Rks Mekanikal

download Rks Mekanikal

of 35

  • date post

    26-Sep-2015
  • Category

    Documents

  • view

    154
  • download

    42

Embed Size (px)

description

Rencana Kerja dan Syarat-syarat

Transcript of Rks Mekanikal

BAGIAN D

PEKERJAAN MEKANIKAL & PLUMBING

B A G I A N D 1

PEKERJAAN MEKANIKAL

B A B I

P E K E R J A A N M E K A N I K A L

P a s a l 1 U m u m

1.1. Lingkup Pekerjaan

a. Pekerjaan Mekanikal yang dimaksudkan di sini adalah pengadaaan dan pemasangan Unit Mekanikal beserta peralatan dan alat-alat bantu pendukung instalasi.

b. Spesifikasi detail pekerjaan instalasi diatas dijelaskan dalam bab tersendiri mengenai pekerjaan yang bersangkutan.

1.2. Pekerjaan yang Berhubungan

a. Di dalam melaksanakan Pekerjaan Mekanikal, Pemborong harus juga memperhatikan pekerjaan detail Instalasi Peralatan Utama dan pekerjaan detail Instalasi Peralatan Pendukungnya.

b. S e l a i n i t u P e m b o r o n g p e k e r j a a n m e k a n i k a l j u g a h a r u s memperhatikan pe ker j aan lain yan g terk ait dalam Peke rj aan Mekanikal, yaitu :

P e k e r j a a n El e k t r i k a l

P e k e r j a a n S t r u c t u r e

Pekerj aan Arsitektur dan Interior

Pekerj aan Si pil dan Luar bangunan

c. Koo rdinasi di lapangan menyangkut pekerjaan mekanikal dan pekerjaan lainnya diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini supaya didapatkan hasil yang optimal.

1.3. Standarisasi

Perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan mekanikal mengacu pada standar- standar dan peraturan-peraturan yang telah berlaku, meliputi. :DBAGIANPekerjaan Mekanikal & Plumbing

Pekerjaan DED Dome / Shelter Batubara PLTU Nagan RayaTA 2015

Halaman : D -8

SN I

PPI: Standar Nasional Indonesia

: Pedoman Plumbing Indonesia

ASTM: American Society for Testing and Materials

A N S I

PDI: American National Standart Institute

: Plumbing and Drainage Institute

JIS: Japanese Industrial Standart

ASHRAE: American Society of Heating, Refrigerating and Air-

Conditioned Engineer

S M A C N A : Sheet Metal and Air Conditioning Contractors

National Association

PU I L : Pedoman Umum Instalasi Listrik

Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran Dinas PekerjaanUmum.

Pe r a tur a n Dae ra h se tem pat

Peraturan Perburuhan Departemen Tenaga Kerja

P a s a l 2 P e r s y a r a t a n T e k n i s

2.1. PersyaratanTeknis

a. Pelaksana/Pemborong pekerjaan mekanikal adalah kontraktor atau pelaksana yang memiliki Surat Ijin Pemborong Pembangunan (SIPP) dan telah terpilih serta memperoleh kontrak kerja untuk penyediaan dan pemasangan sistem instalasi ini sampai selesai.

b. Pelaksana/Pemborong pekerjaan mekanikal harus mempunyai pengalaman pekerjaan yang sama dengan bidang pekerjaan instalasi sistem mekanikal dalam pekerjaan ini.

c. Untuk Pekerjaan Plumbing dan Pemadam Kebakaran disyaratkan Pelaksana/Pemborong harus memiliki Surat Ijin Pemborong Pembangunan dari Perusahaan Air Minum (SIPP PAM ).

2.2. Persyaratan Material

a. Selain persyaratan teknis tersebut di atas, Pelaksana/Pemborong pekerjaan mekanikal harus didukung dengan peralatan dan material yang memadai untuk melaksanakan pekerjaan. Daftar Material dan Peralatan

dilampirkan untuk referensi pendukung kesiapan dan kemampuanPelaksana/Pemborong dalam melaksanakan pekerjaan.

b. Material yang terpasang harus menyesuaikan spesifikasi yang d i s y a r a t k a n s e c a r a k h u s u s p a d a b a b - b a b p e k e r j a a n y a n g bersangkutan dan Daftar Merk Material (Outline Specification) yang dilampirkan dalam Rencana Kerja dan Syarat-Syarat ini.

c. Semua peralatan dan material yang terpasang dalam pekerjaan mekanikal harus dalam kondisi baru (brand new) dari pabrikan dan atau agent yang ditunjuk dari pabrik produk yang bersangkutan. Pelaksana/Pemborong harus juga bertanggung jawab atas keutuhan peralatan dan material bantu tersebut , sehingga apabila terjadi kerusakan dan cacat material saat pengadaan maupun pemasangan Pelaksana/Pemborong harus mengganti dengan yang baru.

2. 3. Persyaratan Pelaksanaana. P e l a ks a na a n pe k e rj aa n m e ka n i ka l d i l a p a n ga n d i d a sa r ka n pengaj uan pelaksana an pekerj aan yang telah disetuj ui o leh Pengawas.

b. Rencana Kerja pekerjaan mekanikal harus di buat Pelaksana/ Pemborong menyesuaikan Jadwal Pelaksanaan Utama yang telah disepakati bersama dengan Pengawas dan Pimpinan proyek dan atau pihak-pihak yang diberikan wewenang untuk persetujuan tersebut.

c. S e b e l u m m e l a k s a n a k a n p e k e r j a a n m e k a n i k a l , P e l a k s a n a / Pemb o ron g ha rus melaksanakan proses pengaj uan material , ga m b a r k e r j a , p r o s e d u r k e r j a , da n i j i n p e l a k s a na a n k e pa d a P e n g a w a s u n t u k d i m i n t a k a n persetujuan.

d. P e l a ks a na a n p e n g a da a n d a n p e m a s a n g a n pe r a l a t a n ha r us direncanakan dengan baik dan benar, menyesuaikan spesifikasi teknis perencanaan, gambar rencana, dan kondisi di lapangan. Segala sesuatu pekerjaan pengadaan dan pemasangan ini harus sepengetahuan dan persetujuan Pengawas .

e. Pelaksana/Pemborong mengajukan spesifikasi Peralatan Utama, Peralatan Pendukung dan Material lainnya yang bersangkutan dengan pekerjaaan mekanikal kepada Pengawas atau Managemen Kontruksi untuk dimintakan persetujuan. Pengajuan ini harus disertakan Data Teknis (Technical Data), Spesifikasi Material (Material Specfication), Brosur (Brochure), dan apabila perlu d i se r t ak a n Co n t oh M a t er i a l ( Mo c k- u p ) s e ba ga i d a sa r t e kn i s P e n g a w a s

u n t u k m e m b e r i k a n persetujuan.

f. Gambar Kerja (Shop Drawing) diajukan oleh Pelaksana/Pemborong kepada Pengawas atau Managemen Kontruksi untuk dimintakan persetujuan. Gambar Kerja berfungsi sebagai pedoman gambar pelaksanaan dibuat berdasarkan Gambar Rencana, Spesifikasi Material yang telah disetujui , dan kondisi di lapangan. Untuk itu Pelaksana/Pemborong harus mengadakan survey di lapangan untuk menentukan perletakan/posisi material dengan baik. Jumlah lembar Gambar kerja yang diajukan menyesuaikan prosedur dan peraturan yang berlaku di pekerjaan/proyek ini.

g. T a h a p p e l a k s a n a a n p e k e r j a a n m e k a n i k a l d a r i p e r s i a p a n , pemasangan, test dan commisioning dilakukan sesuai prosedur pelaksanaan. Sedangkan ketentuan pelaksanaan detail pekerjaan diisyaratkan dalam bab-bab yang bersangkutan.

h. Pelaksanan pekerjaan menyesuaikan gambar yang telah disetujui P e n g a w a s a t a u M a n a g e m e n K o n t r u k s i . A p a b i l a t e r j a d i permasalahan Gambar Kerja dan kondisi di lapangan, Pelaksana/ Kontraktor memberitahukan dan berkonsultasi dengan Pengawas a t a u M a n a g e m e n K o n t r u k s i u n t u k d i d a p a t k a n p e m e c a h a n permasalahan. Dokumen pemecahan permasalahan di lapangan ini bisa dituangkan dalam Berita Acara dan atau dokumen lainnya yang ditandatangani Pelaksana/Kontraktor dan pihak Pengawas.

i. Dalam melaksanakan pekerjaan Pelaksana/Pemborong harus memperhatikan dan melaksanakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). Prosedur ini harus dilaksanakan di lapangan bagi semua yang terlibat di area pekerjaan/proyek. Fasilitas Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) disediakan Pelaksana/Pemborong untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan dengan baik tanpa terjadi kecelakaan kerja.

j. Kebersihan dan Keamanan di lokasi pekerjaan harus diperhatikan dan menjadi tanggung jawab Pelaksana/Pemborong. Hal ini untuk menjaga kenyamanan dalam bekerja dan kualitas pekerjaan itu sendiri.

k. Pelaksana/Pemborong juga harus membuat merekam dalam bentuk tertulis atau foto selama pelaksana dan penyesuaian-penyesuaian dilapangan. Catatan-catatan tersebut dituangkan dalam gambar dengan lengkap sebagai Gambar Terpasang (As Built Drawing), kemudian diajukan kepada Pengawas dan Mangemen Kontruksi untuk dimintakan persetujuan. Jumlah lembar Gambar kerja yang diajukan menyesuaikan prosedur dan peraturan yang berlaku di pekerjaan/proyek ini.

l. Dokumen pendukung untuk Peralatan Utama dan Material terpasang meliputi : Manual Operation, Spare Part Cataloge, dan dokumen lainnya yang disertakan dengan material yang bersangkutan, akan d i s e r a h k a n k e m u d i a n s e t e l a h s e l e sa i p e k e r j a a n . S e l a i n i t u Pelaksana/Pemborong juga harus membuat Petunjuk Operasional dan Perawatan dalam Bahasa Indonesia untuk Peralatan Utama ataupun Sistem yang terpasang sebagai pedoman pemilik/pengguna melakukan operasi dan perawatan.

Pasal 3 Jaminan dan Garansi

3. 1 . J a m i na n Pe k e r j a a n

a. Jaminan Pekerjaan juga berlaku untuk Material yang terpasang dalam pekerjaan. Jaminan tertuang dalam Sertifikat Material yang dibuat oleh Pabrikan atau badan yang ditunjuk.

b. Pelaksana/ Pemborong harus menjamin keseluruhan pekerjaan mekanikal yang telah dilaksanakan di lapangan. Jaminan ini tertuang dalam Berita Acara Jaminan Pekerjaan yang disetuj ui oleh Pengawas atau Managemen Kontruksi.

c. Pe l a k sa n a/ P e m bo r on g j u ga ha r us m e laks a na k a n p e k erj a a n maintenance setelah serah terima pekerjaan selama minimal 6 bulan a t a u s e l a m a k u r u n w a k t u y a n g t e l a h d i s e p a k a