Presentasi Komisi IV,V,Vi

download Presentasi Komisi IV,V,Vi

of 33

  • date post

    07-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    16
  • download

    0

Embed Size (px)

description

just share semoga dapat membantu

Transcript of Presentasi Komisi IV,V,Vi

  • REKOMENDASI KOMISI IV,V,VIPENGUATAN PELAYANAN KESEHATAN*

    Sanur, 17 Februari 2015

    *

  • Program Indonesia Sehat*

    Dalam menjalankan RPJMN III dan mendukung program kerja Kabinet Kerja. Kementerian Kesehatan melaksanakan pembangunan kesehatan melalui Program Indonesia Sehat.Program Indonesia Sehat adalah upaya untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperilaku sehat, hidup dalam lingkungan sehat, mampu menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu untuk mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

    Program Indonesia Sehat terdiri atas: 1) Paradigma Sehat 2) Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer 3) Jaminan Kesehatan

    Tujuan Pembangunan Indonesia Sehat, yaitu :

    Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang dalam lingkungan hidup yang sehat agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya perilaku hidup sehat sehingga terwujud bangsa yang mandiri, maju dan sejahtera. Terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat di bidang kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

    *

  • PENGUATAN PELAYANAN KESEHATANPELAYANAN KESEHATAN PRIMERRUMAH SAKIT RUJUKAN REGIONALPEMENUHAN SDM

  • PENGUATAN PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

  • NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASISOLUSIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSAT PROVINSI KAB/KOTAAREGULASI1.Perlu kejelasan Regulasi pemanfaatan kapitasi pely primer di era JKN Regulasi diperjelas-Pembuat Juknis dan juklakPembuat Juknis dan juklak

    2.Belum adanya regulasi implementasi SDM di era JKN di pely puskUsulan penambahan tenaga utk pely kesehatan primer Moratorium tenga pely kesehatan ditiadakanAdvokasi ke pempropAdvokasi ke pemda kab/kota3.Perlu kejelasan pelaksanaan BLUD di PuskPeraturan ttg BLUD pusk diperjelas ttg UKM dan SPM serta peran PemdaMenyusun BLUD khusus utk pusk yg menanggani UKP dan UKM serta prog kesehatanMembina dan mengarahkan sesuai aturan yg ada Membina dan mengarahkan sesuai aturan yg ada

    4.Perlu kejelasan konsep pelayanan kesehatan primer di kawasan perkotaan ,pedesaan dan terpencilAdanya pedoman ttg konsep pely kesehatan di kawasan perkotaan ,pedesaan dan terpencilMenyusun pedoman ttg konsep pely kesehatan di kawasan perkotaan ,pedesaan dan terpencilMengkoordinir dan melakukan pembinaan mapping faskes primerMembuat mapping faskes primer

  • NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASISOLUSIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSAT PROVINSI KAB/KOTABANGGARAN5.Belum tegasnya regulasi UKM dan belum optimalnya pembiayaan Prog UKM dari APBDAdanya regulasi UKM dan persentase jelas utk pembiayaan prog UKM di APBDMembuat regulasi UKM dan Analisa pembiayaan UKMMelakukan Advokasi regulasi UKM dan usulan pembiayaan ke pemprop dan DPRDMelakukan Advokasi regulasi UKM dan usulan ke pembiayaan kab/kota dan DPRD

    6Belum adanya pemanfaatan anggaran desa utk bidang kesehatan Adanya regulasi pemanfaatan anggaran desa utk bidang kesehatan Advokasi Kemenkes ke kemendagri/ KPDTMembuat perenc anggaran utk pemanfaatan anggaran desa dan Advokasi ke pempropMembuat perenc anggaran utk pemanfaatan anggaran desa dan Advokasi ke pempropAdvokasi ke kab/kota

  • NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASISOLUSIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSAT PROVINSI KAB/KOTA DSARANA -PRASARANA8Belum optimal pemenuhan pemanfaatan dan pemeliharaan sarana prasarana yg dimiliki dalam pemberian pely kesehatanMengoptimalkan pemanfaatan sarana prasarana yg dimiliki dalam pemberian pely kesehatanMembuat regulasi utk peningkatan dan pemanfaatan sarpras kesehatanMembuat regulasi utk peningkatan dan pemanfaatan sarpras kesehatanMembuat mapping /up date data sarana dan prasarana puskMembuat regulasi utk peningkatan dan pemanfaatan sarpras kesehatanMembuat mapping /up date data sarana dan prasarana puskMendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana dalam pemberian pely kesehatanMemfasilitasi upaya dan penganggaran pemeliharaan sarpras dan alkes melalui kerjasama unit terkait di daerahMelakukan upaya dan penganggaran pemeliharaan sarpras dan alkes melalui kerjasama unit terkait di daerahEKETERSEDIAAN OBAT9Belum adanya Regulasi ttg Pengadaan obat JKN di pusk melalui dana kapitasi puskDibuat regulasi ttg Pengadaan obat JKN di kab/kota termasuk pusk melalui dana kapitasi puskregulasi ttg Pengadaan obat JKN di kab/kota pusk melalui dana kapitasi puskSosialisasi regulasi ttg Pengadaan obat JKN di kab/kota pusk melalui dana kapitasi puskSosialisasi dan implementasi regulasi ttg Pengadaan obat JKN di kab/kota pusk melalui dana kapitasi pusk11Belum direvisinya regulasi tentang pengelolaan obat di instalasi farmasiDilakukannya revisi regulasi tentang pengelolaan obat di instalasi farmasiDilakukannya revisi regulasi tentang pengelolaan obat di instalasi farmasiSosialisasi revisi regulasi tentang pengelolaan obat di instalasi farmasiSosialisasi dan implemntasi revisi regulasi tentang pengelolaan obat di instalasi farmasi12Belum maksimalnya pengelolaan /pedistribusian alkon dan obat KB di jejaring pusk pada pely JKNMelakukan Advokasi dan koordinasi dgn BKKBNMelakukan Advokasi dan koordinasi dgn BKKBNMelakukan Advokasi dan koordinasi dgn BKKBN tentang rencana kebutuhan alkon dan obat KBMelakukan Advokasi dan koordinasi rencana kebutuhan alkon dan obat KB serta pengelolaaan /pendistribusian dgn BKKBN

  • NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASISOLUSIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSAT PROVINSI KAB/KOTA FPENINGKATAN KUALITAS10Belum ada tools nasional untuk proses peningkatan mutu pelayanan kesehatanTersedianya tools nasional untuk proses peningkatan mutu pelayanan kesehatanMelakukan TOT pendamping dan surveyorMenyiapkan pre- akreditasi utk pelaksanaan akreditasi pusk dikab/kota dan pelatihan pendampingPendampingan pre dan post- akreditasi utk pelaksanaan akreditasi pusk dikab/kota

    GSISTEM PENCATATAN DAN PELAPORAN11Belum terintegrasi pencatatan pelaporan di puskPenguatan Sistem pencatatan pelaporan dan SIK yg terintegrasi secara berjenjangMembuat SP2TP terintegasiPeningkatan kapasitas SDM SIKPeningkatan sarana pendukung. Dan kapasitas SDM SIK

  • NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASISOLUSIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSAT PROVINSI KAB/KOTA HMONITORING DAN EVALUASI12.Belum adanya Komitmen utk melakukan MONEV terpadu secara rutin dan berkala serta belum adanya feed back hasil monevadanya Komitmen utk melakukan MONEV terpadu secara rutin, berkala dan melakukan feed back hasil monevKebijakan pembinaan manajemenMembuat rencana jadwal pelaksanaan Monev terpadu di kab/kota serta target dan melakukan feed back hasil monev terpadu kab/kotaMembuat rencana jadwal pelaksanaan Monev terpadu di kab/kota serta target melakukan feed back hasil monev terpadu pusk di kab/kota

  • PENGUATAN RS RUJUKAN REGIONAL

  • MATRIKS PEMENUHAN STANDAR KELAS

    NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSATPROVKAB/KOTAASARANA PRASARANA

    1Penambahan menu e-planningusul buka filter untuk RS rujukan regional tipe C, agar bs mengusulkan sesuai rs tipe B (dg syarat : SDM terpenuhi)membuat rekomendasi atas usulan e-planning yang sesuai dengan rs tipe B membuat usulan e-planning yang sesuai dengan rs tipe B (syarat : sdm terpenuhi)2e-Katalog belum optimal, sehingga penyelenggaraan anggaran (khususnya TP) tidak optimal. Membuat usulan kpd LKPP untuk menambah daftar alkes yg dibutuhkan rs rujukan regional (tipe B) Membuat rekomendasi usulan alkes dari kabupatenMengusulkan kebutuhan alkes untuk ditambahkan ke LKPP3Waktu persiapan Desk TP agar lebih diperpanjangMengusulkan pengaturan waktu persiapan desk mjd lebih panjang-Menyiapkan diri sedini mungkin

  • MATRIKS PEMENUHAN STANDAR KELAS

    NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSATPROVKAB/KOTA4Antrian kalibrasi di BPFK sangat panjang. 1. menambahkan institusi swasta untuk melakukan kalibrasi 2. melakukan revisi regulasi tentang kalibrasi untuk melibatkan swasta 3. membuat regulasi yang memperbolehkan kalibrasi internal RS (untuk bbrp alat) dg supervisi BPFK1. meningkatkan peran swasta 2. penambahan unit kalibrasi 3. dinkes prop menyiapkan & mengusulkan program sister labRS menyiapkan alat dan tenaga untuk mampu melakukan kalibrasi internal (untuk bbrp alat)5Biaya kalibrasi swasta sangat mahal dan rawan pemeriksaanMelakukan kendali harga kalibrasi (batas atas/bawah) & diusulkan kpd LKPP untuk masuk e-catalogue-menyiapkan anggaran untuk biaya kalibrasi

  • MATRIKS PEMENUHAN PEMENUHAN MUTU

    NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSATPROVKAB/KOTABAKREDITASI RS1Jadwal KARS padat, sehingga proses akreditasi sering tertunda menambah jumlah pembimbing & surveyor --2Tingginya biaya bimbingan akreditasi KARSmelakukan standar pembiayaan utk workshop, bimbingan & survei akreditasi KARS merencanakan biaya akreditasi khusus utk rs rujukan regionalmerencanakan biaya akreditasi khusus utk rs rujukan regional3Penilaian KARS diulang karena terkait pemenuhan sarpras yang nominalnya diluar kemampuan RSberkoordinasi dg KARS untuk menyesuaikan sarpras yang harus dipenuhimembantu rekomendasi perencanaan utk pemenuhan sarpras utk akreditasimembuat perencanaan utk pemenuhan sarpras utk akreditasi

  • MATRIKS PEMENUHAN PEMENUHAN MUTU

    NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSATPROVKAB/KOTA4Perpindahan pegawai tinggi sehingga sering kehilangan pegawai yang sudah terlatih dalam mengurus akreditasi RS-melakukan koordinasi dg RS dlm hal mutasi pegawaimelakukan koordinasi dg RS dlm hal mutasi pegawai

  • MATRIKS PEMENUHAN PEMENUHAN MUTU

    NOISU/MASALAH YANG DIIDENTIFIKASIRENCANA AKSI PADA TAHUN 2015PUSATPROVKAB/KOTADSISTEM RUJUKAN1Belum tersosialisasinya sistem rujukan kepada masyarakat-Melakukan sosialisasi kepada masyarakatMelakukan sosialisasi kepada masyarakat

  • MATRIKS PEMENUHAN SISTER HOSPITAL