Romi oop-02-javafundamentals-29agustus2010

download Romi oop-02-javafundamentals-29agustus2010

of 119

  • date post

    19-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    812
  • download

    12

Embed Size (px)

Transcript of Romi oop-02-javafundamentals-29agustus2010

  • 1. OOP: Java Fundamentals Romi Satria Wahono romi@romisatriawahono.net http://romisatriawahono.net HP: 0878-80480485

2. Materi 1. OOP Concepts: Konsep dan Paradigma Object-Oriented 2. Java Fundamentals: Memahami Sintaks dan Grammar Bahasa Java 3. Java Advanced: Eksepsi, Thread, Java API 4. Java GUI: Swing, GUI Component, Event Handling, Studi Kasus Aplikasi GUI 5. Java Database: Koneksi ke Database, Studi Kasus Aplikasi Database 3. Java Fundamentals 4. Java Fundamentals 1. Pernyataan dan Ekspresi 2. Variabel, Tipe Data dan Literal 3. Array 4. Operator 5. Operasi I/O Stream Sederhana 6. Pengaturan Format Output Numerik 7. Konversi String dan Bilangan (Number) 8. Pernyataan Penentu Keputusan 9. Pernyataan Pengulangan Proses 10. Pernyataan Pemindah Proses 5. Pernyataan dan Ekspresi 6. Pernyataan Perintah yang menyebabkan sesuatu terjadi dan merepresentasikan aksi tunggal dalam program Java Contoh: int tahunProduksi; Setiap pernyataan ditutup oleh karakter semicolon (;) Pernyataan dikelompokkan dengan tanda pembuka ({) dan penutup (}). Kelompok ini disebut blok atau blok pernyataan 7. Ekspresi Pernyataan yang dapat menghasilkan suatu nilai. Nilai yang dihasilkan oleh pernyataan ini yang disebut dengan nilai balik (return value) Nilai balik bisa berupa bilangan, boolean, atau objek Method tanpa nilai balik biasanya menggunakan keyword void Contoh: hasilBagi = a / b; 8. Kata Kunci abstract private case interface continue this enum static for break instanceof void new double return class switch implements transient finally assert protected catch long default throw extends strictfp package byte int volatile synchronized else short float boolean import try native do public char super if throws final while 9. Variabel, Tipe Data, dan Literal 10. Variabel Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai) Nilai variabel dapat diubah di pernyataan manapun di dalam program Mendeklarasikan variabel: tipe namaVariabel1 [, namaVariabel2] Contoh: int hasilKali; String namaSiswa, namaGuru, namaAdmin; 11. Lingkup Variabel Variabel dipanggil berdasarkan lingkupnya, dimulai dari blok yang paling kecil, kemudian blok di luar itu 1. Local Variable: digunakan di dalam method atau blok pernyataan yang lebih kecil dari itu 2. Parameter: variabel yg ada di dalam pernyataan (argument) method 3. Instance Variable: variabel yang memiliki nilai yang berbeda di setiap objek 4. Class Variable: variabel yang berlaku di suatu class dan seluruh instan dari class tersebut (objek). Ciri class variable adalah menggunakan keyword static 12. Bilangan.java public class Bilangan { static int pencacah = 0; int nilai; public Bilangan(int nilai){ this.nilai = nilai; pencacah++; } public void info(){ System.out.println("Nilai: + this.nilai); System.out.println("Pencacah: + pencacah); System.out.println(""); } } 13. BilanganBeraksi.java public class BilanganBeraksi{ public static void main(String[] args){ Bilangan b1 = new Bilangan(50); b1.info(); Bilangan b2 = new Bilangan(15); b2.info(); Bilangan b3 = new Bilangan(30); b3.info(); } } 14. Memberi Nilai Variabel Menggunakan tanda sama dengan (=) Kebiasaan yang baik untuk memberi nilai awal (initial value) pada local variabel (mencegah bug pada program) Contoh: int hasilTambah = 0; boolean status = false; 15. Memberi Nama Variabel Gunakan lowercase untuk variabel yang terdiri dari satu kata atau kata pertama Gunakan kapital untuk karakter pertama dari kata kedua, ketiga, dst Contoh: int hasil; boolean statusMesinMobil; Button openFile; 16. Penentu Akses Private: pengaksesan suatu instance variabel dan method hanya dapat dilakukan di dalam class ( tidak bisa dari dari luar class) Tanpa Tanda: pengaksesan suatu instance variabel dan method dapat dilakukan di dalam kelas dan kelas lain dalam satu paket Public: pengaksesan suatu instance variable dan method dapat dilakukan dari luar (sembarang) kelas 17. 18 Class Acces Level Specifier Class Package SubClass World private no specifier protected public 18. Tipe Data 1. Tipe Data Primitif Sebagai kata kunci di Java (lowercase) Embedded di compiler Java Pemrosesan relatif cepat Contoh: int, double 2. Tipe Data Reference Class yang ada di library Java (java.lang) Menggunakan huruf capital Contoh: String, Integer, Double 19. Tipe Data Primitif 1. byte 2. short 3. int 4. long 5. float 6. double 7. char 8. boolean Catatan: Secara umum jenis tipe data: bilangan bulat, pecahan, karakter dan boolean Hasil operasi matematika akan mengikuti tipe data dari operand 20. Tipe Data Primitif Keterangan Ukuran Jangkauan byte Bilangan bulat 8 bit -128 127 short Bilangan bulat 16 bit -32.768 32.767 int Bilangan bulat 32 bit -2.147.483.648 2.147.483.647 long Bilangan bulat 64 bit -9.223.372.036.854.775,808 9.223...807 float Bilangan pecahan 32 bit (presisi 6-7 bit) -3.4E38 3.4E38 double Bilangan pecahan 64 bit (presisi 14-15 bit) -1.7E308 1.7E308 char Karakter (unicode) 16 bit u0000 uffff boolean Logika (true/false) 21. Karakter.java public class Karakter{ public static void main(String[] args){ char karakter1=88, karakter2='X', karakter3='Y'; System.out.println("Karakter 1: " + karakter1); System.out.println("Karakter 2: " + karakter2); System.out.println("Karakter 3: " + karakter3); } } 22. Constant Variable (Konstanta) Constant Variable digunakan apabila kita ingin membuat nilai sebuah variable tidak berubah (tetap) Constant variable menggunakan keyword final di depan tipe data, kadang sering juga digabungkan dengan keyword static. Nama constant variable biasanya menggunakan kapital Contoh: final float PI = 3.141592; static final boolean DEBUG = false; 23. Literal Semua informasi (bilangan, karakter, string, boolean ) yang merepresentasikan suatu nilai Literal Bilangan (bulat dan pecahan): int tahun = 2008; long nilai = 4L double myScore = 2.25; float piValue = 3.1415927F; double x = 12e22; double y = 19E-95; Literal Boolean (true dan false): boolean pilihan = true; Literal String: String quitMsg = Yakin Ingin Keluar?; Literal Karakter (unicode) 24. Character Escape Escape Meaning n New line t Tab b Backspace r Carriage return f FormfeedBackslash ' Single quotation mark " Double quotation mark d Octal xd Hexadecimal ud Unicode character 25. Pengarah Tipe (Type-Casting) Pengarah Tipe (Type-Casting) Contoh: int i = 10; char paksa = (char) i; Casting tanpa menghilangkan nilai: Tipe Sumber Tipe Tujuan byte short, char, int, long, float, double short int, long, float, double char int, long, float, double int long, float, double long float, double float double 26. LuasSegitiga.java public class LuasSegitiga { public static void main(String[] args) { int alas= 17; int tinggi = 11; double luas = (double) (alas*tinggi)/2; System.out.println("Luas Segitiga : " + luas); } } 27. Latihan: Hitung Luas Lingkaran Buat class Lingkaran yang mempunyai method menghitung luas lingkaran void hitungLuas(double r){ ... } Rumus luas lingkaran= PI* r * r PI adalah konstanta dengan nilai 3. 141592 r adalah jari-jari lingkaran Buat class LingkaranBeraksi, yang menampilkan hasil perhitungan luas lingkaran dalam dua bentuk: pecahan dan bulat (type-casting). Beri nilai r = 11.78 28. Array (Larik) 29. Konsep Array (Larik) Array adalah objek yang dapat digunakan untuk menyimpan sejumlah data Elemen yang disimpan pada array dapat berupa tipe primitif (int, float, etc) atau objek (instan dari class) Langkah menciptakan array: 1. Mendeklarasikan variabel array 2. Menciptakan objek array 30. Deklarasi Variabel Array Bentuk Deklarasi: tipePrimitif[] namaVariabel; namaKelas[] namaVariabel; Contoh: String[] kota; int[] nomor; 31. Menciptakan Objek Array Bentuk Deklarasi: namaVariabel = new tipePrimitif[jumlahElemen]; namaVariabel = new namaKelas[jumlahElemen]; Contoh: nomor = new int[7]; kota = new String[8]; Bentuk singkat deklarasi variable dan objek array: String[] kota = new String[8]; int[] nomor = new int[7]; 32. Mengakses Elemen Array Bentuk Deklarasi namaVariabelArray[nomorElemen]; Contoh: kota[0] = Surabaya; 33. ArrayKota.java public class ArrayKota{ public static void main(String[] args){ String[] kota; //deklarasi variabel array kota = new String[3]; // membuat objek array // mengisi elemen array kota[0] = "Jakarta"; kota[1] = "Surabaya"; kota[2] = "Semarang"; // menampilkan elemen array System.out.println(kota[0]); System.out.println(kota[1]); System.out.println(kota[2]); } } 34. Pemberian Nilai Array public class ArrayKota2{ public static void main(String[] args){ String[] kota = {Jakarta, Surabaya, Semarang}; // menampilkan elemen array System out println(kota[0]); System.out.println(kota[1]); System.out.println(kota[2]); } } Pemberian nilai dapat langsung dilakukan ketika objek array diciptakan 35. Mengetahui Jumlah Elemen Array public class ArrayKota3{ public static void main(String[] args){ String[] kota = {Jakarta, Surabaya, Semarang}; // menampilkan elemen array for(int i=0; i> geser kanan (geser 1 bit = /2) >>> geser kanan tak bertanda 50. Latihan: Program Kali dan Bagi 2 Buat program yang menghitung perkalian (*) dan pembagian (/) dengan bilangan dua (2) tanpa operator matematika Catatan = x >> n = x/2n 51. Operator Pembanding (Relasional) Operator Meaning Example == Equal x == 3 != Not equal x != 3 < Less than x < 3 > Greater than x > 3 = 3 Operator pembanding menggunakan ekspresi dengan nilai balik boolean (true or false) 52. Latihan: Tampilkan hasilBanding1 dan 2 Pembanding.java int age = 36; boolean hasilBanding1 = age < 25; boolean hasilBanding2 = age != 26; //Tampilkan hasilBanding1 dan hasilBanding2 53. Operator Logika && operasi logika AND | | operasi logika OR ! operasi logika NOT Operator logika menggunakan ekspresi dengan nilai balik Boolean (true or false) 54.