PSAK 16 – ASET TETAP IAS 16 - PROPERTY PLANT & EQUIPMENT

Click here to load reader

  • date post

    07-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    79
  • download

    3

Embed Size (px)

description

PSAK 16 – ASET TETAP IAS 16 - PROPERTY PLANT & EQUIPMENT. Presented by: Dwi Martani. Agenda. Pengertian. 1. Akuntansi. 2. P engungkapan. 3. Ilustrasi dan Kasus. 4. Aset Tetap. CONTOH Tanah Bangunan Gedung Kantor Gedung Pabrik Land improvement Peralatan Kendaraan Mesin - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of PSAK 16 – ASET TETAP IAS 16 - PROPERTY PLANT & EQUIPMENT

PERISTIWA SETELAH TANGGAL NERACA

Pengukuran AwalBiaya dari pembukaan pabrik tersebut sebesar 5.000+50+100+80+500+500+120+50+30=6.430 milyarBiaya yang tidak berhubungan langsung dengan perolehan dan pemasangan mesin pabrik tersebut tidak boleh diakui.Biaya yang tidak boleh dimasukkan adalah:Biaya grand opening 130 jutaBiaya promosi produk baru 800 jutaBiaya administrasi yang dimasukkan dalam biaya overhead 25 jutaExample23

AgendaPengertian1Akuntansi2Pengungkapan3Ilustrasi dan Kasus42

Aset TetapKomponen signifikan dalam Laporan Posisi Keuangan. Aset Tetap bersifat tangible.Masa manfaat jangka panjang (> 1 tahun)Digunakan dalam operasi: produksi, disewakan, administrasi, dllPembebanan depresiasi3

CONTOHTanahBangunanGedung KantorGedung PabrikLand improvementPeralatanKendaraanMesin Peralatan kantor

Perspektif Pengguna Informasi4Pengakuan asetPenilaian aset dalam laporan keuanganPembebanan dalam depresiasiPengungkapan informasi yang relevanKualitas aset yang dimilikiPenentuan nilai jaminanPenilaian tingkat efisiensi perusahaanKepemilikan, keberadaan (sewa, jaminan kredit)Penilaian dengan harga perolehan Acc. Analysis

Ikhtisar Perubahan 2011NoPerihalPSAK 16 Rev 2011PSAK 16 Rev 20071Pengecualian terhadap ruang lingkupMenambahkan pengecualian ruang lingkup untuk:aset tetap diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual sesuai dengan PSAK 58.pengakuan dan pengukuran aset eksplorasi dan evaluasi PSAK 64

Hanya mengatur pengecualian ruang lingkup untuk untuk hak penambangan dan reservasi tambang, seperti minyak, gas alam, dan sumber daya alam sejenis yang tidak dapat diperbarui.2Ruang lingkupTidak mengatur lagi mengenai properti investasi yang sedang dibangun atau dikembangkan.Ruang lingkup mencakup properti yang dibangun atau dikembangkan untuk digunakan di masa depan sebagai properti investasi.5

Ikhtisar Perubahan 2011NoPerihalPSAK 16 Rev 2011PSAK 16 Rev 20073Hibah PemerintahTidak mengatur syarat pengakuan aset tetap yang berasal dari hibah. Hanya mengatur nilai tercatat aset tetap yang dapat dikurangi dari hibah pemerintah.Pengakuan aset tetap yang berasal dari hibah pemerintah mempunyai syarat bahwa:a. entitas telah memenuhi kondisi atau prasyarat hibah tersebut;b. hibah akan diperoleh.4Aset tetap yang tersedia untuk dijualPengaturan aset tetap yang tersedia untuk dijual dihapus karena sudah diatur dalam PSAK 58Mengatur perlakuan akuntansi terhadap suatu aset tetap yang tersedia untuk dijual.

6

Ikhtisar Perubahan 2011NoPerihalPSAK 16 Rev 2011PSAK 16 Rev 20075Depresiasi atas tanahMenjelaskan bahwa pada umumnya tanah memiliki umur ekonomis tidak terbatas sehingga tidak disusutkan, kecuali entitas meyakini umur ekonomis tanah terbatas.Perlakuan akuntansi tanah yang diperoleh dengan Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan lainnya mengacu pada ISAK 25: Hak Atas TanahPerlakuan akuntansi untuk tanah yang diperoleh dengan Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan lainnya mengacu pada PSAK 47: Tanah.7

Ikhtisar Perubahan 2007NoPerihalPSAK 16 Revisi 2007PSAK 16 Lama1IstilahAsetAktiva2PenyusutanDigabung di PSAK 16. Bagian yg signifikan disusutkan terpisah.Diatur di PSAK lain3Komponen Biaya PerolehanTermasuk: biaya imbalan kerja biaya pengujian aset hasil penjualan dari pengujianTidak mengatur 2 hal tsb secara spesifik.4Bukan Komponen Biaya PerolehanKegiatan insidental ini mungkin terjadi sebelum atau selama konstruksi atau aktivitas pengembangan (misal : parkir)Tidak mengatur hal tsb secara spesifik.

5Pertukaran AsetMembedakan antara ada substansi komersial atau tidak.Membedakan pertukaran sejenis dan tidak sejenis8

Pertukaran AsetBiaya perolehannya diukur dengan jumlah tercatat dari aset yang diserahkan.Substansi KomersialNilai wajarAset dipertukarkanBiaya perolehan aset tetap dari suatu pertukaran diukur sebesar nilai wajarkecuali:Tidak memiliki substansi komersial, atau

Nilai wajar aset yang diterima dan diserahkan tidak dapat diukur secara andal36

Pengukuran setelah Pengakuan AwalRevaluation ModelJika suatu aset tetap direvaluasi, makaseluruh aset tetap dalam kelompok yang sama harus direvaluasiJika jumlah tercatat aset meningkat akibat revaluasi, kenaikan tersebut langsung dikreditkan ke ekuitas pada bagian surplus revaluasi.Diakui dalam L/R sejumlah penurunan akibat revaluasi terdahulu (jika ada).Jika jumlah tercatat aset menurun akibat revaluasi, penurunan tersebut diakui dalam laporn laba rugi.Didebit ke ekuitas sejumlah saldo kredit surplus revaluasi (jika ada).Entire classTo Equity directlyNegative to P/L48

Pengukuran setelah Pengakuan AwalRevaluation ModelSurplus revaluasi yang disajikan di ekuitas dapat dipindahkan langsung ke sado laba pada saat aset tersebut dihentikan penggunaannya. Namun, pemindahan ke saldo laba dapat dilakukan seiring dengan penggunaan aset oleh entitas. (partially realized)Dipindahkan sebesar perbedaan penyusutan dengan revaluasian dan penyusutan dengan biaya perolehan. (atau nilai surplus revaluasi dibagi sisa manfaat ekonomis)Pemindahan surplus revaluasi tidak dilakukan melalui Laporan Laba Rugi.DrSurplus Revaluasi CrSaldo Laba 49

Pengukuran setelah Pengakuan AwalContoh Aset tetap dengan biaya perolehan Rp 3.000.000 dan akumulasi penyusutan Rp 1.650.000 dilakukan revaluasi dan menghasilkan nilai Rp 1.950.000.

Dr - Akumulasi Penyusutan1.650.000 Cr Aset Tetap1.650.000

Dr Aset Tetap600.000 Cr Surplus Revaluasi600.00050

4. Pengukuran setelah Pengakuan AwalContohAset tetap dengan biaya perolehan Rp 3.000.000 dan akumulasi penyusutan Rp 1,650.000 dilakukan revaluasi dan menghasilkan nilai Rp 1.950.000. Sebelumnya pernah direvaluasi dengan penurunan Rp 200.000.

Dr - Akumulasi Penyusutan1.650.000 Cr Aset Tetap1.650.000Dr Aset Tetap600.000 Cr Keuntungan Revaluasi200.000 Cr - Surplus Revaluasi400.00051

4. Pengukuran setelah Pengakuan AwalContohAset tetap dengan biaya perolehan Rp 3.000.000 dan akumulasi penyusutan Rp 1.650.000 dilakukan revaluasi dan menghasilkan nilai Rp 1.000.000.

Dr - Akumulasi Penyusutan1.650.000 Cr Aset Tetap1.650.000

Dr Rugi Revaluasi350.000 Cr Aset Tetap350.000.52

4. Pengukuran setelah Pengakuan AwalContohAset tetap dengan biaya perolehan Rp 3.000.000 dan akumulasi penyusutan Rp 1.650.000 dilakukan revaluasi dan menghasilkan nilai Rp 1.000.000. Sebelumnya pernah direvaluasi dengan surplus Rp 200.000.

Dr - Akumulasi Penyusutan1.650.000 Cr Aset Tetap1.650.000

Dr Rugi Revaluasi150.000Dr Surplus Revaluasi200.000 Cr Aset Tetap350.00053

Pengukuran setelah Pengakuan AwalPT. Kenanga membeli mesin dengan harga 50.000 pada 1 Jan 2009 dan menggunakan metode revaluasiMesin tersebut disusutkan dengan metode garis lurus 5thn.Pada 31 Desember 2009 direvaluasi sebesar 48.000Buat jurnal untuk tahun 2009 dan 2010.ContohDr Aset tetap50,000CrKas50,000Dr Beban Penyusutan10,000CrAkumulasi Penyusutan10,000Dr Akumulasi Penyusutan10,000CrAset tetap2,000CrSurplus Revaluasi8,000Revaluation Model31.12.200931.12.201054Dr Beban Penyusutan ($48K/4) 12,000Cr Akumulasi Penyusutan 12,000Dr Surplus Revaluasi 2,000CrSaldo Laba2,000

PenyusutanSetiap bagian aset tetap yang memiliki biaya perolehan cukup signifikan terhadap total biaya perolehan seluruh aset harus disusutkan secara terpisah.Contoh : rangka dan mesin pesawatBeban penyusutan untuk setiap periode harus diakui dalam laporan laba rugi kecuali jika beban tersebut dimasukkan dalam jumlah tercatat aset lain. Penyusutan

56

PenyusutanNilai residu dan umur manfaat suatu aset harus di-review minimum setiap akhir tahun bukuJika hasil review berbeda dengan estimasi sebelumnya maka perbedaan tersebut harus diperlakukan sebagai perubahan estimasi akuntansi.

58

PenyusutanFaktor yang harus diperhitungkan dalam menentukan umur manfaat.Prakiraan daya pakai aset;Prakiraan tingkat keausan fisik;Keusangan teknis dan keusangan komersil;Pembatasan penggunaan aset karena aspek hukum (misal : sewa).Umur Manfaat59

PenyusutanMetode penyusutan yang digunakan:Harus mencerminkan ekspektasi pola konsumsi manfaat ekonomis masa depan atas aset oleh entitas.Harus di-review minimum setiap akhir tahun buku, danPerubahan metode diperlakukan sebagai perubahan estimasi.Metode Penyusutan

60

PenyusutanGaris LurusSaldo MenurunJumlah UnitMenghasilkan pembebanan yang tetap sepanjang umur manfaat selagi nilai residu tidak berubahMenghasilkan pembebanan yang menurun sepanjang umur manfaat Menghasilkan pembebanan berdasarkan penggunaanMetode Penyusutan61

Setiap tanggal pelaporan perusahaan harus menguji apakah terdapat indikasi (external atau internal) penurunan nilai, jika ada maka dilakukan pengujian berikut:

Penurunan Nilai63

Contoh: Misalkan perusahaan Carita melakukan uji penurunan nilai untuk peralatannya. Nilai buku dari peralatan tersebut sebesar Rp200 juta sedangkan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual sebesar Rp180 juta, dan nilai pakainya Rp205 juta.

Rp200 jtRp205 jtRp180 jtRp205 jtTdk ada penurunan nilaiIlustrasi Penurunan Nilai64

Misalkan informasi yang ada tetap sama untuk PT Carita kecuali nilai pakai dari peralatannya menjadi Rp175 juta.

Rp200 jtRp180 jtRp20 jt Rugi penurunan nilaiIlustrasi Penurunan Nilai65Dr. Rugi penurunan nilai Rp20 jutaCr. Akumulasi depresiasi peralatan Rp20 jutaRp180 jtRp175 jt

Penghentian PengakuanPenghentian pengakuan pada saat penggantian sebagian aset tetapEntitas mengakui biaya perolehan dari penggantian dalam jumlah tercatat aset.Kemudian menghentikan pengakuan jumlah tercatat bagian yang digantikan tanpa memperhatikan bagian yang digantikan telah disusutkan secara terpisah. Jika tidak praktis, biaya perolehan penggantian = biaya perolehan yang digantikan.Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan suatu aset tetap