RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN baru (Autosaved).docx

download RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN baru (Autosaved).docx

of 51

  • date post

    26-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    429
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of RENCANA PELAKSANA PEMBELAJARAN baru (Autosaved).docx

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANSatuan Pendidikan: SMA 08 KOTA BENGKULUKelas / Semester : XI / 1Mata Pelajaran : PPknTopik : Kasus kasus pelanggaran HAM dan upaya Perlindungan, Pemajuan, Pemenuhan HAMWaktu : 2 x 45 mnt

A. Kompetensi Inti ( KI) 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3 . Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. .4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. B. Kompetensi Dasar (KD) --Menganalisis kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM ) dalam rangka pelindungan, pemajuan, dan pemenuhan HAM. --Menyaji hasil anlisis tentang kasus pelanggaran HAM dalam pelindungan, pemajuan, dan pemenuhan HAM .C. Indikator --Memahami pelanggaran hak asasi manusia. Pelanggaran hak asasi manusia menurut UU No. 39 tahun 1999 tentang HAM pasal 1 ayat 6 adalah setiap perbuatan seseorangatau kelompok orang,termasuk aparat Negara, baik disengaja maupun tidak di sengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi, menghalangi, membatasi,dan mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh undang- undang. Pelanggaran HAM meliputi pelanggaran hak asasi manusia yang bersifat kejahatan biasa dan kejahatan berat.--Menganalisis sebab terjadinya pelanggaran hak asasi manusia.Terdapat beberapa hal penyebab terjadinya pelanggaran HAM, anatara lain : Factor internal ( factor yang berasal dari dalam diri seseorang )1. Tidak seimbangnya pelaksanaan hak asasi dan kewajiban asasi2. Belum adanya kesepahaman dan kesamaan mengenai konsep HAMBelum ada kesapahaman dan kasamaan antara paham yang memandang HAM bersifat universal dan paham yang memandang setiap bangsa memiliki paham Ham tersendiri dan berbeda pelaksanaannya dengan bangsa lain.3. Sikap individualismePandangn ini dapat mengancam kepentingan umum. Hal ini karena orang akan berorientasi terhadap kepentingan individu tanpa memperhatikan kepentingan orang lain.4. Kurangnya kesadaran tentang HAMPemahaman terhadap HAM yang tidak sama menyebabkan pandangan terhadap HAM juga berbeda.orang yang kurang memiliki kesadaran HAM cenderung akan tidak mengindahkan hak hak orang lain.5. Rendahnya ssikap toleransiToleransi merupakan salah satu kunci terciptanya kehidupan yang harmonis , aman dan damai. Dengan toleransi, orang akan berpikir ulang jika akan mengambil hak orang lain. Factor eksternal ( factor yang berasal dari luar diri seseorang)1) Lemahnya dan kurangnya fungsi lembaga lembaga penegak hukumAparat penegak hukum yang kurang maksimal akan semakin memperburuk upaya penegakan HAM bagi pelaku pelanggaran HAM.2) Penyalahgunaan kekuasaanFactor ini lebih terkait unsure kepentingan yang menaunginya. Kepentingan individu atau kelompok terhadap kekuasaan kadang melegalkan segala cara, dan tidak menjadi masalah walaupun harus melanggar HAM.3) Penalahgunaan kemajuan teknologiPerkembangan teknologi selain membawa dampak positif juga membawa dampak negative yang tidak kalah penting. Berbagai pelanggaran HAM dilakukan dengan memanfaatkan teknologi,seperti televise, surat kabar, telepon, dan internet.--menyaji kasus dan bentuk pelanggaran HAM Praktik penegakan hukum terhadap pelaku pelanggaran HAM dindonesia telah dip roses melalui pengadilan , walaupun proses penyelesaian kasus kasus pelanggaran HAM banyak yang belum sesuai dengan harapan masyarakat. Berikut beberapa kasus pelanggaran HAM di Indonesia.a) Peristiwa tanjung periokTahun kejadian: 12 september 1984Jumlah korban: data dari kontras menyebutkan korban berjumlah 74 orang. Namun data yang diperoleh dari sontak mennyebutkan jumlah korban tewas sebenarnya mencapai 400 orang.Latar belakang: peristiwa ini dipicu oleh masalah SARA. Dalam peristiwa ini ,terjadi pembunuhan , penangkapan dan penahanan sewenang, penyiksaan dan penghilangan orang secara paksa.Penyelesaian: komnas HAM erekomendasikan 23 nama untuk menjadi terdakwa ,namun hanya 14 orang yang di ambil kepengadilan HAM dalam empat berkas perkara. Penyelesaian kasus ini melalui pengadilan ad hoc . hasilnya adalah vonis bebas dan tidak menyentuh pelaku utama.b) Kasus marsinahTahun kejadian: 1993Jumlah korban: 1 orangLaatar belakang: marsinah merupakan salah satu buruh yang bekerja di PT CPS yang terletak di porong,siduarjo,jawa timur. Marsinaah bersama rekannya mengelar unjuk rasa menuntut kenaikan upah buruh pada tanggal 3 dan 4 mei 1993.Penyelesaian: tanggal 30 september 1993 telah dibentuk tim terpadu bakorstanasda jatim untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus pembunuhan marsinah. Sepuluh orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka ,namun pada tingkat kasasi, mahkamah agung membebaskan para terdakwa dari segala dakwaan.c) Kasus Bom BaliTahun kejadian: 2002 dan 2005Jumlah korban: diperkirakan mencapai ratusan jiwaLatar belakang: kasus bom bali menjadi salah satu kasus pelanggaran HAM Besar di Indonesia yang dilakukan oleh teroris. Peristiwa ini mengakibatkan jatuhnya ratusan korban jiwa. Bom bali 1 terjadi pada tanggal 12 november 2002 di daerah legian kuta bali, sedangkan bom bali 2 terjadi pada tanggal 1 oktober 2005 di kuta dan dua lokasi di jimbaran. Peristwa bom bali dianggap sebagai terorisme terparah dalam sejarah Indonesia.Penyelesaian: pelaku utama bom bali 1 dan 2 kemudian ditangkap dan di Jatuhi hukuman mati oleh pengadilan.--Menyaji hasil analisis kasus pelanggaran hak asasi manusia. --Mengkomunikasikan hasil analisis upaya penegakkan hak asasi manusia. D .TUJUAN PEMBELAJARAN Pertemuan Pertama (2 X 45 menit) Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan peserta didik dapat: 1. Memberi contoh kasus- kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia. 2. Menganalisis berbagai kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia. 3. Menganalisis upaya penyelesaian kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia. 4. Menyaji hasil analisis berbagai kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia. 5. Menyaji hasil analisis upaya penyelesaian kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia Pertemuan Kedua ( 2 X 45 menit ) Melalui kegiatan Mengumpulkan Informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan peserta didik dapat: 1. Menganalisis penyebab timbulnya pelanggaran hak asasi manusia. 2. Menganalisis contoh kasus pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia. 3. Menyaji hasil analisis penyebab timbulnya pelanggaran hak asasi manusia. 4. Menyaji hasil contoh kasus pelanggaran hak asasi manusia di Indonesia.3. Pertemuan Ketiga ( 2 X 45 Menit )Melalui kegiatan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasikan peserta didik dapat: 1. Mengidentifikasi tugas dan fungsi lembaga perlindungan dan penegakan hak asasi manusia. 2. Mengidentifikasi perilaku yang mendukung upaya penegakaan HAM di Indonesia. Menyaji hasil identifikasi tugas dan fungsi lemebaga perlindungan dan penegakan hak asasi Manusia. Menyaji hasil identifikasi perilaku yang mendukung upaya penegakaan HAM di Indonesia. Ulangan HarianE. Materi PembelajaranFakta : kasus pelanggaran HAMKonsep : Memahami Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia Menganalisis Berbagai Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Indonesia Memahami Upaya Penyelesaian Kasus Pelanggaran Haka Asasi Manusia Prinsip : Pasal 28,28a 28iProsedur : Proses peradilan HAM di Indonesia

F. metode pembelajaran 1. Pendekatan : Saintifik2. Model pembelajaran : Discoveri/ Inkuiri Learning3. Metode : Ceramah,diskusi kelompok,tanya jawab,dan penugasan

G. ALAT / MEDIA / BAHANAlat / Media : LCD Projector,media massaSumber Belajar : Buku Peserta Didik dan Buku Guru PPkn http://www.google.com; http://www.wikipedia.co.id

H.LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARANSetelah memperhatikan hal-hal tersebut diatas, berikut adalah Pelaksanaan pembelajaran materi bab 1. Pertemuan Pertama (2 X 45 menit) 1.2.1 Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit ) 1. Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif untuk proses belajar mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, presensi (kehadiran, agenda kegiatan, kebersihan kelas, menyiapkan media dan alat serta buku yang diperlukan). 2. Guru memberikan motivasi dan sikap spiritual yaitu bersyukur karena bisa naik kelas dan melanjutkan belajar di kelas XI. 3. Guru menyampaikan topik tentang Kasus pelanggaraan hak asasi manusia guru memberikan apersepsi dengan menayangkan gambar aksi kekerasan sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia , kemudian peserta didik diminta untuk menaggapi dan mengajukan pertanyaan. 4. Guru menegaskan kembali tentang topik dan menyampaikan kompetensi yang akan dicapai 5. Setelah itu guru menggunakan Buku Teks Pelajaran PPKn Kelas XI untuk kegiatan Pertemuan pertama dalam materi Bab 1 Sub bab A tentang Kasus pelanggaran hak asasi manusia. 1.2.2 Kegiatan Inti ( 70 menit ) a. MengamatiPeserta didik diminta untuk mengamati gambar 1.1 kegiatan pembelajar