Power point

download Power point

of 24

  • date post

    24-May-2015
  • Category

    Education

  • view

    1.707
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Power point

  • 1. Tujuan Klasifikasi Biaya Penyusunan Laporan keuanganeksternalKlasifikasi Biaya Biaya Produk Biaya bahan baku Biaya tenaga kerja Biaya overhead pabrik Biaya periodic Biaya adminitrasi Biaya pemasaranPrediksi perilaku biaya dalam merespon perubahan kegiatanBiaya pariabel Biaya tetapPembebanan biaya ke obyek biayaBiaya Langsung Biaya tidak langsungPembuatan keputusanBiaya diferensial Sunk Kost Biaya Kesempatan

2. Neraca atau laporan posisi keungan pada perusahaan munafaktur pada dasarnya sama dengan neraca pada perusahaan dagang,meskipun ada sedikit perbedaan terutama pada pos persediaan. Pada perushaan dagang, Pos persediaan yang dilaporkan hanya mencangkup satu jenis, yaitu persediaan barang dagangan, sedangkan pada perusahaan munafaktur,pos persediaan yang dilaporkan dalam neraca mencakup Persediaan bahan baku, persediaan produk dalam proses,dan persediaan produk jadi. Pemecahan pos persediaan kedalam tiga kelompok persediaan biasanya ditunjukan dalam catatan atas laporan keuangan. 3. Perilaku biaya yang dimaksud disini adalah sebag mana sebuah biaya akan bereaksi atau merespon perubahaan yang terjadi dalam aktivitas perusahaan.Jika tingkat kegiatan naik atau turun, sebuah biaya bisa mengalami kenaikan atau penurunan-baik secara proporsional maupun tidak, bisa pula biaya tersebut tidak berubah. 4. Biaya Variabel Biaya variabel adalah biaya yang jumlahnya berubah secara proporsional sesuai dengan perubahaan tingkat kegiatan. Aktivitas dapat berubah jumlah unit yang diproduksi, jumlah unit yang dijual jumlah kilometer yang ditempuh, jumlah jam mesin, dan lainlain.Contoh biaya variabel adalah biaya bahan baku. Jumlah biaya bahan baku yang digunakan dalam satu periode bervariasi dan selalu berubah secara proporsional sesuai dengan perubahan jumlah unit yang di produksi. 5. Biaya tetap Biaya tetap adalah biaya yang jumlahnya tetap,meskipun aktivitas perusahaan berubah, dalam kisaran kegiatan relevan (relevant range).yang dimaksud relevant range adalah kisaran aktivitas yang menckup kapasitas normal yang dimiliki perusahaan. 6. Pemisahan biaya campuran ke biaya tetap dan biaya variabel Dalam praktik, sebagian biaya yang terjadi merupakan biaya campuran,hanya sebagiaan kecil saja yang dapat didentifikasi langsung sebagai biaya tetap dan biaya variabel. Biaya campuran adalah biaya yang memiliki sebagia karakteristik biaya tetap dan sebagian karakteristik biaya veriabel. Biaya ini berfluktuasi namun tidak peroporsional dalam merespon perubahan kegiatan. 7. Klasifikasi Biaya Untuk Pembebanan Biaya Ke Obyek Biaya Pada dasarnya, biaya di bebankan kepada obyek biaya untuk berbagai tujuan,antra lain untuk penentuan hargajual (pricing),menilai kemampulabaan (profitabiliy),dan untuk mngendalikan penggeluaran (control of spending).Obyek biaya adalah sesuatu tempat dimana data biaya dihitung-termasuk didalamnya adalah produk,pelangan,pesanan,dan unit organisasi.Untuk tujuan pembeban biaya,biaya dikelompokkan kedalam biaya langsung bagi kantor penjualan tersebut (direct) dan biaya tidak langsung (indirect). 8. Biaya langsung Biaya langsung adalah biaya yang dapat dengan mudah dan menyakinkan ditelusur ke obyek biaya tertentu.Konsep biaya langsung tidak hanya mengcakup biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja saja.Jika sebuah perusahan membebankan biaya keberbagai kantor di berbagai wilayah penjualan, maka gaji manajer di kantor penjualan juga merupakan biaya langsung bagi kantor penjualan tersebut. 9. Biaya Tidak Langsung Biaya tidak langsung adalah biaya yang tidak dapat dengan mudah dan menyakinkan ditelusur ke obyek tertentu. Contoh biaya tidak langsung adalah gaji manajer pabrik,karena biaya ini sama sekali tidak disebaban oleh proses pembuatan produk,melainkan manajer tersebut mengoperasikan pabrik tersebut.Biaya tidak langsug ini juga di sebut dengan biaya bersama (common cost). 10. Klasifikasi Biaya pembuatan Keputusan (Decision Making) Informasi biaya merupakan hal yang esensial bagi berbagai macam keputusan bisnis. dalam membuat keputusan, perlu dipahami berbagai konsep biaya antra lain biaya difernsial (differential cost), biaya kesempatan (opportunity cost), dan biya masa lalu (sunk cost). 11. Biaya diferensial dan pendapatan diferensial Pembuatan keputusan pada dasarnya adalah proses berbagai pemilihan berbagai alternatif. Setiap alternatif yang tersedia masing-masing memiliki manpaat (benefit) dan pengorbanan (cost). Manfaat dan penggorbanan untuk sebuah alternatif akan dibandingkan dengan manfaat dan pengorbanan untuk alternatif yang lain. Perbedaan antara dua alternatif atau lebih disebut dengan biaya diferensial (differential cost),sedang kan perbedaan pendapat antra dua alternatif atau lebih disebut dengan pendapatan diferensial (differential revenue). 12. Biaya kesempatan (opportunity cost) Biaya kesempatan adalah manpaat potensial yang hilang ketika sebuah alternatif dipilih. 13. Biaya Masa lalu (sunk cost) dan biaya tunai (out of pocket cost) Biaya masa lalu (sunk cost) adalah biaya yang sudah terjadi di masa lalu dan tidak dapat di ubah sekarang maupun masa mendatang.Karena biaya ini tidak dapat diubah oleh keputusan sekarang maupun keputusan di masa mendatang,maka biaya ini bukan merupakan biaya difernsial.Dengan demikian biaya ini dapat,dan seharusnya diabaikan ketika melakukan analisis tindakan untuk masa yang akan datang. 14. Pengelompokan Informasi Akuntansi Biaya A. Elemen suatu produk Terdapat 3 komponen utama suatu produk, yaitu : (Material (bahan) Bahan utama yang digunakan dalam produksi, yang ditransformasi menjadi barang jadi dengan penambahan upah langsung dan biaya overhead pabrik. Bahan langsung Bahan yang dapat diindentifikasi, secara mudah dapat ditelusuri dan merupakan biaya baham utama untuk memproduksi suatu produk. Bahan tidak langsung Semua bahan yang digunakan dalam produksi suatu produk yang merupakan bahan langsung. Upah (labour) Fisik atau usaha mental yang dikeluarkan dalam produksi suatu produk. Upah langsung Semua upah yang secara langsung digunakan, dapat secara mudah ditelusuri, danmerupakan biaya upah yang utama tuk memproduksi suatu produk. Upah tidak langsung Semua upah yang dibayar dalam suatu produk, yang bukan merupakan upah lansung. Overhead pabrik 15. B. Hubungan dengan produksi Untuk ujuan analisis, biaya (coat) dapat dikategorikan menjadi : Biaya utama (primer costs) Jumlah bahan langsung dan upah lansung. Biaya konversi (convertion cost) Jumlah upah lansung dan overhead pabrik Biaya-biaya di iktisarkan untuk tujuan analisis . ia tidak digunakan untuk mengakumulasi biaya dalam menentukan biaya suattu produk, sebab itu, memasukan upah lansung dalam analisis keduanya, tidak mengakibatkan perhitungan ganda atas upah lansung. 16. C. Hubungan terhadap volume Memahami bagaimana biaya berubah karena volume atau kuantitas produk berubah adlah konsep yang sangat penting. Untuk memahami konsep ini, biaya diklasifikasikan kedalam kategori sebagai berikut :Biaya variabel Biaya tetap Biaya campuran (mixed cost) 17. D. Departemen dimana terjadinya biaya Diklasifikasikan dalam departemen dimana terjadinya biaya tersebut dalam membantu manajemen mengendalikan biaya. Terdapat 2 departemen dalam perusahaaan manufacturing, Yaitu : Departemen Produksi Departemen jasa 18. biaya-biaya dikategorikan berdasarkan area fungsional: Biaya manufacturing/ produksi. Biaya-biaya yang berhubungan dengan produksi suatu item, yaitu jumlah dari bahan langsung, upah langsung, dan biaya overhead pabrik. Biaya Pemasaran Biaya-biaya yang terjadi dalam menjual suatu produk atau jasa. Biaya Administrasi Biaya-biaya yang terjadi untuk mengarahkan, mengendali, dan mengoperasi suatu perusahaan. Terhadap gaji yang dibayar kepada manajemen dan staf. Biaya Keuangan Biaya-biaya yang berhubungan dengan mendapatkan dana untuk operasi perusahaan (seperti bunga pinjaman). 19. E. Periode dibebankan ke pendapatan. Analisis biaya dalam kategori ini adalah berdasarkan biaya-biaya yang dibebankan terhadap pendapatan. Digunakan untuk pengukuran pendapatan, penyiapan laporan keuangan dan membandingkan pendapat dalam periode yang tepat. Beberapa biaya mula-mula dicatat sebagai aktiva (disebut pengeluaran modal/capital expenditure), kemudian dibiayakan; Biayabiaya lain dibiayakan segera (disebut pengeluaran biaya/revenue expenditure) 20. SEKIAN DAN TERIMA KASIH WASSALAMMUALAIKUM, Wr. Wb