PR Dokter Vita

download PR Dokter Vita

of 12

Embed Size (px)

Transcript of PR Dokter Vita

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    1/31

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    2/31

    dari diklofenak dimetabolisme di hepar. Sekitar / akan diekskresikan

    melalui urin dimana */nya masih bersifat aktif. Sisanya dieliminasi sebagai

    metabolit melalui empedu dan di dalam feses.

    0iklofenak dapat masuk ke dalam !airan sino1ial dan konsentrasi maksimal

    didapatkan 2-3 jam setelah kadar maksimal di dalam plasma darah

    didapatkan. 0ua jam setelah kadar maksimal dalam plasma didapatkan

    konsentrasi diklofenak akan lebih tinggi di dalam !airan sino1ial

    dibandingkan dengan yang ada di dalam plasma. 4aktu paruh akhir 

    diklofenak dalam plasma sekitar *-2 jam sementara 5aktu paruh eliminasi

    dari !airan sino1ial sekitar ,- jam.

    %ediaan Natrium Diklfenak 

    Gel&:

      Kekuatan sediaan 6 */ dan ,/

    #ontoh 6

    Solara%e 678, / (+ g * g)

    9oltaren 87 "el6 */ (* g)

     'arutan& ophthalmi! (untuk mata) :drops;6 .*/

    Sediaan 6 2.+ m

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    3/31

    #ontoh 6

    9oltaren 6782+ mg :0S#; + mg :0S#; =+ mg

    (ablet (lepas lambat) e>tended release6 * mg

      #ontoh 6

    9oltaren 87-$?6 * mg

    %ediaan "alium Diklfenak 

    ablet Salut &nterik 2+ mg @ + mg

    2. "uman kuman s)esifik untuk !i!i dan antibitik #an! s)esifik 

    Gram*)siti+e ,,,i

    %ta)-#l,,,us

    erukuran B Cm berbentuk bulat tidak membentuk spora dan

    memproduksi en%yme katalase fakultatif anaerob serta membentuk asam dari

    glukosa dalam suasana aerobik dan anaerobik. Dang membedakan

    mi!ro!o!!us dengan yang lain adalah dalam kemampuan melakukan o>idasi

    glukosa. Staphylo!o!!us dapat hidup dan tumbuh dalam air garam dengan

    kepekatan =+ / sampai *+ / sifat ini digunakan untuk

    memisahkannya dari spe!imen dan merupakan E1egetati1e ba!teriaE sehingga

    sering digunakan untuk per!obaan kemampuan membunuh kuman penyakit.

    Fenis Staphylo!o!!us yang trdapat dalam mulut G Staphylo!o!!us !andidus

    Staphylo!o!!us !itreus Staphylo!o!!us epidermidis Staphylo!o!!us

    sali1arius dan Staphylo!o!!us aureus("ordon *H=G Ikeda Isoda dan

    Iidako *H3G aplin dan "olds5orthy *H+B). Staphylo!o!!us epidermidis

    hidup normal pada kulit sering dijumpai pada infeksi. Staphylo!o!!us aureus

    merupakan jenis yang sangat pathogen mempunyai sifat memfermentasi

    karbohidrat golongan manitol menkoagulasi plasma mamalia mengahasilkan

    0nase yang sangat stabil dan en%yme lyso%yme dan menguraikan

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    4/31

    staphylo!o!!al protein A. a!teriophage typing(4ent5orth *H,)

    membuktikan kegunaan dalam penelitian epidemiologi terutama tentang

     penyebaran staphylo!o!!us aureus. 0alam keadaan normal Kuman ditemukan

     pada mu!osa membrane hidung rongga mulut nasopharyn> dan saluran

    gastrointestinal. idung perlu dipertimbangkan karena hampir + / kuman

    hidup disini. 'atogenitas dan 1irulensi dari staphylo!o!!us aureus

    ditunjukkan dengan kemampuan engeluarkan e>tra!ellular to>in dan en%ym

    sbbG !oagulase enteroto>in e>foliati1e

    to>in berbagai hemolysins hyaluronidase leuko!idin dan staphylokinase

    atau fibrinolysin. Infeksi ini sebagai komplikasi dari ekstraksi gigi lokal

    anastesi fraktur atau

     penyebaran dari infeksi fa!ial periapi!al atau periodontal abses didapatkan

    lebih banyak pada mandibula dari ma>illa. (Nolte *H=,). 4inkler dan 1an

    Amerongen (*H+H) menyatakan staphylo!o!!us auereus jarang ditemukan

     pada infeksi root !anal. Staphylo!o!!us aureus juga menyebabkan infeksi

    tra!tus genitourinarius pneumonia &ndo!arditis septikemia dan

    entero!ollitis.

    'roblem yang paling serius dari infeksi staphylo!o!!al adalah terjadi

    kedaruratan dan penyebaran kuman akibat kuman telah resisten terhadap anti-

     biotik. 0itemukan B+ / sampai H+ / infeksi nosokomial karena

    staphylo!o!!us aureus resisten terhadap 'eni!illin "(O1en Kirsten dan

    ulo5 *HH). 0isisi lain resistensi kuman terhadap

    kuman ini insidennya rendah tapi bertambah setiap tahunnya(arrett dkk

    *H=G ?oss dkk *H=3). Staphylo!o!!us menjadi resisten terhadap peni!illin

    " dan peni!illin 9 atau ampi!illin dengan memproduksi en%yme

     peni!illinase yang mana rantai molekul hydroly%es beta la!tam merusak 

    akti1itas anti-mikroba. 0iakui bah5a kemampuan mengurai peni!illinase

    tergantung kepada adanya plasmid yang dapat mengubah dari resisten

    menjadi rentan berarti menjadi tran!du!ting ba!teriphage.

    Karena sering terjadi resisten terhadap anti-biotik maka dilakukan

     pemeriksaan sensiti1itas terhadap anti-biotika dari strain staphylo!o!!us yang

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    5/31

    diambil dari spesimen infeksi dalam rongga mulut(yr1ik 'earsall dan

    4eiser *H=3).Pe)t,,,us

    "enus pepto!o!!us berbentuk bulat (?ogosa *H=3) bersifai gram positif

     berdiameter + J * Cm pada pe5arnan dijumpai tunggal berpasangan

     berkelompok 3 jarang berkelompok banyak dan jarang berderet seperti

    rantai. idak bergerak dan tidak membentuk spora. Semua spesiesnya adalah

    anaerob dan memanfaatkan peptone dan asam amino sebagai sumber energy.

    empunyai kemampuan mepermentasi karbohidrat dengan !epat. ?eaksi

    katalis biasanya negatif atau lemah dan dia tidak memproduksi koagulase

    en%im. 4alaupun umum anggota spesies adalah beta-haemolytik banyak 

    diantaranya tidak menunjukan haemolitik pada media agar darah. "enus dari

    spesies ini dipisahkan berdasarkan berbagai reaksi biokimia dan analisa asam

    organi! yaitu jumlah biografi gas yang dihasilkan dari penanaman dalam

    kultur murni dalam Epepton5-yeast-glu!ose brothE (artin

    *H=3). Kuman ini dijumpai dlm rongga mulut manusia(Kant% dan enry

    *H=3). 'atogenitas dari kuman ini baru timbul bila ada fa!tor perangsanguntuk menjadi pathogen.

    %tre)t,,,us

    "enus dari strepto!o!!us terdiri dari banyak dan berma!am-ma!am grup

     biologis dari kuman gram positif. erbentuk bulat atau lonjong dan terdapat

     berpasangan atau berbentuk rantai panjang rantai tergantung kondisi

    lingkungan dimana dia hidup. ?antai yang panjang dijumpai pada !o!!i yang

    hidup dalam !airan atau semifluid mediaSpesies dari genus strepto!o!!us adalah anaerob fakultatif oleh karenanya

    !alase-negati1e. Klassifikasi didasarkan reaksi hemolitik tehadap media

    blood agar steak platesE atau Eblood agar pour platesE yaitu alpha beta dan

    gamma. Koloni dari alpha hemolyti! strepto!o!!us dikelilingi oleh %ona hijau

    sebagai hasil partiel lysis dari sel darah dari media maka disebut sebagai

    strepto!o!!us E1iridansE atau greening strepto!o!!us. 4arna hijau tergantung

    asal darah yang digunakan darah domba ber5arna lebih hijau dan %ona lysis

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    6/31

    lebih tipis dibandingkan darah manusia. Koloni beta-hemoliti! strepto!o!!us

    dikelilingi oleh %ona bening sebagai hasil lysis yang sempurna dari

    erythro!ytes yang terdapat dimedia agar darah. Koloni dari gamma-

    strepto!o!!i tidak menimbulkan reaksi hemolitik pd plat agar darah kuman

    ini biasanya disebut simply nonhemolyti! strepto!o!!i.

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    7/31

    genitalia 5anita("ibbons dkk *H3G Doumans 'eterson dan Sommers

    *H=+). Kemungkinan merupakan etiologi dari Epueperal sepsisE Epyogeni!E

    dan infeksi dari luka. Linegold dkk (*H=2) menyatakan bah5a

     peptostrepto!o!!us merupakan penyebab semua infeksi pada manusia.

    Gram ne!ati+e ,,,i

    Neisseria dan /ran-amella

    "ram-negati1e tidak bergerak tidak membentuk spora berbentuk !offee

     beanMdiplo!o!!i aerobik membentuk Een%yme !yto!hrome o>idaseE yang

    merupakan bakteri yang terdapat pada mu!ous membrane dari rongga mulut

    dan saluran nafas bagian atas."enus dari Neisseria dibagi menjadi spesies

    yang pathogenik yaitu Neisseria gonorrhoeae dan Neisseria meningitidis dan

    spesies yang !ommensal yaitu Neisseria si!!a Neisseria subfla1a Neisseria

    fla1es!ens dan Neisseria mu!osa pembagian ini berdasarkan reaksi

    fermentasi karbohydrat.Spesies yang tadinya disebut Neisseria !atarrhalis

    sekarang disebut ranhamella. ranhamella !atarrrhalis beda dari spesies

     Neisseria umumnya karena tidak memproduksi asam dari karbo hidrat seperti

    glu!osa maltosa sukrosa dan fruktosa. Fuga 0NA berdasarkan ratio guanine

    ditambah !ytosine dengan batas 3= J +2 moles /(u!hanan dan "ibbons

    *H=3). Spesies dari genus Neisseria yang biasa terdapatMhidup dalam rongga

    mulut tidak patogen atau 1irulentnya lemah meskipun dilaporkan terjadi

    Esuba!ute ba!terial endo!arditisE(udson H+=) dan Epurulent

    meningitisE(

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    8/31

    dan 'hilipsen *H*G 4iesner dkk *H=, atau autoino!ulation dariEprimary

    genital infe!tionE 1ia jari tangan.

    eillnella

    "enus 1eillonella dibagi atas dua spesies G 9eillonella al!ales!ens dan

    9eillonella par1ula (oldelman #ato dan oore *H==). empunyai

    diameter +Cm tidak bergerak gram-negatif o>idase-negatif anaerob

    diplo!o!!i tidak memfermentasi karbo hidrat memanfaatkan la!ti! su!!ini!

    dan asam2 lain sebagai sumber energi(?ogosa *H3). ?ogosa (*H+)

    menemukan media khusus untuk membiakan dari spesimen yang berasal dariklinik. 9eillonella adalah flora yang hidup dalam keadaan normal didalam

    usus dan sistim urogenital manusia. 0itemukan dalam jumlah yang banyak 

    diberbagai tempat di dalam mulut(ardie dan o5den *H=3).

    9eillonella mempunyai sifat patogen yang tidak jelas tapi dia ditemukan dari

    spesimen bakteri !ampuran yang berasal dari pasien dengan appendi!itis

     periodontitis pulmonary gangrene dan tonsilitis(Nolte *H=,) peranan dari

    9eillonella pada infeksi !ampuran ini belum betul2 jelas 5alaupun dinding

    sel memiliki lipopolysa!!haride dengan kemampuan endoto>i!(ofstad dan

    Kristoffersen *H=G ergenhagen dan 9arah *H,G ergenhagen Qipkin

    dan 9arah *H2) dan pengeluaran endoto>in menunjukan menyebabkan

    terjadinya Elo!al Sh5art%man rea!tionE dari kulit (ergenhagen *HG

    ergenhagen ampp dan S!herp *H*) dan palatal mu!osa dari

    kelin!i(?i%%o dan ergenhagen *H3). ila 9eillonella terdapat pada plaue

    dan gingi1al !re1i!e endoto>innya dapat menimbulkan gingi1itis marginalis

    kronis dan periodontitis marginalis kronis melalui diaktifkannya E

    #omplement !as!adeE(Snyderman *H=,).

    uba,terium dan Pr)iniba,terium

    Kuman yang dikelompokan kepada &uba!terium (oldeman dan oore

    *H=3) adalah gram-positif tidak membentuk spora uniform atau

     poleomorphi! rods dapat atau tidak dapat bergerak seluruh spesies adalah

    anaerob selalu mebentuk !ampuran asam organik seperti butiry! a!eti! atau

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    9/31

    formi! a!id dari karbo hidrat atau peptone. 0itemukan dalam rangga tubuh

    laki2 dan binatang. Kant% dan endry (*H=3) membiakanan &uba!terium

    ala!tolyti!um dari ruang pulpa gigi manusia yang non1ital. Kuman ini juga

    ditemukan pada berbagai type infeksi seperti purulent pleurisy jugal

    !ellulitis luka postoperatif dan abs!ess dari otak tra!tus intestinal paru2 dan

    rongga mulut(oldeman dan oore *H=3). 'ropioniba!terium(oore dan

    oldeman *H=3) adalah gram-positif tidak bergerak tidak membentuk 

    spora biasanya diphtheroid atau !lub-shape dan pleomorphism. Sel !o!!oid

    elongated bifid atau ber!abang dapat dijumpai pada beberapa kultur dan sel

    kuman dapat tunggal berpasangan atau dalam bentuk D dan 9 atau

     bergerombol miripE!hinese !hara!tersE. 'ropioni! a!id adalah fermentasi

    karakteristik produk akhir yaitu a!eti! formi! iso1aleri! su!!ini! atau la!ti!

    a!id. Kuman ini umumnya anaerob tapi ada beberapa mempunyai toleransi

    terhadap o>ygen.'ropioniba!terium a1idum dijumpai di otak darah luka yang terinfeksidan

    abs!ess jaringan seperti submandibular abs!ess(oore dan oldelman

    *H=3). 'ropioniba!terium a!nes hidup normal pada kulit dan usus biasditemukan di darah luka dan abs!ess jaringan lunak(oore dan oldeman

    *H=3) dan di pulpa yang non-1ital (Kant% dan endry *H=3).

    'a,tba,illus

    ersifat gram-positif tidak membentuk spora kebanyakan tidak bergerak

    terbanyak bersifat anaerob fakultatif ada beberapa yang benar2 anaerob.

    0apat dibagi dalam 2 kelompok berdasarkan sifat memfermentasi glukosayaitu*. omofermentati1e

    'roduk akhirnya adalah la!ti! a!id.2. eterofernantati1e

    'roduk akhirnya adalah a!eti! a!id !arbon dio>ide ethanol dan la!ti!

    a!id.Kedua spesies ini merupaka parast pada manusia juga binatang. 'ada

    manuasia merupakan flora normal yang hidup didalam mulut tra!tus gastro-

    intestinal dan 1agina. 0alam keadaan normal la!toba!illus hidup didalam

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    10/31

    mulut dalam jumlah ke!il karena daya lengket terhadap jaringan mulut

    kurang (1an oute "ibbons dan 'ulkkinen *H=2).

    Kuman ini mempunyai hubungan dengan terjadinya !aries gigi (&nright

    Lriesell dan res!her *H,2) tapi sebagai etiologi belum terbukti (

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    11/31

    mulut sering ini disebabkan karena pemakaian antibiotik yang membunuh

    kuman gram-positif. 0alam hal ini terjadi pada infeksi yang disebab kuman

    !ampuran. ashberg #aroll dan orrissey (*H=) melaporkan osteomyelitis

    dari mandibula yang disebabkan mi>ed flora dengan predominant adalah

    &nteroba!ter aerogenes dengan &s!heri!hia !oli dan alpha-hemolyti!

    strepto!o!!us.

    "lebsiella

    Klebsiella genus dari famili &nteroba!teria!eae yang terdiri dari kuman

    mempunyai karakter membentuk kapsul polysa!!haride. Klebsiella

     pneumoniae dibagi lebih dari B serotype dengan basis pada pembagian

    antigeni! dari bagian polysa!!harid. Klebsiella pneumoniae mempunyai

    respon kira2 * / dari kuman2 pneumonia. Agranat (*HH) melaporkan bah5a

    kuman ini menyebabkan osteomyelitis dari mandibula. Lau!ett dan iller 

    (*H3B) melaporkan kuman ini menyebabkan stomatitis pada bayi. Sternberg

    offman dan Q5eitler (*H+*) melaporkan kuman ini menyebabkan diarrhea

    dan stomatitis pada bayi. ashberg #arroll dan orrissey (*H=)

    melaporkan infeksi suppurati1e dari spa!e !arotid yang disebabkan Klebsiella

    yang tidak teridentifikasi. Lo> dan Isenberg (*H=) menemukan Klebsiella

    dari pembiakan spesimen yang berasal dari saluran akar gigi. eitman dan

    rasher (*H=*) melaporkan kasus dengan pembengkakan yang erythomatus

    didaerah palatal kanan setelah 3 hari setelah operasi osseous periodontal

    &>udat purulen dikeluarkan dari lesi pada daerah mesiopalatal regio molar 

     pertama hasil kulturnya didapatkan terutama Klebsiella pneumoniae yang

    resisten terhadap erythromy!in pada test in 1itro. Sejak pasien mendapat

     profilaksis dengan erythromy!in sebelum operasi ini merupakan faktor 

     prediposisi terjadinya infeksi karena merusak ekologi kuman yang hidup

    normal disitu. Klebsiella rhino!leromatis adalah penyebab dari penyakit

    rhinos!leroma E !hroni! and destru!ti1e granulomaE dari hidung dan

     pharyn> kemungkinan juga menimbulkan kelainan pada bibir atas pipi

     palatum durum dan molle dan prosesus al1eolaris rahang atas. eskipun

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    12/31

    kuman sebagai etiologi dari penyakit ini tidak pasti 'ada per!obaan binatang

    kuman ini tidak dapat dibuktikan sebagai penyebab syndroma ini meskipun

    kuman ini dapat ditemukan se!ara normal pada manuasia.

    Prteus

    Kuman ini termasuk genus &nteroba!teria!eae yang menyebabkan penyakit

    diberbagai bagian tubuh dan infeksi biasanya mempunyai masalah dalam

    terapi karena resisten terhadap antibiotika.

    'roteus 1ugaris merupakan kuman yang sering ditemukan pada kultur 

     berbagai infeksi. Kirner dkk (*HH) menemukan pada beberapa kasus abses

    submadibula Sla!k (*H+,) kuman ini jarang dijumpai pada saluran akar dan

     biasa dijumpai pada ba!terial parotitis (?ose *H+3).

    Pseudmnas

    'seudomonas tidak menyebabkan fermentasi dan berkembang biak dan

     bertumbuh se!ara unik dengan sumber makanan yang terbatas. Kuman ini

    ditemukan dalam !airan salin yang terkontaminasi dan ben%alkonium !hlorid

    kebanyakan spesies bergerak berbentuk tunggal atauEtufted monopolar 

    flagella. 'seudomonas aeruginosa memproduksi E5ater-soluble pigmentE

     pyo!yanin danEfluores!ing pigment fluores!ein dibentuk oleh 'seudomonas

    fluores!ens. 'seudomonas terutama merupakan parasit yang hidup di air dan

    tanah. 'seudomonas aeruginosa sudah terbukti bertahun-tahun menyebabkan

     penyakit pada laki2. Sejak *+ tahun lalu terbukti spesies yang menyebab

    infeksi pada laki-laki yaitu 'seudomonas !epa!ia dan 'seudomonas Stut%eri

    kuman2 ini banyak menyebabkan infeksi nosokomial atau terjadi pada host

    tertentu. 'seudomonas aeruginosa spesies yang sering dilaporkan dalam

    literatur sebagai kuman yang ditemukan dalam mulut dan menyebabkan

    infeksi.

    am)#lba,ter 

    "enus #ompyloba!ter terdiri dari bentuk selinder yang ramping kur1a

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    13/31

     bergerak bakteri gram-negatif yang mi!roaerophili!. 'ada permukaan koloni

    kuman ini tumbuh dalam keadaan aerob dan dapat pula pada kondisi anaerob.

    idak memfermentasi karbo hidrat. erdapat 3 spesies yang pada umum

     patogen pada binatang dimana diantaranya dapat menyebabkan infeksi pada

    manusia. Spesies tersebut adalah G #ompyloba!ter fetus fetus #ompyloba!ter 

    fetus 1enerealis #ompyloba!ter !oli dan #ompyloba!ter sputorum sputorum.

    Spesies yang lain adalah Lusoba!terioum nu!leatum terdapat pada

     peradangan gingi1al !re1i!e lebih banyak dari keadaan normal(1an 'alenstein

    elderman H=+).'enulis berpendapat meningkatnya kuman gram-negatif 

    merupakan fa!tor pemi!u terjadinya peradangan dari daerah tersebut.

    Hem)-ilus

    "enus hemophilus adalah ba!illi gram-negatif ke!il yang termasuk soesies

    ru!ella!eae. Dang diklassifikasidalam ergeyRs anual edisi ke delapan

    sebagai genus yang meragukan termasuk kelompok yang mana(u!hanan dan

    "ibbons *H=3). emophillus influen%ae terdapat di nasopharyn> dan

    oropharyn> manusia serta juga ditemukan dalam sali1a. orris melaporkan

    menemukan spesies hemophyllus didalam rongga mulut. Sims (*H=)

    menyatakan menemukan hemophilli di sali1a dipermukaan mu!osa dan

     plaue gigi dia juga menyatakan dari hasil pemeriksaan terhadap ,+

    spesiemen menemukan kadar hemophilli dalam sali1a adalah ,*B $ *2 per 

    mlG HBB / darinya adalah 9 fa!tor(ni!onamide adenine dinu!leotide)

    depentE sebenarnya hemophillus mempunyai 2 keturunan yaitu fa!tor 9 dan

    fa!tor $(hemin). eningitis yang berat pada bayi adalah disebabkan oleh

    emophillus influen%ae. Kadang2 menifestasi disekitar mulut adalah

    !ellulitis dari daerah muka khusus pipi uka bu!!al menjadi pu!at sedikit

    edematous pada daerah lesiG dan kemungkinan !ellulitis disebabkan oleh gigi

    dan kemungkinan juga tonsil membesar dan menonjol(Leingold dan "ellis

    *H+G "reen dan Lousek *H+=). &1ant dakk (*H+=) elaporkan hasil

     penelitian terhadap 2+ orang de5asa menemukan sinusitis ma>illaris yang

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    14/31

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    15/31

    (*H==) telah menyampaikan informasi terbaru tentang teknik kulturisasi dan

    karakter biokimia organisme ini.

    /a,terides 

    0ua puluh dua spesies dan beberapa subspesies atau serotypes dari genus

    a!teriodes yang dilukiskan dalam E ergeyRs anual(u!hanan dan

    "ibbons *H=3). i!roorganisme ada yang bergerak dan tidak bergerak sel

     berbetuk sambungan (terminal) dan melembung ditengah2(!enter s5illing)

    dan 1a!uoles bentuk filamen sering dijumpai biasanya 1ariasi morphologi

    sedikit. Kebanyakan didapat dari pembiakan spesimen yang berasal darirongga mulut khususnya gingi1al !re1i!e. anya beberapa dari genus ini

    yang benar2 pathogen tapi kebanyakan patogen karena pengaruh yang lain.

    a!teriodes oralis ditemukan pada infeksi rongga mulut saluran pernafasan

    dan tra!tus genetalia. a!teriodes melaninogeni!us ditemukan didalam

    rongga mulut memproduksi pigmen hitam bila tumbuh dalam media agar 

    darah. Spesies ini menguraikan en%yms !ollagenase berperan pada !hroni!

     periodontitis telah terdapat diadalam rongga mulut sebelum gigi-geligi

    tumbuh (urst dan Lenderson *HH). api se!ara umum hidup dalam sul!us

    gingi1a setelah gigi erupsi. Kelstrup (*H) menyimpulkan bah5a tidak ada

    hubungan antara keberadaannya dengan terjadinya peradangan sul!us.

    ro5n 4illiams dan arrell (*H3*)melaporkan bah5a koloni dari

    a!teriodes merusak atau melukai(injured) organisme masuk kedalam

    saluran kelenjer lympha dan peredaran darah sehingga masuk kedalam paru2

    hati tulang dan sendi. Sabiston "rigsby dan Sangerstrom (*H=) menemukan

    a!teriodes dari pembiakan spesimen dari infeksi pyogenik gigi.

    3usba,terium 

    Ada * spesies dari Lusoba!terium yang digambarkan dalam EergeyRs

    anual (u!hanan dan "ibbons *H=3). Organisme ini dapat bergerak dan

    tidak bergerak berbentuk pleomorphi! dan mempunyai ukuran panjang * J 

    2 mC bentuk morphologinya bisa spindle-shape !lub-shape straight atau

    kur1a. eberapa bisa !entrally atau terminally s5ollen atau 1a!uoles.

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    16/31

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    17/31

     Pseudomonas aeroginosa tapi yang efektifitasnya terbatas untuk bakteri

    aerob rongga mulut. 3

    eskipun peni!illin didistribusi se!ara keseluruhan setelah

    dikonsumsi tapi peni!illin tidak mampu masuk ke dalam !airan !erebrospinal

    (#SL) dengan baik. Konsentrasi dalam #SL umumnya kurang dari */ nilai

    serum. ila ada inflamasi konsentrasi hanya dapat meningkat +/. Kontra

    indikasi utama pengggunaan peni!illin pera5atan terhadap bakteri yang

    rentan adalah hipersensi1itas. Insiden alergi terhadap peni!illin sekitar */

    dari jumlah populasi. 'ada banyak kasus hipersensi1itas terbatas pada reaksi

    dermatologis (kulit) yaitu 2/ hingga ,/ dan respon anafilaktik terhadap

     peni!illin adalah kasus yang tidak biasa atau tidak umum dan terjadi sekitar 

    3/ hingga *+/ dari pasien. #ephalosporin dan antibiotik β-

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    18/31

    adalah 2 hingga + juta unit dengan pemberian se!ara intramuskular. 'ro!ain

     peni!illin " adalah formulasi peni!illin yang memiliki masa kerja yang lama

    dan digunakan untuk men!apai le1el dalam serum selama B hingga *2 jam.

    0alam le1el tersebut obat tetap efektif untuk satu hingga dua hari bila

    diberikan se!ara intramuskular. 'eni!illin " ben%athine menghasilkan durasi

    yang lebih panjang dalam le1el serum dan obat masih dapat dideteksi dalam

    serum selama * minggu hingga , minggu. 'eni!illin 9 adalah garam stabil

    dan diberikan se!ara oral. 0osis de5asa adalah + mg dengan empat kali

     pemakaian dalam sehari. i!illin dapat diandalkan.

    Ampi!illin kurang diabsorpsi dalam traktus gastrointestinal dan oleh karena

    itu !ara pemberiannya dianjurkan se!ara parenteral. Sebaliknya pada

    amo>i!illin diabsorpsi dengan baik pada rute enteral. Kedua jenis obat ini

    sangat rentan terhadap β-i!illin dan ampi!illin tersedia

    dalam formulasi yang mengandung inhibitor β-i!illin T Augmentin) untuk mengatasi β-

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    19/31

    #ephalosporin adalah jenis antibiotik yang penting lainnya dari β-

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    20/31

    terpilih untuk kebanyakan infeksi karena tersedia obat lain yang

    efekti1itasnya sama dan harganya lebih murah. #ephalosporin mensensitisasi

    dan dapat menimbulkan berbagai reaksi hipersensiti1itas yang identik dengan

    reaksi-reaksi pada golongan peni!illin termasuk anafilaksis demam ruam

    kulit nefritis granulositopenia dan anemia hemolitik. *3 *+

    #ephalosporin generasi pertama yang biasa digunakan untuk pen!egahan

    dan pada kasus infeksi maksilofasial adalah !ephale>in (!efle>) dan

    !ephradine (!efa!yl) untuk penggunaan se!ara oral !efa%olin (an!ef kersol)

    untuk pemberian se!ara parenteral. "enerasi kedua sangat bermanfaat untuk 

    sinusitis namun se!ara klinis menunjukkan tidak ada perbedaan dengan

    generasi pertama. "enerasi terbaru yaitu generasi ketiga tersedia dalam

     bentuk oral seperti !efditorin (spe!tra!ef) yang !ukup efektif untuk infeksi

    yang parah pada sinus dan kulit. 3

    #ephalosporin se!ara umum menyebabkan beberapa efek samping. &fek 

    samping yang umum sehubungan dengan obat ini antara lain 6 diare nausea

    nyeri perut ringan maupun gangguan lainnya. Kurang lebih */ pasien

    dnegan alergi hipersensitif terhadap peni!illin memiliki reaktifitas-silang

    terhadap !ephalosporin. Oleh sebab itu antibiotika !ephalosporin

    dikontraindikasikan pada pasien dengan ri5ayat reaksi alergi peni!illin

    maupun !ephalosporin (urtikaria anafilaktik nefritis interstisial dan lain-

    lain). **

    Mnba,tams

    onoba!tam adalah salah satu jenis antibiotik β-

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    21/31

    A%treonam tidak memiliki reaksi silang terhadap antibiotik β-

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    22/31

    yang berlebihan pada pasien-pasien dengan gagal ginjal dapat mengakibatkan

     seizure.*3

    (etra,#,line

    erupakan antibiotika spektrum luas bersifat bakteriostatik untuk bakteri

    "ram positif dan "ram negatif tetapi indikasi pemakaiannya sudah sangat

    terbatas oleh karena masalah resistensi namun demikian antibiotika ini masih

    merupakan pilihan utama untuk infeksi-infeksi yang disebabkan oleh

    klamidia riketsia dan mikoplasma. ungkin juga efektif terhadap  N.

    meningitidis  N. gonorhoeae  dan  H. influenzae termasuk di sini adalah

    tetrasiklin klortetrasiklin oksitetrasiklin doksisiklin minosiklin metasiklin

    dan demeklosiklin. *2

    etra!y!line bekerja sebagai antibakteri yang adekuat tetapi

    memperlihatkan resistensi yang !epat sehingga penggunaannya dibatasi.

    Lungsi obat-obatan ini mengikat se!ara re1ersibel pada ,S sub unit

    ribosomal yang menghambat peningkatan aminoacyl-transfer ribonucleic

    acid  kemudian menghambat sintesis protein bakteri. 4alaupun tetra!y!line

    digunakan se!ara klinis yang lainnya untuk pen!egahan osteitis si!!a (dry

     socket ) dan penanganan penyakit periodontal obat-obatan ini jarang

    digunakan untuk infeksi regio maksilofasial. 3

    &fek samping dari tetra!y!line termasuk gangguan gastrointestinal.

    diskolorisasi tulang dan gigi dan gangguan pertumbuhan gigi. &fek-efek 

    kontraindikasi pada pasien yang hamil dan pada anak-anak. etra!y!line

    seharusnya digunakan berhubungan dengan phenytoin !arbama%epine dan

    antikoagulan oral dan pada pasien dengan gangguan ginjal. 3

    an,m#,in

    9an!omy!in (1an!o!in) dihubungkan dengan antibiotik toksik yang

    digunakan a5al untuk pera5atan pada methi!illin-resisten terhadap

     staphylococci 5alaupun resistensi pada 1an!omy!in oleh organisme yang

    resisten terhadap methy!illin dilaporkan terjadi di beberapa rumah sakit.

    http://www.farklin.com/images/multirow4008cd99aae6f.pdfhttp://www.farklin.com/images/multirow4008cd99aae6f.pdf

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    23/31

    ekanisme kerjanya yaitu menghambat sintesis peptidoglikan. 9an!omy!in

    dapat mempenetrasi berbagai jaringan dan rongga !airan tetapi tidak dapat

    memasuki !airan 1itreous dan #SL dalam jumlah yang adekuat untuk 

    keperluan terapeutik. 3

    9an!omy!in diadministrasikan se!ara intra1ena tetapi memerlukan

    metode infus yang sangat lambat. Fika tidak pasien dapat mengalami gejala-

    gejala yang tidak menyenangkan termasuk pruritus dyspnea spasme otot

    dan nyeri dada. ekanan darah juga dapat menurun. 3

    &fek-efek toksik lain akibat 1an!omy!in termasuk nefrotoksisitas

    khususnya jika obat digunakan bersamaan dengan obat-obatan lain yang

     berpotensi nefrotoksik. 0osis 1an!omy!in pada pasien dengan fungsi ginjal

    yang normal adalah 2 gram per hari yang diberikan dalam bentuk * gram M

    infus atau + mg M infus setiap enam jam. 0osis pada pasien dengan

    gangguan ginjal ber1ariasi dan berhubungan dengan nilai clearance-creatinin.

    3

    -lram)-eni,l

    "olongan ini men!akup senya5a induk kloramfenikol maupun deri1at-

    deri1atnya yakni kloramfenikol palmitat natrium suksinat dan tiamfenikol.

    Antibiotika ini aktif terhadap bakteri "ram positif dan "ram negatif maupun

    ri!ketsia klamidia spirokaeta dan mikoplasma. Karena toksisitasnya

    terhadap sumsum tulang terutama anemia aplastik maka kloramfenikol

    hanya dipakai untuk infeksi S. typhi dan H. influenza. *2

    #hlorampheni!ol (!hloromy!etin) pada masa sekarang ini jarang

    digunakan sebagai antibiotik yang dapat menghambat sintesis protein bakteri

    melalui proses pengikatan +S sub unit ribosomal sebagai salah satu agen

     bakteriostatik. Karena spektrumnya yang luas sehingga obat ini berpotensi

    dalam pera5atan untuk  H.influenza  dan bakteri anaerobik yang resisten

    terhadap ampi!illin. Obat ini dapat melakukan penetrasi hingga sistem syaraf 

     pusat dengan baik sehingga menjadi agen yang baik untuk menangani kasus

    abses otak dan meningitis. eski demikian terdapat efek yang jarang terjadi

    http://www.farklin.com/images/multirow4008cd99aae6f.pdfhttp://www.farklin.com/images/multirow4008cd99aae6f.pdf

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    24/31

    akibat obat ini yaitu anemia aplastik yang menyebabkan pembatasan

     penggunaannya. 0osis kloramfenikol yang biasa diberikan untuk anak-anak 

    dan orang de5asa adalah + mgMkg setiap harinya sebanyak 3 dosis. ingkat

    serum dan jumlah sel darah se!ara lengkap harus tetap dia5asi. 3

    Makrlida

    "olongan makrolida hampir sama dengan penisilin dalam hal spektrum

    antibakteri sehingga merupakan alternatif untuk pasien-pasien yang alergi

     penisilin. ekerja dengan menghambat sintesis protein bakteri. Aktif se!ara in

    1itro terhadap bakteri gram-positif gram-negatif mikoplasma klamidia

    riketsia dan aktinomisetes. Selain sebagai alternatif penisilin eritromisin juga

    merupakan pilihan utama untuk infeksi pneumonia atipik (disebabkan oleh

     ycoplasma pneumoniae) dan penyakit

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    25/31

    akibat !lindamy!in jika dibandingkan dengan antibiotik jenis lainnya pada

    indi1idu dengan kemampuan imun rendah (immunokompeten). 3

    #lindamy!in diserap dengan baik se!ara oral dan juga tersedia dalam

     bentuk parenteral. Obat ini dapat dimasukkan ke dalam jaringan keras

    maupun lunak karena ukuran molekulnya yang relatif ke!il meskipun tetap

    tidak dapat menembus selaput otak yang terinflamasi. Spektrumnya termasuk 

     bakteri aerob gram positif dan fakultatif dan bakteri anaerobik. 0osis untuk 

    orang de5asa yang umum diberikan yaitu *+ sampai 3+ mg setiap jam

     per oral atau , sampai H mg setiap B jam parenteral. 0osis untuk anak-

    anak adalah * hingga 2 mg M kg per hari dalam tiga sampai empat dosis

    terpisah. 3

    Nitrm#dale

    etronida%ole tergolong antibiotik kelas nitromida%ol. Agen-agen ini

    merangsang produksi metabolis toksik yang dapat membunuh bakteri yang

    di!urigai. etronida%ole hanya efektif pada bakteri anaerobik termasuk yang

    terdapat dalam ka1itas rongga mulut. Obat ini dapat digunakan bersamaan

    dengan obat spektrum aerobik pada pera5atan infeksi !ampuran aerobik dan

    anaerobik atau pada pera5atan empirikal pada kasus infeksi odontogenik.

    etronida%ole diberikan per oral (+ mg setiap B jam). Sebagian besar 

    efeknya berla5anan reaksi dengan tipe disulfiram yang disebabkan oleh

     pemilihan asetaldehid dengan konsumsi etanol oleh pasien yang

    menggunakan metronida%ole. Fuga dapat meningkatkan kerja anti koagulan.

    Obat ini sebaiknya tidak digunakan pada pasien yang sedang hamil. 3

    5uinln

    erupakan kemoterapetika sintetis yang akhir-akhir ini mulai populer 

    dengan spektrum antibakteri yang luas terutama untuk bakteri gram negatif 

    dan gram positif enterobakteria!eae dan pseudomonas. erutama dipakai

    untuk infeksi-infeksi nosokomial. ermasuk di sini adalah asam nalidiksat

    norfloksasin ofloksasin pefloksasin dan lain-lain. *2

    http://www.farklin.com/images/multirow4008cd99aae6f.pdfhttp://www.farklin.com/images/multirow4008cd99aae6f.pdf

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    26/31

    Vuinolon umumnya efektif untuk bakteri aerob gram positif dan gram

    negatif termasuk  P. aeruginosa  tetapi tidak bermanfaat untuk anaerob

    tertentu. Agen-agen ini ber!ampur dengan en%im ba!terial selama transkripsi

    0NA. Vuinolon digunakan pada saat bakteri yang di!urigai seperti

    Streptococcus pneumoniae  yang diketahui sebagai penyebab infeksi tetapi

    seharusnya obat ini tidak dipertimbangkan sebagai obat tunggal untuk 

     pera5atan empirikal ketika terdapat bakteri anaerob. #iproflo>a!in (#ipro)

    merupakan obat golongan uinolon yang paling umum digunakan pada

    infeksi oral dan maksilofasial. Absorpsi oral berkisar +/ sampai H/. &fek 

    sampingnya termasuk gangguan gastrointestinal fotosensiti1itas >erostomia

    dan gejala-gejala sistem syaraf pusat seperti insomnia sakit kepala dan

     pusing. 0osis de5asa yang umum adalah +-=+ mg per oral setiap *2 jam.

    o>iflo>a!in (A1elo>) yang merupakan uinolon generasi ketiga

    dapat memberikan perlindungan yang baik mela5an strepto!o!!i dan

    mikroorganisme anaerobik lainnya dan memiliki efekti1itas terhadap

    sinusitis. Obat ini diserap dengan baik se!ara oral dan tidak terpengaruh oleh

    asupan makanan.

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    27/31

    dan saluran pen!ernaan. al ini juga dapat menyebabkan bakteri sasaran

     bermutasi menjadi bentuk yang resisten terhadap antibiotika. *

    #ontoh dari teknologi baru ini yaitu penggunaan do>i!y!line dosis rendah

    (2 mg) untuk men!egah bakteri agar tidak memiliki kemampuan untuk 

    menghasilkan en%im penghan!ur jaringan yang dapat menghan!urkan

     jaringan periodontal (gingi1al dan tulang). 'ada dosis ini bakteri tidak 

    dihan!urkan atau pun dihambat reproduksinya tetapi aktifitasnya yang

     berbahaya dihindari. Karena keseimbangan flora normal tidak diganggu

    diyakini bah5a obat ini lebih mana diaplikasikan dalam bentuk pil tanpa

    resiko terjadi perkembangan resistensi strain bakteri. 

    *

    etode lain yang sering digunakan untuk men!egah aktifitas

     penghan!uran jaringan di sekitar gigi oleh bakteri yaitu dengan !ara

    menempatkan antibiotik dalam poket gingi1al sekitar gigi dalam jangka

    5aktu tertentu. al ini umum dilakukan sebagai prosedur tambahan dalam

     pera5atan periodontal seperti s!aling dan root planing. *

    'enggunaan antibiotika lokal mungkin tidak dapat membantu indi1idu

    dengan periodontitis agresif dan telah terbukti bah5a metode ini paling

    efektif pada orang de5asa dengan periodontitis localized  yang kronis. *

    'emakaian agen antimikrobial lokal memungkinkan penggunaan

    konsentrasi obat yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan penggunaan obat

    se!ara sistemik. Agar antibiotika lokal efektif dan bermanfaat se!ara klinis

    maka harus diaplikasikan hingga men!apai dasar poket dalam

    konsentrasi tertentu dan konsentrasi ini dipastikan dapat bertahan !ukup lama

    untuk menekan mikroorganisme target. Karena aliran  gingival crevicular 

     fluid  ("#L) yang !epat maka antibiotika ditempatkan subgingi1al dan harus

    memiliki kemampuan membunuh bakteri dalam 5aktu singkat setelah

    aplikasi atau dapat bertahan dan dilepaskan se!ara perlahan dalam poket

     periodontal dengan mekanisme pengontrolan yang tepat. entuk sediaan

    antibiotika yang digunakan untuk periodontal antara lain pasta salep gel

    fiber strip !akram dan !hip. etra!y!line mino!y!line do>i>y!line dan

    metronida%ole telah digunakan dalam metode ini. sebagian besar sistem

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    28/31

    aplikasi antibotika lokal telah die1aluasi sebagai pera5atan tambahan untuk 

    s!aling dan root planing meski demikian hal ini masih membutuhkan

     penelitian yang lebih lanjut. Antibiotika yang diaplikasikan se!ara lokal

    memiliki efek yang ke!il terhadap  ". actnomycetemcomitans  dan patogen

     periodontal lainnya yang mengin1asi jaringan konektif gingi1al.

    6. Gln!an Anal!etik 

    erdasarkan aksinya obat-abat analgetik dibagi menjadi 2 golongan 6

    *. Anal!esik nn)iid dan

    2. Anal!esik )iid.

     Kedua jenis analgetik ini berbeda dalam hal mekanisme dan target aksinya.

    *. Anal!esik Nn)iid7Perifer NN*PIID ANA'G%I%

    Obat-obatan dalam kelompok ini memiliki target aksi pada en%im yaitu

    en%im siklooksigenase (#O$). #O$ berperan dalam sintesis mediator 

    nyeri salah satunya adalah prostaglandin. ekanisme umum dari

    analgetik jenis ini adalah mengeblok pembentukan prostaglandin dengan

     jalan menginhibisi en%im #O$ pada daerah yang terluka dengan

    demikian mengurangi pembentukan mediator nyeri. ekanismenya tidak 

     berbeda dengan NSAI0 dan #O$-2 inhibitors.

    &fek samping yang paling umum dari golongan obat ini adalah gangguan

    lambung usus kerusakan darah kerusakan hati dan ginjal serta reaksi

    alergi di kulit. &fek samping biasanya disebabkan oleh penggunaan

    dalam jangka 5aktu lama dan dosis besar.

    bat* bat Nn)iid Anal!esi,s Generi, name

    A!etaminophen Aspirin #ele!o>ib 0i!lofena! &todola! Lenoprofen

    Llurbiprofen Ibuprofen Indometha!in Ketoprofen Ketorola!

    e!lofenamate efanami! a!id Nabumetone Napro>en O>apro%in

    O>yphenbuta%one 'henylbuta%one 'iro>i!am ?ofe!o>ib Sulinda!

    olmetin.

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    29/31

    2. Anal!etik )iid

    Analgetik opioid merupakan golongan obat yang memiliki sifat seperti

    opiumMmorfin. Sifat dari analgesik opioid yaitu menimbulkan adiksi6

    habituasi dan ketergantungan fisik. Oleh karena itu diperlukan usaha

    untuk mendapatkan analgesik ideal6 'otensi analgesik yg sama kuat

    dengan morfin. anpa bahaya adiksi6

    - Obat yang berasal dari opium-morfin

     - Senya5a semisintetik morfin

     - Senya5a sintetik yang berefek seperti morfin

    Analgetik opioid mempunyai daya penghalang nyeri yang sangat kuat

    dengan titik kerja yang terletak di susunan syaraf pusat (SS'). Umumnya

    dapat mengurangi kesadaran dan menimbulkan perasaan nyaman

    (euforia). Analgetik opioid ini merupakan pereda nyeri yang paling kuat

    dan sangat efektif untuk mengatasi nyeri yang hebat.

    ubuh sebenarnya memiliki sistem penghambat nyeri tubuh sendiri

    (endogen) terutama dalam batang otak dan sumsum tulang belakang

    yang mempersulit penerusan impuls nyeri. 0engan sistem ini dapat

    dimengerti mengapa nyeri dalam situasi tertekan misalnya luka pada

    ke!elakaan lalu lintas mula-mula tidak terasa dan baru disadari beberapa

    saat kemudian. Senya5a-senya5a yang dikeluarkan oleh sistem endogen

    ini disebut opioid endogen. eberapa senya5a yang termasuk dalam

     penghambat nyeri endogen antara lain6 enkefalin endorfin dan dinorfin.

    Opioid endogen ini berhubungan dengan beberapa fungsi penting tubuh

    seperti fluktuasi hormonal produksi analgesia termoregulasi mediasi

    stress dan kegelisahan dan pengembangan toleransi dan ketergantungan

    opioid. Opioid endogen mengatur homeostatis mengaplifikasi sinyal dari

     permukaan tubuk ke otak dan bertindak juga sebagai neuromodulator 

    dari respon tubuh terhadap rangsang eksternal.

    aik opioid endogen dan analgesik opioid bekerja pada reseptor opioid

     berbeda dengan analgesik nonopioid yang target aksinya pada en%im.

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    30/31

    Ada beberapa jenis ?eseptor opioid yang telah diketahui dan diteliti

    yaitu reseptor opioid W X Y Z [. (dan yang terbaru ditemukan adalah

     NMOLV re!eptor initially !alled the opioid-re!eptor-like * (O?

  • 8/19/2019 PR Dokter Vita

    31/31

    Alfentanil en%onatate uprenorphine utorphanol #odeine

    0e>tromethorphan 0e%o!ine 0ifeno>in 0ihydro!odeine

    0ipheno>ylate Lentanyl eroin ydro!odone ydromorphone

    y!odone O>ymorphone 'enta%o!ine 'ropo>yphene

    Sufentanil.