Pole and Line

download Pole and Line

of 25

  • date post

    17-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    89
  • download

    4

Embed Size (px)

Transcript of Pole and Line

POLE AND LINEM. ILHAM HAFIDZ 230110100041 FAJAR SIDIK 230110100109 RIZKI FITRATAN 230110100101 A. AZIZU 230110100122 RITA AMALIA 230110100127 SISKA N 230110100149

Pole / Rod and line atau disebut biasa juga dengan pancing gandar karena pancing ini menggunakan gandar, walesan, joran atau tangkal ( rod or pole ) Pada pengoperasiannya ia dilengkapi dengan umpan, baik umpan benar ( true bait ) dalam bentuk mati atau hidup maupun umpan tipuan ( imitasi ).

Pada awalnya pole atau gandar terbuat dari bahan tradisional seperti bambu atau kayu namun seiring dengan kemajuan zaman, bahan pole atau gandar berkembang sehingga terbuat dari metal atau fiberglaas.

Konstruksi umumPole and line terdiri dari gandar yang bisanya terbuat dari bambu ( bamboes pole ), tali pancing dan mata pancing. Bentuk kapal pole and line memiliki beberapa kekhususan antara lain : 1. Bagian atas dek kapal bagian depan terdapat plataran ( flat form ) yang digunakan sebagai tempat memancing. 2. Dalam kapal harus tersedia bak-bak untuk penyimpanan ikan umpan yang masih hidup. 3. Pada kapal pole and line ini harus dilengkapi sistem semprotan air ( water splinkers system ) yang dihubungkan dengan suatu pompa.

Detail konstruksiPanjang galah biasanya tergantung ukuran perahu yaitu semakin besar ukuran perahu yang digunakan, ukuran gandar / joran juga semakin panjang dan terbuat dari bambu maupun fiberglass karena ringan dan lentur Tali utama terbuat dari bahan nylon monofilament warna merah atau hijau dan panjangnya 2/3 dari panjang galah/ gandar.

Bahan dan Spesifikasinya

Mata pancingMata pancing untuk pole and line ini ada 2 macam yaitu : berkait balik Mata pancing ini diselipkan seakan akan disembunyikan pada umpan tiruan / palsu, sehingga tidak secara langsung kelihatan menyolok tidak berkat balik (sering dipakai) Untuk mata pancing yang berkait balik memakai umpan, yaitu umpan hidup atau

GandarUntuk nelayan jepang yang menggunakan pole and line sebagai alat tangkapnya mereka biasanya menggunakan gandar dari bambu,karena disamping ringan juga lentur. Selain itu ada juga yang menggunakan fiberglass untuk dipakai joran/ gandar, namun harga fiberglass ini lebih mahal dari bambu.

Tali pancingTali pancing bisanya menggunakan PA atau polyamide dan ada juga yang menggunakan benang / nylon monofilament dan senar plastik seperti nelayan di daerah Ambon dan kepulauan Maluku lainnya.

Tali mata pancingTali mata pancing yaitu tali yang menghubungkan pancing dengan tali pancing, biasanya terbuat dari kawat ( wire ) baja.

UmpanUmpan yang digunakan untuk pole and line ini terdiri dari dua jenis yaitu : umpan benar ( true bait ) Untuk umpan benar biasanya menggunakan ikan yang masih hidup yaitu dari jenis ikan teri, sardin, selar, kembung, dan lolosi yang biasanya didapat dari pengusaha penagkapan ikan umpan. umpan imitasi umpan imitasi dapat digunakan bulu ayam atau umpan palsu yang memang sudah dibuat secara komersil dan telah tersedia di pasaran.

KapalPara nelayan tradisionl di Indonesia dalam operasinya masih menggunakan kapal kayu, karena disamping bahan lebih mudah didapat tapi juga harganya lebih murah. Sedangkan untuk nelayan dari jepang dapt dibedakan menjadi dua yaitu untuk kapal dengan ukuran kurang dari 60 GT dibuat dari fiberglass, sedangkan yang lebih dari 70 GT dibuat dari baja.

HASIL TANGKAPANPada penagkapan ikan dengan menggunakn pole and line ini, hasilnya antara lain : Skipjack / cakalang ( Katsuwo pelamis ) Albacore ( Thunnus alalunga ) Mackerel ( Auxis tazard ) Bullet Mackerel ( Auxis rochei ) Bonito timur ( Sarda orientalis ) Kakap (Lates calcarifer ) Ikan-ikan pelagis kecil seperti Euthynnus spp dan Euthynnus affinis.

ALAT BANTU PENANGKAPAN

1. Jaring tangguk / seserjaring tangguk berguna untuk memojokkan umpan ke suatu sudut agar mudah di tangguk dengan churchill. Sedangkan seser yang besar berguna untuk memindahkan umpan hidup ke ember dan seser kecil digunakan untuk menyebar umpan

2. Penyemprot airPenyemprot air yang terbuat dari pipa dan erletak di bagian tepi kapal yitu dibawah parapara . penyemprot air ini bergna untuik menyemprotkan air ke arah kawanan ikaan agar kawanan ikan tersebut mengira air yang jatuh adalah umpan yang disebar sehingga mudah untuk ditangkap/ dipancing.

EmberDigunakan untuk menampung umpan hidup sebelum dipindah ke seser keciluntuk disebar

Mesin pemancingMesin pemncing ini teretak pada bagian pinggir lambung kapal. Ada sebagian pendapat yang mengatakan bahwa penggunaan mesin ini lebih efektif dari tenaga manusia

RumponRumpon ini berguna untuk mengumpulkan kawanan ikan dan harus dipasang jauh hari sebelum operasi penangkapan, jadi tidak perlu menggunakan ikan hidup sebagai umpan namun semprotan air masih harus terus digunakan.

Huhate ( skipjack pole and line )

Alat ini banyak digunakan di wilayah Indonesia bagian timuer. Penangkapan dengan menggunakan pole and line tersebut dapat menggunakan kapal motor ( kapal motor khusus cakalang, yuna clipper ), tetapi untuk nelayan-nelayan kecil biasanya menggunakan perahu dayung ( rowing boat ) yang biasa disebut Funai dan atau Rurche. Alat pemancingnya sendiri bentuknya umum sepeti pancing cakalang pada umumnya. Umpan hidup yang digunakan terdiri dari sejenis ikan teri, sardin, selar, kembung, lolosi (Caesio spp ).

Pole and line dengan perahu dayung

Untuk nelayan skala kecil, penggunaan perahu motor memaang dirasa terlalu mahal biayanya, kecuali untuk perikanan industri. Bagi nelayan kecil penangkapan dengan pole and line dapat menggunakan perahu dayung ( rowing boat ). Di daerah kepulauan maluku bagian utara perahu yang digunakan disebut Bloto dengan panjang 7 m, lebar 1-1,25 m, dalam 0,5 m, menggunakan tenaga 4 orang, sedang untuk ukuran lebih besar menggunakan tenaga 6-8 orang. Sebagian nelayan daerah Ambon, Ceram, Banda juga ada yang menggunakan perrahu dayung yang disebut Arambai, yang berukuran panjang 10 m, lebar 1-1,25m, dalam 0,50 m. tenaga yang diperlukan sejumlah 14 orang yaitu 7 orang pemancing, 5 orang pendayung dan 2 orang pengumpan.

Daerah Penangkapan.Daerah penagkapan untuk tuna dipengaruhi oleh arus dan suhu perairan. Setaip jenis tuna memiliki suhu optimum, diantaranya 1. Blue fin tuna dan Albacore (suhu optimum berkisar 15- 21C) 2. Skipjack tuna cakalang (suhu optimum 19 24C) 3. little tuna ( tongkol ), suhu optimum 17-24C.

POLE & LINE

Terima kasih