Prosedur Gastrointestinal

download Prosedur Gastrointestinal

of 118

  • date post

    22-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    57
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of Prosedur Gastrointestinal

  • PROSEDUR GASTROINTESTINAL

    dr. Prim Ardianta B

  • Prosedur Gastrointestinal :EsofagografiEsofagomaagduodenografiBarium Follow ThroughColon In LoopKolangiografi T-tubeSialografi

  • ESOFAGOGRAFIEsofagografi atau barium swallow merupakan pemeriksaan radiologi untuk menilai bentuk dan fungsi (menelan) dari faring dan esofagus

  • Indikasi Disfagia (sulit menelan)Odinofagia (nyeri menelan)Penilaian fistula trakeoesofageal (gunakan zat kontras non-ionik)Penilaian perforasi (gunakan zat kontras non-ionik)Varises esofagusBenda asingGastroesophageal reflux disease (GERD)Divertikulum Zenker (divertikulum pada bagian proksimal dari esofagus)Barretts oesophagusAkalasiaTumor esofagus

  • KontraindikasiAlergi terhadap zat kontrasPerforasi (gunakan zat kontras non-ionik)Fistula trakeoesofageal (gunakan zat kontras non-ionik)Kehamilan (gunakan perisai untuk melindungi janin)

    -for more infoList location or contact for competitive analysis (or other related documents)

  • PersiapanOleh karena esofagus biasanya kosong, maka pasien tidak memerlukan persiapan Informed consentZat kontras barium sulfat dengan perbandingan 1:1 dengan air. Zat kontras dengan barium sulfat merupakan pilihan utama oleh karena memberikan penggambaran detil mukosa yang lebih baik, lebih resisten terhadap dilusi, dan lebih murah dibandingkan dengan zat kontras water soluble (non-ionik)Persiapkan 100cc atau lebih jika diperlukan

  • PersiapanZat kontras water soluble digunakan jika ada kecurigaan perforasi atau fistula trakeoesofagusZat kontras water soluble juga digunakan jika akan dilakukan operasi atau prosedur endoskopik yang melibatkan saluran pencernaan dalam jangka waktu dekat (sebelum zat kontras barium diekskresikan dari saluran pencernaan)Barium merupakan zat yang tidak dapat dikeluarkan dari tubuh melalui sirkulasi darah ke ginjal. Barium yang tidak keluar tersebut dapat menyebabkan reaksi granulasi pada jaringanZat kontras water soluble yang digunakan pada esofagografi sebaiknya memiliki konsentrasi 290-367 mgI/mL

  • ProsedurLakukan pemeriksaan foto polos untuk menyesuaikan pengaturan KV dan mAS dan untuk melihat kelainan sebelum pemberian kontrasKontras diminum kemudian ditahan dalam rongga mulut. Selanjutnya diinstruksikan untuk menelan kontras secara cepat dan bersambunganPenyinaran dilakukan setelah 3-4 kali gerakan menelan. Foto dapat diambil pada posisi RAO, Lateral, AP atau PA

  • ExpertiseHal yang dinilai adalah : Pasase kontras di esofagusBesar, bentuk, dan posisi esofagus serta mukosa Adanya luput isi (filling defect) atau bayangan tambahan (filling affect).

  • KomplikasiKebocoran zat kontras barium dari perforasi yang tidak diperkirakanAspirasi

  • ESOFAGOMAAGDUODENOGRAFIEsofagomaagduodenografi / oesophagomaagduodenography (OMD) yang memiliki nama lain barium meal atau upper gastrointestinal series adalah pemeriksaan radiologi yang menggunakan zat kontras (tunggal atau ganda) untuk menilai esofagus bagian distal, lambung, dan duodenum

  • IndikasiDispepsiaPenurunan berat badanMassa abdomen di bagian atasPerdarahan gastrointestinal (anemia defisiesi besi yang tidak dapat dijelaskan)Obstruksi parsialPenilaian lokasi perforasimenggunakan zat kontras water soluble

  • IndikasiBezoarDivertikulumHematemesisTumor gasterGastritisHernia esofagusUlkus peptikumHipertrofi pilorik stenosis

  • KontraindikasiAlergiObstruksi total saluran pencernaan bawahKehamilan (gunakan perisai jika harus dilakukan)Perforasi saluran pencernaan (gunakan kontras water soluble)

  • PersiapanPasien puasa baik makan maupun minum, 6-8 jam sebelum pemeriksaan.Pasien dilarang untuk merokok atau mengunyah permen karet selama puasa karena aktivitas ini akan meningkatkan sekresi gaster dan salivasi yang akan menghambat perlekatan kontras barium pada mukosa gaster. Merokok juga akan meningkatkan motilitas gasterPada anak di bawah 1 tahun, lama puasa cukup 4 jam dan pada anak di atas 1 tahun, puasa dilakukan selama 6 jam

  • PersiapanLakukan pemeriksaan foto polos untuk menyesuaikan pengaturan KV dan mAS dan untuk melihat kelainan sebelum pemberian kontrasLakukan tes minum dengan air putih pada pasien dengan disfagia, jika terdapat risiko tinggi terhadap aspirasi gunakan zat kontras water soluble. Informed consent

  • PersiapanZat kontras yang digunakan adalah barium sulfatZat kontras water soluble digunakan jika ada kecurigaan perforasi atau fistula trakeoesofagus, jika akan dilakukan operasi atau prosedur endoskopik yang melibatkan saluran pencernaan dalam jangka waktu dekat Zat kontras water soluble yang digunakan pada OMD sebaiknya memiliki konsentrasi 290-367 mgI/mL

  • ProsedurLakukan foto polos sebelum pemberian kontrasBerikan bubuk effervescentKemudian berikan kontras barium pada pasien Baringkan pasien lalu instruksikan untuk bergerak berguling dari satu sisi ke sisi yang lainInformasikan kepada pasien jika terasa ingin bersendawa, maka ditahan agar kontras pemeriksaan terlihat jelas

  • ProsedurFoto yang diambil adalah : Posisi RAO untuk memperlihatkan kelainan pada pilorus, bulbus duodenum, dan c-loop dari duodenumPosisi PA untuk memperlihatkan kelainan pada korpus dan pilorusPosisi lateral kanan untuk memperlihatkan kelainan di bagian anterior dan posterior dari lambung, pilorus dan bulbus duodenumPosisi LPO untuk melihat kelainan pada fundus, pilorus dan bulbus duodenum (posisi ini saling melengkapi dengan posisi RAO)Posisi AP untuk memperlihatkan kelainan pada fundus

  • ExpertiseHal yang dinilai adalah :Pasase kontrasBesar, bentuk, dan posisi serta mukosa Adanya luput isi (filling defect) atau bayangan tambahan (filling affect)

  • KomplikasiKebocoran barium dari perforasi yang tidak diperkirakan sebelumnyaAspirasiKonversi obstruksi letak rendah parsial menjadi obstruksi totalAppendisitis akibat bariumEfek samping akibat agen farmakologis yang dipakai

  • BARIUM FOLLOW THROUGHBarium follow through (BFT) atau dikenal juga dengan nama barium meal atau small bowel series merupakan pemeriksaan radiologi dengan zat kontras untuk menilai keadaan usus halus

  • IndikasiNyeri perutDiarePerdarahanObstruksi parsialMassa abdomenEnema usus halus yang tidak berhasilEnteritisDivertikulumMalabsorbsi

  • KontraindikasiObstruksi totalKecurigaan perforasi (gunakan kontras water soluble)Alergi kontrasKehamilan

  • PersiapanPasien harus diberikan makanan lunak dan rendah residu selama dua hari sebelum pemeriksaan BFTPuasa terhadap makanan dan minuman dilakukan selama 8 jam sebelum pemeriksaan. Pasien diingatkan agar tidak merokok, tidak mengunyah permen karet, dan tidak terlalu banyak berbicara. Aktivitas tersebut dapat meningkatkan bayangan udara di usus sehingga mengganggu hasil pemeriksaanLaksatif dapat diberikan kecuali jika terdapat diare berat, perdarahan masif, tanda-tanda obstruksi, dan peradangan seperti appendisitis

  • PersiapanPersiapan pemeriksaan BFT :Dua hari sebelum pemeriksaan, pasien makan hanya bubur kecap sajaPasien mulai puasa makan dan minum pada pk. 20.00, kecuali untuk minum laksatif (jika tidak terdapat kontraindikasi)Pasien minum bisacodyl (dulcolax) sebanyak 2 tablet pada pk. 20.00, pk. 21.00, pk. 22.00, dan pk. 23.00Pasien kemudian diberikan bisacodyl suppositoria per anus pada pk.05.00 hari berikutnyaPasien datang pk.07.30 untuk pendaftaran dan pemeriksaan BFT

  • PersiapanInformed consent Sebelum pemeriksaan pasien harus mengosongkan kandung kemih agar tidak menekan ileumZat kontras yang digunakan adalah barium sulfat Zat kontras water soluble digunakan jika ada kecurigaan perforasi, jika akan dilakukan operasi atau prosedur endoskopik yang melibatkan saluran pencernaan dalam jangka waktu dekat Zat kontras water soluble yang digunakan pada BFT sebaiknya memiliki konsentrasi 290-367 mgI/mL

  • ProsedurProsedur pemeriksaan BFT:Sebelum zat kontras dimasukkan, terlebih dahulu dibuat foto polos perutKontras diminum oleh pasienFoto diambil pada menit ke-5, 15, 30, 60, 120 dan untuk seterusnya diambil setiap jam sampai refluks ke sekumJika sudah terjadi refluks ke sekum, pemeriksaan selesai

  • ProsedurFoto diambil pada film ukuran 35 x 43cm agar seluruh bagian usus halus dapat terlihat. Posisi telungkup (PA) biasanya digunakan kecuali pasien tidak dapat diposisikan telungkupPosisi telungkup akan membuat untaian usus halus tersebar lebih merata dan visibilitas usus halus akan lebih baik. Pasien astenik mungkin perlu diposisikan pada posisi Trendelenburg untuk menguraikan untaian ileum yang bertumpang tindihDaerah ileosekal terkadang perlu diambil foto tersendiriCompression cone dapat digunakan untuk menekan daerah ileosekal sehingga gambarannya lebih jelas

  • Foto pada menit ke-30Foto pada menit ke-60. Zat kontras lebih banyak di daerah jejunum

  • Foto pada menit ke-120. Zat kontras lebih banyak di daerah ileumFoto spot di daerah ileosekal dengan menggunakan compression cone untuk memperlihatkan katup ileosekal

  • ExpertiseHal yang dinilai adalah : Pasase kontrasBesar, bentuk, dan posisi serta mukosaAdanya luput isi (filling defect) atau bayangan tambahan (filling affect)

  • KomplikasiKebocoran barium dari perforasi yang tidak diperkirakan sebelumnyaAspirasiKonversi obstruksi parsial menjadi obstruksi totalAppendisitis akibat bariumEfek samping akibat agen farmakologis yang dipakai

  • COLON IN LOOPColon in loop (CIL) merupakan pemeriksaan radiologi untuk menilai usus besarPemeriksaan ini disebut juga barium enema atau lower GI seriesPemeriksaan CIL dapat dilakukan dengan menggunakan kontras tunggal maupun kontras ganda Pemeriksaan CIL menilai besar, bentuk, dan posisi serta lesi afek atau defek pada usus besar

  • Pemeriksaan kontras tunggal memiliki