PROYEK PENGHUBUNG: BAGAIMANA MEMENGARUHI MIGRASI ...

download PROYEK PENGHUBUNG: BAGAIMANA MEMENGARUHI MIGRASI ...

of 15

  • date post

    08-Dec-2016
  • Category

    Documents

  • view

    216
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of PROYEK PENGHUBUNG: BAGAIMANA MEMENGARUHI MIGRASI ...

  • Konstituen terpenting dalam ekosistem yang secara progresif mendorong pengikutsertaan ekonomis (economic inclusion) di negara berkembang adalah para Penghubung. Individu-individu inilah yang mencetuskan gagasan, menunjang, mendukung dan membina mereka yang berupaya untuk mencapai tingkatan pengikutsertaan ekonomis (economic inclusion) yang lebih besar bagi diri mereka dan keluarga mereka. MasterCard telah mengenali lima sosok kunci penghubung yang dapat menduduki peran ini dalam perjalanan menuju pengikutsertaan atau inklusi sebagaimana didambakan atau yang melibatkan banyak orang di negara-negara berkembang.

    Para Penghubung tersebut adalah: Pembimbing (Mentor), Pengenal (Introducer), Migrator, Panutan (Role Model), dan Pemengaruh Bisnis (Business Influencer).

    Sosok kunci inilah yang berperan di negara-negara berkembang.

    Peran para Penghubung diemban oleh individu-individu pada berbagai tahapan dalam perjalanan menuju pengikutsertaan (inclusion), namun peran tersebut tidak bersifat permanen.

    Para Penghubung tersebut karena mereka lebih bersifat sebagai sosok kunci daripada perseorangan, dan karena mereka dapat menduduki peran siapa pun yang memiliki akses pada modal, pengetahuan, dan pekerjaan, serta dapat digolongkan sebagai pelaku Kerjasama Pemerintah Swasta (KPS) berupaya mendapatkan titik-titik hubung di setiap pasar.

    Migrator dan Pemengaruh Bisnis merupakan Penghubung yang memberikan daya ungkit maksimum bagi para pemain di ranah KPS.

    Ada pepatah Nigeria lama yang mengatakan: "Pada saat krisis, para bijak membangun jembatan, dan yang bodoh membangun bendungan." Hal yang sama dikatakan tentang perjalanan menuju program pengikutsertaan atau inklusi di bidang ekonomi dan keuangan. Setiap tahun, mereka dirumuskan tidak sebagai rintangan tetapi terlebih sebagai jembatan yang dibangun oleh kerja sama unik antara pemerintah, perusahaan swasta dan lembaga non-pemerintah (NGO).

    Seraya KPS tersebut mencapai momentum di seluruh dunia, terdapat pula program yang berjalan secara paralel dalam mempelajari kualitas unik orang-orang yang berada di tepi sistem perekonomian, baik secara lokal, nasional, maupun global.

    Sebagai contoh, untuk mengilustrasikan momentum KPS, belum lama ini MasterCard menyelesaikan kerja sama antara pemerintah Mesir dan Egyptian Banking Corporation yang memungkinkan 54 juta penduduk Mesir untuk menyumbang pada perekonomian formal dengan menautkan tanda identitas nasional mereka dengan ekosistem mobile nasional (national mobile ecosystem). Meskipun ini merupakan contoh utama daya ungkit KPS, hal ini juga menggarisbawahi kebutuhan untuk memahami 54 juta penerima manfaat di Mesir tersebut. Sebagaimana diungkapkan dalam laporan Bank Dunia bulan Maret , Kebijaksanaan Pengambilan Keputusan dan Pembangunan Manusia (Human Decision Making and Development Policy) 1, "proses untuk menciptakan dan menerapkan kebijaksanaan pembangunan akan memperoleh manfaat dari diagnosis yang lebih kaya tentang penggerak perilaku dan melakukan eksperimen dini dalam rancangan program."

    Pengantar

    01

    Ringkasan Eksekutif

    Proyek Penghubung

    PROYEK PENGHUBUNG: BAGAIMANA MEMENGARUHI MIGRASI DARI ISOLASI KEEKONOMIAN MENUJU MASA DEPAN YANG INKLUSIF

  • Temuan-temuan kunci:

    Mengenali para

    Penghubung

    Jembatan juga sedang dibangun di antara masyarakat yang akan memperoleh manfaat dari program pengikutsertaan di bidang ekonomi dan keuangan. Studi saat ini, "The Connectors Project" (Proyek Penghubung), menguatkan kesempatan yang dapat diperoleh dari akses pada modal, pengetahuan, dan kesempatan kerja. Studi tersebut mengidentifikasi dua sosok kunci utama di antara lima profil penghubung para Migrator dan Pemengaruh Bisnis yang dapat membantu semua pemangku kepentingan dalam KPS agar meningkatkan keterlibatan mereka dalam program pengikutsertaan. Proyek Penghubung dapat berkontribusi pada dialog mengenai pemahaman tentang para penerima manfaat dari program inklusi ekonomis serta rancangan dan implementasi program-program tersebut.

    Temuan kunci dalam laporan tersebut merupakan hasil penelitian kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan oleh MasterCard Global Insights sepanjang bulan September dan Oktober 2014. Tiga puluh dua wawancara pribadi secara mendalam dan lebih dari 30 wawancara dadakan dikumpulkan lintas empat pasar: Mesir, Indonesia, Meksiko, dan India. Studi kualitatif tersebut berfokus pada dua kelompok, yakni pedagang kaki lima dan pekerja rumah tangga, karena kecenderungan mereka untuk berada di luar ekosistem ekonomis resmi meskipun tetap dapat mempertahankan tingkat penghasilan yang berkelanjutan. Kutipan mereka tercakup dalam laporan tersebut. Pekerjaan kuantitatif berfokus pada tampang lintang tingkat penghasilan di pasar yang sama.

    Temuan studi kualitatif berawal dari pentingnya jejaring. Profesor Ricardo Hausman dari Kennedy School Harvard University telah mempublikasikan berbagai makalah yang menekankan pentingnya jejaring dalam proses inklusi.2 Proyek Penghubung ini berlandasan pekerjaan tersebut dengan memperagakan bagaimana jejaring merupakan lahan subur bertumbuhnya para Penghubung. Hampir setiap orang yang diwawancarai dalam penelitian kami, mengakses jejaring di luar jejaringnya sendiri untuk mengembangkan sumber dayanya, serta memperoleh pengetahuan dan sarana keuangan yang pada gilirannya akan dia bagi dengan karyawannya, anggota keluarga, dan lainnya. Penghubung eksis di dalam maupun di antara jejaring. Dinamika untuk mencari mereka serta menggandakan kekuatan mereka digerakkan oleh jejaring. Penghubung adalah seseorang yang menyediakan akses penuh pada sumber daya jejaring-jejaring yang ada, memperluas kontak dengan jejaring lain dan memungkinkan terjadinya migrasi di antara jejaring-jejaring.

    Seorang Penghubung mengungkap kesempatan yang ada tetapi belum ditemukan sebelumnya, dan menyediakan cara untuk mengakses pengetahuan, kesempatan kerja, dan modal, tiga unsur dalam inklusi ekonomis yang memberdayakan seseorang untuk meningkatkan kekayaan dan kesejahteraannya. Mereka yang disentuh oleh para penghubung ini, pada gilirannya akan menjadi penghubung bagi orang lain, mendiversifikasi peran setiap individu dalam sistem perekonomian secara keseluruhan dan mendorong maju jalur menuju kesejahteraan bagi generasi baru. Peran yang dimainkan para penghubung dan jejaring dalam masyarakat di negara berkembang adalah penggerak utama menuju inklusi ekonomis.

    Kamu tidak akan lompat kelas, tidak peduli seberapa cerdasnya kamu. Inilah sifat manusia di mana-mana. Penghubung adalah segala-galanya." Seif, Kairo

    "Saya tinggal di sini di tempat sepupuku. Ketika saya tiba di sini, sepupuku kenal dengan pemilik tempat ini, dan ia membantu aku untuk mendapatkan pekerjaan ini." Aurora, Kota Meksiko

    "Jaringan akan menghubungkan kita pada peluang. Saya menghubungi jejaringku untuk mencari apa yang saya butuhkan. Saya menemukan seseorang yang memiliki makanan beku, dan seorang lain mengetahui bagian-bagian lain." Dama, Jakarta

    02

    Proyek Penghubung

  • Penghubung bukanlah identitas yang dibawa oleh seseorang sepanjang hayat: Mereka adalah persona yang diperankan oleh para individu pada tahap yang berbeda-beda dari perjalanan mereka sendiri menuju kesejahteraan, dengan demikian dapat dimainkan dan dihentikan sesuai keinginan.

    Studi Penghubung mengidentifikasi lima jenis pola dasar yang membentuk dunia Para Penghubung. Sifat-sifat khususnya sangat penting bagi setiap unsur KPS. Kelima jenis pola dasar penghubung membangun jembatan. Bertindak sebagai agen kemajuan. 1. Pembimbing

    Para Pembimbing membina asuhannya berdasarkan kemampuan dan pengalaman individual dari Pembimbing. Mereka memiliki hubungan pribadi yang saling percaya dengan para asuhannya. Arketipe Pembimbing kerap kali adalah majikan yang memberikan dukungan lebih besar serta saran, melebihi apa yang diperlukan dalam suatu hubungan profesional di negara maju; seorang Pembimbing bisa juga seorang anggota keluarga yang lebih tua. Para Pembimbing dapat memberikan akses ke semua atau salah satu dari yang berikut ini: pengetahuan (mis.nya masa magang), penempatan kerja (hubungan ke peluang kerja), dan modal (pinjaman dan sumbangan).

    "[Kata bos] itu untuk kehidupan saya. Beliau mengatakan ikuti kursus itu sembari bekerja..." Imas, Indonesia

    2. PengenalPara Pengenal adalah anggota komunitas yang dipercaya, yang memperkenalkan komunitas tersebut kepada produk dan jasa. Berbeda secara khusus dengan Pembimbing, hubungan dengan Pengenal adalah berdasarkan hubungan pribadi antara rekan dengan rekan.

    "Ibu dan kakak saya punya kartu kredit, kelak saya juga ingin memilikinya agar dapat segera membayar sesuatu "

    Hugo, Meksiko03

    Panutan PemengaruhBisnis

    Memanfaatkan hubungan untuk mengakses peluang dapat terjadi melalui berbagai jenis penghubung

    MigratorPembimbing Pengenal

    Proyek Penghubung

    Temuan-temuan kunci:

    Mengenali para

    Penghubung

  • 3. PanutanPara Panutan memengaruhi dari kejauhan, dan memimpin dengan memberi contoh. Ada contoh-contoh positif dari ciri-ciri atau tindakan yang menginspirasi orang lain. Panutan dapat berwujud kolektif (perusahaan), orang-orang yang dihormati (tokoh komunitas/keagamaan/politik, pesohor, guru) atau sekadar kenalan. Seseorang belajar dari mereka melalui contoh yang diberikan. panutan memperlihatkan bentuk manajemen keuangan yang kuat, cara-cara baru untuk menjalankan usaha, dan pentingnya pendidikan.

    Di Amerika Serikat, saya melihat bagaimana penyelesaian pekerjaan yang di Meksiko memakan waktu satu hari,

    dapat diselesaikan dalam satu jam karena ada mesin untuk mengerjakannya. Setelah kembali ke sini, saya membeli

    mesin amplas ini saya kini dapat mengamplas dengan lebih cepat. Ini sebuah investasi dalam bisnis saya."

    Gabriel, Kota Meksiko