RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT Ruang Terbuka Hijau (RTH), Penerangan Jalan Umum (PJU),...

download RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT Ruang Terbuka Hijau (RTH), Penerangan Jalan Umum (PJU), Perizinan

of 57

  • date post

    12-Feb-2021
  • Category

    Documents

  • view

    1
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of RENCANA KERJA SATUAN KERJA PERANGKAT Ruang Terbuka Hijau (RTH), Penerangan Jalan Umum (PJU),...

  • RENCANA KERJA

    SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (RENJA SKPD)

    TAHUN ANGGARAN 2016

    KOTA MATARAM

    PEMERINTAH KOTA MATARAM  DINAS PERTAMANAN KOTA MATARAM 

    2015 

  • BAB I PENDAHULUAN

    1.1 LATAR BELAKANG

    Sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah yang dibentuk untuk membidani empat komponen urusan pemerintahan yakni pengelola Ruang Terbuka Hijau (RTH), Penerangan Jalan Umum (PJU), Perizinan Reklame dan Pemakaman di Kota Mataram, Dinas Pertamanan menuangkan Visi Misi kota ke dalam Visi misi dinas dan program kerja. Salah satu dari dokumen perencanaan tersebut adalah rencana kerja (Renja) SKPD ini.

    Sebagai dokumen perencanaan Renja SKPD ini, merupakan tindak lanjut dan penyempurnaan program kegiatan tahun‐tahun sebelumnya yang merupakan usulan masyarakat dan kebijakan pemerintah dalam rangka meningkatkan optimalisasi pelaksanaan pembangunan kota Mataram.

    Untuk mewujudkan hal itu maka Dinas Pertamanan memiliki tanggung jawab besar sesuai bidang kelolanya, yang diwujudkan dalam visi, misi dan program kerja dinas sebagai berikut :

    1.2 LANDASAN HUKUM

    Dalam mengemban amanat masyarakat dan tanggung jawab pelaksanaan pembangunan kota Mataram dasar hukum kewenangan dan acuan penyusunan perencanaan adalah sebagai berikut:

  • “ Rencana Kerja Dinas Pertamanan Kota Mataram Tahun 2016 “

    3

    Landasan Hukum Organisasi Dinas Pertamanan

    1. Undang‐Undang Nomor 4 Tahun 1993 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Mataram (Lembaran Negara Tahun 1993, Nomor : 66, Tambahan Lembaran Negara Nomor : 3531);

    2. Undang‐Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Undang‐ Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang‐ Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);

    3. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Tahun 2007, Nomor : 89, Tambahan Lembaran Negara Nomor : 4741);

    4. Peraturan Daerah Kota Mataram Nomor : 5 Tahun 2008 tentang Pembentukan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kota Mataram;

    5. Peraturan Walikota Mataram Nomor : 23 /PERT/2008 Tentang Rincian Tugas Pokok Dan Fungsi Dinas Pertamanan Kota Mataram;

    1.2.1. Landasan Hukum Perencanaan

    1. Undang‐Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104,Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421)

    2. Undang‐Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);

    3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2008 Tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815);

  • “ Rencana Kerja Dinas Pertamanan Kota Mataram Tahun 2016 “

    4

    4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);

    5. Perda kota mataram Nomor 8, Tahun 2008 RPJPD Kota Mataram 6. Perda Kota Mataram Nomor 11, Tahun 2011 tentang RPJMD Kota Mataram

    1.2.2. Landasan Hukum Acuan Kerja Pengelolaan Bidang RTH

    1. Undang‐Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1992 Tentang Perumahan Dan Permukiman;

    2. Undang‐Undang Nomor 23 Tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3699);

    3. Undang‐Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Lembaran Negar a Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 167, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3888), sebagaimana telah diubah dengan Undang‐Undang Nomor 19 Tahun 2004 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang‐Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang‐Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Menjadi Undang‐Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 67, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4401);

    4. Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1996 tentang Pelaksanaan Hak dan Kewajiban serta Bentuk dan Tatacara Peranserta Masyarakat dalam Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3660);

    5. Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2002 tentang Hutan Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 119, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4242);

  • “ Rencana Kerja Dinas Pertamanan Kota Mataram Tahun 2016 “

    5

    6. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan;

    7. Perda Kota Mataram Nomor 12, Tahun 2011 Rencana Umum Tata Ruang Kota Mataram;

    1.2.3. Landasan Hukum Acuan Kerja Pengelolaan PJU

    1. Undang‐Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 Tentang Jalan;

    2. Undang‐Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5049);

    3. Perjanjian Kerjasama Antara Pemerintah Kota Mataram dengan Kepala PT. PLN Cabang Mataram tahu 2003 tentang Pemungutan Pajak Penerangan Jalan melalui pembayaran rekening listrik;

    4. Perda Kota Mataram Nomor 31 tahun 1997 Pajak Penerangan Jalan Umum yang dirubah dengan Nomor 3 tahun 2005 tentang Pajak Penerangan Jalan Umum

    5. SNI 7391:2008 Spesifikasi penerangan jalan di kawasan perkotaan;

    1.2.4. Landasan Hukum Acuan Kerja Pengelolaan Perizinan dan Bina Peran Serta

    1. Undang‐Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 130, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5049);

    2. Perda Kota Mataram Nomor: 7 tahun 2009 tentang Pajak Reklame; 3. Perda Kota Mataram No. 1 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Reklame.

  • “ Rencana Kerja Dinas Pertamanan Kota Mataram Tahun 2016 “

    6

    1.3 MAKSUD DAN TUJUAN 1.3.1 MAKSUD

    Maksud dari penyusunan RENJA Dinas Pertamanan 2015 adalah untuk memberi gambaran mengenai rencana kerja, sasaran kegiatan Dinas Pertamanan yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2016.

    1.3.2 TUJUAN Tujuan dari penyusunan RENJA Dinas Pertamanan 2015 adalah untuk mendapatkan anggaran yang akan menunjang pelaksanaan rencana kegiatan Dinas Pertamanan tahun anggaran 2016, agar terlaksana dengan baik.

    1.4 SISTEMATIKA PENULISAN BAB I PENDAHULUAN

    1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan

    BAB II EVALUASI RENCANA KERJA SKPD TAHUN LALU

    2.1. EVALUASI RENCANA KERJA SKPD TAHUN LALU DAN CAPAIAN RENSTRA SKPD

    2.2. ANALISA KINERJA PELAYANAN SKPD 2.3. ISU‐ISU PENYELENGGARAAN TUGAS DAN FUNGSI SKPD 2.4. REVIEW TERHADAP RANCANGAN AWAL RKPD 2.5. PENELAAHAN USULAN PROGRAM DAN KEGIATAN MASYARAKAT

    BAB III TUJUAN, SASARAN PROGRAM DAN KEGIATAN

    3.1. Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional dan Prioritas Pembangunan Nasional

    3.2. Tujuan dan Sasaran Renja SKPD 3.3. Program dan Kegiatan

    BAB IV PENUTUP

  • BAB II EVALUASI RENCANA KERJA SKPD TAHUN 2014

    2.1. EVALUASI RENCANA KERJA SKPD TAHUN 2014 Sesuai dengan RKA tahun anggaran 2014 gambaran Alokasi

    Belanja Tidak Langsung adalah sebesar Rp.4.615.782.738,‐ sedangkan anggaran Belanja Langsung adalah sebesar Rp.27.790.089.142,‐ yang terdiri dari :

     Belanja Pegawai sebesar : Rp. 1.116.180.400,‐  Belanja Barang dan Jasa sebesar: Rp. 18.186.643.742,‐  Belanja Modal sebesar: Rp. 8.487.265.000,‐

    Secara umum pada dasarnya pelaksanaan Renja Dinas Pertamanan tahun 2014 hampir sesuai dengan RKA 2014. Tapi dengan fokus kegiatan yang berubah, dimana kegiatan RTH lebih difokuskan pada kegiatan pemeliharaan dan penataan makam. Sementara untuk PJU fokus penganggarannya pada efisiensi pembayaran rekening listrik dan penambahan jangkauan jaringan PJU

    2.1.1. Gambaran Alokasi Kebutuhan Dana Pelaksanaan Kegiatan T.A. 2015 Berdasarkan RENJA 2015

    Untuk Kegiatan yang merupakan program pada Dinas Pertamanan sepenuhnya didanai oleh belanja langsung dengan sumber dana PAD dan lain‐lain pendapatan. Adapun Rincian Program Kegiatan yang didanai Belanja Langsung adalah seperti tabel berikut: