RENSTRA-SDI 2010-2014-BSC.pdf

download RENSTRA-SDI 2010-2014-BSC.pdf

of 134

  • date post

    13-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    39
  • download

    9

Embed Size (px)

Transcript of RENSTRA-SDI 2010-2014-BSC.pdf

  • Rencana Strategis Direktorat Sumber Daya Ikan

    Ditjen Perikanan Tangkap 2010-2014

    i

  • Rencana Strategis Direktorat Sumber Daya Ikan Ditjen Perikanan Tangkap 2010-2014

    ii

  • Rencana Strategis Direktorat Sumber Daya Ikan

    Ditjen Perikanan Tangkap 2010-2014

    iii

    Undang-undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mengamanatkan bahwa setiap satuan kerja pemerintahan agar membuat rencana strategis sebagai pedoman kerja setiap satuan kerja dalam melaksanakan tugas dan fungsi yang diembannya. Direktorat Sumber Daya Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap sebagai bagian integral dari Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap harus berkomitmen untuk membangun Prestasi Aksi dan Prestasi Hasil melalui tugas dan fungsinya sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. PER.15/MEN/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja KKP. Rencana Strategis ini jabaran lebih detail di bidang pengelolaan sumber daya ikan sebagai turunan dari Rencana Strategis Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Tahun 2010-2014. Renstra ini menjadi dokumen perencanaan yang diharapkan menjadi panduan khususnya bagi seluruh unit kerja dan satuan kerja terkait. Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan atas jerih payah dari semua pihak yang telah menyusun dan memberikan masukan dan sumbangsih pemikiran sehingga berhasil membuahkan dokumen rencana strategis ini. Semoga Renstra ini dapat dijadikan sebagai pedoman yang turut mendukung upaya memajukan sub sektor perikanan tangkap Indonesia.

    Jakarta, Mei 2014 Dirjen Perikanan Tangkap ttd Gellywnn Jusuf

  • Rencana Strategis Direktorat Sumber Daya Ikan Ditjen Perikanan Tangkap 2010-2014

    iv

    halaman

    KEPUTUSAN DIRJEN PERIKANAN TANGKAP NOMOR: KEP.09/DJ-PT/2014 TENTANG RENCANA STRATEGIS DIREKTORAT SUMBER DAYA IKAN DITJEN PERIKANAN TANGKAP KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN TAHUN 2010-2014

    i

    LAMPIRAN KEPUTUSAN DIRJEN PERIKANAN TANGKAP NOMOR: KEP.09/DJ-PT/2014 TENTANG RENCANA STRATEGIS DIREKTORAT SUMBER DAYA IKAN DITJEN PERIKANAN TANGKAP KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN TAHUN 2010-2014

    iii

    KATA PENGANTAR iii

    DAFTAR ISI iv

    BAB 1 PENDAHULUAN 1-1

    1.1 Kondisi Umum 1-1

    1.2 Potensi dan Permasalahan 1-33

    BAB 2 VISI, MISI, DAN SASARAN STRATEGIS 2-1

    2.1 Kelautan dan Perikanan 2-1

    2.2 Perikanan Tangkap 2-12

    2.3 Sumber Daya Ikan 2-20

    BAB 3 ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI

    3.1 Pembangunan Nasional 3-1

    3.2 Pembangunan Kelautan dan Perikanan 3-5

    3.3 Pembangunan Perikanan Tangkap 3-24

    3.4 Pengelolaan Sumber Daya Ikan 3-46

    BAB 4 PENUTUP 4-1

    LAMPIRAN L-1

  • Rencana Strategis Direktorat Sumber Daya Ikan

    Ditjen Perikanan Tangkap 2010-2014

    1-1

    1.1 Kondisi Umum

    1.1.1 Perikanan Tangkap

    Pembangunan perikanan tangkap sebagai bagian penting dari pembangunan kelautan dan perikanan dilaksanakan untuk mewujudkan 4 (empat) pilar pembangunan nasional, yaitu pro-poor (penanggulangan kemiskinan), pro-job (penyerapan tenaga kerja), pro-growth (pertumbuhan ekonomi), dan pro-enviroment (pemulihan dan pelestarian lingkungan). Selanjutnya, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, pembangunan perikanan tangkap dilaksanakan melalui 1 (satu) program yakni Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Tangkap. Program tersebut selanjutnya dijabarkan dalam 6 (enam) kegiatan, yaitu: (1) Pengelolaan sumber daya ikan, (2) Pembinaan dan pengembangan kapal perikanan, alat penangkap ikan, dan pengawakan kapal perikanan, (3) Pengembangan, pembangunan, dan pengelolaan pelabuhan perikanan, (4) Pelayanan usaha perikanan tangkap yang efisien, tertib, dan berkelanjutan, (5) Pengembangan usaha penangkapan ikan dan pemberdayaan nelayan skala kecil, dan (6) Peningkatan dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis Ditjen Perikanan Tangkap. Penjabaran Program Pengembangan dan Pengelolaan Perikanan Tangkap melalui 6 (enam) kegiatan tersebut,

    1

  • Rencana Strategis Direktorat Sumber Daya Ikan Ditjen Perikanan Tangkap 2010-2014

    1-2

    dimaksudkan untuk mendukung pencapaian target nasional pembangunan kelautan dan perikanan yang diamanatkan kepada Ditjen Perikanan Tangkap, yakni untukmendukung pencapaian target indikator kinerja utama (IKU) sebagai berikut: (1) meningkatnya volume dan nilai produksi perikanan tangkap, (2) meningkatnya pendapatan nelayan, (3) dan meningkatnya nilai tukar nelayan (NTN). Selama periode tahun 20102011, pelaksanaan pembangunan perikanan tangkap telah menghasilkan berbagai capaian. Capaian indikator kinerja program dijabarkan pada uraian berikut ini.

    1. Peningkatan Produksi Perikanan Tangkap

    Upaya peningkatan produksi perikanan tangkap dilakukan untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan nasional, terutama dalam penyediaan sumber bahan pangan hewani sebagai penyedia protein untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Peningkatan produksi juga diprioritaskan untuk mencukupi kebutuhan konsumsi domestik dan mendukung penyediaan bahan baku bagi industri pangan, khususnya industri pengolahan hasil perikanan, baik yang berorientasi pasar domestik maupun pasar internasional.

    Dalam rangka menjaga kelestarian sumber daya ikan dan peningkatan produksi perikanan tangkap lebih diorientasikan pada peningkatan nilai produksi daripada volume produksi. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan kualitas ikan hasil tangkapan sejak ditangkap di atas kapal hingga didaratkan di pelabuhan perikanan.

    Produksi perikanan tangkap berasal dari produksi di perairan umum daratan dan perairan laut. Kenaikan volume produksi perikanan tangkap secara keseluruhan selama tahun 2010 2011 rata-rata sebesar 0,44% per

  • Rencana Strategis Direktorat Sumber Daya Ikan

    Ditjen Perikanan Tangkap 2010-2014

    1-3

    tahun, yaitu 5.384.276 ton pada tahun 2010 dan 5.408.900 ton pada tahun 2011. Adapun nilai produksi perikanan tangkap meningkat rata-rata sebesar 5,90% per tahun selama tahun 2010 2011, yaitu sebesar Rp 61,242 trilyun pada tahun 2010 menjadi Rp 64,861 trilyun pada tahun 2011.

    2. Peningkatan Pendapatan Nelayan

    Pendapatan merupakan salah satu indikator untuk mengukur tingkat kesejahtaraan nelayan.Semakin meningkatnya pedapatan, maka nelayan memiliki kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraannya. Namun demikian, kenaikan pendapatan tentu saja harus diiringi dengan kemampuan keluarga nelayan untuk mengelola keuangan.

    Selama tahun 2010-2011, pendapatan nelayan pemilik meningkat rata-rata sebesar 7,57%, yaitu dari Rp 1.769.220,-/orang/bulan pada tahun 2010 menjadi Rp 1.903.290,-/orang/bulan pada tahun 2011. Sedangkan pendapatan nelayan buruh selama tahun 2010-2011 rata-rata naik sebesar 19,88%, yakni dari Rp 601.730,- /orang/bulan menjadi Rp 721.384,- /orang/bulan.

    3. Peningkatan Nilai Tukar Nelayan

    Sebagaimana halnya dengan tingkat pendapatan nelayan, nilai tukar nelayan (NTN) menjadi salah satu indikator sebagai pendekatan (proxy) untuk mengukur tingkat kesejahteraan nelayan.

    Nilai Tukar Nelayan (NTN) merupakan rasio antara indeks harga yang diterima nelayan dengan indeks harga yang dibayar nelayan. Secara konsepsinya, NTN adalah pengukur kemampuan tukar produksi ikan hasil tangkapan terhadap barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga nelayan.

  • Rencana Strategis Direktorat Sumber Daya Ikan Ditjen Perikanan Tangkap 2010-2014

    1-4

    Selama tahun 2010-2011, nilai tukar nelayan meningkat sebesar 0,7 point, dari 105,54 pada tahun 2010 menjadi 106,24 pada tahun 2011. Nilai Tukar Nelayan lebih besar dari 100 menunjukkan daya beli nelayan yang sudah cukup baik.

    Tabel 1. Capaian Indikator Kinerja Utama Ditjen Perikanan Tangkap Tahun 2010-2011

    NO Rincian IKU Capaian Kenaikan

    (%/tahun) 2010 2011

    1

    Jumlah produksi perikanan tangkap

    Volume (Ton)

    5.384.740 5.408.900 0,44

    Nilai (Rp. Juta)

    61.242.670 64.861.355 5,90

    2 Pendapatan nelayan (Rp/bulan/orang)

    Pemilik 1.769.220 1.903.290 7,57

    Buruh 601.730 721.384 19,88

    3 NTN 105,54 106,24 0,7 point

    Selanjutnya beberapa capaian penting kinerja kegiatan Ditjen Perikanan Tangkap berdasarkan 4 (empat) tujuan utama sesuai pilar pembangunan nasional (pro poor, pro growth, pro job, pro environment) dijelaskan pada uraian berikut ini.

    1. Upaya Penanggulangan Kemiskinan (pro poor)

    a. Peningkatan Akses Permodalan Nelayan

    Permodalan merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung pengembangan skala dan kapasitas usaha nelayan untuk mencapai tingkat efisiensi tertentu sebagai unit usaha yang

  • Rencana Strategis Direktorat Sumber Daya Ikan

    Ditjen Perikanan Tangkap 2010-2014

    1-5

    menguntungkan. Sampai saat ini, masih terdapat persoalan klasik yang dihadapi nelayan untuk mengakses permodalan secara formal yang bersumber dari lembaga keuangan (perbankan dan non perbankan). Beberapa kendala tersebut antara lain: lembaga keuangan menilai usaha penangkapan ikan berisiko tinggi, karena tergantung musim, sehingga perolehan hasil tidak menentu. Selain itu juga adanya persyaratan agunan (sertifikat tanah, kendaraan bermotor, dsb) yang memberatkan nelayan. Faktor lainnya adalah ketiadaan pihak yang bersedia memberikan jaminan apabila nelayan tidak bisa mengembalikan pinjaman.

    Faktor-faktor tersebut di atas yang menyebabkan nelayan memanfaatkan jasa para pelepas uang untuk memperoleh pinjaman dengan proses yang lebih cepat dan mudah, meskipun dengan suku bunga yang lebih tinggi daripada suku bunga kredit dari lembaga keuangan. Keadaan in