Ratna Asnita Unand PKMM

download Ratna Asnita Unand PKMM

of 30

  • date post

    24-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    224
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Ratna Asnita Unand PKMM

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    1/30

    PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

    PELAKSANAAN PROGRAM TERAPI MUSIKUNTUK MENINGKATKAN

    KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PSIKOMOTORIK PADA ANAK DENGAN

    AUTI SME SPECTRUM DISORDERSDI SEKOLAH KHUSUS AUTISME YPPA

    PADANG

    BIDANG KEGIATAN:

    PKM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

    Diusulkan oleh:

    Ratna Asinita (1110321030 / 2011)

    Herni Marlina (1110321006 / 2011)

    Gina Apriana (1110321011 / 2011)

    Rizki Murni (1110321079 / 2013)

    Rani Cyntia Dewi (1311311088 / 2013)

    UNIVERSITAS ANDALAS

    PADANG

    2014

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    2/30

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    3/30

    DAFTAR ISI

    HALAMAN PENGESAHAN .......... ................................................................................. i

    DAFTAR ISI ................................................................................................................... ii

    RINGKASAN ................................................................................................................. iii

    BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................. 1

    BAB II GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN ................................................. 4

    BAB III METODE PELAKSANAAN ................................................................................. 7

    BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ....................................................................... 9

    DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................ 10

    LAMPIRAN

    Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota dan Pembimbing ........................................ 11

    Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan .................................................................. 19

    Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas ....................... 21

    Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan ........................................................... 24

    Lampiran 5. Surat Pernyataan Kesediaan dari Mitra .................................................. 25

    Lampiran 6. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja .............................................................. 26

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    4/30

    Ringkasan

    Kehadiran seorang anak adalah anugerah yang bernilai tinggi yang

    diberikan Allah kepada hamba-Nya. Memiliki anak sebagai penyandang

    gangguan spektrum autis atau Autistic Spectrum Disorder (ASD) tidaklah pernahmenjadi impian orang tua. Mendapatkan dukungan sosial merupakan faktor yang

    sangat penting dalam merawat anak dengan kebutuhan khusus, termasuk anak

    penyandang autisme (Bitsika & Sharpley, 2004) karena dapat berperan sebagai

    pendorong ibu dalam merawat anak berkebutuhan khusus. Autisme Spectrum

    Disorder (ASD), adalah gangguan perkembangan yang secara umum tampak

    ditiga tahun pertama kehidupan anak. ASD berpengaruh pada komunikasi,

    interaksi sosial, imajinasi dan sikap (William dan Wright, 2007).

    Yayasan pengembangan potensi Anak (YPPA), memiliki jumlah siswa

    laki laki 42 orang dan jumlah siswa perempuan 9 orang yang rata-rata memiki

    gangguan dalam komunikasi verbal dan non verbal serta terganggu dalaminteraksi sosial, kontrol emosi dan psikomotorik.Sehingga diperlukan sebuah

    terapi yang tepat untuk meningkatkan kulitas hidup dan kemandirian anak autis

    salah satunya adalah terapi musik.

    Terapi musik adalah penggunaan musik dan elemen musik (suara, irama,

    melodi, dan harmoni) oleh seorang terapis musik yang telah memenuhi

    kualifikasi, terhadap klien atau kelompok dalam proses pembangunan

    kumunikasi, meningkat relasi interpersonal, belajar, meningkatkan mobilitas,

    mengungkapkan ekspresi, menata diri untuk mencapai berbagai tujuan terapi

    lainnya (Djohan, 2008).

    Terapi musik yang akan dilakukan dilakukan 2 x 60 menit sehari dan 2

    kali pertemuan dalam seminggu selama 4 bulan. Latihan terapi music ini

    dilakukan dengan mengklasifikasikan karakter dan prilaku anak autis kemudian

    baru diperdengarkan music-musik. Misalnya music klasik, musik murrotal,lagu

    anak-anak, dan alat-alat musik yang biasa dikenal anak-anak seperti : piano,

    gendang dan gitar. Dalam memberikan terapi music ini harus yang sederhana,

    mudah dipahami dan sering didengar oleh anak-anak. Hal ini penting mengingat

    kemampuan berkomunikasi anak autis agak lambat.

    Melalui kegiatan terapi musik ini diharapkan anak Autistic SpectrumDisorder (ASD) mampu berkomunikasi baik secara verbal maupun non verbal,

    meningkatkan kecerdasan emosional nya, dan psikomotorik. Sehingga mereka

    dapat bersosialisasi dengan lingkungan dan masyarakatnya layaknya anak biasa.

    Untuk itu kami mahasiswa keperawatan akan mengaplikasikan ilmu yang

    didapatkan dari perkuliahan untuk melakukan pengabdian ini.

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    5/30

    1

    1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 LATAR BELAKANG

    Kehadiran seorang anak adalah anugerah yang bernilai tinggi yang diberikan Allah

    kepada hamba-Nya. Pada dasarnya dalam hidup berkeluarga menginginkan keturunan yang baik.

    Memiliki buah hati yang sehat, aktif, dan cerdas adalah impian setiap orang tua. Memiliki anak

    sebagai penyandang gangguan spektrum autis atau Autistime Spectrum Disorder (ASD) tidaklah

    pernah menjadi impian orang tua. Mendapatkan dukungan sosial merupakan faktor yang sangat

    penting dalam merawat anak dengan kebutuhan khusus, termasuk anak penyandang autisme

    (Bitsika & Sharpley, 2004) karena dapat berperan sebagai pendorong ibu dalam merawat anak

    berkebutuhan khusus.

    Autisme Spectrum Disorder (ASD), adalah gangguan perkembangan yang secara umum

    tampak ditiga tahun pertama kehidupan anak. ASD berpengaruh pada komunikasi, interaksi

    sosial, imajinasi dan sikap (William dan Wright, 2007). Autisme bukan suatu gejala

    penyakit,tetapi berupa sindroma atau kumpulan gejala dimana terjadi penyimpangan

    perkembangan sosial, kemampuan berbahasa dan kepedulian terhadap sekitar,sehingga anak

    autis seperti hidup dalam dunianya sendiri. Pada anak autis terjadi kelainan emosi, intelektual

    dan kemauan (Yatim,2003). Mereka tampak seperti tuli, mengoceh tanpa arti, membeo, hidup

    dalam dunianya sendiri atau dunia khayalnya, hal ini menyebabkan ketidakmampuan individu

    untuk berkomunikasi atau berbicara dengan orang lain. Hampir semua anak autis mengalami

    gangguan berbicara dan berbahasa, pada anak yang dapat berbicara secara lancer tetapi tidak

    dapat berkomunikasi, tidak dapat berbicara sama sekali da nada anak yang dapat berbicara tetapi

    kemampuannya terbatas (Hadis, 2006).

    Dalam dekade terakhir ini jumlah anak yang terkena autis semakin meningkat pesat di

    berbagai belahan dunia. Berdasarkan laporan UNESCO 2011 tercatat 35 juta orang penyandang

    autism diseluruh dunia. Ini berarti 6 dari 1000 orang di dunia mengidap autism. Dari penelitian

    Center for Disease (CDC) di Amerika Serikat 2008, perbandingan autism pada anak umur 8

    tahun yang terdiagnosa adalah 1:80. Di Asia, penelitian Hongkong Studi 2008 melaporkan

    tingkat kejadian autisme dengan prevalensi 1,68 per 1000 untuk anak dibawah 15 tahun

    (Hadriani, 2013). Sedangkan di Indonesia, menurut Goodwill Ambassador PBB, Christine

    Hakim (2011 dikutip dari Radius,2011), prevalensi penyandang autism saat ini sebanyak 8 dari

    1000 penduduk, prevalensi ini naik pesat dibandingkan dengan data WHO 10 tahun yang lalu

    yang hanya 1 dari 1000 penduduk.

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    6/30

    2

    2

    Saat ini belum ada penelitian khusus yang dapat menyajikan data autism pada anak di

    Indonesia. Bila di asumsikan dengan prevalensi autism pada anak di Hongkong, berdasarkan dari

    Badan Pusat Statistik jumlah anak di hongkong jumlah anak usia 5 hingga 19 tahun di Indonesia

    mencapai 66.000.805 jiwa, maka diperkirakan mendapat lebih dari 112 ribu anak penyandang

    auitime di Indonesia (Hadriani, 2013 dikutip dari Rahmi 2013)

    Oleh karena gangguan yang dialami anak autisme begitu luas, yaitu mencakup gangguan

    dalam komunikasi verbal dan non verbal serta terganggu dalam interaksi sosial dan kontrol

    emosi, maka terapi yang dilakukan juga terapi multidisipliner dan terpadu mulai dari terapi

    perilaku (behavior therapy), terapi okupasi, terapi wicara (speech therapy), terapi biomedis,

    terapi medikamentosa dan pendidikan khusus (Danuatmaja, 2003).

    Orang tua sering bertanya apakah anaknya dapat secara total bebas dari autisma. Wenar

    (1994) menyatakan bahwa autisma adalah gangguan yang tidak bisa disembuhkan ( not curable

    ), namun bisa diterapi ( treatable ). Maksudnya kelainan yang terjadi pada otak tidak bisadiperbaiki namun gejala-gejala yang ada dapat dikurangi semaksimal mungkin sehingga anak

    bisa bersosialisasi dengan anak-anak lain secara normal. Hal terpenting yang mempengaruhi

    kemajuan anak autisme adalah deteksi dini yang diikuti oleh penanganan yang tepat dan benar,

    serta intensitas terapi yang dijalani oleh anak autisme. Jika hal tersebut dilakukan, anak dengan

    autisme masih mempunyai harapan untuk lebih baik untuk dapat hidup mandiri (Yanwar

    Hadianto,2003).

    Terapi musik menurut Federasi Terapi Musik Dunia (WMFT) mendefinisikan terapi

    musik adalah penggunaan musik dan elemen musik (suara, irama, melodi, dan harmoni) oleh

    seorang terapis musik yang telah memenuhi kualifikasi, terhadap klien atau kelompok dalamproses pembangunan kumunikasi, meningkat relasi interpersonal, belajar, meningkatkan

    mobilitas, mengungkapkan ekspresi, menata diri untuk mencapai berbagai tujuan terapi lainnya

    (Djohan, 2008).

    Pemberian terapi musik pada anak autis dapat meningkatkan perhatian, dan

    mengembangkan kesadaran tubuh, konsep diri, komunikasi verbal dan non verbal, memperbaiki

    dan mengubah perilaku, serta menurunkan kecemasan, tingkat kemarahan, dan hiperaktivitas.

    (Djohan, 2006) Suara dapat memiliki manfaat dapat meningkatkan perkembangan emosi social

    pada anak, membantu komunikasi verbal dan non verbal, dan mendorong pemenuhan emosi.

    Oleh karena itu kami ingin melaksanakan sebuah program Pengabdian untuk

    meningkatkan kualitas hidup anak dengan Autisme Syndrom Disorder. Kami akan melaksanakan

    Terapi Musik Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi dan Psikomotorik Pada Anak

    DenganAutistime Spectrum Disorder (ASD)

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    7/30

    3

    3

    1.2 RUMUSAN MASALAH

    Bagaimana memberikan Terapi yang terbaik untuk anak dengan Autisme Syndrom

    Disorderyang mengalami gangguan komunikasi dan psikomotorik ?

    1.3 TUJUAN PROGRAM

    1. Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan Psikomotorik pada Anak dengan

    Autistime Spectrum Disorder (ASD).

    2. Untuk meningkatkan kualitas hidup anak dengan Autistime Spectrum Disorder (ASD)

    sehingga dapat hidup mandiri.

    1.3 LUARAN YANG DIHARAPKAN

    Luaran yang diharapkan dari program kreativitas mahasiswa yang dilaksanakan ini

    adalah mendapatkan suatu program terapi musik untuk anak autis yang dapat meningkatkankemampuan komunikasi dan psikomotork anak denganAutisme Syndrom Disorder

    1.4 KEGUNAAN

    Adapun kegunaan dari program kreativitas mahasiswa ini, yaitu :

    1. Bagi masyarakat

    Diharapkan dapat membantu para orang tua untuk merawat anak dengan Autistime Spectrum

    Disorder (ASD). Selain itu juga diharapkan dapat membantu orang tua yang mempunyai

    keterbatasan waktu dan biaya untuk melakukan terapi bagi anaknya yang autis.

    2. Bagi Mahasiswa

    Sebagai wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga yaitu, pengabdian kepada

    masyarakat dengan menyumbangkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    8/30

    4

    4

    BAB II

    GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASRAN

    2.1 Kondisi Masyarakat Sasaran

    Anak autisme sering terisolasi dari lingkungan dan hidup di dunianya sendiri, tidak bisa

    berbicara secara normal, berkomunikasi, berhubungan dengan orang lain dan belajar berinteraksi

    dengan seseorang. Penyandang autisme pada umumnya tidak mampu mengembangkan

    permainan yang kreatif dan imajinatif. Oleh karena itu mereka membutuhkan stimulasi agar bisa

    mengembangkan daya kecerdasan emosi dan imajinasinya untuk dapat bersosialisasi dengan

    orang lain (Pratiwi, 2007). Terapi autisme menurut Tjin Wiguna (2002) yang ditulis oleh Astuti

    (2007) adalah penatalaksanaan anak dengan gangguan autisme secara terstruktur dan

    berkesinambungan untuk mengurangi masalah perilaku dan untuk meningkatkan kemampuan

    belajar dan perkembangan anak sesuai atau paling sedikit mendekati anak seusianya dan bersifat

    multi disiplin.

    SLB autism YPPA yang beralamatJl. Garuda II Kel Andalas Kec. Padang Timur,dengan

    memiliki jumlah siswa lakilaki 42 orang dan jumlah siswa perempuan 9 orang yang rata-rata

    memiliki masalah dalam berkomunikasi. serta memiliki staf pengajar 21 orang. Siswa dibagi

    menjadi beberapa tingkatan kelas, mulai dari TK, Kelas I sampai kelas X. Kegiatan yang

    umumnya dilakukan adalah proses belajar mengajar yang mana memiliki 2 tipe kelas. Kelas

    pribadi dan classical, dimana kelas pribadi terdiri dari satu guru dan satu murid karena pada

    tahap awal ini membutuhkan pendekatan dan karakteristik gangguan sosio-emosional masing-

    masing sehingga belum bisa di gabung dengan siswa lain. Sedangkan classical adalah para

    penyandang autis yang sudah mampu berbicara, dan mampu melakukan interaksi sederhana.

    Para guru dilembaga ini hanya mengajarkan pendidikan dasar seperti menulis dan

    mengeja abjad sederhana, menyanyi, melipat kertas, permainan bola sederhana dan ilmu

    berhitung dasar.

    SLB autism YPPA yang mempunyai visi Menjembatani peserta didik untuk

    mendapatkan kesempatan sekolah disekolah reguler atas dasar pemikiran setiap warga negara

    berhak mendapatkan pendidikan yang layak, serta hak aksesibilitas untuk mendapatkan akses

    kesekolah reguler/umum. Selain itu SLB YPPA juga mempunyai misi Meningkatkan kualitas

    SDM dan kualitas pembinaan kesiswaan dalam mewujudkan kemandirian siswa. Meningkatkan

    kuantitas dan kualitas siswa yang inclusi/mainstreaming kesekolah reguler melalui pendekatan

    individual dan klasikal.

    Sedangkan SLB YPPA mempunyai tujuan : Tujuan sekolah sebagai bagian dari tujuan

    Pendidikan Nasional adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    9/30

    5

    5

    serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut kemudian

    kurikulum disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program

    pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di Sekolah.

    Ketika survei awal dilakukan Wakil Kepala Sekolah YPPA mengatakan bahwa kegiatanyang biasa dilakukan memang terfokus pada proses belajar mengajar karena dengan kekhususan

    yang dimiliki oleh penyandang autis membutuhkan waktu yang lebih lama dalam menerima

    suatu ilmu baik dalam mempelajari, memahami ataupun mengubah interaksi mereka. Kegiatan

    ekstrakulikuler yang diadakan terdiri dari pramuka dan musik. Ekstrakulikuler ini dilaksanakan

    setiap Hari Sabtu, yang diikuti oleh anak yang masuk kategori classical. Wakil kepala sekolah

    mengatakan siswanya antusias dalam mengikuti kegiatan ini.

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    10/30

    6

    6

    SLB YPPA ini sudah ada kegiatan kesenian, namun pelaksanaannya belum optimal ,Kondisi ini yang mendorong kami ingin melakukan pengabdian masyarakat kepada anak

    penyandang autis yang berada di yayasan penyandang autis YPPA Andalas Padang.Dengan

    adanya terapi ini diharapkan dapat meningkatkan komunikasi verbal maupun non verbal bagi

    anak autis dan juga terapi music ini dapat membantu guru maupun orang tua dalam mendidik

    anak autis.

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    11/30

    7

    7

    BAB III

    MTODE PELAKSANAAN

    Pada pengabdian masyarakat memberikan terapi musik bagi anak autis ini dilakukan dengan

    cara pendekatan langsung pada anak-anak autis. Metode pelaksanaan pada program pengabdian

    ini disusun secara sistemastis, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi.

    Model tahapan pelaksanaan kegiatan sebagai berikut :

    Persiapan

    Pelaksanaan

    Evaluasi

    Pembuatan Laporan

    1. Tahap Persiapan

    Kegiatan yang dilakukan pada tahap persiapan antara lain ;

    Survei tempat pelaksanaan kegiatan. Pembuatan proposal pengabdian masyarakat.

    Pengurusan administrasi dan perijinan tempat pengabdian mansyarakat.

    Obsevasi karakter dan prilaku anak autis terlebih dahulu. Hal ini dilakukan karena

    anak autis berbeda satu sama lainnya dan tergantung dari berat ringannya

    gangguan yang di derita.

    mencari property dan perlengkapan yang akan digunakan dalam pelaksanaan

    terapi musik.

    2. Pelaksanaan

    Kegiatan pengabdian akan dilakukan setelah persiapan dan perizinan selesai.Kegiatan akan dilaksanakan di Yayasan Autisme Pengembangan Potensi Anak Padang.

    Setelah mengklasifikasikan karakter dan prilaku anak autis, dalam tahap pelaksanaan ini

    anak autis dikumpulkan dan di perdengarkan musik-musik. Misalnya musik klasik, musik

    murrotal, dan alat-alat msik yang biasa di kenal anak-anak seperti: piano, gendang dan

    gitar. D.S. Prasetyono dalam bukunya mengatakan bahasa yang digunakan dalam terapi

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    12/30

    8

    8

    musik ini harus sederhana, mudah dipahami, dan sering didengar oleh anak. Hal ini

    sangat penting karena mengingat kemampuan berkomunikasi anak autis sangat lambat.

    Hal ini dilakukan dengan cara misalnya, satu orang anak di kenalkan dengan alat

    musik gendang dengan irama tepukan dengan kata-kata siapa nama mu? dengan cara

    ini anak tersebut bisa belajar sekaligus irama dan ketukan sebagai kata benda dan kata

    kerja dengan melodi yang sederhana. Selanjutnya anak autis di ajari lagu dan lirik yang di

    nyanyikan. Musik bekerja secara bertahap pada anak dengan mengimitasi dan

    mengkombinasi susunan kata ke dalam satu ungkapan. Misalnya, sebuah boneka besar

    yang digunakan terapi musik sebagai alat peraga sambil anak dibantu mempelajari lirik

    lagunya:

    Ini boneka

    (anak mengulang) (ini boneka)

    Boneka melompat

    (boneka melompat)

    Terapi musik memanipulasi boneka dalam berbagai gerakan sambil bernyanyi

    mengenai apa saja yang dikerjakan oleh si boneka. Anak akan memperhatikan musik, boneka

    dan sekaligus memperhatikan kata dan frase kata kerja yng benar. Melalui lagu yang disusun

    sesuai kebutuhan tersebut, anak dapat dilatih memperlancar kemampuan bicara. Musik dapat

    menghapus kekurangan yang dimiliki dan secar bertahap akan membekas hingga anak

    terbiasa denga suara bicara yang alamiah. Bila anak lupa cara mengungkapkan kalimat

    dengan benar, maka ia akan dengan cepat mengingat lagunya.

    Setelah kita perlihatkan cara memainkan salah satu alat musik dan mintalah anak

    mengikutinya, mintalah anak melakukan latihan musik sesuai dengan kemampuannya,

    lakukan penilaian secara berulang-ulang sampai anak mampu memainkan alat musik, dan

    mintalah anak tersebut memainkan alat musik secara bergantian, sehingga terbentuk irama.

    3. Evaluasi

    Tahap evaluasi merupakan tahapan untuk menilai kegiatan secara keseluruhan.

    Evaluasi yang dilakukan antara lain melihat kendala yang ada selama kegiatan dan cara

    mengatasinya sehingga pengabdian ini benar-benar efektif dan maksimal.Terapi musik ini akan lebih efektif jika diberikan secara individual karena mengingat

    kondisi dan kemampuan anak. Keberhasilan anak dapat dilihat dari apa yang dillakukan,

    sedangkan tingkat kemajuan anak dapat dilihat dari perbandingan hari sebelumnya.

    Evaluasi dampak kegiatan terhadap peserta akan dilakukan dengan pengamatan dan

    observasi perkembangan kemampuan sosial dan emosional peserta. Evaluasi ini

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    13/30

    9

    9

    mengamati perbandingan perkembangan sosial peserta sebelum dan setelah diberikan

    terapi musik.

    4. Pembuatan Laporan

    Pembuatan laporan disesuaikan dengan hasil yang telah dicapai selama

    melakukan kegiatan pengabdian.

    BAB IV

    BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

    4.1 Anggaran Biaya

    No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)

    1 Peralatan penunjang Rp. 3.600.000,00

    2 Bahan habis pakai Rp. 6.575.500,00

    3 Perjalanan Rp. 2.500.000,00

    4 Lain-lain : administrasi, publikasi, laporan Rp. 1.450.000,00

    Jumlah Rp. 12.454.500,00

    4.2 Jadwal Kegiatan

    Kegiatan Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4

    1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4Persiapan

    Pelaksanaan

    Kegiatan

    Evaluasi

    Pembuatan

    Laporan

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    14/30

    10

    10

    DAFTAR PUSTAKA

    Centers for Disease Control and Prevention. (2014, August 29). Facts about ASDs. Retrieved

    fromhttp://www.cdc.gov/ncbddd/autism/facts.html

    Danuatmojo, Terapi Pada Anak Autis Di Sekolah, Jakarta Puspa Swara, 2005

    Djohan, Terapi Musik Teori dan Aplikasi, (Yogyakarta: Galang Press,2006)

    Mangungsong, Frieda.(2009). Psikologi dn Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Jilid

    Kesatu, LPSP3, Depok

    Prasetyono, D.s. (2008). Serba-Serbi anak Autis. DIVA Press, Jogjakarta Puspa Swara.

    Widyawati, I., Rosadi, D., E., & Yulidar. (2003). Terapi anak autis di rumah. JakartaYatim, F.

    (2003). Autisme suatu gangguan jiwa pada anak-Anak. Jakarta: Pustaka Populer Obor.

    http://www.cdc.gov/ncbddd/autism/facts.htmlhttp://www.cdc.gov/ncbddd/autism/facts.htmlhttp://www.cdc.gov/ncbddd/autism/facts.htmlhttp://www.cdc.gov/ncbddd/autism/facts.html
  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    15/30

    11

    11

    Lampiran 1. Biodata Ketua dan Anggota

    1. Ketua

    A. Identitas Diri

    1 Nama Lengkap Ratna Asnita

    2 Jenis Kelamin Perempuan

    3 Program studi Ilmu Keperawatan

    4 NIM 1110321030

    5 Tempat dan Tanggal Lahir Koto panjang,28 juli 1992

    6 Email [email protected]

    7 No Telepon/HP 085669062667

    B. Riwayat Pendidikan

    SD SMP SMA

    Nama Institusi SD N 43 Langsat

    Kadap

    MTsN Langsat

    Kadap

    SMA N 1 Rao

    Jurusan - - IPA

    TahunMasuk-lulus 19992005 2005- 2008 2008 - 2011

    C.penghargaan dalam 10 tahun terakhir

    No Jenis Penghargaan Intitusi Pemberi penghargaan Tahun

    1

    Padang, 1 september 2014Pengusul,

    Tanda tangan

    mailto:[email protected]:[email protected]:[email protected]
  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    16/30

    12

    12

    ( Ratna Asnita )

    1. Anggota

    A. Identitas Diri

    1 Nama Lengkap Herni Marlina

    2 Jenis Kelamin Perempuan

    3 Program studi Ilmu keperawatan

    4 NIM 1110321006

    5 Tempat dan Tanggal Lahir Lubuk Tarok, 04 Maret 1993

    6 Email [email protected]

    7 No Telepon/HP 085363084113

    B. Riwayat Pendidikan

    SD SMP SMA

    Nama Institusi SD N 11 Koto

    Tuo

    SMP N 12

    Sijunjung

    SMA N 12

    Sijunjung

    Jurusan - - IPA

    TahunMasuk-lulus 1999-2005 2005-2008 2008-2011

    Padang, 1 september 2014

    Pengusul,

    Tanda tangan

    ( Herni Marlina )

    mailto:[email protected]:[email protected]:[email protected]
  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    17/30

    13

    13

    2. Anggota

    1.Identitas Diri

    1 Nama Lengkap Gina Apriana

    2 Jenis Kelamin Perempuan

    3 Program studi Ilmu Keperawatan

    4 NIM 1110321011

    5 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta, 6 April 1992

    6 Email [email protected]

    7 No Telepon/HP 085289650066

    2.Riwayat Pendidikan

    SD SMP SMA

    Nama Institusi SD 07 Tanah Air

    Ulak Karang

    SMP 87 Pondok

    Pinang Jakarta

    Selatan

    SMA 1

    Padangganting

    Jurusan - - IPA

    TahunMasuk-lulus 1999 - 2005 2005 - 2009 2008 - 2011

    C . penghargaan dalam 10 thun terakhir

    No Jenis Penghargaan Intitusi Pemberi penghargaan Tahun

    1 Juara UMUM 1 SMA

    Padangganting

    SMA Padangganting 2010

    2 Harapan 3 Mapres Fakultas

    Keperawatan Unand

    Fakultas Keperawatan Unand 2013

    Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    18/30

    14

    14

    dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai

    ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

    Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu

    persyaratan dalam pengajuan Hibah PKM-K

    Padang, 1 Oktober 2013

    Pengusul,

    Tanda tangan

    ( Gina Apriana )

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    19/30

    15

    15

    3. Anggota

    A. Identitas Diri

    1 Nama Lengkap Rizki Murni

    2 Jenis Kelamin Perempuan

    3 Program studi Ilmu Keperawatan

    4 NIM 1311311079

    5 Tempat dan Tanggal Lahir Padang Panjang, 28 Juni 1995

    6 Email [email protected]

    7 No Telepon/HP 08972500076

    3.Riwayat Pendidikan

    SD SMP SMA

    Nama Institusi SDN 02 Tanah Pak

    Lambik

    MTSN Padang

    Panjang

    SMAN 2 Padang

    Panjang

    Jurusan - - IPA

    Tahun masuk-lulus 2001-2007 2007-2010 2010-2013

    Padang, 1 september 2014

    Pengusul,Tanda tangan

    ( Rizki Murni )

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    20/30

    16

    16

    4. (Anggota)

    Identitas Diri

    1 Nama Lengkap (dengan gelar) RANI CYNTIA DEWI

    2 Jenis Kelamin Perempuan

    3 Program Studi Ilmu Keperawatan

    4 NIM 1311311088

    5 Tempat dan Tanggal Lahir Jakarta, 10 Maret 1995

    6 E- mail

    7 Nomor Telepon/HP 083182904940

    5. Riwayat Pendidikan

    SD SMP SMA

    Nama Institusi SD Negeri

    Margahayu XVI

    SMP Negeri 5

    Pariaman

    SMA Negeri 2

    Pariaman

    Jurusan - - IPA

    Tahun Masuk -

    Lulus

    2001-2007 2007-2010 2010-2013

    6.

    Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

    No.Nama Pertemuan Ilmiah/

    SeminarJudul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat

    7.

    Penghargaan dalam 10 tahun Terakhir (dari pemerintah, asosiasi atau institusi lainnya)

    No.Jenis Penghargaan

    Institusi Pemberi

    Penghargaan

    Tahun

    1 Juara 1 Lomba Vokal Grup Gemar Ikan Dinas Perikanan 2011

    Padang, 26 September 2014

    Pengusul,

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    21/30

    17

    17

    (Rani Cyntia Dewi)

    Pembimbing

    1. Identitas Diri

    1 Nama Lengkap Nelwati, S.Kp, MN

    2 Jenis Kelamin Perempuan

    3 Program studi Ilmu Keperawatan

    4 NIP 197725102001122001

    5 Tempat dan Tanggal Lahir Bonjo/25 Oktober 1977

    7

    2. Riwayat Pendidikan

    No. Program Tempat Tahun

    1. S1 Keperawatan Universitas Indonesia 2000

    2. Master of Nursing Monash University,

    Melbourne Australia

    2000

    3. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)

    NO Nama Pertemuan Ilmiah /

    Seminar

    Judul Artikel Ilmiah Waktu dan

    Tempat

    1 Neherta, M., Nelwati,

    Indra, R.L. (2010).

    Hubungan pengetahuan

    tentang obesitas dengan

    upaya pencegahan oleh

    siswa SMP 2 Padang,

    Ners Journal of Nursing

    Andalas University,

    Vol 6 No 12 Nelwati.(2008). Stress

    in clinical education

    perceived by

    Indonesian novice

    nursing students was

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    22/30

    18

    18

    presented in The 19th

    Indonesian

    Postgraduate

    Roundtable, University

    of Melbourne,

    Melbourne, 1

    November 2008

    4. Penghargaan dalam 10 tahun terakhir

    No Jenis Penghargaan Intitusi Pemberi penghargaan Tahun

    1 Piagam Penghargaan:

    Cumlaude

    FIK UI 2000

    Padang, September 2014

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    23/30

    19

    19

    Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

    1. Peralatan Penunjang

    Material Justifikasi pemakaian Kuantitas Harga satuan (Rp) Jumlah (Rp)

    Gitar Alat terapi musik 1 350.000 350.000Gendang Alat terapi musik 1 150.000 150.000

    harmonika Alat terapi musik 1 100.000 100.000

    Pluit Alat terapi musik 1 50.000 50.000

    CD musik Berisi musik-musik

    untuk terapi

    5 80.000 400.000

    DVD eksternal Untuk memutar

    Musik

    1 430.000 430.000

    Speaker Alat pengeras suara 1 250.000 250.000

    Kabelsambungan

    Kabel sambungan 1 50.000 50.000

    Microfon untuk membantumemandu acara

    1 120.000 120.000

    Sewa LCD Pemutaran video 1 150.000 150.000

    Dekorasipanggung

    Alat untukpenaampilan bakat

    peserta

    1 1.500.000 1.500.000

    SUB TOTAL (Rp) Rp. 3.600.000,00

    2. Bahan Habis Pakai

    3. Material Justifikasipemakaian

    Kuantitas Harga satuan(Rp)

    Jumlah (Rp)

    Spidol Penjelasan materi 3 buah 10.000,00 30.000,00

    Bolpoint Alat tulis peserta 60 buah 3.000,00 180.000,00

    Book Note Alat tulis peserta 60 buah 5.000,00 300.000,00

    Map Plastik Alat tulis peserta 60 buah 7.000,00 420.000,00

    Print modul Panduan 60 modul

    @5 lmbr

    10.000,00 600.000,00

    Pin Simbolis peserta 60 buah 5.000,00 300.000,00

    Cindera mata Simbolis peserta 50 buah 10.000,00 500.000,00

    Baju peserta Simbolis peserta 50 buah 50.000,00 2.500.000,00

    Konsumsi

    Peserta dan

    panitia

    sosialisasi

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    24/30

    20

    20

    A. Makan

    B. Snack

    C.

    Air mineral

    60 kotak

    60 kotak

    60 botol

    12.000,00

    10.000,00

    5.000,00

    550.000,00

    440.000,00

    165.000,00

    SUB TOTAL (Rp) Rp. 6.575.500,00

    4. Perjalanan

    MaterialJustifikasi pemakaian Kuantitas Harga satuan

    (Rp)

    Jumlah (Rp)

    Transportasi Perjalanan anggota

    menuju yayasan

    5 orang x

    5 bulan

    100.000 2.500.000,0

    SUB TOTAL (Rp) Rp. 2.500.000,00

    5. Lain-lain

    MaterialJustifikasi pemakaian Kuantitas Harga satuan

    (Rp)Jumlah (Rp)

    PembuatanProposal

    Pembuatan pengajuanproposal

    5eksemplar

    20.000,00 100.000,00

    Pembuatanlaporan

    Pembuatan laporanakhir

    5eksemplar

    20.000,00 100.000,00

    Dokumentasi Untuk dokumentasiacara

    -

    -

    100.000,00

    Pamphlet Media sosialisasi - - 100.000,00

    Undangan Mengundang orang

    tua, anak dll

    60

    eksemplar

    5.000,00 300.000,00

    Spanduk Media pemberitahuan

    acara

    1 buah 250.000,00 250.000,00

    Backdrop Media pemberitahuan

    acara

    1 buah 135.000,00 135.000,00

    Banner Media pemberitahuan

    acara

    1 buah 250.000,00 250.000,00

    SUB TOTAL (Rp) Rp. 1.450.000,00Total (Keseluruhan) Rp. 12.454.500,00

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    25/30

    21

    21

    Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

    No Nama/NIM Program Studi Bidang Ilmu Alokasi

    WaktuUraian Tugas

    1 Ratna Asnita

    1110321030

    Keperawatan Kesehatan 24

    jam/mgg

    Ketua :

    -

    Sebagai pelatih

    terapi teater

    -

    Melakukan

    monitoring/

    kontrol terhadap

    pelaksanaan

    kegiatan

    -

    Mengkoordinir

    Anggota

    -

    Mengatur

    pembagian tugas

    dan merancang

    jadwal kegiatan.

    -

    Melakukan

    kontrak/

    kerjasama

    dengan pihak

    Yayasan

    -

    Evaluasi kerja

    2 Herni Marlian

    1110321006

    Keperawatan Kesehatan 30

    jam/mgg

    Bendahara :

    -

    Pelaksana terapi

    -

    Mencatat uang

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    26/30

    22

    22

    masuk dan

    keluar

    -

    Membuat laporan

    keuangan

    -

    Mengelola

    keuangan

    -

    Pembayaran dan

    pembelian

    barang

    3 Gina Apriana

    1110321011

    Keperawatan Kesehatan 30

    jam/mgg

    Sekretaris

    -

    Pelaksana terapi

    -

    Membuat daftar

    surat masuk dan

    keluar

    -

    Mencatat semua

    transaksi

    penjualan

    -

    Menyimpan dan

    mengarsipkan

    setiap faktur

    -

    Membuat surat

    menyurat

    4 Rizki Murni

    1311311079

    Keperawatan Kesehatan 35 jam

    /mgg

    Bidang Operasional

    -

    Sebagai

    pelaksana terapi

    -

    Bertanggung

    jawab untuk

    penyediaan

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    27/30

    23

    23

    bahan, peralatan

    serta segala

    kebutuhan yang

    diperlukan.

    -

    5 Rani Cyntia

    Dewi

    1311311088

    Keperawatan Kesehatan 35

    jam/mgg

    Anggota pelaksana

    -

    Menjalani teknis

    acara

    -

    Pelaksana terapi

    -

    Bertugas

    mempersiapkan

    acara

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    28/30

    24

    24

    Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    29/30

    25

    25

    Lampiran 5. Surat Kerja Sama Kesediaan Diri Mitra

  • 7/25/2019 Ratna Asnita Unand PKMM

    30/30

    26

    26

    Lampiran 6. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja