Revisi 1 tugas mi3 vicky

download Revisi 1 tugas mi3 vicky

If you can't read please download the document

Embed Size (px)

Transcript of Revisi 1 tugas mi3 vicky

  1. 1. Oleh: Vicky Setya Hermawan 1310501012 Teknik Elektro Universitas Tidar Pembimbing : R. Suryoto Edy Raharjo, S.T., M.Eng.
  2. 2. Outline Definisi generator Jenis generator Sistem eksitasi generator Sistem eksitasi dengan sikat Sistem eksitasi tanpa sikat
  3. 3. Generator Generator adalah mesin yang dapat mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik melalui proses induksi elektromagnetik. Generator ini memperoleh energy mekanis dari prime mover atau penggerak mula.
  4. 4. Prinsip kerja dari generator sesuai dengan hukum Lens, yaitu arus listrik yang diberikan pada stator akan menimbulkan momen elektromagnetik yang bersifat melawan putaran rotor sehingga menimbulkan EMF pada kumparan rotor.
  5. 5. Energi listrik yang dihasilkan oleh generator bisa berupa Listrik AC (listrik bolak-balik) maupun DC (listrik searah). Hal tersebut tegantung dari konstruksi generator yang dipakai oleh pembangkit tenaga listrik.
  6. 6. Generator arus bolak-balik yang kadang-kadang disebut dengan generator sinkron atau alternator adalah sebuah peralatan listrik yang berfungsi untuk mengubah energi gerak (mekanis) menjadi energi listrik AC dimana kecepatan putaran medan dan kecepatan putaran rotornya sama atau tidak ada slip. Kumparan medan pada generator sinkron terletak pada rotornya sedangkan kumparan jangkarnya terletak pada stator. Generator AC
  7. 7. Generator DC Generator DC merupakan sebuah perangkat mesin listrik dinamis yang mengubah energy mekanis menjadi energy listrik. Prinsipnya pembangkitan tegangan induksi oleh sebuah generator diperoleh melalui dua cara : Dengan menggunakan cincin-seret, menghasilkan tegangan induksi bolak-balik. Dengan menggunakan komutator, menghasilkan tegangan dc.
  8. 8. Sistem Eksitasi Generator Sistem Eksitasi pada generator listrik ini dapat dibedakan menjadi 2 macam, yaitu : Sistem Eksitasi dengan sikat (brush excitation) Sistem Eksitasi tanpa sikat (brushless excitation)
  9. 9. Sistem Eksitasi dengan sikat (brush excitation) Pada Sistem Eksitasi menggunakan sikat, sumber tenaga listriknya berasal dari generator arus searah (DC) atau generator arus bolak balik (AC) yang disearahkan terlebih dahulu dengan menggunakan rectifier. Jika menggunakan sumber listrik listrik yang berasal dari generator AC atau menggunakan Permanent Magnet Generator (PMG) medan magnetnya adalah magnet permanent.
  10. 10. Dalam lemari penyearah, tegangan listrik arus bolak balik diubah atau disearahkan menjadi tegangan arus searah untuk mengontrol kumparan medan eksiter utama(mainexciter). Untuk mengalirkan arus Eksitasi dari main exciter ke rotor generator menggunakan slip ring dan sikat arang, demikian juga penyaluran arus yang berasal dari pilot exciter ke main exciter .
  11. 11. Gambar Sistem Eksitasi dengan sikat (Brush Excitation)
  12. 12. Prinsip kerja pada sistem Eksitasi dengan sikat (Brush Excitation) Generator penguat yang pertama, adalah generator arus searah hubungan shunt yang menghasilkan arus penguat bagi generator penguat kedua. Generator penguat (exciter) untuk generator sinkron merupakan generator utama yang diambil dayanya.
  13. 13. Pengaturan tegangan pada generator utama dilakukan dengan mengatur besarnya arus Eksitasi (arus penguatan) dengan cara mengatur potensiometer atau tahanan asut. Potensiometer atau tahanan asut mengatur arus penguat generator pertama dan generator penguat kedua menghasilkan arus penguat generator utama. Dengan cara ini arus penguat yang diatur tidak terlalu besar nilainya (dibandingkan dengan arus generator penguat kedua) sehingga kerugian daya pada potensiometer tidak terlalu besar.
  14. 14. Sistem Eksitasi tanpa sikat (brushless excitation) Penggunaan sikat atau slip ring untuk menyalurkan arus excitasi ke rotor generator mempunyai kelemahan karena besarnya arus yang mampu dialirkan pada sikat arang relatif kecil. Untuk mengatasi keterbatasan sikat arang, digunakan sistem eksitasi tanpa menggunakan sikat (brushless excitation).
  15. 15. Gambar Sistem Eksitation tanpa sikat (Brushless Excitation)
  16. 16. Prinsip kerja sistem Eksitasi tanpa sikat (Brushless Excitation) Generator penguat pertama disebut pilot exciter dan generator penguat kedua disebut main exciter (penguat utama). Main exciter adalah generator arus bolak-balik dengan kutub pada statornya. Rotor menghasilkan arus bolak-balik disearahkan dengan dioda yang berputar pada poros main exciter (satu poros dengan generator utama). Arus searah yang dihasilkan oleh dioda berputar menjadi arus penguat generator utama.
  17. 17. Pilot exciter pada generator arus bolak-balik dengan rotor berupa kutub magnet permanen yang berputar menginduksi pada lilitan stator. Tegangan bolak-balik disearahkan oleh penyearah dioda danmenghasilkan arus searah yang dialirkan ke kutub-kutub magnet yang ada pada stator main exciter. Besar arus searah yang mengalir ke kutub main exciter diatur oleh pengatur tegangan otomatis (automatic voltage regulator / AVR).
  18. 18. Bagian-bagian dari sistem excitation tanpa sikat (brushless excitation) Pilot exciter Rotating Rectifier AC rectifier Permanent Magnet Generator (PMG) Field circuit breaker Voltage output Voltage adjuster (90 R) Cross current compensator (CCC) Manual voltage regulator (70 E)
  19. 19. Keuntungan dan kerugian Sistem eksitasi dengan sikat (Brush Excitation) Keuntungan dengan menggunakan sistem Brush Excitation : Desain nya tidak rumit karena menggunakan external power.
  20. 20. Kerugian dengan menggunakan sistem Brush Excitation : Perlu perawatan dan pemeliharaan pada sikat arang (routine cleaning dan penggantian arang). Dapat menimbulkan sparking (percikan api) Arus yang dapat dialirkan oleh sikat relatif kecil. Generator kapasitas besar tidak bisa mengalirkan arus eksitasi dengan sikat dan slip ring. Terdapat electrical loss yang disebabkan oleh arang.
  21. 21. Keuntungan dan kerugian Sistem eksitasi tanpa sikat (Brushless Excitation) Keuntungan dengan menggunakan sistem Brushless Excitation : Mengurangi biaya pemeliharaan dan perawatan sikat. Keamanan lebih baik dan kelangsungan operasi bisa lebih terjamin karena tidak adanya persoalan dalam penggantian sikat. Tidak ada percikan bunga api karena tidak adanya sikat. Energi yang diperlukan untuk Eksitasi diperoleh dari poros utama (main shaft), sehingga keandalannya tinggi.
  22. 22. Kerugian dengan menggunakan sistem Brushless Excitation : Desain nya rumit, karena menggunakan Permanent Magnet Generator
  23. 23. Daftar Pustaka Imam Fauzi, Muhammad, 2010, Sistem Penguatan Tanpa Sikat (Brushless Excitation System) Pada Generator PLTU Unit 3 Tambak Lorok Semarang, Jurusan Teknik Elektro Universitas Diponegoro, Semarang. H. Moradi, M. Seyed Yazdi dan E. Afjei, 2010, Brushless dc Generator without Permanent Magnet, Department of Electrical and Computer Engineering, Shahid Beheshti University G.C., Tehran Iran http://ugmmagatrika.wordpress.com/2013/05/04/cara-kerja-generator- listrik-brushless-dengan-menggunakan-pmg-permanent-magnet- generator/ Di akses tgl 13/12/2014 jam 04.25