Psikologi Sebagai Bagian dari Ilmu Faal

download

of 34

  • date post

    04-Jul-2015
  • Category

    Education
  • view

    900
  • download

    2

Embed Size (px)

description

Psychology

transcript

<ul><li> 1. PSIKOLOGI SEBAGAI BAGIAN DARI ILMU FAALBUNGA ANNISA 46113310043</li></ul> <p> 2. Sir Charles Bell (1774-1842) Ahli bedah, ahli anatomi dan ilmu faal Terkenal dgn penemuannya ttg susunan saraf Karena sifat yg tertutup, karya/ hasil penelitiannya tidak diketahui oleh orang lain Francois Magendie menemukan hasil penelitian yg sama yg kemudian diberi nama Susunan Saraf Bell-Magendie bahwa didalam tubuh manusia terdapat 2 macam saraf yaitu saraf sensoris dan saraf motoris 3. Saraf sensoris menghantarkan impuls2 yg diperoleh dari reseptor (jaringan penerima rangsang) ke saraf pusat Saraf motoris menghantarkan impuls2 yg berasal dari saraf pusat ke efektor (jaringan2 penggerak pada otot2 atau kelenjar2 4. Penemuan Bell lainnya... Indera keenam sekarang dinamakan kinesthesia indera utk mengetahui gerak tubuh dan posisi tubuh yg reseptor2nya terdapat didlm otot2, persambungan tulang2 dan didlm labirin Mempelopori studi ttg indera pengecap Menyelidiki ttg Cochlea (bagian dlm telinga) terdapat saraf2 yg disusun utk berespons thd gelombang suara dari nada rendah hingga tinggi 5. Francois Magendie (1783 -1855) Magendie menemukan bahwa disamping saraf sensoris dan motoris, terdapat saraf majemuk berisi saraf sensoris dan motoris. Penemuan lainnya adl hukum satu arah dlm susunan saraf (the law of forward direction) konduksi dlm saraf secara normal hanya berjalan searah, tidak bolak-balik menjadi dasar konsep ttg aksi refleks 6. Marshall Hall (1790-1857) Seorang dokter yg cerdas berkebangsaan Skotlandia Terkenal dgn penelitian2nya mengenai refleks. Menurut Hall, refleks hanya bergantung pada saraf tulang punggung (spinal cord) dan tidak dipengaruhi oleh otak. Melakukan eksperimen dgn menggunakan ular harus dibedakan gerakan2 yg disadari daripada yg tidak disadari. 7. Hall mengemukakan 4 macam gerakan tubuh: 1. Gerakan yg dikehendaki (voluntary movement), tergantung pada kesadaran dan kegiatan otak (cerebrum) 2. Gerakan pernafasan (respiratory movement), tidak berdasar kehendak dan pusatnya di sumsum penyambung (medulla oblongata) 3. Gerakan yg tidak dikehendaki (involuntary movement), tergantung dari kepekaan otot2 thd rangsang 4. Gerakan refleks, tergantung hanya pada jaringan saraf dlm tulang punggung (spinal cord), tidak tergantung pada otak dan kesadaran 8. Pro dan kontra terhadap teori Hall Terkait dengan refleks disadari atau tidak disadari, konsepsi Hall selanjutnya diterima oleh ilmu pengetahuan terdapat perbedaan ranah pembahasan yaitu refleks2 dipelajari oleh ilmu faal sedangkan gerakan2 yg disadari dipelajari oleh ilmu psikologi (yg pada saat itu blm berkembang) 9. Hall jg terkenal dgn pendapatnya yg menentang hipnotisme (mesmerisme pada saat itu) upaya utk menghilangkan rasa sakit saat operasi dgn hipnotisme menurutnya bertentangan dgn kehendak alam yg telah memberikan manusia rasa sakit. Menurut Hall, pasien perlu merasakan sakit selama operasi berlangsung krn demikianlah kehendak alam 10. Johannes Peter Muller (1801-1858) Terkenal dengan hukum Energi Spesifik pada setiap indera hanya terjadi satu jenis penginderaan, tidak tergantung dari jenis rangsangannya. Contoh: Mata Indera penglihatan, peka terhadap cahaya. Rangsang berupa pukulan, kita akan ttp melihat cahaya (berkunang-kunang) Telinga Indera pendengaran, peka terhadap suara. Rangsang berupa pukulan jg akan menimbulkan suara (mendengung) 11. Hukum energi spesifik ini menerangkan gejala panas dingin (paradoxical cold and heat) gejala dmn titik2 tertentu di permukaan kulit hanya dpt menerima kesan panas sekalipun diberi rangsang dingin, dan titik2 lain yg berdekatan hanya dpt menerima kesan dingin sekalipun diberikan rangsang panas Teori klasik mengenai indera temperatur di bawah permukaan kulit terdapat 2 macam reseptor: 1. Reseptor Krause meneruskan impuls dingin 2. Reseptor Rufini khusus untuk kesan panas 12. Muller adl oarang yg pertama-tama menggunakan metode eksperimen dlm laboratorium. Metode ini jg yg digunakan oleh Wundt Buku Muller yg terkenal adl Handbuch der Physiologie des Menschen 13. Paul Broca (1824-1880) Seorang dokter berkebangsaan Jerman Terkenal dgn penemuannya: pusat bicara di otak Pusat Broca Broca melakukan otopsi pada jenazah pasien yg menderita Aphasia (tdk bs berbicara) dan ditemukan adanya kelainan di bagian otak tertentu yaitu di frontal convultion (benjolan2 bagian depan) yg ketiga pada cerebral hemisphere (belahan otak) sebelah kiri. Lokasi otak ini yg kemudian ditetapkan sbg pusat bicara 14. Aphasia dlm kasus tsb bukan org bisu. Krn org bisu biasanya tdk bs mendengar/ menderita kerusakan pada alat bicaranya sedang aphasia tidak mengalami keduanya Aphasia jg tdk sama dgn stuttering (gagap krn gangguan emosi), tdk sama jg dgn dislexia (gangguan membaca) atau disgrafia (kesulitan menulis) 15. G. Fritsch &amp; E.Hitzig Keduanya melakukan penelitian bersama dan menemukan bahwa cortex cerebri (kulit otak) terbagi dalam 2 wilayah: 1.Gyrus centralis posterior area sensoris 2.Gyrus centralis anterior area motoris Kedua wilayah ini dipisahkan oleh sebuah lekukan yg memanjang yg disebut dgn sulcus sentralis Rolandi 16. Gustav Theodor Fechner (18011887) Digolongkan dlm psychophy-sician (dokter-jiwa) karena kecintaannya thd filsafat, seni dan sastra tdk memperhatikan gejala2 badaniah saja tetapi memperhatikan pula gejala2 kejiwaan Namun krn dasar pendidikannya adl kedokteran dan fisika, maka dlm mempelajari jiwa cenderung menggunakan hukum2 fisika Ia berpendapat bahwa jiwa identik dgn badan Hipotesa Identitas 17. Fechner banyak melakukan eksperimen mengenai penginderaan. Menurutnya, penginderaan sbg bagian dari jiwa tdk dapat diukur secara langsung tetapi kita dpt mengukur perubahan atau kenaikan penginderaan dgn mengukur kenaikan kekuatan rangsang 18. Bersama dengan rekannya Weber, ia melakukan suatu penelitian. Penemuan mereka disusu dlm suatu hukum yg dinamakan Hukum Weber Fechner antara suatu rangsang dan tambahan intensitasnya sehingga kita dapat menginderakan perbedaannya, terdapat perbandingan yg tetap 19. Herman Ludwig Ferdinand Von Helmholtz (1821-1894) Pandangan Helmholtz mengenai psikologi bagian dr ilmu faal dan ilmu faal adl bagian dari ilmu alam. Karena itulah menurutnya, gejala2 psikologi harus dapat diterangkan dgn hukum2 fisika teori2nya mengenai psikologi sll didasari oleh teori2 fisika Penganut Empirisme mempelajari sesuatu yg nyata/pasti saja Penelitiannya mengenai indera penglihatan 20. Dalam buku pertama yg ditulisnya, dikemukakan bahwa semua warna pada dasarnya hanya terdiri dari 3 warna saja yaitu merah, hijau dan biru Buku kedua mengenai ilmu faal dari penglihatan Buku ketiga menguraikan ttg psikologi dr penglihatan ditekankan mengenai empirisme dan dikemukakannya teori ttg unconscious inference/ unbewusster schluss penyimpulan secara tak sadar 21. unbewusster schluss?? Bahwa pengalaman2 masa lalu, sekalipun tidak kita perhatikan secara khusus, masuk ke dalam jiwa dan melalui asosiasi tertentu dihubungkan dgn pengamatan kita saat ini, shg pengamatan saat ini terpengaruh atau tdk sesuai dgn objeknya lagi Beberapa sifat unbewusster schluss: 1. Terjadinya oleh pengalaman yg menimbulkan jejak ingatan tertentu dan dihubungkan dgn pengamatan mll asosiasi dan repetisi 2. Gejala ini tdk dapat dicegah terjadi tanpa disadari 3. Jejak2 ingatan dpt ditimbulkan oleh rangsang2 yg analog 22. Pengertian mengenai persepsi dr Helmholtz: 1. Perzeption identik dgn penginderaan. Sepenuhnya tergantung pada stimulus, tdk dipengaruhi oleh pengalaman 2. Anschaung/ Wahrnemung pengamatan yg dipengaruhi oleh faktor2 kesadaran dan ketidaksadaran 3. Vorstellung pengamatan yg terjadi tanpa adanya perzeption, jd sama dengan khayalan, kenangan atau ide 23. Sir Francis Galton (1822-1911) Dalam psikologi, bidang studinya sangat luas meliputi penginderaan, ingatan, asosiasi, imaginasi, kemampuan dan bakat2 Alat psikotest yg diciptakannya didasarkan pada pengukuran penginderaan bahwa antara orang2 yg pandai dan bodoh terdapat perbedaan dlm daya penginderaannya Dgn metode psikotesnya ini, kemudian ia membuka laboratorium tesnya yg pertama di London pada 1882 24. Sumbangan2 lain dari Galton di bidang psikologi: 1. Penggunaan kuesioner utk pertama kalinya 2. Menemukan tes asosiasi kata utk mengetahui kepribadian seseorang 3. Dlm statistik, ia menemukan teknik korelasi, hukum penyebaran normal 4. Mengemukakan bahwa ciri2 psikologis dapat diturunkan 25. Emil Kraepelin (1856-1926) Menjadi terkenal terutama karena penggolongannya mengenai penyakit kejiwaan yg disebut psikosis Kraepelin membagi psikosis menjadi 2 golongan utama yaitu dementia praecox dan psikosis manisdepresif Kejiwaan tidaklah terletak pada jiwa seseorang, melainkan disebabkan oleh faktor ketubuhannya seperti kelainan di otak, kelainan metabolisme, gangguan pada kelenjar2 atau faktor2 bawaan 26. Merupakan tokoh yg pertama kali menggunakan metode psikologi pada pemeriksaan psikiatri ia menggunakan tes psikologi utk mengetahui adanya kelainan2 kejiwaan Salah satu tes yg diciptakannya dikenal dgn nama tes Kraepelin 27. Sumbangan lainnya adl kepeloporannya dlm psikofarmakologi orang pertama yg mempelajari secara eksperimental pengaruh2 obat-obatan, alkohol, nikotin, dll terhadap tingkah laku manusia 28. Ernst Kretschmer (18881964) Mengemukakan teori mengenai tipologi bawaan ada hubungan antara bentuk tubuh manusia dengan karakternya (penderita skizophrenia bertubuh kurus tinggi (asthenis), sedang manis depresi bertubuh gemuk (piknis), penderita epilepsi bertubuh atletis Karya2 lainnya: penelitian2 ttg fisiologi pembawaan dan perkembangan, psikopatologi pada anak dan remaja, metode2 baru dlm psikoterapi, hipnotisme dan penelitian mengenai tingkah laku kriminil 29. Beberapa tipe karakter sesuai dgn bentuk tubuh: 1. Tipe skizotim berkarakter tertutup, introvert, berkarakter terpecah dsb, umumnya org yg bertubuh asthenis atau leptosom 2. Tipe siklotim orang yg mudah berubah2 perasaan dan emosinya, umumnya bertubuh piknis 3. Tipe Viskus bertemperamen lambat, hati2, umumnya bertubuh atletis 4. Orang2 yg tdk termasuk salah satu golongan diatas, umumnya bertubuh displastis 30. Persamaan dan Perbedaan Psikologi dengan psikiatri 31. Psikiater... Mengobati orang2 yg sakit atau mengalami gangguan jiwa, termasuk psikosis dan penyalahgunaan narkoba Meski banyak teknik yg digunakan dlm psikiatri, namun tdk terlepas dari teknik pengobatan medik Pendidikan utk menjadi psikiater adl pendidikan kedokteran (dokter umum SpKJ) 32. Psikolog... Mempelajari perilaku pada umumnya, jd tidak hanya mengatasi penyakit2 Lebih banyak berhubungan dgn orang normal daripada orang sakit Di Indonesia, psikolog klinis masih belum diperbolehkan utk memberikan resep (secara medis) Teknik yg digunakan oleh psikolog adl observasi, wawancara, mulai dari konsultasi, konseling hingga psikoterapi 33. Referensi: Sarwono,S.W.(2008). Berkenalan dengan Aliran-Aliran Dan Tokoh-Tokoh Psikologi. Jakarta:PT.Bulan Bintang. Sarwono, S.W.(2012). Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: PT. RajaGrafindo Pers. Laila M I W, PhD &amp; Rizki Dawanti, M.Psi., Psikolog 34. Terima Kasih</p>