POLA SIDIK JARI

download POLA SIDIK JARI

of 13

  • date post

    03-Jun-2018
  • Category

    Documents

  • view

    239
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of POLA SIDIK JARI

  • 8/12/2019 POLA SIDIK JARI finger.doc

    1/13

    ULASAN TENTANG POLA SIDIK JARI

    Tapak kaki dan telapak tangan ditutupi dengan jenis kulit tertentu yang mempunyai pola garis yang rumit.

    Garis papiler atau garis permukaan ini berasal dari pengangkatan papillae secara mikroskopik yang adapada lapisan kulit dalam. Kulit telapak tidak berkelenjar minyak, tetapi memiliki konsentrasi tinggi

    kelenjar keringat. Keadaan ini berpengaruh pada komposisi pengeluaran keringat ada telapak yang

    merupakan faktor penting dalam teknik deteksi sidik jari.

    Sifat-sifat atau karakteristik yang dimiliki oleh sidik jari adalah parennial nature yaitu guratan-guratan

    pada sidik jari yang melekat pada manusia seumur hidup, immutability yang berarti bahwa sidik jari

    seseorang tak akan pernah berubah kecuali sebuah kondisi yaitu terjadi kecelakaan yang serius sehingga

    mengubah pola sidik jari yang ada dan individuality yang berarti keunikan sidik jari merupakan

    originalitas pemiliknya yang tak mungkin sama dengan siapapun di muka bumi ini sekali pun pada

    seorang yang kembar identik.

    lmu yang mempelajari sidik jari adalah !aktiloskopi yang berasal dari bahasa "unani yaitu dactylosyang artinya jari jemari atau garis jemari dan scopein yang artinya mengamati.

    #niknya lagi, sidik jari dapat pula dijadikan panduan mengidentifikasi bagaimana potensi seseorang, jadi

    sebenarnya kita bisa mengetahui bakat atau potensi kita sehingga kita bisa mengakomodasikan potensi

    kita untuk jenis pekerjaan apa yang paling cocok dengan bakat kita tersebut.

    $ara identifikasi bisa dilakukan secara kasat mata dengan orang yang pakar di bidangnya, atau ada juga

    yang menggunakan sebuah alat khusus pembaca sidik jari %finger print reader& yang dihubungkan ke

    sebuah komputer bersoftware khusus yang kemudian menganalisa berdasarkan titik-titik yang menjadiacuan.

    'dapun yang bisa diidentifikasi adalah mengenai pengendalian logika seseorang, reflek serta

    perkembangan otak.

  • 8/12/2019 POLA SIDIK JARI finger.doc

    2/13

    CIRI CIRI KHAS SIDIK JARI

    (engenai bentuk dan pola sidik jari yang terdiri dari tiga jenis di atas memiliki ciri-ciri yang khas yaitu )

    *ingerprint

    + horl %melingkar& yaitu bentuk pokok sidik jari, mempunyai delta dan sedikitnya satu garis

    melingkar di dalam pattern area, berjalan di depan kedua delta. enis whorl terdiri dari /lain whorl,

    $entral pocket loop whorl, !ouble loop whorl dan 'ccidental whorl.

    + 0oop adalah bentuk pokok sidik jari dimana satu garis atau lebih datang dari satu sisi lukisan, melereng,menyentuh atau melintasi suatu garis bayangan yang ditarik antara delta dan core, berhenti atau

    cenderung berhenti ke arah sisi semula.

    + 'rch merupakan bentuk pokok sidik jari yang semua garis-garisnya datang dari satu sisi lukisan,

    mengalir atau cenderung mengalir ke sisi yang lain dari lukisan itu, dengan bergelombang naik di tengah-tengah.

  • 8/12/2019 POLA SIDIK JARI finger.doc

    3/13

    FINGERPRINT IDENTIFICATION and CLASSIFICATION (Identifikasi

    dan Klasifikasi Sidik Jari

    Guratan kulit permukaan jari membentuk pola yang dapat dikelompokkan menjadi bagian yang

    melengkung, sangkutan, dan lingkaran. /ola ini tidak digunakan untuk identifikasi, kecuali dalampenghapusan segera bila sidik laten yang diolah berbeda dari jenis pola tersangka. dentifikasi sidik jari

    tergantung pada karakteristik garis punggung tangan seseorang, penempatan sanak keluarga, dan apakah

    ciri pembedanya dapat dijelaskan. Karakteristik garis yang paling umum adalah ujung garis dan bifurkasi

    %garis bercabang dua seperti sungai yang bercabang menjadi dua anak sungai&. Karakteristik umum

    lainnya adalah punggung bukit jari yang pendek, lampiran %atau pengelompokan&, dan noktah.

    /ola sidik jari dibagi menjadi bagian yang melengkung, sangkutan, dan lingkar tergantung pada tidak

    adanya delta, satu atau dua delta, jika delta itu tidak menyatu %bergabung& dengan inti sidik jari. 1entuk

    delta merupakan bifurkasi tempat dua garis cabang saling menjauh dan bukannya sejajar atau sepasang

    garis lekat yang memisah. 1entuk sangkutan memiliki satu garis atau lebih yang melengkung balik, yaitu

    bagian garis permulaan dan bagian akhir berkedudukan sejajar. 1entuk busur tidak berlengkung balik.

    'liran garis tampak seperti gelombang. 1entuk bagian yang melengkung dibagi lagi menjadi busur rata

    %plain arch& dan busur miring %tented arch&. 1usur rata mempunyai sedikitnya satu garis yang membentuk

    sirkuit seperti spiral penuh atau setidaknya ada satu garis yang menandai bentuk lonjong penuh atau

    varian lingkaran lainnya. $orak tambahan yang diklasifikasikan dalam bentuk lingkar adalah lingkar

    sangkutan ganda %double loop whorl&, lingkar sangkutan saku tengah %central pocket loop whorl&, dan

    lingkar istimewa %accidental whorl&.

  • 8/12/2019 POLA SIDIK JARI finger.doc

    4/13

    PERKE!"ANGAN SISTE! ATAS DASAR POLA SIDIK JARI

    Sistem klasifikasi sidik jari pada dasarnya merupakan perkembangan dari sistem yang dikembangkan

    oleh Sir 2dward 3ichard 4enry dan diadopsi pertama kali oleh Scotland "ard di 0ondon pada 5675.3encana penggolongan sidik jari merupakan hal yang rumit. 4al ini selintas dapat terlihat pada

    penggolongan utama yang merupakan bagian dari sistem asli yang digunakan 4enry. Sistem itu, pada

    gilirannya, dikembangkan untuk menampung arsip sidik jari yang luar biasa banyaknya pada masasekarang. !alam pengelompokan utama, jari dipasangkan dan dijumlahkan dalam bentuk rasio,

    jari telunjuk kanan 8 jari manis kanan 8 ibu jari kiri 8 jari tengah kiri8 jari kelingking kiri

    ibu jari kanan 8 jari tengah kanan 8 jari kelingking kanan 8 jari telunjuk kiri 8 jari manis kiri

    /ola sidik jari yang paling penting pada langkah ini adalah tipe lingkar. Tipe ini ditetapkan dengan nilai

    bilangan 59 jika ditemukan pada jari pasangan paling kiri dalam rasio di atas %jari telunjuk kanan, ibu jari

    kanan&, : jika pada jari pasangan berikutnya, ; untuk jari pasangan ketiga, untuk jari pada pasangankeempat, dan 5 untuk jari pada pasangan terakhir %kelingking kiri, jari manis kiri&. Semua pola sidik jari

    lainnya ditetapkan dengan nilai 7. #ntuk menjumlahkan hasilnya, nilai 5 ditambahkan pada pembilang

    dan penyebut dalam rasio di atas. /ecahan bilangan yang didapatkan merupakan klasifikasi primer.

    (isalnya bila kedua ibu jari dipenuhi pola lingkar dan jari lain berpola busur dan sangkutan, klasifikasi

    primernya adalah *%&. (enurut klasifikasi primer, peluang kombinasi pola untuk 57 jari tangan

    membentuk 5.7; golongan.

    0atent *ingerprint !evelopment %/engembangan Sidik ari 0aten&

    /enemuan sidik jari laten pada barang bukti merupakan salah satu aspek yang paling penting dalamidentifikasi tindak pidana, karena secara umum sidik jari merupakan bukti fisik yang paling kuat yang

    dapat dipaparkan di pengadilan. /enemuan sidik jari laten ini umumnya tergantung pada penyertaan

    bahan pada deposit sidik jari %keringat& laten atau pada reaksi kimia dengan sisa sidik jari laten. 0apisan

    tipe sidik jari terdiri atas 6:?@66? air yang segera menguap meninggalkan kira-kira 57-9 g residu yang

    hampir setara dengan komposisi komponen inorganik %seperti garam& dan organik %misalnya asam

    amino&. "ang menjadi masalah besar dalam deteksi residu ini adalah kerumitan kimianya serta amat

    beragamnya tekstur dan komposisi permukaan yang dibutuhkan untuk mendeteksi sidik laten.

    !ari sekian banyak cara kimia dan fisika untuk olah sidik jari, hanya cara pendebuan %penempelan secara

    fisik bubuk halus pada residu sidik jari& dan perlakuan ninhydrin %reaksi ninhydrin dengan asam amino

    residu sidik jari untuk membentuk produk bercitra biru lembayung& yang masih digunakan sampai saat

    ini. /rosedur lain, seperti pengasapan dengan uap yodium atau cara nitrat perak digunakan hanya dalam

    situasi tertentu.

    (etode yang lebih spesifik, seperti pembubuhan dengan bahan radioaktif, dan metode yang lebih

    berorientasi instrumental, sebagaimana deposisi lapisan logam dalam ruang hampa, otoradiografi %metode

    sinar A&, dan aktivasi netron, juga telah diselidiki. (etode ini jarang digunakan dalam tindakan polisi

    karena penerapan yang sangat terbatas, mahal, dan terlalu rumit. /rosedur yang dikembangkan di epangpada akhir tahun 56>7-an, yakni dengan menggunakan uap methyl atau ethyl-cyanoacrilate ester.

    Senyawa itu berubah menjadi polimer pada residu sidik jari laten untuk membentuk produk putih.

    /rosedur ini kini banyak dimanfaatkan untuk olah sidik jari pada permukaan yang licin.

  • 8/12/2019 POLA SIDIK JARI finger.doc

    5/13

    /ada tahun 56>9, ditemukan bahwa laser dapat difungsikan untuk penemuan sidik jari laten. (etode

    umum ini merupakan konsep yang revolusioner yang menggunakan prinsip fisika yang berbeda

    %fluorescence& dari metode yang biasa digunakan, karena dapat menghasilkan sensitifitas yang paling

    tinggi. #ntuk menjelaskan hal ini, perhatikanlah sidik laten pada permukaan putih yang dibubuhi dengan

    bubuk hitam. $ahaya berpendar terkilas dari permukaan di sekitar garis hingga tertangkap mata ataukamera fotografik, tetapi peristiwa ini tidak berasal dari garis itu sendiri karena bubuk pada garis itu

    menyerap cahaya.

    /enyerapan=pemantulan kemudian menjadi persoalan pokok dalam pengembangan sidik jari

    konvensional. ika sidik itu berkembang dengan lemah, lokasi garis sidik jari itu hanya akan

    memantulkan sedikit dibandingkan daerah sekelilingnya. /enemuan sidik yang lema