Proposal KP Edi

download Proposal KP Edi

of 24

  • date post

    25-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    50
  • download

    8

Embed Size (px)

Transcript of Proposal KP Edi

1

85

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG MASALAH

Seiring dengan perekonomian yang belum stabil dan semakin tajamnya persaingan di dunia industri, maka keadaan tersebut memaksa suatu perusahaan untuk lebih meningkatkan kelancaran, efektivitas dan efisiensi kegiatan operasinya. Salah satu hal yang mendukung kelancaran kegiatan operasi pada suatu perusahaan adalah kesiapan mesin-mesin produksi dalam melaksanakan tugasnya. Untuk menjaga tingkat kesiapan mesin agar mesin dapat selalu digunakan terus sehingga kontinuitas produksi dapat terus terjamin, maka dibutuhkan perawatan mesin atau maintenance yang baik (Mustafa, 1998).

Terjadinya kerusakan mesin akibat rusaknya komponen tidak dapat diketahui dengan pasti. Kondisi tersebut menyebabkan diperlukan tersedianya suku cadang komponen yang memadai pada saat dibutuhkan. Penyediaan suku cadang yang sedikit terkadang menyerap dana perawatan yang sangat besar, terutama pada suku cadang yang sering rusak karena mesin akan sering mengalami break down, yang akhirnya menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Penyediaan suku cadang harus didasarkan atas beberapa hal salah satunya berdasarkan tingkat kekritisannya yaitu pada komponen yang sering mengalami kerusakan yang berarti berhubungan dengan biaya penyediaan suku cadang.

Salah satu bentuk aktivitas perawatan adalah penggantian (replacement) komponen yang telah mengalami kerusakan (falied). Persediaan (inventory) komponen ini tidak bisa dihindari karena untuk memperolehnya tidak bisa seketika sedangkan untuk kebutuhan akan barang tersebut bisa sewaktu-waktu. Karena itu perlu dilakukan perencanaan jumlah persediaan komponen mesin supaya kelancaran produksi terjaga. Saat menentukan jumlah spare-parts seyogyanya mempertimbangkan kebutuhan operasi sistem dan mengembangkan tingkat-tingkat yang mencukupi pada tiap lokasi perawatan koreksi dikerjakan.

Menyadari pentingnya arti persediaan bahan baku di dalam memenangkan pasar dan merebut kepercayaan konsumen maka laporan Kerja Praktek ini ditulis untuk membahas mengenai ANALISIS TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE PADA LINI PRODUKSI MESIN PERKAKAS GUNA MEMPERBAIKI KINERJA PERUSAHAAN PT. Petrodil Manufaktur Indonesia.1.2. POKOK PERMASALAHANPada maintenance perusahaan PT. Petrodil Manufaktur Indonesia, yang harus dilakukan adalah menjaga agar mesin perkakas dapat bekerja dengan semestinya sehingga kegiatan produksi tetap berjalan dengan baik. Pada proses maintenance di PT. Petrodil Manufaktur Indonesia masih banyak permasalahan yang harus diperbaiki. Didalam laporan ini, penulis ingin membahas sistem pemeliharaan pompa distribusi dengan perawatan harian, bulanan maupun tahunan sehingga tingkat kerusakan dapat diketahui serta dapat diperkecil.1.3 TUJUAN DAN MANFAAT PRAKTEK

Adapun tujuan Kerja Praktek di PT. Petrodrill Manufaktur Indonesia adalah sebagai berikut :

1. Menghitung Overall Equipment Effectiveness pada mesin bubut dan membandingkan hasil dari OEE perusahaan dengan standar OEE world class.

2. Menganalisis keterkaitan antara konsep Autonomous Maintenance dengan metode overall Equipment Effectiveness, sehingga dapat melihat hubungan antara Autonomous Maintenance dengan Overall Equipment Effectiveness, yang pada akhirnya dapat diketahui seberapa pengaruhnya hubungan keduanya.

3. Menentukan solusi yang terbaik untuk memperbaiki kinerja perusahaan, guna dijadikan masukan bagi perusahaan untuk melakukan konsep total productive maintenance.

1.4. PEMBATASAN MASALAH

Pembatasan pada laporan Kerja Praktek ini terbatas pada hal hal sebagai berikut : tentang Konsep Total Productive Maintenance untuk Memperbaiki Kinerja perusahaan.1.5. METODE PENGUMPULAN DATA

Pengumpulan data yang digunakan untuk Kerja Praktek ini dilakukan dengan metode sebagai berikut :

1. Studi LiteraturStudi Literatur digunakan untuk membuat landasan teori yang kemudian dipakai sebagai acuan dalam menganalisa penerapan Supplay Chain Management Studi Literatur didapat dari : buku buku teori ( text book )

Data Primer dan Data Sekunder2. WawancaraMengadakan wawancara langsung kepada karyawan yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas dan lebih dekat ke lapangan, selain itu juga dengan mengingat pengalaman merupakan faktor penting.3. Observasi Langsung Ke LapanganObservasi langsung sangat membantu untuk lebih memahami masalah masalah yang ada di Lapangan, sehingga data data yang didapat melalui literatur dan wawancara dapat lebih mudah untuk dipahami.4. Praktek Lapangan LangsungPraktek lapangan langsung dilakukan sebagai perlengkapan akhir, sehingga permasalahan yang ada bisa lebih dipahami sekaligus merupakan suatu pengalaman tersendiri dalam menghadapi masalah masalah yang ada di Lapangan.

1.6. SISTEMATIKA PENULISAN

Untuk mendapatkan gambaran mengenai kerja praktek ini, maka sistematika laporan yang akan diharapkan tersebut akan dibagi menjadi enam bab, yaitu :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi tentang latar belakang masalah, perumusan masalah, batasan Masalah, tujuan masalah, metode penulisan dan sistematika penulisan.

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

Bab ini membahas sejarah perusahaan, struktur organisai perusahaan, dan Produk yang dihasilkan di PT. Petrodrill Manufaktur Indonesia beserta proses produksi KacaBAB III LANDASAN TEORI

Bab ini mengemukakan teori teori yang berkaitan dengan analisis yang dilakukan pada saat kerja praktek dan teori yang mendukung untuk pemecahan masalah yang dibahas, terutama mengenai persediaan bahan baku

BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

Bab ini berisikan hasil analisa dan pembahasan hasil dari pelaksanaan kerja praktek mengenai persediaan bahan baku pada PT. Petrodrill Manufaktur Indonesia.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini berisikan kesimpulan yang didapat dari penelitian yang dilakukan dan saran yang disampaikan kepada Perusahaan.

BAB II

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 TENTANG PERUSAHAAN

1. Pabrik

Terletak di Jakarta Indonesia, Petrodrill memproduksi baris lengkap pompa piston dan plunger di negara-of-the-art-fasilitas yang memanfaatkan sistem perencanaan produksi terbaru dan CAD / CAM 3D sistern operasi. Setiap pompa diuji sebelum pengiriman untuk mernastikan bahwa memenuhi industri yang ketat dan kebutuhan pelanggan. Semua tes dapat disaksikan dan disertifikasi.2. Pelanggan KomitmenPetrodrill memenuhi tantangan yang paling persyaratan memompa dengan menawarkan lini produk pompa luas, teknologi canggih dan bahan, teknik terpadu, manufaktur. fabrikasi, dan kemampuan pengujian serta bantuan teknis di seluruh dunia melalui kantor penjualan luar negeri. Dengan rekam jejak yang terbukti sukses dalam rangkaian lengkap aplikasi. Petrodrill memiliki kornitmen perusahaan-lebar untuk kinerja dan nilai.3. Penelitian dan PengembanganDedicated R & D personil, menggunakan state-of-the-art. Fasilitas, yang bekerja untuk menyempurnakan produk yang sudah ada dan menciptakan pompa baru, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan tertentu di lingkungan memompa paling menuntut.2.2 VISI DAN MISI

1. Memberikan kepuasan pelanggan dengan memproduksi dan memasok produkproduk pompa kualitas tertinggi dan layanan dengan harga yang kompetitif

2. Tambahkan nilai nil dengan menghormati komitmen bisnis, lokalisasi praktek bisnis dan bekerja dengan pelanggan untuk memberikan solusi

3. Untuk menjual dan menyediakan produk dan jasa Indonesia secara global dan untuk lebih membangun Indonesia sebagai pemasok Tier Satu dari produk-produk berkualitas di Pasar Minyak & Gas, Pertambangan dan Industri, internasional

2.3 Struktur Organisasi

Struktur organisasi merupakan penggambaran tugas, aktivitas, serta hubungan yang ada dan terjadi di dalam organisasi yang dijalankan oleh orang-orang yang terlibat didalamnya. Organisasi dalam suatu sistem yang terdiri dari dua orang atau lebih, kerjasama, tujuan yang akan dicapai. Struktur organisasi atau hubungan organisasi dapat diartikan sebagai serangkaian hubungan diantara individu-individu didalam suatu kelompok struktur inti kemudian dituliskan kedalam bagan organisasi atau diagram yang memperlihatkan garis-garis hubungan tersebut menurut fungsi fungsi didalam usaha dan arus tanggung jawab dan wewenang. Berikut struktur organisasi PT. Petrodrill Manufaktur Indonesia :

Gambar 2.1 Gambar Struktur Organisasi PT. Petrodrill Manufaktur Indonesia2.4 KETENAGA KERJAAN

2.4.1. Rekrutmen

Rekrutmen dilakukan dengan tujuan agar perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan jenis pekerjaan yang dibutuhkan. Dalam perekrutan tenaga kerja dilakukan berdasarkan atas kebutuhan masing-masing divisi. Divisi ini akan menentukan spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. Jalur perekrutman dimulai dari pengisian form permintaan oleh divisi yang memerlukan pegawai, kemudian diajukan pada divisi Human Resource and General Affair (HR & GA).Menurut Pujilestari (2009), prosedur penarikan dan seleksi karyawan harus melalui proses wawancara langsung. Setelah itu dilakukan pengumpulan data pribadi dari karyawan. Tahap selanjutnya adalah pengujian dan psikotest untuk mengetahui seberapa jauh wawasan yang dimiliki oleh calon karyawan. Setelah mengetahui hasil dari pengujian dan psikotest, biasanya dilakukan kembali wawancara yang mendalam seputar pengalaman kerja, gaji yang diinginkan, serta kesiapan kerja karyawan. Apabila calon karyawan tersebut masuk ke dalam kategori karyawan yang lolos uji, dilakukan kembali pemeriksaan tentang referensi-referensi prestasi yang dimiliki oleh calon karyawan. Untuk memaksimalkan pekerjaan, calon karyawan di periksa kesehatannya agar dapat dipertimbangkan kembali apakah calon karyawan tersebut akan lolos atau tidak. Dari semua hasil yang didapatkan, dilakukan pengambilan keputusan tentang lol