Rangkuman Untuk Uas Ips Smp

of 24

  • date post

    17-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.173
  • download

    13

Embed Size (px)

Transcript of Rangkuman Untuk Uas Ips Smp

MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL DAN EKONOMI Individu adalah seorang manusia yang merupakan kesatuan antara jasmani dan rohani. Tiga naluri manusia sebagai individu yaitu: 1) Naluri untuk mempertahankan hidup 2) Naluri mempertahankan keturunan 3) Naluri ingin tahu dan mencari kepuasan. Manusia sebagai makhluk social (homo homini socius) adalah makhluk yang membutuhkan kawan (socius) dalam memenuhi kebutuhan kawan (socius) dalam memenuhi kebutuhan hidup dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Ciri-cirinya yaitu: 1) Berusaha mengendalikan diri 2) Senang bekerja sama dan saling menolong dengan sesama anggota masyarakat. Manusia sebagai makhluk ekonomi (homo economicus) adalah makhluk yang selalu mempertimbangkan manfaat dan pengorbanan dari tindakan yang dilakukannya serta tidak pernah merasa puas. Ciri-cirinya yaitu: 1) Berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. 2) Selalu berpedoman pada faktor moral. 3) Memerlukan kerja sama dengan sesama manusia. A. Faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan manusia. 1. Faktor ekonomi 2. Faktor lingkungan sosial budaya 3. Faktor fisik 4. Faktor pendidikan. B. Jenis Kebutuhan 1. Menurut intensitas/tingkat kepentingannya Primer Sekunder Tersier

2. Menurut bentuk dan sifatnya Kebutuhan Jasmani Kebutuhan Rohani

3. Menurut waktu pemenuhannya Kebutuhan Sekarang Kebutuhan Masa Depan Kebutuhan yang Tidak Tentu Waktunya

Kebutuhan Sepanjang Waktu

4. Menurut wujudnya Kebutuhan Material Kebutuhan Spiritual

Created by Ariana Maharani, IX A

C. Macam-macam barang kebutuhan manusia. 1) Berdasarkan kelangkaannya. Barang ekonomis Barang bebas Barang illith : Tanah, bahan tambang, makanan, dll. : Sinar matahari, udara,dll. : Air pada waktu banjir, api saat kebakaran,dll.

2) Berdasarkan hubungan dengan barang lain. Barang substitusi/pengganti : Jagung/sagu (pengganti beras)

Barang komplementer/pelengkap : Gula dgn kopi, kompor dgn minyak tanah. 3) Berdasarkan sifatnya. Barang bergerak Barang tidak bergerak D. Kegunaan barang 1. Kegunaan bentuk : Suatu barang akan lebih berguna dan memiliki nilai jika bentuknya berubah. Contoh: Kulit sapi yang diubah menjadi ikat pinggang maupun tas. 2. Kegunaan waktu : Suatu barang akan lebih berguna jika digunakan pada waktu tertentu. Contoh: Jas hujan dan payung pada waktu hujan. 3. Kegunaan tempat : Suatu barang akan lebih tinggi kegunaannya jika barang tersebut dipindahkan ke tempatnya. Contoh: Pasir di sungai akan lebih berguna jika digunakan untuk suatu proyek. 4. Kegunaan milik : Suatu barang akan lebih tinggi kegunaannya jika telah dimiliki seseorang. Contoh: Pakaian yang akan lebih bernilai guna jika dikenakan oleh seorang pemilik daripada hanya dipajang saja (belum dibeli) TINDAKAN EKONOMI 1. Macam-macam tindakan ekonomi : Mobil dan perhiasan. : Tanah dan rumah.

Tindakan ekonomi irrasional (Ibu membeli bahan makanan di pasar yang jaraknya jauh karena harganya murah, padahal bila dihitung ongkos yang dikeluarkan, beli di pasar harganya bias lebih mahal dibandingkan membeli di toko/warung terdekat) Tindakan ekonomi rasional (membeli baju seragam sudah jadi karena lebih murah daripada menjahit sendiri) Created by Ariana Maharani, IX A

2. Motif ekonomi Motif ekonomi adalah suatu tujuan seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi yang disertai dengan perhitungan untung dan rugi. Motif intrinsik : Keinginan untuk memperoleh sesuatu dengan kesadaran sendiri Keinginan untuk memperoleh sesuatu atas dorongan orang lain.

Motif ekstrinsik : Macam-macam motif ekonomi:

Motif memenuhi kebutuhan sendiri Motif memperoleh keuntungan Motif memperoleh penghargaan Motif memperoleh kekuasaan Motif sosial

KEGIATAN EKONOMI 1. Produksi Produksi adalah kegiatan menambah/menciptakan nilai guna suatu barang /jasa agar lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan manusia 1. Faktor produksi a. Faktor produksi alam Ciri-cirinya: 1) Tersebar tidak merata, 2) Jumlahnya terbatas, 3) Kondisi alam tidak dapat dikendalikan, 4) Ada yang dapat diperbaharui. b. Faktor produksi tenaga kerja Ciri-cirinya: 1) Terikat dengan pemiliknya 2) Bisa dipergunakan lagi Macam-macam faktor produksi tenaga kerja: 1) Menurut sifatnya 1. Tenaga kerja rohani: Pengarang, peneliti, pengamat, dll. 2. Tenaga kerja jasmani: Kuli bangunan, tukang batu, dll. 2) Menurut kualitasnya 1. Tenaga kerja terdidik (skilled labour): Dokter, guru, pengacara. 2. Tenaga kerja terlatih (trained labour): Sopir,pengrajin,tukang kayu,dll 3. Tenaga kerja tidak terdidik (unskilled) : Kuli angkut dan pesuruh. c. Faktor produksi modal Faktor produksi modal yaitu barang yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan produksi selanjutnya. Disebut juga barang investasi, barang industri atau barang tingkat tinggi. Contoh: Uang tunai, mesin-mesin, gedung, dan pabrik. 1) Menurut sumbernya: a) Modal intern: berasal dari pemilik perusahaan. Created by Ariana Maharani, IX A

b) Modal ekstern: diperoleh dari pihak lain/luar perusahaan. 2) Menurut sifatnya: a) Modal lancar (variabel capital) : modal yang habis dalam satu kali proses produksi. b) Modal tetap (fixed capital) : modal yang dapat digunakan untuk beberapa kali produksi. 3) Menurut pemiliknya: a) Modal perorangan/individu : modal yang dimiliki seseorang dan dapat memberikan keuntungan kepada pemiliknya. b) Modal masyarakat : modal yang dimiliki masyarakat dan digunakan oleh masyarakat secara bersama-sama. 4) Menurut bentuknya: a) Modal nyata/konkret : modal berbentuk barang uang. b) Modal tidak nyata/abstrak : modal secara fisik yang tak terlihat wujudnya. (contoh: modal keterampilan) d. Faktor produksi skill (kewirausahaan) Jenis-jenis keahlian: 1.) Managerial/interpreneur 2.) Technical skill 3.) Organization skil. PENINGKATAN MUTU DAN JUMLAH HASIL PRODUKSI 1. Intensifikasi Pertanian Intensifikasi pertanian adalah pengolahan lahan pertanian yang ada dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan hasil pertanian dengan menggunakan berbagai sarana. Intensifikasi pertanian banyak dilakukan di Pulau Jawa dan Bali yang memiliki lahan pertanian sempit. Adapun sapta usaha tani dalam bidang pertanian meliputi kegiatan sebagai berikut : * Pengolahan tanah yang baik * Pengairan yang teratur * Pemilihan bibit unggul * Pemupukan * Pemberantasan hama dan penyakit tanaman * Pengolahan pasca panen * Pemasaran 2. Ekstensifikasi Pertanian Ekstensifikasi pertanian adalah usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara memperluas lahan pertanian baru,misalnya membuka hutan dan semak belukar, daerah sekitar rawa-rawa, dan daerah pertanian yang belum dimanfatkan. Ekstensifikasi pertanian banyak dilakukan di daerah jarang penduduk seperti di luar Pulau Jawa, khususnya di beberapa daerah tujuan transmigrasi, seperti Sumatera, Kalimantan dan Irian Jaya. 3. Diversifikasi Pertanian Adalah usaha penganekaragaman jenis usaha atau tanaman pertanian untuk menghindari ketergantungan pada salah satu hasil pertanian. Diversifikasi pertanian dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu : A. Memperbanyak jenis kegiatan pertanian, misalnya seorang petani selain bertani juga beternak ayam dan beternak ikan. B. Memperbanyak jenis tanaman pada suatu lahan, misalnya pada suatu lahan selain ditanam jagung juga ditanam padi ladang.

Created by Ariana Maharani, IX A

2.Konsumsi Dalam pengertian ilmu ekonomi konsumsi adalah suatu kegiatan manusia yang bertujuan memenuhi kebutuhan dengan cara mengurangi atau menghabiskan nilai guna suatu barang atau jasa baik secara berangsur-angsur maupun sekaligus. Dengan konsumsi nilai guna suatu barang atau jasa dapat berkurang atau bahkan habis. Orang yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen.. Aspek Positif dan Aspek Negatif Perilaku Konsumtif. Perilaku konsumtif adalah perilaku konsumsi atau gaya hidup yang suka berbelanja dalam jumlah yang banyak. Padahal, barang yang dibeli itu belum tentu dibutuhkan.. Mereka tidak mau ketinggalan dan suka berfoya-foya. Perilaku yang konsumtif dapat memiliki aspek positif bagi perekonomian masyarakat. Aspek positif perilaku konsumtif tersebut, yaitu: 1. 2. 3. 4. Memotivasi manusia untuk meningkatkan pendapatannya Meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat Mendorong terciptanya lapangan kerja Mengurangi pengangguran

Adapun aspek negatif dari perilaku konsumtif, yaitu: 1. 2. 3. 4. Pemborosan Mengurangi kesempatan menabung Menimbulkan kesenjangan sosial Memiliki barang-barang sebagai ukuran kesenangan, kebahagiaan dan prestise (harga diri)

3. Tujuan Konsumsi Pada dasarnya manusia yang melakukan tindakan konsumsi bertujuan untuk mencapai kepuasan yang maksimal dengan menggunakan dana yang tersedia. Dengan dana yang tersedia , konsumen tidak hanya akan memuaskan satu macam kebutuhan saja, tetapi konsumen tersebut akan berusaha memenuhi bebagai macam kebutuhan. Untuk itu konsumen harus mengetahui kombinasi terbaik dari barang dan jasa yang dikonsumsinya. Kombinasi yang terbaik akan memberikan kepuasan yang maksimal. 4. Faktor-faktor yang Memengaruhi Konsumsi Faktor-faktor yang memengaruhi konsumsi antara lain sebagai berikut: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Pendapatan. Kebiasaan dan sikap hidup. Lingkungan tempat tinggal. Harga barang/ jasa Usia. Tingkat peradaban.

5. Konsumsi dan pendapatan Pendapatan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi pola konsumsi. Semakin tinggi pendapatan , biasanya semakin banyak pula uang yang dibelanjakan untuk konsumsi. Namun tidak semua pendapatan digunakan untuk konsumsi. 3. Distribusi Proses penyampaian barang dan jasa dari produsen kepada konsumen disebut kegiatan distribusi. Orang yang melakukan distribusi disebut distributor. 2. Tujuan distribusi yaitu :

Created by Ariana Maharani, IX A

1. 2. 3. 4. 5.

menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen membantu produsen meningkatkan hasil produksi membantu konsumen memperoleh barang yang dibutuhkan membantu peningkatan faedah dan kegunaan barang membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. POLA KEGI