Program Penanggulangan Hiv Dan Aids Tahun 2014 New

download Program Penanggulangan Hiv Dan Aids Tahun 2014 New

of 27

  • date post

    10-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    5
  • download

    2

Embed Size (px)

description

Program Penanggulangan Hiv Dan Aids Tahun 2014 New

Transcript of Program Penanggulangan Hiv Dan Aids Tahun 2014 New

  • Jumlah Komulatif Kasus HIV & AIDSDi 10 Provinsi Terbesar di Indonesia( sumber: Ditjen PP & PL Kemenkes RI Juni 2014 )

  • Sumber: Ditjen PP & PL Kemenkes RI Juni 2014

  • Sumber: KPAP, PEMETAAN POPULASI KUNCI Tahun 2012Perkiraan Sebaran Populasi Kunci di DKI Jakarta Tahun 2012

    Populasi RawanPerkiraanPenasun4.908WPS L7.662WPS TL13.567Waria1.488LSL19.003LBT300.449

  • Peraturan Presiden (perpres) Nomor 75 Tahun 2006Peraturan Menteri Dalam Negeri (Pemendagri) No. 20 Tahun 2007Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor : 5 Tahun 2008Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarata Nomor : 26 Tahun 2012.

  • STRUKTUR ORGANISASI KPAPSusunan Kepengurusan KPAP Dipimpin langsung oleh Gubernur, Wagub sebagai Ketua Pelaksana. dibantu oleh Sekretaris KPAP DKI Jakarta yang bertanggung jawab sehari-hari secara langsung kepada Gubernur dalam hal ini Wakil Gubernur sebagai Ketua Pelaksana.

  • MASYARAKAT

  • Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berperilaku sehat dan aman agar terlindungi dari HIV dan AIDSMenyediakan pelayanan HIV dan AIDS yang komprehensif dan berkesinambungan yang lebih responsive gender Meningkatkan dukungan terhadap ODHA agar dapat hidup seperti layaknya masyarakat umum

  • Mencegah dan mengurangi penularan HIV, meningkatkan kualitas hidup ODHA serta mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat HIV pada individu, keluarga dan masyarakatMencegah 16.000 kasus infeksi baru HIV pada tahun 2013 dan 36.000 pada tahun 2017 Menguatkan dukungan kebijakan dan lingkungan untuk penanggulangan HIV dan AIDS yang berkelanjutan

  • TARGET RENCANA AKSI 2013-2017 80% Populasi berisiko dijangkau melalui program pencegahan yang komprehensif Mencapai 60% perubahan perilaku pada kelompok Risiko Tinggi. Menjangkau 100% ODHA yang memenuhi kriteria untuk memperoleh pengobatan ARV (Universal Access)Menjangkau 60 % Wanita Hamil dengan HIV+ untuk memperoleh profilaksis ARV (PMTCT)Menurunkan jumlah kasus baru secara bertahap sampai tahun 2017

  • KASUS HIV/AIDSSEPERTI FENOMENA GUNUNG ESSAAT INIKEDEPANKOMULATIF HIV/AIDSSAMPAI Juni 201431.586 ORANG HARAPAN

  • Kebijakan penaggulangan HIV dan AIDS di DKI Jakarta ditujukan untuk mencegah timbulnya infeksi baru HIV dan menyediakan perawatan, dukungan dan pengobatan untuk ODHA

    Untuk mencapai tujuan umum yaitu :Mencegah infeksi baru sejumlah 16.000 pada tahun 2013 dan 36.000 pada tahun 2017.Target penjangkauan populasi resiko tinggi sebesar 80 % pada tahun 2017Target perubahan perilaku berisiko sebesar 60 %Proporsi jangkauan ini dipertahankan sampai tahun 2017

  • PENCEGAHANa. Perubahan perilaku, pengguna kondom dan penggunaan jarum suntik sterilb. Program komunikasi, informasi dan edukasi (KIE)c. Membuka layanan IMS, VCT, PMTCT, LISS dan PTRM2. PERAWATAN, DUKUNGAN DAN PENGOBATANa. Pengobatan OI dan perawatan ODHAb. Pengobatan ARV3. Mitigasi dampak HIV dan AIDS4. Pengembangan kebijakan dan pengelolaan program

  • Peningkatan Program Getting To Zero (Mencegah Penularan HIV baru, Menurunkan angka kematian akibat AIDS, Menghilangkan Stigma dan diskriminasi)Meningkatkan Layanan Komprehensif Berkesinambungan (ditekankan pada Rujukan masyarakat ke layanan)Peningkatan Program SUFA (Memaksimalkan pemberian ARV ke pada ODHA)

    Program HIV & AIDS terintegrasi & komprehensiOrang yang Belum Terinfeksi Komunikasi Perubahan PerilakuTest HIV Sukarela dengan konselingPengobatan IMSKewaspadaan UniversalPendidikan Orang Yang terekspos Pencegahan dari Ibu ke BayiPencegahan pasca eksposeDiagnosisPengobatan infeksi oportunistikTerapi pencegahanDukungan psikososialOrang dengan HIV DiagnosisPengobatan infeksi oportunistikTerapi pencegahanDukungan psikososialOrang AIDS Perawatan PaliatifPerawatan dirumahPengobatan infeksi oportunistikPengobatan Antiretroviral (ART - SUFA)Dukungan psikososial

  • Layanan Voluntary Counseling & Tes ( VCT)Infeksi Menular Seksual (IMS)Program Terapi Rumatan Metadone (PTRM)Program Pertukaran Jarum Suntik Steril (PJSS)Prevention Mother to Child Transmission (PMTCT)Program TB-HIVCare, Support & Treatment (CST) di RS Rujukan HIV-AIDSLayanan ARV

  • FokusMemutus mata rantai penularan HIV melalui NAPZA suntik dan hubungan seksual tidak aman (perilaku menyimpang)

    Perubahan perilaku pada populasi risiko tinggi (penasun & pasangan, wanita penjaja seks, pria penjaja seks, waria, gay, warga binaan pemasyarakatan, pelanggan penjaja seks & pasangan)

    Peningkatan kualitas hidup ODHA melalui penyediaan layanan pengobatan, dukungan & perawatanKonteks HIV & AIDSHIV & AIDS adalah bukan semata-mata masalah kesehatan, tapi juga masalah sosialUpaya : Pendekatan AgamaPendekatan kesehatan masyarakat, terintegrasi dan komprehensif Program harm reduction (Program Jarum Suntik Steril) untuk mencegah penularan HIV melalui NAPZA suntikPromosi penggunaan kondom untuk mencegah penularan HIV melalui hubungan seks tidak aman bukan melegalkan prostitusi

  • TRANSMISI SEKSUAL

    TRANSMISI JARUM SUNTIK

    VCTMANAJEMEN IMS

    PMTCT

    REMAJA

    PEKERJA RENTAN

    POPULASI UMUM

    RESIKO TINGGI

    PELAYANAN

    RISIKO RENDAH

  • HOMEBASED CARE

    PALLIATIVE CARE

    PENGOBATAN -ARV

    PENGOBATAN OI

    PROFILAKSIS OI

    DIAGNOSIS HIV (TESTING)

    TESTING PENGOBATAN ARV (CD-4)

    PERAWATAN

    PENGOBATAN

    DIAGNOSIS

  • 55 Layanan VCT di Rumah sakit dan Puskesmas Kecamatan20 Layanan CST di Rumah Sakit 39 layanan IMS di Puskesmas Kecamatan27 Layanan PMTCT di Rumah Sakit dan Puskesmas38 Layanan LASS di Puskesmas Kecamatan dan Kelurahan18 Layanan PTRM di Puskesmas Kecamatan5 Layanan TB-HIV di Puskesmas Kecamatan

  • Penanggulangan HIVAIDS di Provinsi DKI Jakarta dibawah Koordinasi Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi DKI Jakarta dengan melibatkan :Dinas Kesehatan (Pokja HR)Dinas Sosial (Pokja Transmisi Seksual)BPMP&KB (Pokja PMTCT dan Pokja Masy.Umum)Dinas Pendidikan (Pokja Remaja)Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi (Pokja Naker)Kanwil Departemen Agama (Pokja Agama)Kanwil Departemen Hukum dan HAM (Pokja Lapas&Rutan)Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung priok (Pokja Pelabuhan)Dinas Pariwisata (Pokja Pariwisata)Kantor Satpol PP (Pokja Satpol PP)Bekerja sama dengan LSM melalui Forum LSM Peduli HIV/AIDS Jabodetabek (35 LSM aktif)

  • Ruang lingkup kegiatan Pokja RemajaMenyusun bahan kebijakan penanggulangan HIV dan AIDS dilingkungan sekolahBersama instansi dan LSM terkait melaksanakan sosialisasi penjangkauan kepada anak didik SD,SMP,SMA,dan Perguruan TinggiBersama instansi dan LSM terkait melaksankan sosialisasi penanggulangan AIDS internalMembentuk Peer Educator, mading pada ekstrakulikuler lainnya.

  • Sumber anggaran:Anggaran Pendapatan Belanja DaerahAnggaran Pendapatan Belanja NegaraBekerja sama dengan lembaga donor: Indonesia HIV Prevention and Care Project (HCPI) Global Funds for AIDS, TB and Malaria (GF ATM)SUM

  • ***************