RENCANA PERDAMAIAN KOPERASI SIMPAN PINJAM LIMA …

of 32 /32
RENCANA PERDAMAIAN KOPERASI SIMPAN PINJAM LIMA GARUDA (Dalam PKPU) SURACHMAT SUNJOTO (Dalam PKPU) Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga Pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 285/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst Tanggal 16 Maret 2021

Embed Size (px)

Transcript of RENCANA PERDAMAIAN KOPERASI SIMPAN PINJAM LIMA …

(Dalam PKPU) SURACHMAT SUNJOTO (Dalam PKPU)
Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga Pada
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 285/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst
Tanggal 16 Maret 2021
I. GAMBARAN UMUM A. Latar Belakang
Koperasi Simpan Pinjam LiMa Garuda (KSP LiMa Garuda) memiliki dasar hukum Keputusan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Republik Indonesia Nomor 759/BH/MENEG.I/V/2008 yang berkedudukan di Kota Bekasi, Jawa Barat. Koperasi Simpan Pinjam LiMa Garuda memiliki 1.453 anggota pada Tahun 2018 dan telah memiliki 12 kantor cabang di lima Provinsi di Indonesia.
Selama tahun 2018 -2019 telah terjadi penarikan dana secara masif (rush money) di industri keuangan non-bank, seperti asuransi dan perusahaan investasi yang menyebabkan terjadinya kasus gagal bayar. Kejadian tersebut diperparah dengan pandemi Covid-19 yang terjadi pada awal tahun 2020, yang berdampak terhadap lesunya dunia usaha.
Hal ini ditandai dengan pertumbuhan ekonomi negatif di Triwulan-2 dan Triwulan-3 tahun 2020 sebesar -5,32% dan -3,24% yang menyebabkan Indonesia berada dalam resesi (dua periode berturut-turut pertumbuhan ekonomi negatif). Kondisi tersebut berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional KSP LiMa Garuda dan mengakibatkan tidak dapat melakukan kewajibannya secara maksimal kepada para anggotanya.
Koperasi Simpan Pinjam LiMa Garuda adalah salah satu koperasi besar di Indonesia yang dinilai berprestasi. Penghargaan dan sertifikat yang didapatkan antara lain:
1. Best Improvement Cooperative Of The Year 2015 dari Indonesian Creativity and Best Leader Award.
2. The Best Company of The Year 2016 dari Indonesia Business Award. 3. Indonesia Best of The Best Award 2019 dari Indonesia Achievement Award 2019. 4. Sertifikat Sehat Koperasi dari Kementrian Negara Koperasi dan UKM Republik
Indonesia Tahun 2012, 2016, 2017 dan 2018. 5. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik setiap tahun.
Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 285/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst, tanggal 2 November 2020 Koperasi Simpan Pinjam LiMa Garuda telah dinyatakan dalam Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU).
Kami memahami dan menyadari bahwa semangat dan azas yang tertuang dalam Undang- Undang Nomor 37 tahun 2004 Tentang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan Kepailitan sangat mengedepankan kelangsungan usaha dari Debitur. Selain itu diupayakan
perdamaian yang sesuai dengan tujuan dari Debitur PKPU yang memiliki itikad baik dan tekad yang kuat untuk menyelesaikan seluruh kewajiban kepada para krediturnya.
Oleh karena itu, kami bermaksud mengajukan Rencana Perdamaian kepada seluruh Kreditur Koperasi dengan tatacara yang akan akan kami uraikan dibawah ini. B. Penyelesaian Masalah Keuangan
Rencana pengembalian dana Anggota dapat terwujud jika kondisi tersebut dibawah dapat
terpenuhi:
1. Sumber dana pengembalian berasal dari pertumbuhan organik bisnis KSP LiMa
Garuda, dan untuk itu KSP LiMa Garuda harus tetap hidup dan berjalan, dengan
bisnis yang tumbuh dan berkembang sesuai strategi pengembangan usaha dan
rencana / proyeksi keuangan
2. Pengembalian piutang dari bisnis LiMa Group (property, modal ventura & logistik)
3. Pembayaran kembali dan penyelesaian bertahap atau restrukturisasi atas
pinjaman yang diberikan kepada pihak-pihak terkait
4. Adanya “standby guarantee”, berupa komitmen pribadi Bpk Surachmat Sunjoto
sebagai Ketua KSP LiMa Garuda, untuk membantu penyelesaian / pembayaran
dana Anggota dengan bantuan dana yang bersumber dari perusahaan yang dimiliki
termasuk penjualan saham
C. Optimalisasi Arus Kas 1. Pengaktifkan kembali dan memperbaiki kinerja operasional KSP LiMa Garuda
Seperti kita ketahui bersama, sejak beberapa bulan lalu KSP LiMa Garuda belum dapat beroperasi, baik untuk melakukan penghimpunan dana maupun meminjamkan dana kepada anggota dan masyarakat. Apabila kondisi telah membaik sehingga memungkinkan KSP LiMa Garuda membuat persiapan yang cukup, maka kegiatan operasinal akan segera dilaksanakan. Pengaktifan kembali kegiata operasional juga akan diikuti dengan serangkaian program perbaikan dan pengembangan usaha.
2. Menyertakan group usaha yang dimiliki Surachmat Sunjoto untuk ikut serta dalam skema pengembalian dana anggota Sebagai Ketua Pengurus KSP LiMa Garuda Surachmat Sunjoto menyatakan bertanggungjawab terhadap kondisi koperasi saat ini. Karena itu berbagai upaya maksimal akan dilakukan, termasuk mengoptimalkan pendapatan dari PT Lima Rachmat Sejahtera, grup perusahaan yang 90% sahamnya tercatat atas nama Surachmat Sunjoto, kecuali untuk PT. LoGan Ahwaya Nusatara.
Beberapa badan usaha dibawah PT LiMa Rachmat Sejahtera berpotensi dapat dikembangkan dengan baik dan dapat membantu menyelesaikan masalah keuangan KSP LiMa Garuda. Badan usaha yang dimaksud adalah sebagai berikut:
1. PT LiMa Ventura adalah perusahaan keuangan yang bergerak di bidang usaha modal ventura dengan pengawasan penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). pada saat ini kegiatan yang dilakukan perusahaan meliputi penyertaan modal pada pasangan usaha yang potensial dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham maupun pendapatan deviden; kegiatan lain adalah mendukung pemodalan usaha bagi badan usaha dengan skema pengembalian secara periode dalam bentuk pinjaman modal kerja.
Penyertaan saham PT Lima Ventura mengelola empat Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) yang
memiliki kinerja cukup baik, yakni Voyej, Gorry Gourmet, Velospace dan Zicare. Selain pengembalian pinjaman dengan jumlah lima miliar kepada Koperasi Simpan Pinjam LiMa Garuda, potensi usaha PT LiMa Ventura berpotensi dikembangkan sehingga dapat menopang kewajiban Koperasi kepada krediturnya.
PenyertaanSaham di PT. Gorry Gourmet Indonesia masing-masing untuk saham seri
B sebesar Rp. 6.501.000.000 sebanyak 704 saham dan seri C Rp. 4.650.000.234 sebanyak 363 saham. Berdasarkan akta notaris Ivan Lazuardi Suwana, SH. M.Kn no 34 pada tanggal 29 Maret 2019
Pada tanggal 8 Juli 2019 perusahaan melakukan penyertaan saham pada PT. Santomas Velo Intikarya terdiri dari 35 saham seri A sebesar Rp. 35.000.000 atau 26% dan 33 saham seri B sebesar Rp. 6.897.000.000 atau 24,81%. Pada tanggal 18 Januari 2019 perusahaan mengalihkan saham PT. Santomas Velo Intikarya kepada Koperasi Simpan Pinjam LiMa Garuda sebesar Rp. 2.711.519.656
PT. Jejaring Tiga Artha. Berdasarkan Perjanjian Pemegang Saham tanggal 23 September 2019, perusahaan melakukan investasi saham kepada PT. Jejading Tiga Artha terdiri atas saham seri A dan saham seri B masing-masing dengan nilai nominal dan jumlah saham tersebut adalah sebesar Rp. 1.000.000 saham seri A dan 250 saham seri B. Perusahaan mengambil bagian pada saham seri B sebanyak 250 saham dari total 1.000 saham atau sebesar Rp. 7.500.000.000 dengan kepemilikan sebesar 25%, pada tanggal 31 Desember 2019 jumlah yang disetor sebesar Rp. 5.049.108.313
PT. Lima Mahakarya Abadi merupakan produsen aksesori fashion berbasiskan bahan kulit dengan segment pasar kelas menengah atas. Pada perusahaan ini, LiMa Ventura telah investasi dengan pemilikan saham sebesar 45% dengan nilai Rp. 2.958.000.000 . Daftar kepemilikan saham pada perusahaan pasangan usaha adalah sebagai berikut:
2. PT. Hawari LiMa Investama (HLI) merupakan perusahaan di bawah PT. LiMa Rachmat
Sejahtera yang bergerak dalam bidang investasi. Perusahaan yang berada di bawah HLI yang dapat berkontribusi untuk mendukung penyelesaian kewajiban pada anggota KSP LiMa Garuda adalah PT. Lima Augrah Asetindo, PT. Logan Ahwaya Nusantara, dan PT. LiMa Widya Aditama
3. PT LiMa Anugerah Assetindo (LAA) tujuan awal dibentuknya untuk membantu KSP LiMa Garuda dalam menyelesaikan penanganan atau likuiditas dari jaminan aset pinjaman bermasalah. Dengan berjalannya waktu, LAA berkembang menjadi kelompok usaha yang bergerak dalam bidang properti yang memiliki kegiatan Aset management dan developer yang memiliki anak usaha anak usaha PT Griya Lima Garuda dan PT Bumi Runting Lestari. LAA Group masih berjalan membangun perumahan bersubsidi mapun kelas menengah. Lokasi perumahan terletak di Kabupaten Subang dan sekitar Kota Pati.
PPU Nilai Saham Awal (Investasi) Nilai Saham Valuasi Lembar saham (Akte) Kepemilikan LV Total Nilai saham LV (Akte)
PT LIMA MAHAKARYA ABADI (VOYEJ) 2.958.000.000 3.750.000.000 4.500 45% 225.000.000
6.501.000.000 - 704 9,4% 6.501.000.000
4.650.000.234 - 363 4,9% 4.650.000.234
21.000.000 - 21 16% 21.000.000
4.180.000.000 - 20 15% 4.180.000.000
PT JEJARING TIGA ARTHA (ZI CARE) 7.500.000.000 - 250 25% 7.500.000.000
PT GORRY GOURMET INDONESIA (GORRY)
PT SANTOMAS VELO INTIKARYA (VELOSPACE)
Di kota Pati lahan dalam proses penggarapan adalah sebesar 2.7 ha yang rencananya akan dibangun 227 rumah kelas menengah. Sementara di Kabupaten Subang, dengan lahan seluas 5 ha dapat dibangun rumah sebanyak 468 unit bersubsidi dan kelas menengah. Dengan melajutkan pembangunan yang sudah dimulai dan kemungkinan perluasan ke depan, PT LiMa Anugrah Assetindo sangat optimis untuk dapat mengembalikan hutang kepada Koperasi Simpan Pinjam LiMa Garuda ataupun membantu mengembalikan hutang para kreditur Koperasi.
4. PT Logan Ahwana Nusantara, adalah sebuah perusahaan dibidang IT di bawah PT Lima Rachmat Sejahtera. Usaha yang dijalankan adalah sebagai pihak penghubung untuk mempertemukan pengguna usaha logistik dan pemilik armada atau sebagai menyedia platform mobile digital di bidang logistik. Paltform logistik seperti ini, tidak memiliki pesaing yang berarti di Indonesia. Beberapa produsen besar telah menjadi pelanggan tetap seperti Garuda food, Inaco, Philips dan Top 1. Dengan modal pelanggan tetap yang ada, perusahaan ini sangat bisa untuk dikembangkan lebih lanjut agar dapat membantu membayar kewajiban kreditur KSP LiMa Garuda.
5. PT. LiMa Widya Aditama. LiMa Widya Aditama adalah perusahaan yang dibentuk
untuk bidang pelatihan dan pengembangan sumberdaya manusia atau tenaga kerja. Perusahaan ini sudah memiliki ijin untuk sebagai Lembaga Pendidikan dan Kursus yang disahkan pemerintah serta juga memiliki ijin untuk pengerahan tenaga kerja lokal. Dengan pertumbuhan ekonomi ke depan yang makin meningkat serta adanya bonus demografi, peluang usaha dalam pengembangan sumber daya manusia serta penyalurannya menjadi sangat baik.
D. Prospek Kelangsungan Usaha Lima Group
Untuk lebih jelasnya, dibawah ini adalah struktur grup usaha di bawah PT LiMa Rachmat Sejahtera, dimana Surachmat Sunjoto memiliki saham lebih dari 90%. Untuk selanjutnya grup usaha ini di sebut “LiMa Grup”. Dengan mempertimbangkan hasil tinjauan dokumen perusahaan secara singkat, dapat disarikan bahwa pada prinsipnya prospek kelangsungan usaha akan dilaksanakan dengan:
1. Tidak menjual asset tetap, aset tidak tetap maupun saham, kecuali asset tersebut sudah tidak produktif dan/atau hanya menjadi beban.
2. Melakukan kolaborasi dengan partner strategis, baik untuk kepastian pasar bagi produk-produk yang diproduksi LiMa Group, maupun mendapatkan tambahan modal dari pasar uang atau pasar modal.
E. Posisi Neraca Keuangan Lima Group
Neraca Keuangan LiMa Group terbagi atas dua bagian, yakni Neraca Keuangan KLG LiMa Garuda dan Neraca Keuangan LiMa Group. Neraca Keuangan ini menjelaskan harta yang dimiliki perusahaan dan koperasi dalam bentuk aset, serta kewajiban perusahaan dan koperasi dalam bentuk hutang dan modal (untuk perusahaan) atau simpanan wajib dan pokok anggota (untuk koperasi).
Laporan keuangan KLG LiMa Garuda hasil RAT pada bulan Agustus 2020 menunjukkan: 1. Kekayaan koperasi sebesar Rp. 629.412.818.772,08,- dalam bentuk uang kas, giro,
simpanan di bank, kredit pinjaman, inventarisasi kantor, dan uang muka. 2. Kewajiban koperasi berupa hutang dan modal (simpanan anggota baik wajib maupun
pokok) sebesar Rp. 699.492.481.318,30,- diluar kewajiban kepada afiliasi. 3. Berdasarkan data di atas, maka selisih kerugian koperasi adalah sebesar Rp.
(68.643.372.597,22),- 4. Pinjaman yang disalurkan oleh KSP LiMa Garuda sebesar Rp. 508.219.352.747,90 yang
tidak semuanya dalam katagori pinjaman lancer, khususnya pada saat pandemi dan penurunan kegiatan ekonomi seperti saat ini.
5. Kerugian ini menjadi bagian yang harus diselesaikan oleh LIma Group melalui pengelolaan keuangan group perusahaan.
Sementara itu berdasarkan laporan Keuangan per November 2020 dari LRS (LV, HLI, LAA, GLG, BRL), serta per Oktober 2020 dari LV, maka posisi keuangan LiMa Group adalah sebagai berikut: 1. Posisi Neraca perusahaan diluar piutang dan penyertaan perusahaan afiliasi
menunjukkan bahwa perusahaan masih memiliki aset dalam bentuk persediaan sebesar Rp. Rp 424.303.863.556,-,-
2. Disisi lain, total kewajiban kepada pihak luar, pajak, dan bank adalah sebesar Rp. 694.439.009.211,-.
3. Berdasarkan data ini, dapat disimpulkan bahwa perusahaan masih dapat menyelesaikan kewajiban pihak luar dengan aset yang dimiliki.
Posisi aset tersebut belum sepenuhnya berada pada kontrol LiMa Group. Perlu mekanisme pengumpulan dan penyelesaian aset akan dilakukan dengan : 1. Penjadwalan kembali pembayaran piutang, khususnya piutang non-afiliasi. 2. Pengumpulan dan penilaian kembali aset perusahaan untuk mengetahui nilai aset yang
tersedia, serta meperoleh informasi mengenai aset yang akan dioptimalisasi untuk menyelesaikan masalah keuangan perusahaan
3. Melakukan negosiasi dengan PT Logan Ahwaya Nusantara dan Perusahaan Pasangan Usahan terkait dengan keuntungan investasi dan menjual Sebagian saham.
4. Melakukan pengawasan terhadap lalu lintas uang (cash flow) dalam bentuk cash maupun non-cash untuk meminimalisir kerugian.
5. Melakukan efisiensi terhadap sejumlah biaya, khususnya biaya kantor.
Sebagai catatan: 1. Penyelesaian hutang dan kewajiban afiliasi dapat dilakukan setelah hutang dan
kewajiban pihak luar diselesaikan. Sedangkan hutang pajak dan bank, dilakukan dengan menggunakan metode penjadwalan ulang.
2. Khusus untuk Koperasi Lima Group, upaya penyelesaian dilakukan dengan menempatkan Koperasi Lima Group sebagai cost center.
3. Penyelesaian hutang dan restrukturisasi keuangan dari 5 (lima) perusahaan (HLI, LAA BRL, GLG, dan LV) dilakukan dengan cara menjadikan kelima perusahaan ini sebagai profit center untuk menutupi penyelesaian keuangan group.
F. Asset Disclosure Berdasarkan Laporan keuangan kelompok usaha di bawah LRS (LV, HLI, LAA, GLG, BRL) hingga akhir bulan November dan Oktober tahun 2020 (LV) LiMa Group memiliki total aset sebesar Rp 424.303.863.556,- yang terdiri dari :
1. Cash 2. Simpanan di bank 3. Penyertaan 4. Piutang 5. Uang muka yang sudah dibayarkan oleh perusahaan kepada pihak ketiga (non-
afiliasi) 6. Aset berwujud 7. Persediaan kantor 8. Jaminan jangka panjang 9. Aset tak berwujud
Untuk pengelolaan keuangan berdasarkan data-data di atas, maka:
1. Aset perusahaan berupa piutang dan penyertaan dapat dijadikan sumber cash bagi upaya penyelesaian keuangan. Penjadwalan penarikan piutang dan manajemen piutang menjadi sangat penting untuk mengembalikan struktur keuangan group.
2. Aset berwujud serta persediaan kantor, perlu dilakukan revaluasi untuk mendapatkan nilai akhir, yang jika memungkikan dan perusahaan tidak dapat mengoptimalisasikannya, dapat dilakukan penjualan sesuai harga terbaik.
3. Khusus untuk uang muka yang telah dibayarkan, dapat dilakukan negosiasi penyelesaian baik berupa penarikan kembali, atau meminta pihak penerima untuk memenuhi kewajiban yang memberikan nilai terbaik bagi pihak perusahaan pembayar dan penerima.
G. Rencana Perbaikan
KSP LiMa Garuda telah menjalankan prinsip pengelolaan koperasi yang baik demi tercapainya Good Corporate Governance. Dan untuk menunjang pelaksanaan GCG tersebut, maka koperasi telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai berikut :
a. SOP Kredit b. SOP Collection c. SOP Simpanan Berjangka dan Harian d. SOP Lelang e. SOP Internal Audit f. SOP Finance & Accounting g. SOP Human Resources h. SOP Information Technology i. SOP Teller j. SOP General Affair
Agar peningkatan kinerja ke depannya lebih baik lagi, KSP LiMa Garuda mencanangkan Rencana Perbaikan yang perlu dilakukan.
Adapun pokok-pokok strategi pengembangan usaha KSP LiMa Garuda adalah sebagai berikut:
1. Bidang Sumber daya manusia a. Perbaikan dan peningkatan kualitas rekrutmen pegawai dengan penetapan
standar karakter dan kompetensi (pengetahuan dan ketrampilan), disemua
tingkat dan fungsi jabatan
kompetensi relevan lainnya , melalui pelatihan dan sertifikasi secara
berkelanjutan
c. Penerapan prinsip-prinsip “know your employee”
2. Bidang Jaringan Dan Akses Kantor
a. Penambahan jaringan kantor KSP LiMa Garuda, dibatasi hanya pada wilayah
yang memiliki potensi dan risiko yang terukur dan dapat dimitigasi
b. Penutupan kantor-kantor yang tidak produktif dan/atau memiliki tingkat
pinjaman bermasalah yang signifikan
pengembangan kantor layanan virtual / digital
3. Bidang Usaha Pembiayaan
yang sesuai prinsip-prinsip koperasi dan disalurkan pada sektor yang
menguntungkan dengan risiko terukur
c. Melakukan pendekatan kemitraan atau komunitas dalam pengembangan
anggota dan penyaluran pembiayaan
yang hati-hati, wajar, layak serta sesuai prinsip umum pinjaman dan
ketentuan yang berlaku
maupun Pinjaman yang seimbang dengan kebutuhan pinjaman dan arus kas
KSP LiMa Garuda
b. Pengembangan produk pendanaan yang sesuai dengan minat pasar serta
tidak melanggar prinsip atau ketentuan perkoperasian
c. Pertumbuhan dana dengan imbal hasil (bunga) yang wajar namun tetap
kompetitif
penghimpunan dana Anggota
dipercaya
termasuk penerapan disiplin transaksi dan pencatatan keuangan yang
sesuai dengan ketentuan perkoperasian dan prinsip-prinsip akuntansi yang
berlaku
termasuk adminstrasi dokumen, persetujuan, otorisasi transaksi dan aplikasi
/ system pencatatan transaksi
c. Disiplin Implementasi system budget dan rencana keuangan sebagai acuan
kerja keuangan termasuk mengukur kinerja keuangan
d. Implementasi & optimalisasi laporan kinerja keuangan sebagai alat
pemantau dan pengendali jalannya usaha dan mitigasi risiko
6. Bidang Operasional Dan Tekhnologi
a. Perbaikan dan peningkatan kualitas proses dan pengendalian operasional ,
termasuk perbaikan dengan pengembangan SOP sesuai dengan kebutuhan
usaha dan keterkinian kebijakan perkoperasian
b. Peningkatan kualitas layanan dan tata kelola administrasi
c. Peningkatan dan pengembangan “core system” operasional dan keuangan
sesuai dengan keterkinian proses / layanan dan prinsip pencatatan dan
akuntansi
d. Pengembangan system layanan digital dan akses virtual KSP LiMa Garuda
dalam menumbuhkan jumlah Anggota maupun edukasi produk, baik
pegembangan sendiri maupun bermitra dengan pihak lain
e. Penerapan prinsip efektiftas dan efisiensi operasional, yang mampu
mendukung peningkatan keuntungan KSP LiMa Garuda
f. Penerapan “4 eyes principle”
7. Bidang Manajemen Risiko & Kepatuhan
a. Menerapkan system manajemen risiko disemua aspek pengeloaan dan
operasional KSP LiMa Garuda ( 8 aspek risiko : operasional, kredit, likuiditas,
hukum, reputasi, kepatuhan, pasar dan stratejik)
b. Meningkatkan disiplin ketaatan dan kepatuhan dengan pembentukan unit
kerja kepatuhan yang bertanggung jawab memantau dan mengawasi
operasional KSP LiMa Garuda , termasuk pemenuhan komitmen sesuai hasil
Audit Kemenkop
c. Meningkatkan kualitas tata kelola koperasi yang baik, melalui komitmen
disemua tingkat organisasi dan disiplin penegakan serta penerapannya
8. Bidang Pengawasan & Pengendalian
Pengawas Koperasi sesuai ketentuan perkoperasian
b. Meningkatkan peran dan fungsi auditor internal KSP LiMa Garuda, tidak
hanya bersifat ex-post namun juga ex-ante
c. Menerapkan prinsip “three lines of defense”, untuk mencegah potensi fraud
Rencana Perbaikan operasional dan kinerja usaha, tidak hanya menyangkut KSP LiMa Garuda, namun melibatkan semua perusahaan yang terafiliasi yang termasuk dalam kelompok usaha LiMa Rachmat Sejahtera (LRS). Dengan demikian diharapkan ke depan koperasi ini dapat memenuhi kewajiban kepada seluruh kreditur KSP LiMa Garuda, dengan rencana sebagai berikut:
PT Lima Anugerah Assetindo (LAA), selain melanjutkan pembangunan dan penjualan seanyak 585 unit rumah sebagaimana tercantum dalam tabel dibawah, juga akan berekspansi untuk menyediakan perumahan karyawan pabrik di sekitar lokasi lahan, instansi negara yang memerlukan perumahan untuk karyawanya. Untuk target pasar karyawan pabrik maupun instansi pemerintah, LAA sudah memiliki kandidat yang dapat ditindaklanjuti.
PT Lima Ventura (LV), bersama Perusahaan Pasangan Usaha (PPU) akan fokus untuk mendapatkan dana investasi, baik melalui pencatatan di papan akselerasi, maupun dana dari penjualan saham Seri B ataupun Seri C. Selain mendapatkan keuntungan investasi dari kenaikan nilai saham PPU, LiMa Ventura juga akan meningkatkan kapasitasnya untuk penyaluran kredit usaha serta pertukaran portfolio investasi agar dapat menghasilkan arus kas yang lebih baik serta kinerja investasi yang lebih menguntungkan. Dapat lebih kami jelaskan PPU, sebagai berikut:
1. Velospace, melayani solusi menyeluruh untuk design interior, arsitektur hingga pelaksanaan pembangunan maupun renovasi, dengan perencanaan kedepan: a. Target pasar untuk mencapai 15 kota, dengan area fokus pada Jabodetabek b. Kolaborasi baik dengan penyedia material bangunan serta furnitur
(persegi.co.id) c. Melengkapi layanan dengan menambahkan jasa arsitektur
d. Melakukan langkah untuk mendapatkan partner strategis baik dengan pengembang, pemilik tanah maupun perusahaan pemelihara bangunan
e. Melengkapi sertifikasi perusahaan SIUJK, agar bisa mengikuti tender resmi, baik proyek pemerintah maupun swasta
f. Penguatan brand, dengan melakukan kampanye di media sosial lebih masif
2. Gorry Gourmet, adalah penyedia makanan sehat, dengan kelezatan makanan yang terjaga serta nutrisi yang terkandung sangat bermanfaat. Langkah-langkah yang akan dilakukan kedepan adalah: a. Memperkuat “ekosistem” didalamnya termasuk; petunjuk & pemantauan pola
hidup sehat, konsultasi pakar, katalog makanan sehat, program kesehatan pekerja
b. ekspansi ke berbagai kota di Indonesia c. Memperluas cakupan pelatihan; psikolog, mindfullness coach, personal trainer d. Menggunakan gawai untuk memantau pola hidup sehat (jam tanagn pintar) e. Menambah layanan dengan broker asuransi f. Dengan analisa data yang ada, dapat membuat produk makanan kesehatan
3. Voyej, produsen aksesoris kulit, dengan design yang sangat ekslusif, perencanaan kedepan adalah sebagai berikut: a. Perombakan organisasi menjadi lebih efisien dan efektif b. Melakukan fokus pasar ke pasar A & B, sehingga dapat menaikan harga jual c. Mencari bahan baku dalam negeri yang baik d. Membuat produk baru e. Kampanye media sosial lebih ditingkatkan, serta penambahan outlet bila
diperlukan
4. Zicare, adalah system informasi manajemen pelayanan kesehatan, mencanangkan rencana kedepan sebagai berikut: a. Membuat ekosistem yang berkenaan dibidang pelayanan kesehatan b. Sebagai badan manajemen & pantauan Covid-19 c. Analisa data diri ekosistem d. Manajemen data rekaman kesehatan e. Menggunakan gawai & IOT sebagai alat monitor kesehatan f. Mengelola data kesehatan secara nasional g. IPO
PT Logan Ahwaya Nusantara (LAN), memiliki empat pelanggan tetap yang sudah dilayani dalam waktu yang cukup lama dan kerjasama akan segera dikembangkan agar menjadi lebih besar. Untuk itu, beberapa kandidat partner strategis yang dapat bersama-sama mengembangkan LAN, sudah teridentifikasi. Perencanaan kedepan dapat terlihat dalam grafik dibawah ini.
H. Target Penerimaan
Untuk mempercepat dan memaksimalkan pembayaran, KSP LiMa Garuda mengoptimalisasi target penerimaan sesuai dengan rencana bisnis ke depan, antara lain: 1. Untuk mempercepat dan memaksimalkan pembayaran, KSP LiMa Garuda akan
mengoptimalisasi target penerimaan sesuai dengan rencana bisnis KSP LiMa Garuda, antara lain:
a. Memaksimalkan bisnis utama sebagai Koperasi Simpan Pinjam (organik) dengan penambahan anggota baru dan penambahan simpanan anggota lama.
b. Penambahan mitra untuk penyaluran pinjaman bagi anggota dan umkm baik dengan Bank maupun lembaga keuangan pemerintah non bank
c. Penambahan fee jasa untuk layanan digital melalui platform teknologi keuangan
2. Percepatan penagihan piutang kepada PT Lima Anugerah Assetindo (LAA) yang
merupakan perusahaan afiliasi. Berdasarkan Laporan Keuangan November 2020 - KSP LiMa Garuda memiliki piutang kepada LAA sebesar Rp287 miliar. - Aset yang dimiliki oleh LAA sebesar Rp178 miliar, yang terdiri dari piutang
sebesar Rp134 miliar, persediaan Rp48 miliar. - Pembayaran piutang tersebut akan berasal dari pendapatan bisnis properti anak
perusaaan LAA, yaitu PT Griya Lima Garuda dan PT Bumi Runting Lestari, yang akan memberikan arus kas sebesar Rp240 miliar hingga Tahun 2031.
3. Optimalisasi bisnis modal ventura, melalui perusahaan afiliasi PT LiMa Ventura (LV). - Piutang KSP LiMa Garuda kepada LV saat ini tercatat sebesar Rp5 miliar. - Pengembalian piutang tersebut melalui pelepasan saham LV akan menghasilkan
arus kas sebesar Rp81 miliar. 4. Optimalisasi bisnis marketplace logistik PT Logan Ahwaya Nusantara (LoGan) yang
dimiliki oleh Surachmat Sunyoto. Pelepasan saham akan menghasilkan arus kas sebesar Rp14 miliar. Pelepasan saham LoGan memungkinkan sehubungan Surachmat Sunjoto memiliki saham dengan porsi yang tidak mayoritas serta potensi yang sangat besar dari usaha aplikasi transportasi logistic tersebut. Hal ini terlihat dari proyeksi pendapatan yang dihasilkan LoGan juka semua rencana terlaksana
Tahun 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 Total
KLG 7 43 89 144 210 284 355 341 395 410 444 2.721
Bila tercapainya rencana usaha LoGan, maka akan terjadi peningkatan nilai saham yang dimiliki oleh LiMa Group. Pada momen yang tepat, makan pemegang saham tidak akan sungkan untuk melepaskan kepemilikan sahamnya untuk kepentingan pemenuhan kewajiban kepada kreditur. 5. Optimalisasi perusahaan afiliasi lainnya di bawah kelompok usaha PT. Hawari LiMa
Investama.
Penerimaan dari kelompok usaha LRS adalah sebesar Rp. 420 Miliar A. Penerimaan dari PT. LiMa Ventura Penerimaan dari portfolio saham perusahaan pasangan usaha yang dimiliki. Peningkatan nilai penyertaan saham ditargetkan dengan pertumbuhan 30% pertahun, dan ditargetkan akan keluar dari investasi tersebut dengan nilai minimal lima kali dari nilai investasi tersebut. Dari peningkatan harga saham tersebut, maka akan dialokasikan sebesar 40% - 50% untuk dilikuidasi untuk mengembalikan kewajiban pada anggota atau kreditur.
Tahun 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 Total
LAA 5 7 4 7 17 31 47 44 78 68 17 325
LV 2,3 2,5 3,2 3,8 4,7 5,6 8,5 9,2 11,6 13,5 16,3 81
LOGAN - 1 - 5 - 9 - - - - - 14
Penerimaan dari Kelompok Usaha PT. Hawari LiMa Investama yang merupakan afiliasi dari PT. LiMa Rachmat Sejahtera. Perusahaan yang potensial untuk mendukung pengembalian dana anggota/ nasabah adalah PT. LiMa Anugrah Asetindo Group dan Logan Ahwaya Nusantara.
B. Penerimaan dari hasil usaha PT. LiMa Anugrah Asetindo
Berdasarkan data yang kami miliki, sampai dengan tahun 2020, PT LiMa Anugerah Assetindo memiliki hutang sebesar IDR 287.197.329.257,00 (Dua Ratus Delapan Puluh Tujuh Milyar Seratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Tiga Ratus Dua Puluh Sembilan Ribu Dua Ratus Lima Puluh Tujuh Rupiah) kepada Koperasi LiMa Garuda yang terdiri dari:
Asset IDR 348.915.984.196
Bunga IDR 135.257.052.419
Target Penerimaan Untuk mempercepat dan memaksimalkan pembayaran kepada Koperasi LiMa Garuda, maka PT LiMa Anugerah Assetindo akan mengoptimalisasi target penerimaan sesuai dengan rencana bisnis perusahaan, antara lain:
A. Percepatan Proyek Pagon, Subang dengan detil sebagai berikut: a. Penjualan unit tipe 30/60 sebanyak 318 unit dengan target 100 unit di
tahun 2021 (setara IDR 15.000.000.000,-) dan 218 unit di tahun 2022 (setara IDR 32.700.000.000,-)
b. Penjualan unit tipe 36/72 sebanyak 6 unit dengan target 6 unit di tahun 2021 (setara IDR 1.350.000.000,-)
c. Penjualan ruko tipe 45/90 sebanyak 14 unit dengan target 5 unit di tahun 2021 (setara IDR 1.495.000.000,-) dan 9 unit di tahun 2022 (setara IDR 2.691.000.000,-)
Total penerimaan dari Proyek Pagon Subang direncanakan sebesar IDR 53.236.000.000,- (Lima Puluh Tiga Milyar Dua Ratus Tiga Puluh Enam Juta Rupiah)
PPU Nilai Saham Awal
Nilai Saham
Valuasi* 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031
Proyeksi Valuasi 25.810.000.234 31.762.524.223 38.195.969.016 46.309.368.428 55.983.211.262 67.747.776.367 81.954.535.423 99.153.381.340 117.720.145.896 140.967.792.704 168.147.160.090 200.924.719.316
Capital Gain 30%/tahun 5.952.523.989 6.433.444.793 8.113.399.413 9.673.842.834 11.764.565.105 14.206.759.056 17.198.845.918 18.566.764.556 23.247.646.808 27.179.367.386 32.777.559.226
Divestasi Saham 2.381.009.596 2.573.377.917 3.245.359.765 3.869.537.134 4.705.826.042 5.682.703.622 8.599.422.959 9.283.382.278 11.623.823.404 13.589.683.693 16.388.779.613
Prosentasi Divestasi thd Capital Gain 30% 30% 40% 40% 40% 40% 50% 50% 50% 50% 50%
Nilai Saham setelah Divestasi 29.381.514.627 35.622.591.099 43.064.008.663 52.113.674.129 63.041.950.325 76.271.831.800 90.553.958.382 108.436.763.618 129.343.969.300 154.557.476.397 184.535.939.703
B. Percepatan Proyek Sugiharjo, Pati dengan detil sebagai berikut: a. Penjualan unit tipe 30/90 sebanyak 9 unit dengan target 4 unit di tahun
2021 (setara IDR 940.000.000,-) dan 5 unit di tahun 2022 (setara IDR 1.175.000.000,-)
Total penerimaan dari Proyek Sugiharjo Pati direncanakan sebesar IDR 2.115.000.000,- (Dua Milyar Seratus Lima Belas Juta Rupiah)
C. Percepatan Proyek Tlogorejo, Pati dengan detil sebagai berikut: a. Penjualan unit tipe 30/60 sebanyak 68 unit dengan target 30 unit di
tahun 2021 (setara IDR 4.500.000.000,-) dan 38 unit di tahun 2022 (setara IDR 5.700.000.000,-)
b. Penjualan unit tipe 32/72 sebanyak 121 unit dengan target 30 unit di tahun 2021 (setara IDR 6.450.000.000,-), 30 unit di tahun 2022 (setara IDR 6.450.000.000,-), dan 61 unit di tahun 2022 (setara IDR 13.115.000.000,-)
c. Penjualan unit tipe 32/77 sebanyak 4 unit dengan target 4 unit di tahun 2021 (setara IDR 888.000.000,-)
d. Penjualan unit tipe 42/84 sebanyak 34 unit dengan target 10 unit di tahun 2021 (setara IDR 2.700.000.000,-), 10 unit di tahun 2022 (setara IDR 2.700.000.000,-), dan 14 unit di tahun 2022 (setara IDR 3.780.000.000,-)
Total penerimaan dari Proyek Tlogorejo Pati direncanakan sebesar IDR 46.283.000.000,- (Empat Puluh Enam Milyar Dua Ratus Delapan Puluh Tiga Juta Rupiah)
D. Akuisisi dan Penjualan Proyek Sumedang dengan detil sebagai berikut: a. Penjualan unit tipe 30/60 sebanyak 600 unit dengan target 50 unit di
tahun 2023 (setara IDR 8.000.000.000,-), 100 unit di tahun 2024 (setara IDR 16.000.000.000,-), 100 unit di tahun 2025 (setara IDR 8.000.000.000,-), 150 unit di tahun 2026 (setara IDR 24.000.000.000,-), 200 unit di tahun 2027 (setara IDR 32.000.000.000,-), dan 50 unit di tahun 2028 (setara IDR 8.000.000.000,-)
b. Penjualan unit tipe 36/60 sebanyak 800 unit dengan target 20 unit di tahun 2023 (setara IDR 3.600.000.000,-), 60 unit di tahun 2024 (setara IDR 10.800.000.000,-), 60 unit di tahun 2025 (setara IDR 10.800.000.000,-), 60 unit di tahun 2026 (setara IDR 10.800.000.000,-), 200 unit di tahun 2027 (setara IDR 36.000.000.000,-), dan 400 unit di tahun 2028 (setara IDR 72.000.000.000,-)
c. Penjualan unit tipe 42/84 sebanyak 300 unit dengan target 30 unit di tahun 2024 (setara IDR 7.500.000.000,-), 60 unit di tahun 2025 (setara IDR 15.000.000.000,-), 60 unit di tahun 2026 (setara IDR 15.000.000.000,-), 110 unit di tahun 2027 (setara IDR 27.500.000.000,- ) dan 40 unit di tahun 2028 (setara IDR 10.000.000.000,-)
d. Penjualan unit tipe 65/60 sebanyak 60 unit dengan target 10 unit di tahun 2024 (setara IDR 3.500.000.000,-), 10 unit di tahun 2025 (setara
IDR 3.500.000.000,-), 10 unit di tahun 2026 (setara IDR 3.500.000.000,- ), 25 unit di tahun 2027 (setara IDR 8.750.000.000,-), dan 5 unit di tahun 2028 (setara IDR 1.750.000.000,-)
Total penerimaan dari Proyek Sumedang direncanakan sebesar IDR 336.000.000.000,- (Tiga Ratus Tiga Puluh Enam Milyar Rupiah)
E. Akuisisi dan Penjualan Proyek “A” dengan detil sebagai berikut: a. Penjualan unit tipe 30/60 sebanyak 600 unit dengan target 50 unit di
tahun 2025 (setara IDR 8.800.000.000,-), 100 unit di tahun 2026 (setara IDR 17.600.000.000,-), 100 unit di tahun 2027 (setara IDR 17.600.000.000,-), 100 unit di tahun 2028 (setara IDR 17.600.000.000,- ), 200 unit di tahun 2029 (setara IDR 35.200.000.000,-), dan 50 unit di tahun 2030 (setara IDR 8.800.000.000,-)
b. Penjualan unit tipe 36/60 sebanyak 800 unit dengan target 20 unit di tahun 2025 (setara IDR 3.960.000.000,-), 60 unit di tahun 2026 (setara IDR 10.560.000.000,-), 60 unit di tahun 2027 (setara IDR 10.560.000.000,-), 60 unit di tahun 2028 (setara IDR 10.560.000.000,-), 200 unit di tahun 2029 (setara IDR 39.600.000.000,-), dan 400 unit di tahun 2030 (setara IDR 79.200.000.000,-)
c. Penjualan unit tipe 42/84 sebanyak 300 unit dengan target 30 unit di tahun 2026 (setara IDR 5.280.000.000,-), 60 unit di tahun 2027 (setara IDR 10.560.000.000,-), 60 unit di tahun 2028 (setara IDR 10.560.000.000,-), 110 unit di tahun 2029 (setara IDR 31.625.000.000,- ) dan 40 unit di tahun 2030 (setara IDR 11.500.000.000,-)
d. Penjualan unit tipe 65/60 sebanyak 60 unit dengan target 10 unit di tahun 2026 (setara IDR 1.760.000.000,-), 10 unit di tahun 2027 (setara IDR 1.760.000.000,-), 10 unit di tahun 2028 (setara IDR 1.760.000.000,- ), 25 unit di tahun 2029 (setara IDR 10.062.500.000,-), dan 5 unit di tahun 2028 (setara IDR 2.012.500.000,-)
Total penerimaan dari Proyek “A” direncanakan sebesar IDR 346.920.000.000,- (Tiga Ratus Empat Puluh Enam Milyar Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah)
F. PT LiMa Anugerah Assetindo juga akan mengakuisi 2 proyek (proyek “B” dan “C”) dengan karakteristik seperti proyek “A” sehingga dari 2 proyek tersebut direncanakan akan didapatkan penerimaan sebesar IDR 693.840.000.000,- (Enam Ratus Sembilan Puluh Tiga Milyar Delapan Ratus Empat Puluh Juta Rupiah)
Dari seluruh 7 (tujuh) proyek tersebut, maka total penerimaan yang direncanakan diterima oleh PT LiMa Anugerah Assetindo adalah sebesar IDR 1.478.394.000.000,- (Satu Trilyun Empat Ratus Tujuh Puluh Delapan Milyar Tiga Ratus Sembilan Puluh Empat Juta Rupiah) dengan rentang waktu dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2030. (Lampiran 1)
D. Penerimaan dari hasil usaha PT. LoGan Ahwaya Nusantara
Optimalisasi bisnis marketplace logistik PT Logan Ahwaya Nusantara yang dimiliki oleh Surachmat Sunyoto. Prospek usaha yang bisa dikembangkan dengan LoGan adalah Pelepasan saham akan menghasilkan arus kas sebesar Rp14 miliar. F. Proyeksi Penerimaan Keseluruhan Proyeksi penerimaan yang direncanakan untuk pemenuhan kewajiban kepada kreditur berdasarkan target penerimaan dari KSP LiMa Garuda maupun dari LiMa Group adalah sebagai berikut:
Dari data yang dan grafik target penerimaan keseluruhan, terget pembayaran pada kreditur dapat dicapai antara tahun 2025 dengan tahun 2026. Dari Analisa perhitungan di atas, jika semua sesuai rencana, maka ada kemungkinan dilakukan program percepatan pelunasan kewajiban pada para kreditur.
Tahun 2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 Total
Total Net Cash Flow 14,2 54,1 95,7 159,9 231,2 328,8 410,9 393,9 484,9 491,2 476,8 3.142
Akumulasi 14,2 68,2 164,0 323,9 555,1 883,9 1.294,8 1.688,6 2.173,5 2.664,7 3.141,5
II. RENCANA PERDAMAIAN KSP LiMa Garuda adalah koperasi yang telah berdiri sejak tahun 2008 dan telah dibangun dengan penuh perjuangan dari para anggota, anggota pendiri dan seluruh karyawan, yang telah terbukti dengan berbagai penghargaan yang telah diterima. KSP LiMa Garuda akan terus berjuang maksimal di tengah kondisi pandemik Covid-19. Untuk menyelesaikan pembayaran kepada kreditur KSP LiMa Garuda dan sebagai bentuk penghargaan atas kerjasama selama ini, kami mengajukan skema pembayaran yang didasarkan pada arus kas dan rencana bisnis yang telah disusun. PEMBAYARAN KREDITOR KONKUREN 1. KREDITUR YANG SAKIT
Bagi anggota atau keluarga anggota yaitu suami/istri dan anak-anak dari anggota yang membutuhkan dana mendesak karena sakit, akan dibayarkan setiap saat kepada anggota sebesar-besarnya Rp100.000.000 (seratus juta rupiah) dan hanya sekali terhitung sejak putusan homologasi berkekuatan hukum tetap dan telah diumumkan pengakhiran PKPU oleh Tim Pengurus PKPU KSP LiMa Garuda. Pembayaran hanya akan dilakukan dengan dasar surat keterangan dan/atau kwitansi asli yang dikeluarkan oleh institusi resmi.
2. KREDITUR YANG MENINGGAL DUNIA Kepada anggota yang meninggal dunia akan dibayarkan kepada pihak keluarga/ahli waris sebesar-besarnya Rp100.000.000 (seratus juta rupiah) dan sisanya akan dibayarkan sesuai jadwal tahapan pembayaran setiap saat mulai terhitung sejak putusan homologasi berkekuatan hukum tetap dan telah diumumkan pengakhiran PKPU oleh Tim Pengurus PKPU KSP LiMa Garuda. Pembayaran dengan dasar bukti surat kematian dari pemerintah daerah setempat.
3. PEMBAYARAN BUNGA - Perhitungan bunga akan dimulai 1 Juli 2021, dan akan dibayarkan pada bulan
Desember 2021 sebesar 1% p.a. - Bunga Tahun 2022 sampai dengan 2024 sebesar 2% p.a akan dibayarkan tiap akhir
bulan Desember. - Bunga Tahun 2025 sampai dengan 2026 menjadi 3% p.a, dan akan dibayarkan tiap
akhir Tahun. - Pembayaran bunga berdasarkan sisa nilai pokok yang belum dilunasi. -
4. PEMBAYARAN PENGEMBALIAN PERTAMA 2021* Dengan mempertimbangkan keadaan KSP LiMa Garuda dan LiMa Grup, maka
pembayaran pertama hanya akan dapat dibayarkan sebesar 1% dari Rp 570.539.054.271, agar dapat kita ketahui bersama, bahwa dampak dari pembayaran
ini, adalah berkurangnya modal KSP LiMa Group untuk menjalankan usahanya. Pembayaran dapat dilakukan pada akhir tahun dengan kondisi pendapatan KSP LiMa Garuda dan LiMa Group mencapai target sesuai dengan yang telah diuraikan di atas.
5. TAHAP PEMBAYARAN POKOK
Golongan A Sampai dengan Rp250.000.000,-
Golongan B Rp250.000.001,- sampai Rp 500.000.000,-
Golongan C Rp500.000.001,- sampai Rp1.000.000.000,-
Golongan D Rp1.000.000.001,- sampai Rp2.000.000.000,-
Golongan E Rp2.000.000.001,- sampai Rp3.500.000.000,-
Golongan F Rp3.5000.000.001,- sampai Rp15.000.000.000,-
Golongan G Lebih besar dari Rp15.000.000.000,-
Pembayaran cicilan pokok simpanan akan dilaksanakan setiap bulan Desember mulai Tahun 2021 hingga Tahun 2026, dengan rincian sebagai berikut :
2021* 2022 2023 2024 2025 2026
GOL. A 1% 10% 20% 30% 39%
GOL. B 1% 10% 10% 30% 35% 14%
GOL. C 1% 5% 10% 30% 35% 19%
GOL. D 1% 5% 10% 25% 25% 34%
GOL. E 1% 5% 10% 25% 25% 34%
GOL. F 1% 5% 10% 20% 25% 39%
GOL. G 1% 5% 10% 20% 20% 44%
6. JADWAL PEMBAYARAN POKOK PERTAHUN Dengan itikad baik dan pelaksanaan usaha di awasi ketat dari pengawas di KSP Lima Garuda dan komisaris di PT LiMa Rachmat Sejahtera dari pihak kreditur, serta kinerja dapat mencapai target yang telah direncanakan, maka pembayaran dapat dijadwalkan maksimal menjadi tiga kali dalam satu tahun yaitu pada bulan ke empat, ke delapan dan akhir tahun. PEMBAYARAN KREDITOR SEPARATIS
Untuk Pinjaman pada Bank Central Asia kami berkomitmen untuk melanjutkan kewajiban sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati pada akad kredit, dan berkaitan dengan pembayaran tunggakan yang belum terbayarkan, maka kami berikhtikad untuk menyelesaikan tunggakan tersebut selambat-lambatnya pada Maret 2021. Apabila terjadi kepailitan dapat mengeksekusi objek jaminannya seolah-olah tidak terjadi kepailitan sebagaimana diatur dalam Pasal 55 ayat (1) UU K-PKPU yaitu sebagai berikut: “Dengan tetap memperhatikan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56, Pasal 57 dan Pasal 58, setiap Kreditur pemegang gadai, jaminan fidusia, hak tanggungan, hipotek, atau hak agunan atas kebendaan lainnya dapat mengeksekusi haknya seolah-olah tidak terjadi kepailitan.”
III. KOMITMEN SURACHMAT SUNJOTO (DALAM PKPU-S) Selaku Ketua Pengurus KSP LiMa Garuda dan selaku pribadi pemilik lebih dari 90% saham PT Lima Rachmat Sejahtera, maka saya dengan melibatkan “LiMa Grup” berkomitmen untuk membantu dan bersama-sama dengan KSP LiMa Garuda menyelesaikan seluruh tunggakan yang ada sesuai dengan skema diatas. Oleh karena itu, untuk menjamin pembayaran, maka dalam proposal ini saya menyatakan:
“Saya Surachman Sunjoto bersedia menyerahkankan seluruh saham yang saya miliki di PT LiMa Rachmat Sejahtera untuk dikelola Pengurus KSP LiMa Garuda, agar seluruh penghasilan perusahan dibawah PT LiMa Rachmat Sejahtera dapat dikonsolidasikan untuk membayar kreditur KSP LiMa Garuda”
Untuk lebih konkritnya, dapat dipastikan untuk kedepan akan dilakukan langkah-langkah: 1. Dalam operasional KSP LiMa Garuda, akan dibuka seluas-luasnya bagi kreditur yang
memiliki kompetensi menjadi pengawas dari KSP LiMa Garuda sebanyak dua orang. Kompetensi yang dimaksud adalah, termasuk tetapi tidak terbatas pada; berpengalaman: a) Sebagai pengurus Koperasi Simpan Pinjam minimal selama lima tahun b) Bekerja pada bank, pada departemen operasional minimal lima tahun c) Menglola lembaga keuangan mikro minimal selama lima tahun
2. Untuk LiMa Grup dibawah PT Lima Rachmat Sejahtera, akan dibuatkan “corporate guarantee” oleh PT Lima Rachmat Sejahtera yang disetujui dengan rapat umum pemegang saham.
3. Selain itu, untuk pengawasan dibuka kesempatan bagi kreditur yang berkompeten untuk duduk di jajaran komisaris PT Lima Rachmat Sejahtera (LiMa Group) sebanyak dua orang. Untuk kompetensi yang dapat menjadi komisaris adalah, bagi mereka yang pernah mendduduki jabatan baik direksi atau komisaris di perusahaan lebih dari lima tahun.
IV. KETENTUAN-KETENTUAN UMUM
Proposal perdamaian ini berisi rencana kegiatan usaha KSP LiMa Garuda dan LiMa Group yang bersifat terbatas dan rahasia (confidential), tidak untuk disebarkan kepada masyarakat umum. Rencana perdamaian hanya disampaikan kepada pihak-pihak tertentu seperti Kreditur, Kuasa Hukum Kreditur, Tim Pengurus PKPU, Hakim Pengawas, Panitera Pengganti serta Majelis Hakim Pemutus. Untuk itu mohon untuk tidak menyebarluaskan isi dari rencana perdamaian ini kepada masyarakat umum untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan KSP LiMa Garuda maupun para pihak dalam perkara ini. KSP LiMa Garuda akan menggunakan upaya hukum bagi para pihak yang menyebarkan tanpa hak, baik sebagian maupun seluruh isi dari rencana perdamaian ini. Demikian Rencana (Proposal) Perdamaian sebagai bahan pertimbangan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.
Jakarta, 16 Maret 2021
LIMA GARUDA
LOKASI PROJECT TIPE UNIT HARGA/UNIT
30/60 318 150.000.000 100 15.000.000.000 218 32.700.000.000
36/72 6 225.000.000 6 1.350.000.000 0 -
45/90 14 299.000.000 5 1.495.000.000 9 2.691.000.000
349 111 17.845.000.000 227 35.391.000.000 349 53.236.000.000
SUGIHARJO, PATI 36/90 9 235.000.000 4 940.000.000 5 1.175.000.000
9 4 940.000.000 5 1.175.000.000 9 2.115.000.000
30/60 68 150.000.000 30 4.500.000.000 38 5.700.000.000
32/72 121 215.000.000 30 6.450.000.000 30 6.450.000.000 61 13.115.000.000
32/77 4 222.000.000 4 888.000.000 0 -
42/84 34 270.000.000 10 2.700.000.000 10 2.700.000.000 14 3.780.000.000
227 74 14.538.000.000 78 14.850.000.000 75 16.895.000.000 227 46.283.000.000
30/60 600 160.000.000 50 8.000.000.000 100 16.000.000.000 100 16.000.000.000 100 16.000.000.000 200 32.000.000.000 50 8.000.000.000
36/60 800 180.000.000 20 3.600.000.000 60 10.800.000.000 60 10.800.000.000 60 10.800.000.000 200 36.000.000.000 400 72.000.000.000
42/84 300 250.000.000 30 7.500.000.000 60 15.000.000.000 60 15.000.000.000 110 27.500.000.000 40 10.000.000.000
65/60 60 350.000.000 10 3.500.000.000 10 3.500.000.000 10 3.500.000.000 25 8.750.000.000 5 1.750.000.000
1760 - 70 11.600.000.000 200 37.800.000.000 230 45.300.000.000 230 45.300.000.000 535 104.250.000.000 495 91.750.000.000 1760 336.000.000.000
30/60 600 176.000.000 50 8.800.000.000 100 17.600.000.000 100 17.600.000.000 100 17.600.000.000 200 35.200.000.000 50 8.800.000.000
36/60 800 198.000.000 20 3.960.000.000 60 10.560.000.000 60 10.560.000.000 60 10.560.000.000 200 39.600.000.000 400 79.200.000.000
42/84 300 287.500.000 0 30 5.280.000.000 60 10.560.000.000 60 10.560.000.000 110 31.625.000.000 40 11.500.000.000
65/60 60 402.500.000 0 10 1.760.000.000 10 1.760.000.000 10 1.760.000.000 25 10.062.500.000 5 2.012.500.000
1760 - 70 12.760.000.000 200 35.200.000.000 230 40.480.000.000 230 40.480.000.000 535 116.487.500.000 495 101.512.500.000 1760 346.920.000.000
30/60 600 176.000.000 50 8.800.000.000 100 17.600.000.000 100 17.600.000.000 100 17.600.000.000 200 35.200.000.000 50 8.800.000.000
36/60 800 198.000.000 20 3.960.000.000 60 10.560.000.000 60 10.560.000.000 60 10.560.000.000 200 39.600.000.000 400 79.200.000.000
42/84 300 287.500.000 0 30 5.280.000.000 60 10.560.000.000 60 10.560.000.000 110 31.625.000.000 40 11.500.000.000
65/60 60 402.500.000 0 10 1.760.000.000 10 1.760.000.000 10 1.760.000.000 25 10.062.500.000 5 2.012.500.000
1760 - 70 12.760.000.000 200 35.200.000.000 230 40.480.000.000 230 40.480.000.000 535 116.487.500.000 495 101.512.500.000 1760 346.920.000.000
30/60 600 176.000.000 50 8.800.000.000 100 17.600.000.000 100 17.600.000.000 100 17.600.000.000 200 35.200.000.000 50 8.800.000.000
36/60 800 198.000.000 20 3.960.000.000 60 10.560.000.000 60 10.560.000.000 60 10.560.000.000 200 39.600.000.000 400 79.200.000.000
42/84 300 287.500.000 0 30 5.280.000.000 60 10.560.000.000 60 10.560.000.000 110 31.625.000.000 40 11.500.000.000
65/60 60 402.500.000 0 10 1.760.000.000 10 1.760.000.000 10 1.760.000.000 25 10.062.500.000 5 2.012.500.000
1760 - 70 12.760.000.000 200 35.200.000.000 230 40.480.000.000 230 40.480.000.000 535 116.487.500.000 495 101.512.500.000 1760 346.920.000.000
PROYEKSI
PROYEKSI BIAYA 70% 23.326.100.000 70% 35.991.200.000 70% ############ 70% 26.460.000.000 70% 58.506.000.000 70% 105.630.000.000 70% 157.983.000.000 70% 149.233.000.000 70% 244.623.750.000 70% 213.176.250.000 1.034.875.800.000
PROYEKSI
PEMBAYARAN KE
SISA KEUNTUNGAN 4.998.450.000 7.712.400.000 4.274.250.000 3.402.000.000 7.522.200.000 13.581.000.000 20.312.100.000 19.187.100.000 26.209.687.500 22.840.312.500 130.039.500.000
2026 TOTAL
PAGON, SUBANG
TLOGOREJO, PATI
SUMEDANG, JAWA
No Jumlah No Jumlah
Total Kas & Bank 225.850.339,56 d Biaya yang ditangguhkan -
1.2 Piutang e Rupa-rupa pasiva 25.509.601.963,25
a Pinjaman yang diberikan 508.219.352.747,90 Total Kewajiban Jangka Pendek 643.473.478.924,30
b Investasi -
1.4 Uang Muka 69.372.360.359,00 b Modal Penyertaan -
1.5 Biaya dibayar dimuka 1.399.375.131,00 Total Kewajiban Jangka Panjang 56.019.002.394,00
1.6 Rupa-rupa aktiva 50.679.417.374,62
a Inventaris Kantor 4.650.059.005,00 a Simpanan Pokok 302.350.000,00
b Tanah & Bangunan - b Simpanan Wajib 7.745.473.419,00
c Akumulasi Penyusutan (3.213.769.056,00) c Cadangan Modal Ex SHU (45.759.675.395,88)
d SHU Tahun Berjalan (30.931.520.620,34)
Total Aktiva Tetap 1.436.289.949,00 Total Ekuitas dan Modal (68.643.372.597,22)
TOTAL AKTIVA 630.849.108.721,08 TOTAL PASIVA 630.849.108.721,08
Lap Neraca
1-1010101Petty Cash - Pusat 3.000.000 2-2010101PPH ps 21 -
1-1010102Petty Cash - Operasional - 2-2010102PPH ps 23 916.487.361
1-1010103Petty Cash - TBS 3.000.000 2-2010103PPH ps 4 ayat 2 -
1-1010104Petty Cash - LWA - 2-2010104PPH Pasal 25/29 129.135
1-1010105Petty Cash - DLP - 2-2010105PPH Pasal 26 -
1-1010106Petty Cash - Quantum - 2-2010106PPN Keluaran 135.863.636
BANK 34.919.525 2-2010107PPN Lebih Bayar -
1-1010201Giro Bank BCA - IDR 4.853.230 HUTANG JK PENDEK 82.062.617.568
1-1010202Simpanan Koperasi KLG 558.533 2-2010201Hutang Dagang -
1-1010203Giro Bank CCBI 9.357.762 2-2010202Hutang Dagang Pada Aditec 2.345.385.129
1-1010204Giro Bank BCA - IDR Escrow 20.150.000 2-2010203Hutang Pemegang Saham 27.217.232.439
1-1010205Giro Bank BCA - Quantum 1 - 2-2010204Kewajiban Pajak Tangguhan -
1-1010206Giro Bank BCA - Quantum 2 - 2-2010205Pendapatan Lain Diterima Dimuka -
INVESTASI JANGKA PENDEK - 2-2010206Hutang Investasi 52.500.000.000
1-1010301Deposito - 2-2010207Hutang Pajak -
PENYERTAAN MODAL PADA ENTITAS ANAK 35.369.798.021 HUTANG BANK 278.884.543
1-1010401Penyertaan Modal PT Lima Ventura 23.469.798.021 2-2010301Hutang Pada Bank Panin -
1-1010402Penyertaan Modal PT Energi Lima Persada 2.000.000.000 2-2010302Hutang Pada Bank Windu (PRK) -
1-1010408Penyertaan Modal PT Hawari Lima Investama 9.800.000.000 2-2010303Hutang Pada Bank Windu (DL) -
1-1010404Penyertaan Modal PT. Lima Anugerah Assetindo 100.000.000 2-2010304Hutang Pada Bank Mandiri -
1-1010405Penyertaan Modal PT. Sumba Lima Organik - 2-2010305Hutang Pada Bank BRI -
PIUTANG 115.951.714.741 2-2010306Hutang Pada KKB BCA 278.884.543
1-1010501Piutang Dagang/Usaha 2.469.239.947 HUTANG PADA ENTITAS ANAK 54.896.304.115
1-1010502Piutang Pada Pihak Ketiga - 2-2010401Hutang pada PT Lima Ventura -
1-1010503Piutang Koperasi Lima Garuda 10.000.000 2-2010402Hutang pada PT Energi Lima Persada 2.000.000.000
1-1010504Piutang Investasi PT. SNP 80.000.000.000 2-2010403Hutang pada PT Lima Anugerah Assetindo -
1-1010505Piutang Investasi Flip Burger - 2-2010404Hutang pada PT Bumi Runting Lestari -
1-1010506Piutang PT Lima Anugerah Assetindo 18.125.439.105 2-2010405Hutang Pada Koperasi Lima Garuda 52.791.450.168
1-1010507Piutang PT Sumba Lima Organik - 2-2010406Hutang Pada PT Lima Rachmat Sejahtera -
1-1010508Piutang PT Hawari Lima Investama 409.915.562 2-2010407Hutang Pada PT. Lima Widya Aditama -
1-1010509Piutang PT Lima Ventura 1.180.300.905 2-2010408Hutang Pada PT. Dewati Lima Pratista -
1-1010510Piutang Energi Lima Persada 275.903.491 2-2010409Hutang Pada PT. Hawari Lima Investama -
1-1010511Piutang PT Lima Widya Aditama 586.779.621 2-2010410Hutang Pada Koperasi Lima Garuda-KMU 104.853.947
1-1010512Piutang PT Bumi Runting Lestari - KEWAJIBAN LAIN-LAIN 28.051.920.114
1-1010513Piutang PT Lima Rachmat Sejahtera - 2-2010501Cadangan Gaji, THR & Bonus -
1-1010514Piutang PT. Griya Lima Garuda - 2-2010502Kewajiban Segera Lainnya Ymh Dibayar 123.262.549
1-1010515Piutang Pada Pemegang Saham - 2-2010503Kewajiban Bunga Afiliasi 2.257.570.881
1-1010516Piutang Bunga Investasi Pada PT. ADITEC 10.393.049.881 2-2010504Kewajiban Pada Pihak Asuransi Kebakaran -
1-1010517Piutang Direksi - 2-2010505Kewajiban Pada Pihak Asuransi Kendaraan -
1-1010518Piutang Karyawan - 2-2010506Kewajiban Pada Pihak Notaris -
1-1010519Piutang Lainnya 1.244.000 2-2010507Kewajiban Pada Pihak Investor 604.348.536
1-1010520Piutang Manajemen Fee & Penggantian TK pada Aditec - 2-2010508Kewajiban Pada Pihak BPJS Kesehatan 20.569.121
1-1010521Piutang PT. Lima Mahakarya Abadi - 2-2010509Kewajiban Pada Pihak BPJS Ketenagakerjaan 75.961.239
1-1010522Piutang PT. Dewati Lima Pratista 2.499.842.229 2-2010510Titipan Hutang Pajak Lainnya 330.738.615
1-1010523Piutang PT. Logan Ahwaya Nusantara - 2-2010511Titipan Lain-lain 24.639.469.173
3. MODAL
1-1010602Persediaan Barang Cetakan - 3-3010300Hak Minoritas Pemegang Saham -
1-1010603Persediaan Barang Materai - 3-3010400HPS (AUD $) -
1-1010605Persediaan Barang Lainnya 3-3010500HPS (Rp) -
PAJAK DIBAYAR DIMUKA 73.368.505 3-3010600HPS (US$) -
1-1010701Uang Muka Pajak - PPN Masukan 46.134.091 3-3010700Laba Tahun Lalu 1.495.496.138
1-1010702Uang Muka Pajak - PPH Ps 21 - 3-3010800Laba (Rugi) Ditahan 677.104.804
1-1010703Uang Muka Pajak - PPH Ps 23 25.800.000 3-3010900Laba (Rugi) Tahun Berjalan (18.430.786.107)
1-1010704Uang Muka Pajak - PPH Ps 25 1.434.414 3-3011000Laba (Rugi) Bulan Ini (1.486.278.073)
1-1010705Uang Muka Pajak - PPH Ps 4 ayat 2 -
UANG MUKA PEMBELIAN -
1-1010802Uang Muka Pembelian Aktiva - Inventaris -
1-1010803Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Galaxy RSK 2 -
1-1010804Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Gondosuli Jogja -
1-1010805Uang Muka Pembelian Aktiva - KPO Semarang -
1-1010806Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Mutiara Bekasi -
1-1010807Uang Muka Pembelian Barang Dagang -
1-1010808Uang Muka Pembelian Aktiva - Furniture & Fixture -
UANG MUKA LAIN 2.464.413.095
1-1010902Uang Muka Gaji 1.263.247.313
1-1010906Uang Muka Logan -
1-1010911Uang Muka Sewa Ruko Boulevard Kelapa Gading -
BIAYA DIBAYAR DIMUKA 116.674.183
1-1011002Asuransi Dibayar Dimuka - Jiwa -
1-1011004Asuransi Dibayar Dimuka - Kesehatan -
1-1011005Asuransi Dibayar Dimuka - Lainnya -
1-1011008Biaya Lain Dibayar Dimuka 111.847.173
ASET TETAP 11.841.245.639
1-1011201Ak. Penyusutan Bangunan (2.362.180.420)
1-1011203Ak. Penyusutan Furniture and Fixture (79.201.982)
1-1011204Ak. Penyusutan Kendaraan Bermotor (370.360.726)
ASET TIDAK BERWUJUD 972.494.675
1-1011302Linsensi Software -
AKTIVA LAIN-LAIN 5.650.596.633
1-1011501Aktiva Pajak Tangguhan -
-
LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 Juli 2020
A K T I V A P A S I V A
Jakarta, 31 Juli 2020
1-1010101 Petty Cash - Pusat - 2-2010101 PPH ps 21 -
1-1010104 Petty Cash - Pluton 1.005.300 2-2010102 PPH ps 23 143.180.840
BANK 5.423.672 2-2010103 PPH ps 4 ayat 2 -
1-1010201 Giro Bank BCA - IDR 5.423.672 2-2010104 PPH Pasal 25/29 -
1-1010202 Simpanan Koperasi KLG - 2-2010105 PPH Pasal 26 -
INVESTASI JANGKA PENDEK - 2-2010106 PPN Keluaran -
1-1010301 Deposito - 2-2010107 PPN Lebih Bayar -
1-1010304 Investasi - HUTANG JK PENDEK 8.650.000.000
PENYERTAAN MODAL PADA ENTITAS ANAK 21.758.000.000 2-2010201 Hutang Dagang -
1-1010402 Penyertaan Modal PT Energi Lima Persada 198.000.000 2-2010202 Hutang Dagang Pada Aditec -
1-1010404 Penyertaan Modal PT. Lima Anugerah Assetindo 9.900.000.000 2-2010203 Hutang Pemegang Saham 150.000.000
1-1010405 Penyertaan Modal PT. Sumba Lima Organik 800.000.000 2-2010204 Kewajiban Pajak Tangguhan -
1-1010406 Penyertaan Modal PT. LIMA Widya Aditama 450.000.000 2-2010205 Pendapatan Lain Diterima Dimuka -
1-1010407 Penyertaan Modal PT Dewati Lima Pratista 450.000.000 2-2010206 Hutang Investasi 8.500.000.000
1-1010409 Penyertaan Modal PT Logan Ahwaya Nusantara 9.960.000.000 2-2010207 Hutang Pajak -
PIUTANG 5.127.477.915 2-2010208 Pendapatan Dagang Diterima Dimuka -
1-1010501 Piutang Dagang/Usaha - HUTANG BANK -
1-1010502 Piutang Pada Pihak Ketiga - 2-2010301 Hutang Pada Bank Panin -
1-1010503 Piutang Koperasi Lima Garuda - 2-2010302 Hutang Pada Bank Windu (PRK) -
1-1010505 Piutang Investasi Flip Burger 3.632.152.159 2-2010303 Hutang Pada Bank Windu (DL) -
1-1010506 Piutang PT Lima Anugerah Assetindo 931.325.756 2-2010304 Hutang Pada Bank Mandiri -
1-1010509 Piutang PT Lima Ventura 110.000.000 2-2010305 Hutang Pada Bank BRI -
1-1010507 Piutang PT Sumba Lima Organik 6.000.000 2-2010306 Hutang Pada KKB BCA -
1-1010511 Piutang PT Lima Widya Aditama 30.000.000 HUTANG PADA ENTITAS ANAK 16.934.827.002
1-1010513 Piutang PT Lima Rachmat Sejahtera - 2-2010401 Hutang pada PT Lima Ventura -
1-1010515 Piutang Pada Pemegang Saham - 2-2010402 Hutang pada PT Energi Lima Persada -
1-1010517 Piutang Direksi - 2-2010403 Hutang pada PT Lima Anugerah Assetindo -
1-1010518 Piutang Karyawan - 2-2010404 Hutang pada PT Bumi Runting Lestari -
1-1010519 Piutang Lainnya 378.000.000 2-2010405 Hutang Pada Koperasi Lima Garuda 13.116.631.414
1-1010524 Piutang PT. Garuda Parama Indonesia - 2-2010406 Hutang Pada PT Lima Rachmat Sejahtera 297.915.562
1-1010522 Piutang PT. Dewati Lima Pratista - 2-2010407 Hutang Pada PT. Lima Widya Aditama -
1-1010523 Piutang PT. Logan Ahwaya Nusantara 40.000.000 2-2010410 Hutang Pada Koperasi Lima Garuda-KMU 3.520.280.026
PERSEDIAAN - KEWAJIBAN LAIN-LAIN 16.796.744.817
1-1010603 Persediaan Barang Materai - 2-2010503 Kewajiban Bunga Afiliasi 441.108.752
1-1010604 Persediaan Barang Lainnya - 2-2010504 Kewajiban Insentif PPh 21 DTP 2.967.000
PAJAK DIBAYAR DIMUKA 13.198.671 2-2010505 Kewajiban Pada Pihak Asuransi Kendaraan -
1-1010701 Uang Muka Pajak - PPN Masukan - 2-2010506 Kewajiban Pada Pihak Notaris -
1-1010702 Uang Muka Pajak - PPH Ps 21 - 2-2010507 Kewajiban Pada Pihak Polda 90.470.588
1-1010703 Uang Muka Pajak - PPH Ps 23 13.198.671 2-2010508 Kewajiban Pada Pihak BPJS Kesehatan 2.084.588
1-1010704 Uang Muka Pajak - PPH Ps 25 - 2-2010509 Kewajiban Pada Pihak BPJS Ketenagakerjaan 31.084.889
1-1010705 Uang Muka Pajak - PPH Ps 4 ayat 2 - 2-2010510 Titipan Hutang Pajak Lainnya 28.729.000
UANG MUKA PEMBELIAN - 2-2010511 Titipan Lain-Lain 16.200.300.000
1-1010801 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Galuh - 3. MODAL
1-1010802 Uang Muka Pembelian Aktiva - Inventaris - 3-3010100 Modal Saham 10.000.000.000
1-1010803 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Galaxy RSK 2 - 3-3010200 Modal Investasi 1.351.833.953
1-1010804 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Gondosuli Jogja - 3-3010300 Hak Minoritas Pemegang Saham -
1-1010805 Uang Muka Pembelian Aktiva - KPO Semarang - 3-3010400 HPS (AUD $) -
1-1010806 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Mutiara Bekasi - 3-3010500 HPS (Rp) -
1-1010807 Uang Muka Pembelian Barang Dagang - 3-3010600 HPS (US$) -
UANG MUKA LAIN 1.920.539.486 3-3010700 Laba Tahun Lalu (13.883.978.664)
1-1010901 Uang Muka Perjalanan Dinas - 3-3010800 Laba (Rugi) Ditahan -
1-1010902 Uang Muka Gaji 313.039.486 3-3010900 Laba (Rugi) Tahun Berjalan (3.124.144.749)
1-1010903 Uang Muka Karyawan (Kas Bon) - 3-3011000 Laba (Rugi) Bulan Ini (15.510.326)
1-1010904 Uang Muka LWA - Opening Balance Equity
1-1010905 Uang Muka DLP -
1-1010910 Uang Muka Deposit Ruko Rawabuntu 30.000.000
1-1010911 Uang Muka Sewa Ruko Boulevard Kelapa Gading 105.000.000
BIAYA DIBAYAR DIMUKA 82.109.900
1-1011007 Biaya Provisi & Adm Kredit Dibayar Dimuka -
1-1011008 Biaya Lain Dibayar Dimuka 35.443.233
ASET TETAP 80.535.546
1-1011201 Ak. Penyusutan Bangunan -
1-1011203 Ak. Penyusutan Furniture and Fixture (1.837.500)
1-1011204 Ak. Penyusutan Kendaraan Bermotor -
ASET TIDAK BERWUJUD -
1-1011302 Linsensi Software -
1-1011401 Ak. Penyusutan Aset Tidak berwujud -
AKTIVA LAIN-LAIN 7.913.297.833
TOTAL ASET 36.852.952.873 TOTAL KEWAJIBAN DAN MODAL 36.852.952.873
-
LAPORAN POSISI KEUANGAN
30 November 2020
A K T I V A P A S I V A
Rupiah Rupiah
1-1010101 Petty Cash - Pusat 3.965.831 2-2010101 PPH ps 21 4.084.375
1-1010104 Petty Cash - Subang - 2-2010102 PPH ps 23 3.064.806.860
BANK 119.080.579 2-2010103 PPH ps 4 ayat 2 -
1-1010201 Giro Bank BCA - IDR 77.135.636 2-2010104 PPH Pasal 25/29 30.308.358
1-1010202 Simpanan Koperasi KLG 41.944.942 2-2010105 PPH Pasal 26 -
1-1010203 Rekening Panin Angsuran Ruko Bantar Gebang - 2-2010106 PPN Keluaran -
INVESTASI JANGKA PENDEK 185.000.000 2-2010107 PPN Lebih Bayar -
1-1010301 Deposito On Call CCBI -
1-1010302 Deposito Dana Siwali 185.000.000
PENYERTAAN MODAL PADA ENTITAS ANAK 700.000.000 HUTANG JK PENDEK 71.600.000.000
1-1010401 Penyertaan Modal PT. Bumi Runting Lestari 450.000.000 2-2010201 Hutang Dagang -
1-1010402 Penyertaan Modal PT. Griya Lima Garuda 250.000.000 2-2010202 Hutang Pemegang Saham -
1-1010404 Penyertaan Modal PT.XXX - 2-2010204 Pendapatan Lain Diterima Dimuka -
2-2010205 Hutang Investasi 71.600.000.000
1-1010501 Piutang Dagang/Usaha - 2-2010207 Pendapatan Dagang Diterima Dimuka -
1-1010503 Piutang Koperasi Lima Garuda - HUTANG BANK 27.888.163.464
1-1010506 Piutang PT Hawari Lima Investama - 2-2010301 Hutang KPR Bank Panin 188.163.464
1-1010507 Piutang PT Lima Ventura - 2-2010302 Hutang Pada Bank BCA -
1-1010508 Piutang PT Dewati Lima Persada - 2-2010303 Hutang Pada Bank Mandiri -
1-1010509 Piutang PT Lima Widya Aditama 37.978.732 2-2010304 Hutang Pada Bank UOB -
1-1010510 Piutang PT Bumi Runting Lestari 15.105.626.908 2-2010305 Hutang Pada KKB BCA -
1-1010511 Piutang PT Lima Rachmat Sejahtera - 2-2010306 Hutang Pada Bank XXX -
1-1010512 Piutang PT. Griya Lima Garuda 41.020.638.460 2-2010307 Hutang Promessory Notes 27.700.000.000
1-1010513 Piutang Pada Pemegang Saham 39.441.021.830
1-1010514 Piutang Direksi - HUTANG PADA ENTITAS ANAK 322.067.048.836
1-1010515 Piutang Karyawan 49.561.500 2-2010401 Hutang PMU pada PT Lima Ventura 5.275.910.801
1-1010516 Piutang Lain-Lain 40.120.248.321 2-2010402 Hutang Afiliasi pada PT Lima Ventura 10.854.850.179
1-1010517 Piutang Lainnya 55.947.500 2-2010403 Hutang Pada PT Lima Rachmat Sejahtera 17.832.632.843
PERSEDIAAN 19.885.183.999 2-2010404 Hutang Pada Koperasi Lima Garuda 287.197.329.257
1-1010601 Persediaan Barang Dagang - 2-2010405 Hutang pada PT Bumi Runting Lestari -
1-1010602 Persediaan Barang Cetakan - 2-2010406 Hutang pada PT Energi Lima Persada -
1-1010603 Persediaan Barang Material - 2-2010407 Hutang pada Koperasi Lima Garuda - Geritan -
1-1010604 Persediaan Perlengkapan - 2-2010408 Hutang pada PT Hawari Lima Investama 906.325.756
1-1010605 Persediaan Barang Lainnya - 2-2010409 Hutang pada PT. Logan Ahwaya Nusantara -
1-1010606 Persediaan Tanah dan Bangunan Subang - KEWAJIBAN LAIN-LAIN 12.554.601.375
1-1010607 Persediaan Tanah Runting 1.318.420.000 2-2010501 Cadangan Gaji, THR & Bonus -
1-1010608 Persediaan Atas Pengalihan Asset 9.392.899.886 2-2010502 Kewajiban Segera Lainnya Ymh Dibayar 1.167.533.885
1-1010609 Persediaan Atas Asset Lelang 9.173.864.113 2-2010503 Kewajiban Pada Pihak Pluton 11.486.925
1-1010610 Persediaan Tanah dan Bangunan Lambangan - 2-2010504 Cadangan Lain-lain -
2-2010505 Titipan Hutang Pajak Lainnya 105.104.181
PAJAK DIBAYAR DIMUKA 90.925.074 2-2010506 Kewajiban Insentif PPh 21 DTP 3.205.000
1-1010701 Uang Muka Pajak - PPN Masukan - 2-2010507 Kewajiban Bunga Afiliasi 9.209.641.735
1-1010702 Uang Muka Pajak - PPH Ps 21 - 2-2010508 Titipan Lain Lain 2.005.400.000
1-1010703 Uang Muka Pajak - PPH Ps 23 - 2-2010509 Kewajiban Pada Pihak BPJS Kesehatan -
1-1010704 Uang Muka Pajak - PPH Ps 25 90.925.074 2-2010510 Kewajiban Pada Pihak BPJS Ketenagakerjaan 52.229.649
1-1010705 Uang Muka Pajak - PPH Ps 4 ayat 2 - 2-2010511 Hutang Leasing -
UANG MUKA PEMBELIAN 5.100.858.771 2-2010512 Kewajiban Imbalan Kerja Karyawan -
1-1010805 Uang Muka Pembelian Aktiva - Apartemen Spring Lake 464.049.942
1-1010806 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Bantar Gebang - 3. MODAL
1-1010807 Uang Muka Pembelian Aktiva - Lahan Runting - 3-3010100 Modal Saham 10.000.000.000
1-1010811 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Shibuya PIK 2 - 3-3010500 HPS (Rp) -
1-1010812 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Ciledug - 3-3010600 HPS (US$) -
1-1010813 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Surya Kencana - 3-3010700 Laba Tahun Lalu (158.543.956.677)
1-1010814 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Margonda - 3-3010800 Laba (Rugi) Ditahan (38.450.534.571)
1-1010815 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Kudus - 3-3010900 Laba (Rugi) Tahun Berjalan (72.290.015.945)
1-1010816 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Semarang - 3-3011000 Laba (Rugi) Bulan Ini (2.719.059.914)
1-1010817 Uang Muka Pembelian Aktiva - Ruko Galaxy RSK 6/21 4.636.808.829
UANG MUKA LAIN 3.679.612.183
1-1010902 Uang Muka Gaji 2.437.093.093
1-1010905 Uang Muka GLG Lambangan 19.792.000
1-1010907 Uang Muka Pemegang Saham 1.000.000.000
1-1010909 Uang Muka Lain 217.027.090
BIAYA DIBAYAR DIMUKA 9.376.321.916
ASET TETAP 229.768.000
1-1011201 Ak. Penyusutan Bangunan -
1-1011203 Ak. Penyusutan Furniture and Fixture (8.022.204)
1-1011204 Ak. Penyusutan Kendaraan Bermotor (3.493.757)
ASET TIDAK BERWUJUD 246.560.000
1-1011401 Ak. Penyusutan Aset Tidak berwujud (159.236.673)
AKTIVA LAIN-LAIN 45.461.791
TOTAL ASET 175.205.446.162 TOTAL KEWAJIBAN DAN MODAL 175.205.446.161
1
LAPORAN POSISI KEUANGAN
30 November 2020
A K T I V A P A S I V A
Laporan keuangan PT. LiMa Ventura
100000000 ASET 62.281.656.851,19 62.066.460.543,57 -215.196.307,62
101000000 Aset Lancar 20.345.595.935,45 20.171.335.785,63 -174.260.149,82
101010000 Kas Dan Bank 139.968.933,94 40.618.358,73 -99.350.575,21
101010100 KAS 476.800,00 155.800,00 -321.000,00
101010102 Kas Kecil 476.800,00 155.800,00 -321.000,00
101010104 Kas - - 0,00
101010201 Giro Bank BCA - Rupiah 102.130.375,64 4.260.514,43 -97.869.861,21
101010202 Giro Bank Mandiri - Rupiah - - 0,00
101010203 Simpanan Kop. Lima Garuda - Bekasi 8.974.428,89 7.779.130,89 -1.195.298,00
101010210 Bank Panin - - 0,00
101010212 Deposito - Bank - - 0,00
101010214 Bank BNI 600.000,00 550.000,00 -50.000,00
101040000 PIUTANG 10.948.948.804,00 10.948.948.804,00 0,00
101040100 PIUTANG AFILIASI 10.898.950.308,00 10.898.950.308,00 0,00
101040101 Piutang Affiliasi LiMa Anugerah Assetindo 10.898.950.308,00 10.898.950.308,00 0,00
101040102 Piutang Pemegang Saham (LRS) - - 0,00
101040107 Piutang Afiliasi KLG - - 0,00
101040108 Piutang Afiliasi GLG - - 0,00
101040300 PIUTANG LAIN-LAIN 49.998.496,00 49.998.496,00 0,00
101040301 Piutang Lain-lain 49.998.496,00 49.998.496,00 0,00
101040302 Piutang Pihak Ketiga - - 0,00
101040303 Piutang dalam Penyelesaian - - 0,00
101040305 Piutang dalam Penyelesaian (Ghaza Motor) - - 0,00
101040306 Piutang dalam Penyelesaian (Nuraya) - - 0,00
101050000 ASET LANCAR LAINNYA 9.256.678.197,51 9.181.768.622,90 -74.909.574,61
101050100 ASURANSI DIBAYAR DIMUKA 8.967.083,00 7.061.006,00 -1.906.077,00
101050101 Asuransi Dibayar Dimuka - Kesehatan - - 0,00
101050103 Asuransi Dibayar Dimuka -Kendaraan 5.238.678,00 4.293.668,00 -945.010,00
101050105 Asuransi Dibayar Dimuka -Lainnya 3.728.405,00 2.767.338,00 -961.067,00
101050200 BEBAN DIBAYAR DIMUKA 7.289.438.981,88 7.146.516.174,27 -142.922.807,61
101050203 Pendapatan Yang Masih Dapat Diterima 346.838.645,00 425.695.438,00 78.856.793,00
101050205 Beban Dibayar Dimuka_ - 3.300.000,00 3.300.000,00
101050206 Beban Dibayar Dimuka Perjalanan Dinas - - 0,00
101050208 Beban Dibayar Dimuka Imbal Hasil Investa One 59.595.592,58 38.950.987,47 -20.644.605,11
101050207 Beban Dibayar Dimuka Ops Lainnya 6.629.184.735,80 6.433.550.155,80 -195.634.580,00
101050209 Beban Dibayar Dimuka Sewa 253.416.675,50 244.666.677,00 -8.749.998,50
101050210 Beban Dibayar Dimuka Provisi - - 0,00
101050211 Beban Dibayar Dimuka Asuransi Gedung 403.333,00 352.916,00 -50.417,00
101050300 UANG MUKA PEMBELIAN ASET - - 0,00
101050303 UM Pembelian Aktiva - Ruko Galaxy - - 0,00
101050400 UANG MUKA PAJAK 673.567.260,00 680.771.416,00 7.204.156,00
101050403 Uang Muka Pajak - PPH Ps 4 ayat 2 - - 0,00
101050404 Uang Muka Pajak - PPH Ps 23 313.741.953,00 313.761.292,00 19.339,00
101050405 Uang Muka Pajak - PPH Ps 25 359.825.307,00 367.010.124,00 7.184.817,00
101050500 UANG MUKA LAINNYA 959.185.615,00 1.021.900.769,00 62.715.154,00
101050501 Uang Gaji 12.750.000,00 12.750.000,00
101050505 Uang Muka Lain-lain 881.740.165,00 944.455.319,00 62.715.154,00
101050507 Deposit 64.695.450,00 64.695.450,00 0,00
101050600 REKENING ANTAR KANTOR AKTIVA 325.519.257,63 325.519.257,63 0,00
101050601 RAK - Kantor Pusat (11.907.422.732,07) (11.907.422.732,07) 0,00
101050602 RAK - Cabang Bekasi (12.308.722.185,95) (12.308.722.185,95) 0,00
101050603 Rekening Antar Kantor Aktiva 18.743.813.138,65 18.743.813.138,65 0,00
101050604 RAK - Cabang Semarang 1.057.886.610,00 1.057.886.610,00 0,00
101050605 RAK - Cabang Depok 1.337.756.520,00 1.337.756.520,00 0,00
101050606 RAK - Cabang Karawang 1.359.581.949,00 1.359.581.949,00 0,00
101050607 RAK - Cabang Boyolali 964.130.213,00 964.130.213,00 0,00
101050608 RAK - Cabang Sukoharjo 905.011.299,00 905.011.299,00 0,00
101050609 RAK - KPO Tebet 173.484.446,00 173.484.446,00 0,00
102000000 PENYERTAAN MODAL VENTURA 36.770.710.840,00 36.770.710.840,00 0,00
102010000 Penyertaan Saham 26.159.000.000,00 26.159.000.000,00 0,00
102010100 Penyertaan Saham 26.159.000.000 26.159.000.000 0,00
102010101 Penyertaan Saham Ventura 25.859.000.000,00 25.859.000.000,00 0,00
102010104 Penyertaan Saham PT Lima Widya Aditama 50.000.000 50.000.000 0,00
102010105 Penyertaan Saham PT GLG 250.000.000 250.000.000 0,00
102030000 PEMBIAYAAN USAHA PRODUKTIF (NET) 10.611.710.840,00 10.611.710.840,00 0,00
102030100 PEMBIAYAAN USAHA PRODUKTIF (BRUTTO) 11.186.710.840,00 11.186.710.840,00 0,00
102030101 Pembiayaan Bagi Hasil - PMK DF 575.000.000,00 575.000.000,00 0,00
102030102 Pembiayaan Bagi Hasil - PMK DS - - 0,00
102030104 Pembiayaan Bagi Hasil - PMU 10.611.710.840,00 10.611.710.840,00 0,00
102030105 Pembiayaan Bagi Hasil - PMK - - 0,00
102030106 Pembiayaan Bagi Hasil - PMKK - - 0,00
102030108 Pembiayaan Bagi Hasil - PMK II - - 0,00
102030144 Pembiayaan Bagi Hasil - PMM - - 0,00
102030145 Pembiayaan Bagi Hasil - PUP - - 0,00
102030200 AKUMULASI PENYUSUTAN (575.000.000,00) (575.000.000,00) 0,00
102030201 Cadangan Pembiayaan Bagi Hasil - PMK DF (575.000.000,00) (575.000.000,00) 0,00
102030245 Cadangan Pembiayaan Bagi Hasil - PUP - - 0,00
103000000 ASET TETAP 4.824.693.456,50 4.785.966.032,50 -38.727.424,00
103010000 ASET TETAP 4.824.693.456,50 4.785.966.032,50 -38.727.424,00
103010100 HARGA PEROLEHAN ASET TETAP 6.765.874.195,14 6.765.874.195,14 0,00
103010101 Tanah - - 0,00
103010103 Inventaris Kantor 1.930.516.895,47 1.930.516.895,47 0,00
103010104 Kendaraan Bermotor 523.799.999,67 523.799.999,67 0,00
103010106 Construction in Progress - - 0,00
103010200 AKUMULASI PENYUSUTAN ASET TETAP (1.941.180.738,64) (1.979.908.162,64) -38.727.424,00
103010202 Akumulasi Penyusutan Bangunan (161.683.398,84) (179.648.220,84) -17.964.822,00
103010203 Akumulasi Penyusutan Inventaris Kantor (1.615.752.395,53) (1.632.695.622,53) -16.943.227,00
103010204 Akumulasi Penyusutan Kendaraan Bermotor (163.744.944,27) (167.564.319,27) -3.819.375,00
104000000 ASET LAIN-LAIN 147.985.151,44 145.776.417,44 -2.208.734,00
104010000 ASET YG DIAMBIL ALIH - - 0,00
104010100 HARGA PEROLEHAN ASET YG DIAMBIL ALIH - - 0,00
104010101 Tanah - - 0,00
104010102 Bangunan - - 0,00
104010201 Akumulasi Penyusutan AYDA - Bangunan - - 0,00
104020000 ASET TIDAK BERWUJUD 147.985.151,44 145.776.417,44 -2.208.734,00
104020100 ASET TIDAK BERWUJUD 443.798.040,96 443.798.040,96 0,00
104020101 Aset Tidak Berwujud - Web Based 178.750.000,00 178.750.000,00 0,00
104020102 Aset Tidak Berwujud - Lainnya 265.048.040,96 265.048.040,96 0,00
104020200 AMORTISASI ASET TDAK BERWUJUD (295.812.889,52) (298.021.623,52) -2.208.734,00
104020201 Amortisasi Aset Tidak Berwujud - Web Based (178.749.999,96) (178.749.999,96) 0,00
104020202 Amortisasi Aset Tak Berwujud Lainnya (117.062.889,56) (119.271.623,56) -2.208.734,00
105000000 ASET PAJAK TANGGUHAN 192.671.468,00 192.671.468,00 0,00
105010000 Aset Pajak Tangguhan 192.671.468,00 192.671.468,00 0,00
105010100 Aset Pajak Tangguhan 192.671.468,00 192.671.468,00 0,00
105010101 Imbalan Pasca Kerja (Purna Karya) 192.671.468,00 192.671.468,00 0,00
slno description 30 September 2020 31 Oktober 2020 Increase/(Decrease)
- -
201000000 HUTANG LANCAR 37.258.004.118,44 37.304.590.874,44 46.586.756,00
201010000 HUTANG JANGKA PENDEK 35.155.703.213,44 35.202.289.969,44 46.586.756,00
201010100 HUTANG DARI PIHAK KETIGA 22.129.092.597,00 22.179.092.597,00 50.000.000,00
201010108 Hutang Lain lain 2.129.092.597,00 2.179.092.597,00 50.000.000,00
201010109 Hutang Promes - Roberto 15.000.000.000,00 15.000.000.000,00 0,00
201010110 Hutang dr PT. BPR Arta Pundi Mekar - - 0,00
201010111 Hutang Promes-Siek Agung Guntoro - - 0,00
201010112 Hutang Promes - Ikatri Meynar - - 0,00
201010113 Hutang Promes - Prodjo Handojo - - 0,00
201010114 Hutang Promes - Diana Salim - - 0,00
201010115 Hutang Pinjaman Abhimata - - 0,00
201010116 Hutang Pinjaman Listiana Handajani 5.000.000.000,00 5.000.000.000,00 0,00
201010300 HUTANG PAJAK 315.765.990,81 328.469.867,81 12.703.877,00
201010301 PPH Pasal 21 5.741.846,00 6.053.846,00 312.000,00
201010302 PPH Pasal 4 ayat 2 563.014,00 563.014,00 0,00
201010303 PPH Pasal 23 245.237.801,81 250.444.861,81 5.207.060,00
201010304 PPH Pasal 25/29 64.223.329,00 71.408.146,00 7.184.817,00
201010400 HUTANG LAIN LAIN 400.446.645,00 372.216.226,00 -28.230.419,00
201010401 Beban yang masih harus dibayar 173.266.303,00 173.266.303,00 0,00
201010404 Hutang Lain-Lain (ttp_dbt) - PMK DF - - 0,00
201010405 Hutang Lain-Lain (ttp_dbt) - PMK Express - - 0,00
201010406 Hutang Lain-Lain (ttp_dbt) - PMK - - 0,00
201010407 Hutang Lain-Lain (ttp_dbt) - PMU 46.192.419,00 - -46.192.419,00
201010408 Hutang Lain-Lain (ttp_dbt) - PMKP - - 0,00
201010410 Hutang Lain-Lain (ttp_dbt) - PMKK - - 0,00
201010411 Hutang Lain-Lain (ttp_debt) - PMM - - 0,00
201010412 Hutang beban gaji 180.987.923,00 198.949.923,00 17.962.000,00
201010414 Titipan Debitur - PMK (Dana Awal) - - 0,00
201010415 Titipan Debitur - PMU (Dana Awal) - - 0,00
201010417 Titipan Debitur - PMKK (Dana Awal) - - 0,00
201010419 Titipan Debitur - PMM (Dana Awal) - - 0,00
201010422 Titipan Pembayaran Debitur LAA - - 0,00
201010423 Hutang lain-lain (ttp_dbt) - PMK II - - 0,00
201010424 Titipan Debitur - PMK II (Dana Awal) - - 0,00
201010425 Hutang Lain Lain (ttp_dbt)-Penyertaan Saham - - 0,00
201010426 Hutang Lain-Lain (ttp_dbt) - RAB PUP - - 0,00
201010431 Hutang Lain-lain (ttp_dbt) - Pinjaman Investa One - - 0,00
201010500 REKENING ANTAR KANTOR PASIVA 325.519.257,63 325.519.257,63 0,00
201010501 Rekening Antar Kantor Passiva 18.743.813.138,65 18.743.813.138,65 0,00
201010502 RAK - Kantor Pusat (30.350.264.920,88) (30.350.264.920,88) 0,00
201010503 RAK - Cabang Bekasi 6.245.562.782,86 6.245.562.782,86 0,00
201010504 Kewajiban Titipan RAK - - 0,00
201010505 RAK - Cabang Semarang 1.080.418.023,00 1.080.418.023,00 0,00
201010506 RAK - Cabang Depok 1.318.283.320,00 1.318.283.320,00 0,00
201010507 RAK - Cabang Karawang 1.372.033.986,00 1.372.033.986,00 0,00
201010508 RAK - Cabang Boyolali 965.578.633,00 965.578.633,00 0,00
201010509 RAK - Cabang Sukoharjo 911.389.249,00 911.389.249,00 0,00
201010510 RAK - KPO Tebet 38.705.046,00 38.705.046,00 0,00
201010600 KEWAJIBAN PADA PIHAK NOTARIS -