Ptk Media Vcd

download Ptk Media Vcd

of 112

  • date post

    07-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    436
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Ptk Media Vcd

1

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

Semakin berkembangnya zaman, manusia dituntut untuk lebih baik dalam segala hal. Munculnya teknologi yang pesat saat ini membuat revolusi yang besar terhadap dunia. Semua pekerjaan terasa mudah dan murah. Demikian pula dalam pendidikan yang berkaitan dengan proses pembelajaran di sekolah. Beberapa variasi metode yang digunakan untuk mengajarkan ilmu kepada anak didik yang semakin maju dan canggih. Hal ini berbeda sekali dengan keadaan beberapa puluh tahun yang lalu, di mana sistem belajar masih sangat sederhana dan tidak banyak menggunakan media teknologi. Tumbuhnya kesadaran terhadap pentingnya pengembangan media pembelajaran di masa yang akan datang harus dapat direalisasikan dalam praktik. Banyak usaha yang dapat dikerjakan. Di samping memahami penggunaannya, para guru pun patut berupaya untuk mengembangkan keterampilan membuat sendiri media yang menarik, murah dan efesien, dengan tidak menolak kemungkinan pemanfaatan alat modern yang sesuai dengan tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tujuan Pendidikan Menengah Kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya. Untuk mewujudkan misi tersebut mempersyaratkan perlunya dilakukan perubahan terhadap pembelajaran yang berlangsung selama ini di sekolah, yaitu pembelajaran yang semula berorientasi pada guru menjadi pembelajaran yang berorientasi pada optimalisasi kompetensi peserta didik serta proses pencapaiannya.

1

2

Menjelaskan Konsep Motor Bakar merupakan salah satu kompetensi dasar dari standar kompetensi Menjelaskan Proses-Proses Mesin Konversi Energi pada mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan yang harus dipelajari peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) program studi keahlian Teknik Otomotif dengan tujuan membekali peserta didik dengan pengetahuan dasar teknik mesin dengan tujuan mengarahkan peserta didik agar memiliki dasar yang luas, kuat dan mendasar dibidang Teknik Otomotif sebelum mereka mempelajari mata pelajaran Kompetensi Kejuruan. Persoalan yang dihadapi oleh guru mata pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Otomotif adalah rendahnya hasil belajar terutama pada kompetensi menjelaskan konsep mesin konversi energi. Hal ini terlihat dari nilai hasil ulangan mid semester ganjil kelas X Teknik Mekanik Otomotif tahun pelajaran 2009/2010, yaitu pada kelas X Teknik Mekanik Otomotif 1 dari 40 orang peserta didik, 26 orang mendapat nilai 45,00 65,00 (65%) dan 14 orang mendapat nilai 70,00 80,00 (35%), pada kelas X Teknik Mekanik Otomotif 2 dari 38 orang peserta didik, 25 orang mendapat nilai 40,00 65,00 (65,79%) dan 13 orang mendapat nilai 7,00 8,50 (34,21%). Dari uraian diatas, terlihat bahwa nilai hasil belajar Kompetensi Motor Bakar Torak masih banyak (>50%) berada di bawah standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan yaitu 7,00. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti menduga bahwa metode pembelajaran dan

pemanfaatan media pembelajaran serta usaha yang dilakukan guru selama ini belum efektif. Oleh karena itu perlu di terapkan suatu metode pembelajaran agar peserta didik lebih termotivasi dan aktif sehingga hasil belajar meningkat. Cara yang dapat dilakukan dalam mengatasi masalah pembelajaran di antaranya dengan memanfaatkan media yang dapat membantu siswa

3

mengembangkan kemampuannya dalam

kompetensi menjelaskan konsep

motor bakar. Dengan menggunakan media pendidikan, dapat merangsang peserta didik untuk lebih bergairah dalam mengikuti pelajaran. Pemanfaatan media dalam proses belajar mengajar merupakan salah satu cara guru untuk meningkatkan kemauan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Selain itu, pemanfaatan media pendidikan akan membuat pembelajaran lebih bervariasi. Pembelajaran yang bervariasi akan menambah minat belajar siswa untuk mengikuti proses belajar mengajar dengan baik. Berdasarkan manfaat media dalam proses belajar mengajar, maka sewajarnyalah guru memanfaatkan media sebagai alat untuk memudahkan siswa dalam memahami pelajaran sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih efektif. Salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran standar kompetensi motor bakar torak adalah dengan menggunakan media VCD (Video Compact Disc). Melalui penggunaan media VCD yang tepat dalam proses

pembelajaran, maka semua objek itu dapat disajikan kepada peserta didik, adanya interaksi langsung antara peserta didik dengan lingkungannya, keseragaman pengamatan, dapat menanamkan konsep dasar yang benar, kongkrit, dan realistis, membangkitkan keinginan dan minat baru serta

membangkitkan motivasi dan merangsang anak untuk belajar yang pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka mendorong penulis untuk mengadakan penelitian yang berjudul Peningkatan Hasil Belajar Kompetensi Dasar Menjelaskan Konsep Motor Bakar Melalui

Penggunaan Media VCD (Video Compact Disc) Di Kelas X Teknik Otomotif 1 SMK Negeri 2 Sungai Penuh.

4

B. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah, maka dapat dikemukakan beberapa identifikasi masalahnya, yaitu sebagai berikut : 1. Media VCD belum digunakan dalam proses pembelajaran 2. Metode pembelajaran yang diterapkan guru kurang tepat 3. Interaksi antara guru dengan peserta didik dalam proses pembelajaran belum optimal. 4. Sebagian besar peserta didik belum memiliki buku pelajaran/ modul.

C. Batasan Masalah Berdasarkan identifikasi masalah, maka masalah yang dibahas dalam penelitian ini dibatasi pada hasil belajar peserta didik dalam kompetensi dasar menjelaskan konsep motor bakar dengan menggunakan media VCD di Kelas X Teknik Otomotif 1 SMK Negeri 2 Sungai Penuh Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2009-2010.

D. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan batasan masalah yang telah diuraikan, dapat dirumuskan masalahnya adalah: Apakah dengan menggunakan media VCD dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar bakar ? kompetensi dasar menjelaskan konsep motor

E. Tujuan penelitian Tujuan penelitian tindakan ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan aktifitas peserta didik dalam pembelajaran kompetensi dasar menjelaskan konsep motor bakar di SMK.

5

Tujuan khusus dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar dan aktifitas peserta didik dalam pembelajaran kompetensi menjelaskan konsep motor bakar dengan menggunakan media VCD di kelas X Teknik Otomotif 1 SMK Negeri 2 Sungai Penuh.

F. Manfaat Penelitian Penelitian tindakan ini memberi manfaat : 1. Bagi peserta didik : a. Membantu peserta didik meningkatkan hasil belajar b. Membantu peserta didik memahami konsep dan prinsip kerja motor bakar melalui tayangan media VCD. 2. Bagi Guru : a. Meningkatkan pembelajaran b. Meningkatkan profesionalisme guru c. Meningkatkan kreatifitas dan inovasi dalam proses pembelajaran. pengetahuan dan pengalaman tentang metode

6

BAB II KAJIAN TEORI DAN HIPOTESIS TINDAKAN Kajian Teori 1. Hasil Belajar Kompetensi Dasar Menjelaskan Konsep Motor Bakar a. Hakekat Belajar Pembelajaran meliputi dua kegiatan yaitu belajar dan mengajar. Belajar mengacu pada kegiatan siswa sedangkan mengajar mengacu pada kegiatan guru. Belajar pada hakekatnya adalah perubahan tingkah laku pada diri seseorang. Pengertian belajar ini para ahli psikologi pendidikan mengemukakan rumusan yang berlainan sesuai dengan bidang keahlian mereka masing-masing. Tentu saja mereka mempunyai alasan yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Menurut Usman (1999:5) menyatakan bahwa Belajar diartikan sebagai proses perubahan tingkah laku pada diri individu berkat adanya interaksi antara individu dan individu dengan lingkungannya. Selanjutnya beberapa definisi belajar dapat dilihat pada uraian berikut, (Djamarah,2008:13) : 1) James O Whittaker merumuskan belajar sebagai proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui latihan atau pengalaman. 2) Cronbach berpendapat bahwa belajar sebagai suatu aktifitas yang ditunjukan oleh perubahan tingkah laku sebagai hasil dari pengalaman. 3) Howard I. Kingskey mengatakan bahwa belajar adalah proses dimana tingkah laku ditimbulkan atau diubah melalui praktik atau latihan.

6

7

4) Slameto merumuskan pengertian belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalaman individu itu sendiri dalam interaksi dengan lingkungan. Walaupun terdapat perbedaan rumusan pengertian belajar, namun pada hakekatnya pendapat diatas mempunyai maksud dan tujuan yang sama yaitu belajar merupakan perubahan tingkah laku siswa setelah adanya interaksi dengan lingkungannya. Perubahan tersebut dapat berupa pengetahuan, kemampuan, kebiasaan, keterampilan maupun sikap melalui hubungan timbal balik antara siswa dengan

lingkungannya. Menurut Depdiknas (2008:3) menjelaskan Ciri-ciri belajar, yaitu: 1) Pelakunya adalah peserta didik yang bertindak belajar atau pembelajar. 2) Tujuan belajar adalah memperoleh hasil belajar dan pengalaman hiduProsesnya terjadi secara internal pada diri pembelajar. 3) Tempat belajar di sembarang tempat. 4) Lama belajar sepanjang hayat. 5) Syarat terjadinya belajar yaitu ada motivasi belajar yang kuat. 6) Ukuran keberhasilan dari belajar adalah dapat memecahkan masalah. 7) Faedah belajar bagi pembelajar adalah dapat mempertinggi martabat pribadi. 8) Hasil belajar adalah dampak yang diperoleh dari pengajar.

8

Dari definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa belajar itu menimbulkan sesuatu perubahan tingkah laku dimana perubahan itu timbul karena adanya suatu tindakan atau kegiatan. b. Hakekat Hasil Belajar Hasil belajar diperoleh melalui kegiatan guru yang terkait dengan pengambilan keputusan