

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    12/17

    dalam sintesis D=A# . +/

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    13/17

    1/+ selama 4 minggu !Ma%o Clini regimen#.

    K%*trai*&i#a"i $%persensiti;it%G anemia pernisiosaG anemias megalo"lasti

    Na(a %at O5ai)ati* 2E%5ati*4

    Agent antineoplastik %ang digunakan se"agai kom"inasi dengan +/ima"/"ound ?< meng$am"at akti;asi reseptor kinase,

    se$ingga meng$am"at pertum"u$an sel, menginduksi apoptosis, dan

    menurunkan produksi matriks metalloproteinase dan ;asular

    endot$elial growt$ fator !F?

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    14/17

    kejadian trom"oem"olik %ang serius dan fatal !CFA, M, As, angina#

    Per8atia* 0ipertensi, fatigue, t$rom"osis, diarr$ea, leukopenia, proteinuria, sakit

    kepala, anore>ia, dan stomatitisG mungkin men%e"a"kan keadaan

    serius atau fatal tetapi $al ini jarang terjadi, %aitu perforasi

    gastrointestinal, infeksi intraa"dominal, kegagalan pen%em"u$an luka,

    $emopt%sis !seara partikuler "er$u"ungan dengan a pulmo#, dan

    perdara$an internal, meningkatkan resiko %ang serius maupun fatal

    ter$adap terjadin%a trom"otik arterial dengan pem"erian +/

    fluorourail.

    !Ro""ins, 2)1#.

    . Ke(%tera)i8emoterapi ntra$epati untuk arinoma olon dengan metastase ke $epar

    adala$ intraarterial flo>uridine !

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    15/17

    kolostomimenetap !pem"uatan $u"ungan antara dinding perut dengan kolon#.

    Dengan kolostomi, isi usus "esar dikosongkan melalui lu"ang di dinding perut ke

    dalam suatu kantung, %ang dise"ut kantong kolostomi. -ila memungkinkan,

    rektum %ang diangkat $an%a se"agian, dan men%isakan ujung rektum dan anus.

    8emudian ujung rektum disam"ungkan ke "agian ak$ir dari kolon !8astomo,

    2))+#.

    7rosedur pem"eda$an klasik untuk arinoma kolon adala$ reseksi anterior.

    A"domen dieksplorasi untuk menentukan letak tumor %ang akan direseksi, dan

    kemudian reseksi dilakukan seara segmental !$emikoletom% kanan atau kiri#

    dengan end/to/end anastomosis. Reseksi kolon total dilakukan ter$adap pasien

    dengan pol%posis familial dan polip olon multiple.

    aparosopi olon resetion: menggunakan teknik laparosopi untuk

    melakukan reseksi kolon.

    7enggantian sp$inter seara elektrik untuk menstimulasi musulus

    neosp$inter dan penam"a$an anal sp$inter untuk pasien dengan

    inkontinensia feal stadium ak$ir.

    0epatetom% partial untuk arinoma kolon %ang ter"atas pada $epar

    merupakan terapi pili$an untuk pasien dengan arsinoma olorektal

    "erulang.

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    16/17

    $emot$erapi seperti

  • 7/24/2019 Sap Kanker Kolon Ruang 21

    17/17

    Deir%, l/&afik S. 2))5. E-Medicine: Colon Carcinoma. Diakses dari:

    $ttp:emediine.medsape.omartile266435 tanggal 26 Septem"er

    2)1+ 7ukul 2).)) &-.

    Depkes. 2))5. Deteksi Dini 8anker Usus -esar, !*nline#,

    !$ttp:www.lit"ang.depkes.go.idaktualkliping8ankerUsus)111)5.$tm ,diakses )1 *kto"er 2)1+#.

    'ong, De &im. 2))2. -uku Ajar lmu -eda$ disi . 'akarta: ?C.

    8astomo DR, Soemardi A. 2))+. Tindakan Bedah pada Keganasan Kolorektal

    Stadium Lanjut. Majala$ 8edokteran ndonesiaG Fol ++ =o 6, p 433/+)).

    7rie, S%l;ia Anderson. 2))+. ato!isiologi: Konsep Klinis roses-proses en"akit#

    'ilid . 'akarta: ?C.

    Ro""ins, S.., M.D. dan 8umar, F., M.D. 2)12. Traktus $astrointestinal dalam BukuAjar atologi %%, ed. 4. 'akarta: ?C.

    Sa"iston, D.C.'r., M.D. 2)14. Buku Ajar Bedah &ilid'. 'akarta: ?C.

    Soeripto et al. 2)). $astro-intestinal Cancer in %ndonesia# Asian aci!ic &ournal o!

    Cancer re(ention, !*nline#G Fol. 4, =o. 4,

    !$ttp:www.apop.org anerJdownloadFol4J=o4Soeripto.pdf, diakses

    )1 *kto"er 2)1+#.

    http://www.litbang.depkes.go.id/aktual/kliping/KankerUsus011106.htmhttp://www.apocp.org/http://www.apocp.org/http://www.apocp.org/http://www.litbang.depkes.go.id/aktual/kliping/KankerUsus011106.htm