Presentasi Skenario a Tutorial 4 Blok XVIII

download Presentasi Skenario a Tutorial 4 Blok XVIII

of 48

  • date post

    29-Dec-2014
  • Category

    Documents

  • view

    58
  • download

    10

Embed Size (px)

Transcript of Presentasi Skenario a Tutorial 4 Blok XVIII

Miftahul

Jannah Deden Siswanto Intan Pusdikasari A.M Echa Dwi Reswari Rosyiidta Janah Inggar Prasasti Famela Rizki Amalia Rachmad Abrar Tri Wahyu Ningsih

70.2010.005 70.2010.006 70.2010.021 70.2010.030 70.2010.031 70.2010.033 70.2010.034 70.2010.036 70.2010.042 70.2009.001

Skenario A Blok XVIII Puskesmas Mawar menyelenggarakana upaya kesehatan wajib, upaya kesehatan Pengembangan ( UKS, Kedokteran Gigi dan mulut, Kesehatan lansia) dan Upaya kesehatan penunjang dan dokter kepala Puskesmasnya adalah dokter teladan di Kota Baru. Dalam menyusun RUK ( Rencana Usulan Kegiatan) dan RPK ( Rencana Pelaksanaan Kegiatan) tahun 2014, Puskesmas mengusulkan salah satu upaya kesehatan wajib yaitu Upaya Promosi Kesehatan, dan Puskesmas Mawar memilih kegiatan imunisasi; karena Universal Child Immunization ( UCI)/ cakupan imunisasi belum mencapai target. Hal ini terjaadi karena sebagian besar orang tua bayi dan balita di wilayah kerja puskesmas Mawar belum memahami PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat). Petugas yang melakukan penyuluhan kesehatan belum menemukan media yang tepat untuk melakukan promosi kesehatan. Untuk itu Kepala Puskesmas mengadakan Lokakarya Mini.

Puskesmas

: Satuan organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat diterima & terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat & menggunakan hasil pengembangan IPTEK tepat guna dengan biaya yang dipikul oleh pemerintah & masyarakat. Upaya kesehatan wajib : Upaya yang ditetapkan berdasarkan komitmen nasional, regional dan global serta memiliki daya ungkit tinggi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Universal

Child Immunization : Cakupan imunisasi yang menjadi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditentukan di wilayah kerja Puskesmas. Upaya Kesehatan Pengembangan : Salah satu upaya kesehatan Puskesmas selain UKW yang dilaksanakan setelah UKW dilaksanakan secara optimal ( seperti UKS, Kesehatan gigi dan mulut, Kesehatan Lansia, dll) . Upaya Kesehatan Penunjang : Salah satu upaya kesehatan Puskesmas yang dilakukan untuk menunjang terselenggaranya UKW dan UKP secara optimal. RUK : Uraian untuk menentukan kegiatan apa saja yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.

RPK

: Uraian untuk menentukan bagaimana melaksanakan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan Promosi Kesehatan : Ilmu dan seni yang membantu Masyarakat menjadikan gaya hidup mereka sehat optimal. Lokakarya Mini : Suatu pertemuan antara petugas puskesmas dengan sector terkait ( lintas sector) untuk meningkatkan kerjasama tim, memantau cakupan pelayanan Puskesmas serta bina peran masyarakat secara terpadu. Wilayah Kerja Puskesmas : Wilayah/ jumlah desa tertentu yang menjadi kewajiban focus pelayanan dan kesehatan Puskesmas.

Dokter Teladan : Tenaga kesehatan yang perbuatannya patut ditiru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam melakukan kegiatan pelayan kesehatan kepada masyarakat pada sarana pelayanan kesehatan Penyuluhan : Salah satu kegiatan penyampaian keinginan pada masyarakat, agar masyarakat menjadi tahu dan mengerti antara kegiatan apa yang boleh dikerjakan dan bermanfaat dengan kegiatan apa yang dilarang dan merugikan. PHBS : Sekumpulan perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran yang menjadikan seseorang keluarga/ masyarakat mampu menolong dirinya sendiri di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan

Kepala

Puskesmas : Penanggung jawab pembangunan kesehatan di tingkat kecamatan. Target : sasaran/ batas ketentuan yang telah ditetapkan untuk dicapai. Imunisasi : Proses membuat subjek menjadi imun, dengan perangsangan menggunakan antigen spesifik untuk menginduksi respon imun.

1. Puskesmas Mawar menyelenggarakana upaya kesehatan wajib, upaya kesehatan Pengembangan ( UKS, Kedokteran Gigi dan mulut, Kesehatan lansia) dan Upaya kesehatan penunjang dan dokter kepala Puskesmasnya adalah dokter teladan di Kota Baru.

2. Dalam menyusun RUK ( Rencana Usulan Kegiatan) dan RPK ( Rencana Pelaksanaan Kegiatan) tahun 2014, Puskesmas mengusulkan salah satu upaya kesehatan wajib yaitu Upaya Promosi Kesehatan, dan Puskesmas Mawar memilih kegiatan imunisasi; karena Universal Child Immunization ( UCI)/ cakupan imunisasi belum mencapai target. Hal ini terjaadi karena sebagian besar orang tua bayi dan balita di wilayah kerja puskesmas Mawar belum memahami PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

3. Petugas yang melakukan penyuluhan kesehatan belum menemukan media yang tepat untuk melakukan promosi kesehatan. Untuk itu Kepala Puskesmas mengadakan Lokakarya Mini.

1.Puskesmas Mawar menyelenggarakan upaya kesehatan wajib, upaya kesehatan Pengembangan ( UKS, Kedokteran Gigi dan mulut, Kesehatan lansia) dan Upaya kesehatan penunjang dan dokter kepala Puskesmasnya adalah dokter teladan di Kota Baru.

1.2. 3.

Upaya Kesehatan Wajib Upaya Kesehatan Pengembangan Upaya Kesehatan Penunjang

-rencana tahunan upaya kesehatan wajib a. Menyusun Usulan Kegiatan b. Mengajukan Usulan Kegiatan c. Menyusun Rencana Pelaksanaan Kegiatan -rencana tahunan upaya kesehatan pengembangan. a. Identifikasi Upaya Kesehatan Pengembangan b. Menyusun Usulan Kegiatan c. Mengajukan Usulan Kegiatan d. Menyusun Rencana Pelaksanaan Kegiatan

Tujuan

Puskesmas : Mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional yakni meningkatkan kesadaran kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas.

Tujuan

Pembangunan kesehatan nasional 2010-2014 Tujuan pembangunan kesehatan yang diselenggarakan Puskesmas adalah mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional yakni mewujudkan masyarakat sehat yang mandiri dan berkeadilan. Puskesmas :

Fungsi

Pusat Penggerak Pembangunan Berwawasan Kesehatan Pusat Pemberdayaan Masyarakat Pusat Pelayan Kesehatan Strata Pertama

Persyaratan calon Tenaga Kesehatan Puskesmas Teladan: Bekerja di Puskesmas atau Puskesmas Pembantu sekurang-kurangnya selama 3 (tiga) tahun secara terus menerus. Belum pernah terpilih sebagai Tenaga Kesehatan Teladan di Puskesmas. Calon Tenaga Kesehatan Puskesmas Teladan diberlakukan bagi semua tenaga medis, tenaga keperawatan, tenaga kesehatan masyarakat dan tenaga gizi yang berkerja di puskesmas serta memiliki prestasi yang dapat diteladani di lingkungan kerjanya.

Komponen penilaian kinerja tenaga kesehatan teladan di Puskesmas meliputi: 1) Tenaga Kesehatan sebagai Penggerak Pembangunan Berwawasan Kesehatan: (a) Penggerakan Lintas Sektor (b) Pemantauan (c) Pelaporan 2) Tenaga Kesehatan sebagai Tenaga Pemberdayaan Masyarakat: (a) Pemberdayaan Perorangan (b) Pemberdayaan Kelompok/Masyarakat

3) Tenaga Kesehatan sebagai Pemberi Pelayanan Kesehatan Strata Pertama: (a) Perencanaan (b) Pengorganisasian (c) Pelaksanaan kegiatan (d) Pemantauan dan penilaian kegiatan 4) Tenaga Kesehatan sebagai Pegawai Puskesmas: (a) Tanggung jawab (b) Ketaatan (c) Kejujuran (d) Kerjasama (e) Prakarsa (f) Kepemimpinan

5) Sebagai Tenaga Kesehatan Professional (a) Keikutsertaan dalam bidang keilmuan (b) Hubungan dengan pasien/klien dan keluarga miskin (c) Hubungan dengan rekan kerja 6) Tenaga Kesehatan sebagai Anggota Masyarakat: (a) Kepribadian (b) Peran serta dalam masyarakat (c) Berperan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan (d) Berperan dalam pembinaan generasi muda (e) Berperan dalam organisasi kemasyarakatan.

Mekanisme Pengusulan a. Tingkat Kecamatan b. Tingkat Kabupaten/Kota c. Tingkat Provinsi

Kedudukan Puskesmas: Sistem Kesehatan Nasional : sebagai sarana pelayanan kesehatan ( perorangan dan masyarakat ) strata pertama yang bertanggung jawab menyelenggarakan upaya pelayanan perorangan atau masyarakat di wilayah kerja.

2. Dalam menyusun RUK ( Rencana Usulan Kegiatan) dan RPK ( Rencana Pelaksanaan Kegiatan) tahun 2014, Puskesmas mengusulkan salah satu upaya kesehatan wajib yaitu Upaya Promosi Kesehatan, dan Puskesmas Mawar memilih kegiatan imunisasi; karena Universal Child Immunization ( UCI)/ cakupan imunisasi belum mencapai target. Hal ini terjaadi karena sebagian besar orang tua bayi dan balita di wilayah kerja puskesmas Mawar belum memahami PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

Cara menyusun RUK: 1. RUK harus dilengkapi dengan usulan pembiayaan untuk kebutuhan rutin, sarana, prasarana dan operasional puskesmas 2. RUK yang telah disusun dibahas di dinkes Kab/Kota, diajukan ke Pemda Kab/Kota melalui dinas kesehatan Kab/Kota 3. RUK diajukan ke DPRD untuk memperoleh persetujuan pembiayaan dan dukungan politis jika dipersetujui diserahkan ke puskesmas melalui dinkes Kab/Kota Tahap penyusunan Rencana Usulan Kegiatan terdiri dari dua langkah, yaitu analisa masalah dan penyusunan RUK

Langkah-langkah penyusunan RPK : Mempelajari alokasi kegiatan dan biaya yang sudah disetujui Membandingkan alokasi kegiatan yang disetujui dengan RUK yang diusulkan dan situasi pada saat penyusunan RPK Menyusun rancangan awal, rincian dan volume kegiatan yang akan dilaksanakan serta sumber daya pendukung menurut bulan dan lokasi pelaksanaan Mengadakan lokakarya mini tahunan untuk membahas kesepakatan RPK Membuat RPK yang telah disusun dalam bentuk matriks

Penyusunan RUK meliputi upaya kesehatan wajib, upaya kesehatan pengembangan dan upaya kesehatan penunjang, yang meliputi: Kegiatan tahun yang akan datang (meliputi kegiatan rutin, sarana/prasarana, operasional dan program hasil analisis masalah). Kebutuhan Sumber Daya berdasarkan ketersediaan sumber daya yang ada pada tahun sekarang Rekapitulasi RUK dan sumber daya yang dibutuhkan ke dalam format RUK Puskesmas

a. Informasi mengenai masalahnya apa, dimana, siapa, bilamana,