ppm ppt.pptx

download ppm ppt.pptx

of 22

  • date post

    02-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    8
  • download

    0

Embed Size (px)

description

mmmm

Transcript of ppm ppt.pptx

PowerPlugs

Kelompok 21. Ayu Mulyani Putri2. Lisa Armadini3. Risman4. Selvina Husna5. Supri WeniKarakteristik individu

1Individu adalah manusia yang berkedudukan sebagai pribadi yang utuh, pilah, tunggal, dan khas. Ia sebagai subjek yang merupakan suatu kesatuan psiko-fisik dengan berbagai kemampuanya untuk berhubungan dengan lingkungan, dengan sesama, dan dengan Tuhan yang menciptakannya.DEFINISI

INDIVIDU2

KARAKTERISTIK INDIVIDUJenis kelamin

Cara belajarkecakapanMenurut para ahli

Karakteristik individu berdasarkan jenis kelaminRobbins (2003) menyatakan bahwa,tidak ada perbedaan yang konsisten antara pria dan wanita dalam kemampuan memecahkan masalah, keterampilan analisis, dorongan kompetitif, motivasi, sosiabilitas atau kemampuan belajar.Namun studi-studi psikologi telah menemukan bahwa wanita lebih bersedia untuk mematuhi wewenang dan pria lebih agresif dan lebih besar kemungkinannya daripada wanita dalam memiliki pengharapan untuk sukses. Bukti yang konsisten juga menyatakan bahwa wanita mempunyai tingkat kemangkiran yang lebih tinggi dari pada pria.4Dyne dan Graham (2005) menyatakan bahwa .Pada umumnya wanita menghadapi tantangan lebih besar dalam mencapai karirnya, sehingga komitmennya lebih tinggi. Hal ini disebabkan pegawai wanita merasa bahwa tanggung jawab rumah tangganya ada di tangan suami mereka, sehingga gaji atau upah yang diberikan oleh organisasi bukanlah sesuatu yang sangat penting bagi dirinya.

Mowday (1982) menyatakan bahwa, .Wanita sebagai kelompok cenderung memiliki komitmen terhadap organisasi lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Wanita pada umumnya harus mengatasi lebih banyak rintangan dalam mencapai posisi mereka dalam organisasi sehingga keanggotaan dalam organisasi menjadi lebih penting bagi mereka.5Karakteristik individu berdasarkan cara belajarcara belajar individu dapat dibagi dalam tiga kategori.

Ketiga kategori tersebut adalah cara belajar visual cara belajar auditorial cara belajar kinestetik.

6Ciri-ciri perilaku individu dengan karakteristik cara belajar menurut De Porter & Hernacki, adalah sebagai berikut:

Karakteristik perilaku individu dengan cara belajar visual Rapi dan teratur. Berbicara dengan cepat. Mampu membuat rencana jangka pendek dengan baik. Teliti dan rinci. Mementingkan penampilan. Lebih mudah mengingat apa yang dilihat daripada apa yang didengar. Mengingat sesuatu berdasarkan asosiasi visual. Memiliki kemampuan mengeja huruf dengan sangat baik. Biasanya tidak mudah terganggu oleh keributan atau suara berisik ketika sedang belajar.

7Sulit menerima instruksi verbal (oleh karena itu seringkali ia minta instruksi secara tertulis). Merupakan pembaca yang cepat dan tekun. Lebih suka membaca daripada dibacakan. Dalam memberikan respon terhadap segala sesuatu, ia selalu bersikap waspada, membutuhkan penjelasan menyeluruh tentang tujuan dan berbagai hal lain yang berkaitan. Jika sedang berbicara di telpon ia suka membuat coretan-coretan tanpa arti selama berbicara. Sering menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat ya atau tidak. Lebih suka mendemonstrasikan sesuatu daripada berpidato/ berceramah. Lebih tertarik pada bidang seni (lukis, pahat, gambar) daripada musik. Seringkali tahu apa yang harus dikatakan, tetapi tidak pandai menuliskan dalam kata-kata.

8Karakteristik individu dengan cara belajar auditorial

Sering berbicara sendiri ketika sedang bekerja. Mudah terganggu oleh keributan atau suara berisik. Lebih senang mendengarkan (dibacakan) daripada membaca. Jika membaca maka lebih senang membaca dengan suara keras. Dapat mengulangi atau menirukan nada, irama dan warna suara. Mengalami kesulitan untuk menuliskan sesuatu, tetapi sangat pandai dalam bercerita. Berbicara dalam irama yang terpola dengan baik. Berbicara dengan sangat fasih. Lebih menyukai seni musik dibandingkan seni yang lainnya.

9Senang berbicara, berdiskusi dan menjelaskan sesuatu secara panjang lebar. Mengalami kesulitan jika harus dihadapkan pada tugas-tugas yang berhubungan dengan visualisasi. Lebih pandai mengeja atau mengucapkan kata-kata dengan keras daripada menuliskannya. Lebih suka humor atau gurauan lisan daripada membaca buku humor/komik. Belajar dengan mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada apa yang dilihat.

10Karakteristik perilaku individu dengan cara belajar kinestetik Individu yang memiliki kemampuan belajar kinestetik yang baik ditandai dengan ciri-ciri perilaku sebagai berikut:Berbicara dengan perlahan. Menanggapi perhatian fisik. Menyentuh orang lain untuk mendapatkan perhatian mereka. Berdiri dekat ketika sedang berbicara dengan orang lain. Banyak gerak fisik. Memiliki perkembangan otot yang baik. Belajar melalui praktek langsung atau manipulasi.

11Menggunakan kata-kata yang mengandung aksi.Pada umumnya tulisannya jelek. Menyukai kegiatan atau permainan yang menyibukkan (secara fisik). Menghafalkan sesuatu dengan cara berjalan atau melihat langsung. Menggunakan jari untuk menunjuk kata yang dibaca ketika sedang membaca. Banyak menggunakan bahasa tubuh (non verbal). Tidak dapat duduk diam di suatu tempat untuk waktu yang lama. Sulit membaca peta kecuali ia memang pernah ke tempat tersebut.

12Karakteristik individu berdasarkan kecakapankecakapan nyata (actual ability)kecakapan potensial (potential ability)kecakapan yang diperoleh melalui belajar (achivement atau prestasi), yang dapat segera didemonstrasikan dan diuji sekarang.aspek kecakapan yang masih terkandung dalam diri individu dan diperoleh dari faktor keturunan (herediter)Kecakapan potensial dapat dibagi ke dalam dua bagian yaitu kecakapan dasar umum (inteligensi atau kecerdasan) dan kecakapan dasar khusus (bakat atau aptitudes).

C.P. Chaplin (1975) memberikan pengertian inteligensi sebagai kemampuan menghadapi dan menyesuaikan diri terhadap situasi baru secara cepat dan efektif.

J.P. Guilford mengemukakan bahwa inteligensi dapat dilihat dari tiga kategori dasar atau faces of intellect, yaitu: a. Operasi Mental (Proses Befikir)1) Cognition (menyimpan informasi yang lama dan menemukan informasi yang baru).2) Memory Retention (ingatan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari).3) Memory Recording (ingatan yang segera).

144) Divergent Production (berfikir melebar=banyak kemungkinan jawaban/ alternatif).5) Convergent Production (berfikir memusat= hanya satu kemungkinan jawaban/alternatif).6) Evaluation (mengambil keputusan tentang apakah suatu itu baik, akurat, atau memadai).

b. Content (Isi yang Dipikirkan)1) Visual (bentuk konkret atau gambaran).2) Auditory. 3) Word Meaning (semantic).4) Symbolic (informasi dalam bentuk lambang, kata-kata atau angka dan notasi musik).5) Behavioral (interaksi non verbal yang diperoleh melalui penginderaan, ekspresi muka atau suara).15Howard Gardner (1993), mengemukakan teori Multiple Inteligence, dengan aspek-aspeknya sebagai tampak dalam tabel di bawah ini :

16

Karakteristik individu menurut beberapa ahliMenurut Mathias (2002), ada empat karakteristik individu yangmempengaruhi bagaimana orang-orang membuat karir yaitu:1. Minat, orang cenderung mengejar karir yang mereka yakini cocok dengan minat mereka;2. Jati diri, karir merupakan perpanjangan dari jati diri seseorang dan juga hal yang membentuk jati diri;3. Kepribadian, faktor ini mencakup orientasi pribadi karyawan dengan kebutuhan individual, latihan, kekuasaan, dan kepribadian.4. Latar belakang sosial, status sosial ekonomi, dan tingkat pendidikan.17Menurut Hasibuan (2000), keahlian harus mendapat perhatian utama kualifikasi seleksi. Hal ini yang akan menentukan mampu tidaknya seseorang menyelesaikan pekerjaan yang ditugaskan kepadanya.

Keahlian ini mencakuptechnical skill human skill conceptual skill kecakapan untuk memanfaatkankesempatan, serta kecermatan penggunaan peralatan yang dimiliki perusahaan dalam mencapai tujuan.

18Menurut Ruki (2002), keahlian yang harus dimiliki seseorang adalah:

1. Keahlian teknis, yaitu keahlian dalam pokok pekerjaannya serta kemampuan menerapkan teknis dan prosedur mengenai bidang kegiatan tertentu.2. Keahlian interaksi atau hubungan antarmanusia, yaitu keahlian untuk bekerja sama dengan orang lain, memahami pikiran dan perasaan orang lain, serta mampu merangsang dan mendorong orang lain, termasuk anak buah dan rekan kerja.3. Keahlian konseptual, yaitu keahlian mental dalam memadukan seluruh kegiatan agar tercapai tujuan.

19

Mathiue & Zajac, (1990) menyatakan bahwa Karakteristik personal(individu) mencakup usia, jenis kelamin, masa kerja, tingkat pendidikan, suku bangsa, dan kepribadian.

Robbins (2006) mengemukakan karakteristik individu meliputi usia, jenis kelamin, status perkawinan, banyaknya tanggungan dan masa kerja dalam organisasi.

Siagian (2008) menyatakan bahwa Karakteristik biografikal (individu) dapat dilihat dari umur, jenis kelamin, status perkawinan, jumlah tanggungan dan masa kerja.

20

Mengapa individu itu berbeda

Menurut Lindgren (1980) makna perbedaan dan perbedaan individual menyangkut tentang variasi yang terjadi, baik variasi pada aspek fisik dan psikilogis.

Perbedaan Individual menurut Chaplin (1995:244) adalah sebarang sifat atau perbedaan kuantitatif dalam suatu sifat, yang bisa membedakan satu individu dengan individu lainnya.

Sumber Perbedaan IndividuSumber perbedaan individu dipengaruhi oleh dua faktor yaitu:1. Faktor Bawaan2. Faktor LingkunganStatus sosial ekonomi orang tuaPola asuh orangtuaBudayaUrutan kelahiran

22