PPT PPKN Kelompok 7

download PPT PPKN Kelompok 7

of 36

  • date post

    03-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    29
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of PPT PPKN Kelompok 7

ARFANDI DWI CP

(02) DIMAS BRILIAN P (10) SANDY ADYATMA (28) TEGARIKO LAZUARDI Y (30)

A. Manusia sebagai makhluk sosial & makhluk individuSecara kodrat manusia merupakan makhluk sosial artinya, manusia tidak dapat hidup sendiri dan butuh bantuan orang lain atau dengan kata lain manusia hidup secara bermasyarakat. Sedangkan sebagai makhluk individu manusia merupakan makhluk ciptaan Allah yang terdiri atas unsur rohani dan jasmani, serta tidak dapat dipisahkan dengan kesatuan jiwa dan raga.

Pengertian bangsa adalah sejumlah orang yang dipersatukan karna memiliki persamaan latar belakang sejarah, cita cita, dan keinginan utk bernegara. Berdasarkan pengertian tersebut bangsa memiliki unsur unsur sebagai berikut : 1.) Memiliki cita cita bersama. 2.) Mempunyai sejarah hidup bersama. 3.) Memiliki adat budaya serta kebiasaan yang sama. 4.) Menempati suatu wilayah tertentu. 5.) Terorganisasi dalam suatu pemerintahan.

Terdapat tiga unsur bangsa yaitu sebagai berikut : 1. Komunitas politik yang dibayangkan anggota dari bangsa yg paling kecil sekalipun tidak saling kenal, tetapi mereka menanggapi satu sama lain sebagai saudara, sebangsa dan setanah air, dengan demikian menyebabkan banyak anggotanya rela mati bagi komunitas yang dibayangkan tersebut. 2. Mempunyai batas wilayah yang jelas bangsa bangsa yang paling besar sekalipun, yang penduduknya ratusan jiwa, mempunyai batas wilayah yang relatif jelas. Di luar perbatasan itu adalah negara lain. 3. Berdaulat Sebuah bangsa berada di bawah suatu negara yang mempunyai kekuasaan atas seluruh wilayah dan bangsa tersebut.

C. Pengertian Negara dan unsur - unsur terbentuknya negara1. Pengertian negaraBeberapa ahli mengemukakan pengertian negara sebagai berikut : A. Menurut George Jellinek, Negara adalah organisasi kekuasan dan sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu. B. Menurut R. Djokosoetono, Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama. C. Menurut Franz Suseno, negara merupakan satu kesatuan masyarakat politik, Fungsinya adalah membuat, menerapkan dan menjamin berlakunya norma kelakuan untuk seluruh masyarakat.

Negara mempunyai sifat sifat khusus yang hakiki, menurut Miriam Budiardjo suatu negara itu memiliki sifat sebagai berikut : a. Memaksa Artinya negara mempunyai kekuasaan untuk memakai kekerasan fisik secara sah, dengan tujuan adalah agar peraturan perundang undangan ditaati, tertib, tidak anarkis. b. Monopoli Negara mempunyai monopoli untuk melakukan sesuatu, sesuai dengan tujuan bersama dari masyarakat. c. Mencakup semua semua peraturan perundang undangan berlaku untuk semua orang, tanpa terkecuali.

2. Unsur Unsur terbentuknya NegaraUnsur konstitutif negara adalah unsur yang menentukan ada atau tidaknya suatu negara, yang termasuk unsur konstitutif adalah sebagai berikut : 1. Rakyat Rakyat suatu negara adalah semua orang yang secara nyata berada dalam wilayah suatu negara. a. Penduduk, yaitu orang yang berdomisili secara tetap dalam wilayah suatu negara untuk jangka waktu yang lama. Contoh : warga negara asli atau warga negara keturunan suatu negara. b. Bukan penduduk, yaitu mereka yang berada dalam suatu negara tidak secara menetap atau tinggal di suatu wilayah negara hanya untuk sementara waktu. Contoh : turis asing yang sedang berlibur.

2. Wilayah Luas wilayah negara ditentukan oleh perbatasanya. Di dalam batas batas itu negara menjalankan yuridikasi teritorial atas orang dan benda yang dibebaskan dari yuridikasi itu. Secara umum wilayah negara meliputi : a. Wilayah daratan Perbatasan wilayah suatu negara pada umumnya disepakati melalui suatu perjanjian antar negara Batas wilayah suatu negara : 1. Batas alamiah yaitu batas suatu negara dengan negara lain yang terjadi secara alami dalam bentuk pegunungan, hutan, dan sungai. 2. Batas buatan yaitu batas suatu negara dengan negara lain yang sengaja dibuat dalam bentuk pagar tembok, kawat, pos penjagaan. 3. Batas geografis yaitu batas suatu negara dengan negara lain yang dapat dibentuk berdasarkan letak geografis yang melalui garis lintang dan garis bujur, misal letak negara Indonesia secara geografis berada pada 6 derajat LU 11 derajat LS, 95 derajat BT 141 derajat BT.

b. Wilayah Lautan berdasarkan Hukum Laut Internasional III pada tanggal 10 Desember 1982 di Jamaika, menetapkan wilayah laut terdiri atas hal hal sebagai berikut : 1. Laut Teritorial, yaitu wilayah yang menjadi hak kedaulatan penuh suatu negara di laut, lebarnya adalah 12 mil. 2. Zona bersebelahan, wilayah ini lebarnya 2 kali lebar Laut Teritorial yaitu 24 mil dari pantai. 3. Zone Ekonomi Eksklusif (ZEE), yaitu wilayah yang lebarnya 200 mil ke laut bebas. Di zona ini, negara pantai berhak mengambil atau menggali dan mengolah segala kekayaan alam untuk kegiatan ekonomi eksklusif tersebut. Di dalam zona itu negara pantai berhak menangkap nelayan asing yang sedang mencari ikan. 4. Landas kontinen, yaitu daratan dibawah permukaan laut di luar laut teritorial dengan kedalaman 200 m atau lebih. 5. Landas benua, yaitu wilayah laut suatu negara yang lebarnya lebih dari 200 mil laut. Di tempat ini negara boleh mengelola kekayaan dengan kewajiban membagi keuntungan dengan masyarakat internasional.

c. Wilayah Udara Di Indonesia wilayah udara diatur dalam UU No 20 tahun 1982 yang dinyatakan bahwa batas wilayah kedaulatan dirgantara yang termasuk orbit geostasioner adalah setinggi 35.761 km. Dalam Konferensi Paris 1949 dinyatakan bahwa negara negara merdeka dan berdaulat berhak mengadakan eksplorasi dan eksploitasi di wilayah udaranya, misal untuk kepentingan satelit, radio, dan penerbangan. d. Wilayah Ekstrateritorial Adalah wilayah suatu negara yang berada di luar negara itu, dengan kata lain wilayah negara itu berada di negara lain. Contoh : kapal asing yang berlayar di laut bebas dengan berbendera suatu negara.

3. Pemerintah yang berdaulat Pemerintah adalah sekelompok manusia dan lembaga yang membuat dan melaksanakan\mengakkan aturan aturan bagi masyarakat tertentu. Pemerintah memiliki kedaulatan keluar dan kedalam. Berdaulat keluar artinya sederajat dengan negara lain dan bebas dari campur tangan negara lain. Berdaulat keluar artinya berwibawa, dan berwenang menegakkan hukum di wilayah yang dimilikinya. 4. Pengakuan dari Negara Lain Untuk mewujudkan sebuah negara menjadi subyek hukum internasional perlu adanya pengakuan dari negara lain, yang merupakan unsur deklaratif negara. Pengakuan dari negara lain terbagi atas dua macam yaitu : a. Pengakuan de facto, yaitu pengakuan berdasarkan kenyataan yang ada atau fakta yang sungguh sungguh nyata. Pengakuan ini dibedakan sebagai berikut : 1. Pengakuan de facto tetap adalah pengakuan yang hanya dapat menimbulkan hubungan dengan negara lain dibidang perdagangan dan ekonomi. 2. Pengakuan de facto sementara adalah pengakuan dari negara lain tanpa melihat perkembangan dari negara tersebut. Jika negara itu hancur maka negara lain akan menarik pengakuanya. b. Pengakuan de Jure, yaitu pengakuan resmi menurut hukum internasional. Pengakuan ini dibedakan sebagai berikut : 1. pengakuan de Jure tetap adalah pengakuan dari negara lain yang berlaku untuk selamanya yang menunjukan pemerintahan yang stabil. 2. pengakuan de Jure penuh adalah hubungan antar negara yang mengakui dan diakui dalam hubungan dagang, ekonomi, dan diplomatik. Negara yang mengakui berhak menempati konsulat atau membuka kedutaan di negara yang diakui.

A. Hakikat Negara

Negara adalah organisasi bangsa yang bersifat teritorial (kewilayahan) dan mempunyai kekuasaan tertinggi yang perlu ada untuk menyelenggarakan kepentingan bersama dan mencapai tujuan bersamaB. Asal mula terjadinya Negara

Terjadinya Negara secara Primer dan Sekunder 1. Terjadinya negara secara Primer a. Suku/persekutuan Masyarakat b. Kerajaan (Rijik) c. Negara Nasional d. Negara demokrasi 2. Terjadinya Negara secara sekunder Terjadinya Negara secara sekunder beranggapan bahwa Negara telah ada sebelumnya, namun karena adanya revolusi, intervensi, dan penaklukan timbulah negara yang menggantikan negara yang telah ada sebelumnya.

Teori Ketuhanan Teori Perjanjian Teori Kekuasaan Teori Kedaulatan Teori Hukum Alam Teori Organis Teori Historis

Timbulnya negara karena adanya kehendak Tuhan

Terjadinya Negara karena adanya perjanjian masyarakat

Negara terbentuk atas dasar kekuasaan adalah ciptaan orang yang kuat dan berkuasa

Kedaulatan Negara yaitu kekuasaan tertinggi pada negara Kedaulatan hukum yaitu hukum memegang peranan pada Negara

Hukum alam bukan buatan negara, melainkan kekuasaan alam yang berlaku setiap waktu dan tempat, serta bersifat universal dan tidak berubah Teori yang menganggap bagwa negara sebagai manusia (laki-laki) pemerintah dianggap sebagai tulang, undang-undang sebagai syarat, presiden dianggap kepala dan masyarakat sebagai daging Teori yang menganggap bahwa lembaga-lembaga sosial kenegaraan tidak dibuat, tetapi tumbuh secara evolusioner sesuai dengan kebutuhan manusia

Terjadinya Negara secara Faktual

Pendudukan Peleburan Penyerahan Pemisahan Penarikan Pembentukan Baru Penguasaan Proklamasi

Pengakuan suatu Negara dari Negara lain

Suatu negara yang baru merdeka perlu memerlukan pengakuan dari negara lain karena faktor-faktor berikut1.

Adanya kekhawatiran terancamnya kelangsungan hidupnya baik yang timbul dari dalam maupun dari luar negeridapat hidup sendiri tanpa bantuan negara lain

2. Ketentuan hukum alam yang tidak dapat dipungkiri lagi bahwa negara tidak

Fungsi pengakuan itu sendiri adalah1.

Untuk tidak mengasingkan suatu perkumpulan manusia dari hubungan internasional mencapai adanya kekosongan hukum yang merugikan

2. Untuk menjamin kelanjutan hubungan-hubungan internasional dengan jalan

Bentuk-bentuk Kenegaraan

Bentuk Negara