Rpp Penginderaan Jauh

Click here to load reader

  • date post

    14-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    661
  • download

    78

Embed Size (px)

description

A. Kompetenti Inti (KI)1. Menghayati dan mengamalkanajaran agama yang dianutnya.2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

Transcript of Rpp Penginderaan Jauh

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP)

Sekolah: Mata Pelajaran: GeografiKelas/Semester: XII IIS / GasalAlokasi waktu: 6 JP

A. Kompetenti Inti (KI)1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif) dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalamilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar1.1. Menghayati keberadaan dirinya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa untuk mendalami kajian ilmu dan teknologi Penginderaan Jauh, peta, serta Sistem Informasi Geografis (SIG).2.1. Menunjukkan sikap proaktif dalam praktek pemanfaatan citra penginderaan jauh untuk kajian tata guna lahan dan transportasi3.1. Menganalisis citra penginderaan jauh untuk perencanaan kajian tata guna lahan dan transportasi. 4.1. Mencoba menginterpretasi citra penginderaan jauh untuk perencanaan tata guna lahan dan transportasi C. Indikator Pencapaian Kompetensi1. Indikator KD pada KI 1Siswa melakukan doa sebelum melakukan aktifitas belajar dan bertanggungjawab untuk mendalami kajian ilmu dan teknologi Penginderaan Jauh, peta, serta Sistem Informasi Geografis (SIG).2. Indikator KD pada KI 2Siswa belajar sungguh-sungguh untuk meningkatkan kualitas diri sendiri dengan mendalami kajian ilmu dan teknologi Penginderaan Jauh, peta, serta Sistem Informasi Geografis (SIG).3. Indikator KD pada KI 3Siswa mampu :a. menganalisis citra penginderaan jauh untuk perencanaan kajian tata guna lahan b. menganalisis citra penginderaan jauh untuk perencanaan kajian transportasi.

4. Indikator KD pada KI 4Siswa dapat menyajikan :a. hasil interpretasi citra satelit yang menemutunjukkan tataguna lahanb. hasil interpretasi citra satelit yang menemutunjukkan jalur transportasi

D. Materi Pembelajaran1. Konsep penginderaan jauh (jenis, aspek interpretasi, manfaat dan keunggulan penginderaan jauhPenginderaan jauh didefinisikan sebagai proses perolehan informasi tentang suatu obyek tanpa adanya kontak fisik secara langsung dengan obyek tersebut (Rees, 2001; Elachi, 2006). Informasi diperoleh dengan cara deteksi dan pengukuran berbagai perubahan yang terdapat pada lahan dimana obyek berada. Proses tersebut dilakukan dengan cara perabaan atau perekaman energi yang dipantulkan atau dipancarkan, memproses, menganalisa dan menerapkan informasi tersebut. Informasi secara potensial tertangkap pada suatu ketinggian melalui energi yang terbangun dari permukaan bumi, yang secara detil didapatkan dari variasi-variasi spasial, spektral dan temporal lahan tersebut (Landgrebe, 2003) (http://geo.fis.unesa.ac.id/web/index.php/en/penginderaan-jauh/71-pengertian-penginderaan-jauh)2. Penginderaan jauh untuk tata guna lahanPemanfaatan penginderaan jauh tersebut adalah Sistem Informasi Geografi. Citra yang diperoleh melalui penginderaan jauh merupakan data dasar atau input yang selanjutnya diolah dan disajikan oleh Sistem Informasi Geografi. Posisi data dari citra Penginderaan Jauh dapat dikoreksi kembali dalam Sistem Informasi Geografi. Dengan demikian, integrasi antara data Penginderaan Jauh dengan Sistem Informasi Geografi akan memperoleh informasi yang optimal sebagai data pemanfaatan wilayah.Penggunaan lahan merupakan aktivitas manusia pada dan dalam kaitannya dengan lahan, yang biasanya tidak secara langsung tampak dari citra. Penggunaan lahan tidak memiliki satu definisi yang benar benar tepat di dalam keseluruhan konteks yang berbeda. Sedangkan penutup lahan merupakan gambaran kostruksi vegetasi dan buatan yang menutup permukaan lahan. Konstruksi tersebut merupakan konstruksi yang tampak dari sebuah citra penginderaan jauh.Pemetaan penggunaan lahan dan penutup lahan sangat berhubungan dengan studi vegetasi, tanaman pertanian dan tanah dari biosfer. Karena data penggunaan lahan dan penutup lahan sangatlah penting untuk sebuah perencanaan. Lahan merupakan material dasar dari suatu lingkungan, yang diartikan berkaitan dengan sejumlah karakteristik alami yaitu iklim, geologi, tanah, toporafi, hidrologi dan biologi.

3. Penginderaan jauh untuk pengembangan jaringan transportasiCitra Satelit merupakan suatu gambaran permukaan bumi yang direkam oleh sensor (kamera) pada satelit pengideraan jauh yang mengorbit bumi, dalam bentuk image (gambar) secara digital. Pemanfaatan citra satelit saat ini sudah sangat luas jangkauannya, terutama dalam hal yang berkaitan dengan ruang spasial permukaan bumi, mulai dari bidang Sumber Daya Alam, Lingkungan, Kependudukan, Transportasi sampai pada bidang Pertahanan (militer). Beberapa aplikasi yang dihasilkan seperti pemetaan singkapan sumber daya mineral di suatu wilayah dalam rangka inventarisasi potensi sumber daya alam daerah dengan memanfaatkan spectral analisis citra, pemantauan penyebaran kebakaran hutan suatu wilayah, pemetaan dan pemantauan daerah rawan erosi, monitoring optimalisasi pola penanaman pada areal pertanian dan perkebunan, identifikasi kekuatan peralatan dan persenjataan lawan untuk kepentingan militer, serta pemetaan untuk perencanaan dan pembangunan wilayah khususnya perencanaan sektor transportasi dan komunikasi.Untuk sektor transportasi dan komunikasi, citra satelit sangat membantu untuk proses perencanaan seperti peta detail jaringan pelayanan transportasi (trayek, trase, jalur, alur), perencanaan struktur tataran transportasi berdasarkan skala pelayanan, Masterplan/Siteplan, Detail Engineering Design dan Landscape, identifikasi dan inventarisasi kawasan prasarana perhubungan dan komunikasi, pemetaan infrastuktur. Untuk akurasi kontruksi pembangunan, citra satelit dapat digunakan untuk design dan perencanaan tapak konstruksi, desain dan perencanaan landscape konstruksi, perbaikan proses desain serta memonitoring proses konstruksi.

E. Kegiatan Pembelajaran

Pertemuan ke-1 ( 3 X 45 menit )KEGIATANRINCIAN KEGIATANALOKASI WAKTU

Pendahuluan1. Guru memberi salam dan menunjuk ketua kelas untuk memimpin doa bersama.2. Guru mengondisikan kelas, agar kondusif untuk mendukung proses pembelajaran dengan cara meminta peserta didik membersihkan papan tulis dan merapikan tempat duduk, menyiapkan buku pelajaran dan buku referensi yang relevan serta alat tulis yang diperlukan.3. Guru mengajak peserta didik agar selalu mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di dalam kehidupan sebagai tanda syukur kepada Tuhan.4. Guru mengajak peserta didik untuk proaktif dalam pembelajaran yang dilaksanakan.5. Guru memberi penjelasan tentang cakupan materi yang akan dipelajari beserta tujuan pembelajaran yang akan dicapai.6. Guru membuat kesepakatan dengan peserta didik terkait kegiatan yang akan dilakukan (termasuk di dalamnya tentang pembagian kelompok kerja peserta didik).7. Guru menampilkan beberapa permasalahan dalam kehidupan terkait materi pembelajaran dalam bentuk gambar.10 MENIT

Kegiatan IntiMengamati 1. Membaca buku teks tentang konsep berpikir kronologis (diakronik), sinkronik, ruang dan waktu dalam geografi.2. Guru meminta peserta didik untuk membaca buku pegangan sebentar tentang Penginderaan Jauh.3. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengamati beberapa permasalahan yang terkait dengan Penginderaan Jauh4. Peserta didik mengamati gambar atau video tentang Penginderaan JauhMenanya1. Guru meminta peserta didik untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan pada cek kemampuan awal.2. Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengajukan pertanyaan terkait hasil pengamatan mereka tentang Penginderaan Jauh3. Guru menampung pertanyaan peserta didik dan memberi kesempatan kepada tiap peserta didik atau menunjuk secara acak peserta didik untuk menjawab pertanyaan temannya.4. Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik terkait tentang Penginderaan Jauh Mengeksplorasi1. Peserta didik mencari jawaban pertanyaan pada cek kemampuan awal dengan membaca buku ajar dan buku referensi lain.2. Peserta didik mengumpulkan informasi dari tanya jawab yang dilakukan dan melengkapinya dengan membaca buku ajar dan buku referensi terkait Penginderaan Jauh3. Peserta didik berdiskusi secara berkelompok untuk mengidentifikasi dan menganalisis ragam informasi yang diperoleh, kemudian dijadikan bahan untuk menyimpulkan tentang Penginderaan JauhMengasosiasikan1. Peserta didik menyusun hasil diskusi tentang Penginderaan Jauh2. Peserta didik merumuskan tentang Penginderaan Jauh3. Peserta didik menemukan hubungan tentang pengertian Interpretasi Peta dengan pertanyaan konsep 5W + 1H.Mengomunikasikan1. Peserta didik menuliskan laporan kerja kelompok.2. Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok di depan kelas dan peserta didik dari kelompok lain memberikan tanggapan.3. Guru memberikan penegasan terhadap hasil pembelajaran peserta didik.

105 menit

penutupGuru bersama peserta didik baik secara individual maupun kelompok melakukan refleksi untuk:1. Mengevaluasi seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;2. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;3. Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya;4. M