Portofolio snmptn 2013

download Portofolio snmptn 2013

of 13

  • date post

    01-Nov-2014
  • Category

    Documents

  • view

    678
  • download

    2

Embed Size (px)

description

SNMPTN 2013

Transcript of Portofolio snmptn 2013

  • 1. PORTOFOLIO BIDANG ILMU SENIDAN KEOLAHRAGAAN
  • 2. PENGERTIAN PORTOFOLIO Media evaluasi dalam proses seleksi SNMPTN untuk menilai/mengevaluasi prestasi yang mencakup: minat (interest), bakat (aptitude), kemampuan (competency), dan pengalaman (experience) siswa terkait bidang ilmu seni dan/atau keolahragaan yang diminati.
  • 3. PROGRAM STUDI BIDANG ILMU SENI Seni Rupa (termasuk pendidikan Seni) Desain (termasuk Desain Produk, Desain Komunikasi Visual, Desain Interior, Animasi/Media digital), Kriya (termasuk Kriya Kulit/Logam/Tekstil), Media rekam, dan/atau Seni Pertunjukan (Tari, Drama, Musik).
  • 4. PROGRAM STUDI BIDANG ILMU KEOLAHRAGAAN Ilmu Keolahragaan (IKOR) Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO), dan/atau Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (PJK).
  • 5. BENTUK PORTOFOLIO BIDANG SENIRUPA (1)Kumpulan 5 karya Senirupa dan Desain terbaikyang secara orisinal dibuat oleh siswa, baik yangberwujud 2D (seperti gambar, ilustrasi, sketsa,lukisan, cetak grafis dan/atau animasi) maupun 3D(seperti patung, mural, keramik, kriya)
  • 6. BENTUK PORTOFOLIO BIDANG SENIRUPA (2)Minimal dua buah karya wajib:1. Satu buah gambar komposisi benda (still-life drawing), figur manusia/hewan (figure drawing), dan/atau potret-diri (self-portrait).2. Satu buah gambar suasana/kejadian yang melibatkan manusia dalam lingkungannya seperti gambar suasana pasar, pertandingan olahraga, atau pertunjukan musik.
  • 7. BENTUK PORTOFOLIO BIDANG SENIRUPA (3)Karya tambahan:Minimal tiga karya tambahan berupa karyasenirupa (dan desain) baik yang berwujud 2D(seperti gambar, ilustrasi, sketsa, lukisan, cetakgrafis, website, dan/atau animasi) maupun 3D(seperti patung, mural, keramik, produk kriatekstil, kulit, dan/atau logam.
  • 8. BENTUK PORTOFOLIO BIDANG SENI TARI (1)Minimal membuat 2 buah rekaman penampilan untukmenunjukkan kemampuan menari ( dalam bentuk rekaman audiovisual berdurasi 2-3 menit)1. Video rekaman yang menunjukkan kemampuan menari tradisi (aspek Wiraga, Wirama dan Wirasa).2. Video rekaman yang menunjukkan kemampuan menari kreasi baru (judul, sinopsis, sumber acuan, pola lantai, desain kostum, dan ilustrasi musik).
  • 9. BENTUK PORTOFOLIO BIDANG SENI MUSIK (1)Minimal dua karya wajib:1. Satu buah rekaman audio visual siswa menyanyikan 1 (satu) buah lagu Wajib/Nasional/Daerah tanpa menggunakan iringan musik.2. Satu buah rekaman audio visual siswa memainkan satu buah karya musik bebas (standar atau popular) berdurasi 3-5 menit dengan menggunakan instrumen musik dan/atau vokal dengan iringan.
  • 10. BENTUK PORTOFOLIO BIDANG SENI MUSIK (2)Minimal satu karya tambahan:Karya tambahan berupa rekaman audio dan atauaudio visual karya aransemen dan atau komposisimusik lengkap dengan partitur lagu yang ditulisdalam notasi angka/balok disertai deskripsi karyayang berisi gagasan kreatif, proses, teknik,prosedur, media, dan materi musik.
  • 11. BENTUK PORTOFOLIO BIDANG KEOLAHRAGAAN (1)Dua informasi yang disyahkan pihaksekolah/dokter:1. Informasi atas Riwayat Kesehatan (keterangan sehat, Antropometri, Kesehatan mata, penyakit yang diderita jika ada).2. Informasi atas kecakapan fisik dan kemampuan gerak (8 kecakapan atau kemampuan siswa yang diukur oleh pihak sekolah).
  • 12. BENTUK PORTOFOLIO BIDANG KEOLAHRAGAAN (2) Persyaratan kecakapan fisik dan kemampuan gerak minimal (Lihat video pengukuran di http://snmptn.ac.id): 1.Kemampuan berlari cepat 60 m 2.Kekuatan/daya tahan otot lengan (push up) 3.Kekuatan/daya tahan otot perut (sit up) 4.Daya ledak otot tungkai kaki (lompat tanpa awalan) 5.Kelincahan tubuh (shuttle run) 6.Kemampuan berlari dalam jarak 2400 m (cooper) 7.Kemampuan koordinasi mata tangan 8.Keseimbangan (balance)
  • 13. BENTUK PORTOFOLIO BIDANG KEOLAHRAGAAN (3)Informasi prestasi: Informasi atas prestasi dibidang keolahragaan (tingkat Internasional, Nasional, daerah tingkat Propinsi atau daerah tingkat II Kabupaten/Kota).