pjk novita

Click here to load reader

download pjk novita

of 54

  • date post

    24-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    112
  • download

    2

Embed Size (px)

description

cardio

Transcript of pjk novita

Nama:Novita fitriNPM:1102012201Pbl ske 2 blok kardio (PJK)LI 1 Memahami dan menjelaskan vaskularisasi jantungLO 1.1 MakroskopisPembuluh darah pada jantung terdiri dari arteri koroner dan vena koroner yang membawa darah pada myocardium . Pembuluh darah pada jantung di pengaruhi oleh inervasi saraf simpatis dan parasimpatis .1. Sirkulasi koroner memperdarahi dinding jantungTerdiri dari :a. Arteri koroner kanan dan kiri merupakan cabang aorta tepat di atas katup semiulnar aorta. Artei ini terletak di atas sulkus aorta .1) Arteri interventikularr anterior (desenden) yang mensuplai darah ke bagian anterior ventrikel kanan dan kiri serta membentuk satu cabang ,arteri marginalis kiriyang mensuplai darah ke ventrikel kiri.2) Arteri sirkumflkesa mensuplai darah ke antrium kiri dan ventrikel kiri. Di sisi posterior ,arteri srkumfleksa beranastomosis(menyatu) dengan arteri koroner kanan.b. Cabang utama dari arteri koroner kanan adalah sebagai berikut :1) Arteri interventikuler posterior (ddesenden), yang mensuplai darah untuk kedua dinding ventrikel.2) Arteri marginalis kanan yang mensuplai darah untuk atrium kanan dan ventrikel kanan.c. Vena jantung (besar,sedang,dan oblik) mengalirkan darah dari miokardium ke sinus koroner,yang kemudian bermuara di atrium kanan.Darah sendiri mengalir melalui arteri koroner terutama saat otot-otot jantung berelaksasi karena arteri koroner juga tertekan pada saat kontraksi berlangsung.

I. Innervasi JantungPericardium diinervasikan oleh vagus (X) nerve yang ada di medulla oblongata. Semua cabang dari vagus (parasimpatik) dan semua cabang simpatik ( kecuali cardiac branch pada superior cervical symphatetic ganglion) mengandung fiber aferen dan eferen, namun cardiac branch pada superior cervical symphatetic ganglion semuanya eferen. Fiber simpatik akan mengakselerasi jantung dan melebarkan coronary artery apabila distimulasi. Dimana vagal fibres memperlambat jantung dan menyebabkan vasokonstriksi pada coronary arteries

Di sekitar jantung, autonomic nerve akan membentuk cardiac plexus. Plexus ini memiliki sel ganglion. Biasanya dideskripsikan dengan bagian superficial dan bagian deep.Bagian-bagian cardiac plexus :A. Superficial (ventral) part of the cardiac plexusThe superficial (ventral) part of the cardiac plexus terdapat di bawah aortic arch dan bagian anterior dari pulmonary artery. Dibentuk dari cardiac branch of the left superior cervical sympathetic ganglion dan the lower of the two cervical cardiac branches of the left vagus. Small cardiac ganglion biasanya ada di plexus ini tepatnya di bagian bawah aortic arch dan sebelah kanan ligamentum arteriosum. Bagian dari cardiac plexus ini menghubungkan dengan bagian deep, right coronary plexus dan left anterior pulmonary plexus.B. Deep (dorsal) part of the cardiac plexusAda di bagian anterior dari tracheal bifurcation, dibawah pulmonary trunk dan bagian posterior aortic arch. Dibentuk dari cardiac branches of the cervical and upper thoracic sympathetic ganglia dan vagus dan recurrent laryngeal nerves.C. Left coronary plexusLebih besar dari yang kanan, dibentuk dari perpanjangan dari setengah bagian kiri deep part dari cardiac plexus dan beberapa fiber dari kanan. Akan menginervasikan left coronary artery untuk menyuplai atrium dan ventrikel kiri.D. Right coronary plexusDibentuk dari bagian superficial dan deep. Akan menginervasikan right coronary artery untuk menyuplai atrium dan ventrikel kanan.E. Atrial plexusDerivatif dari lanjutan kiri dan kanan dari cardiac plexus sepanjang coronary arteries. LO 1.2 MikroskopisI. BLOOD VESSELSA. Struktur dan fungsi pembuluh darahPembuluh darah adalah serangkaian tuba tertutup yang bercabang dan membawa darah dari jantung ke jaringan kemudian kembali ke jantung. Ada tiga jenis pembuluh darah utama, arteri, kapiler, dan vena.1. Arteri, berfungsi untuk membawa darah meninggalkan jantunga. Struktur dinding arteri. Semua dinding arteri tersusun dari tiga lapisan; adventitia terluar terdiri dari jaringan ikat fibrosa; media tengah terdiri dari oto polos atau serabut elastis; dan intima dalam terdiri dari sel endothelial.b. Jesnis Arteri(1) Arteri Elastik. Arteri terbesar pada jantung memiliki dinding yang tersusun terutama dari jaringan elastik. Distensi jaringan saat sistole dan pengerutan saat diastole berperan penting dalam kontinuitas aliran darah, di luar pengeruh sifat pulsatil denyut jantung.

(2) Arteri muskular. Arteri elastis bercabang menjadi arteri muskular berukuran sedang dan memiliki serabut otot polos pada dindingnya untuk merespon stimulus saraf. Arteri ini disebut arteri penyebar (penghantar); ukuran lumennya diatur sistem saraf, sehingga volume darah yang dikirim ke berbagai bagian tubuh untuk memenuhi kebutuhan tertentu dapat dikendalikan.

(3) Arteri kecil tersusun dari serabut otot dan serabut elastis dalam jumlah yang beragam. Komposisi jumlahnya bergantung pada ukuran dan posisi arteri. Serabut ini manahan alran pulsatil darah menjadi aliran yang tenang.(4) Arteriols yang merupakan arteri kecil dengan lumen sempait dan diding muskulat tebal, membawa darah ke jaringan kapila

2. Kapilar, adalah saluran mikroskopik untuk pertukaran nutrien dan zat sisa di antara darah dan jaringan. Kapilar menghubungkan arteriol dan venula. Seluruh jaringan memiliki kapilar, kecuali kartilago, rambut, kuku, dan kornea mata.a. Pada sisi kapilar yang berasal dari satu arteriol, sebuah spincter prekapilar otot polos mengendalikan aliran darah yang masuk ke jaringan kapilar. Spincter berkontraksi dan berelaksasi secara intermitten (vasomotion) dan lebih sering terbuka pada jaringan yang aktif.b. Velositas aliran darah dalam jaringan kapilar terlalu lambat untuk memungkinkan terjadinya pertukaran nutrien, zat sisa, dan gas-gas.c. Keseluruhan area kapilar sangat luas, dengan area permukaan diperkirakan sekitar 7000 meter persegi pada tubuh orang dewasa.d. Anastomosis arteriovena( saluran pintas AV) adalah saluran alternatif yang memungkinkan darah mengalir langsung dari sirkulasi arteri ke sirkulasi vena tanpa harus melalui kapilar.Terdapat 3 jenis:1. kapiler fenestra2. kapiler kontinu3. Sinusoidal capillaries (discontinuous)Fungsi: pertukaran bahan secara difusi melalui ruang antar sel.3. Sinusoidal capillaries (discontinuous)Cirri-cirinya :a. Wide lumensb. Follow a tortuous pathc. Gaps between endothelial cellsd. Fenestration ++e. Phagocytic cellsf. Discontinuous basal lamina

Liver, spleen, bone marrow2a1b3FenestratedContinuous Discontinuous

3. Vena membawa darah kembali ke atrium jantung.

a. Struktur dinding vena. Lapisan dinding vena seperti lapisan dinding arteri, tetapi otot polos dan serabut dan serabut elastisnya lebih sedikit dan jaringan ikatnya fibrosanya lebih banyak.(1) Sistem vena berdinding tipis dan dapat mengembang. Vena menampung 75% volume darah total dan mengembalikan darah ke jantung dalam tekanan yang sangat rendah.(2) Vena memiliki katup, yang muncul seperti kelepak dari lapisan terdalamnya, untuk mencagah aliran balik.b. Jenis vena. Sistem vena berawal dari ujung vena jaring-jaring kapilar dengan venula postkapilar yang menyatu menjadi venule, dan kemudian menjadi vena kecil, sedang, dan vena besar.Capillary bedMuscular arteryArteriole Metarteriole

1) Venulea) Tunika intima(1) Selapis endotel.b) Tunika media(1) Tipis, 1-3 lapis otot polos.c) Tunika adventitia(1) Relatif tebal.Diagnosa vena tergantung arteri pasangan.

2) Vena kecil & vena sedangTergantung arteri pasangan.3) Vena besara) Tunika intima(1) Selapis endotel.(2) Jaringan subendotel agak tebal, kadang sabut otot polos membujur.b) Tunika media(1) Tipis, kadang .c) Tunika adventitia(1) Paling tebal, otot polos membujur.(2) Membrana elastika eksterna .

LI 2 Memahami dan menjelaskan fisiologi pembuluh darah jantungLI 3 Memahami dan menjelaskan penyakit jantung coronerLO 3.1 DefinisiPenyakit jantung koroner adalah penyempitan atau penyumbatan arteri koronaria, yaitu arteri yang menyalurkan darah ke otot jantung. Bila aliran darah ke otot jantung lambat, maka jantung tidak mendapatkan oksigen dan zat nutrisi yang cukup. Hal ini biasanya mengakibatkan nyeri dada yang disebut angina. Bila satu atau lebih dari arteri koronaria mengalami sumbatan total, akibat yang terjadi adalah kerusakan pada otot jantung.2

A BGambar 2: A) Mekanisme pembentukan plak akibat trombosis. B) Trombus koroner akut. (sumber dari kepustakaan 9)Arteri koronaria yeng mengalami penyempitan atau tersumbat sering diakibatkan oleh penimbunan plak di dinding arteri. Plak terbentuk dari kelebihan kolesterol serta zat-zat lain yang mengalir dalam pembuluh darah, seperti sel-sel radang, protein dan kalsium. Biasanya banyak terdapat endapan plak adalah keras di bagian luar dan plak yang lunak di bagian dalam. Klasifikasi PJK sampai saat ini masih belum ada yang spesifik, hal ini disebabkan karena manifestasi klinisnya yang berbeda dan bervariasi diantara satu penderita dengan penderita yang lain. Saat timbulnya juga tidak menentu, gejala yang ditimbulkan juga tidak sesuai dengan penemuan patologik. Dengan demikian penderita PJK mungkin tampil dengan : 41) Angina Pektoris Stabil2) Angina Pektoris Tidak Stabil (ATS)3) Infark Miokard tanpa ST-elevasi (NSTEMI)4) Infark Miokard dengan ST-elevasi (STEMI)Selain bisa juga bermanifestasi sebagai payah jantung atau gangguan irama jantung.(1) Angina stabil Disebut juga angina klasik, terjadi jika arteri koronaria yang arterosklerotik tidak dapat berdilatasi untuk meningkatkan alirannya sewaktu kebutuhan oksigen meningkat. Peningkatan kerja jantung dapat menyertai aktivitas misalnya berolah raga atau naik tangga.Apabila plak ateroma yang berada di Arteri Koronaria stabil, maka serangan angina pektoris selalu timbul pada kondisi yang sama yaitu pada waktu terjadi peningkatan beban jantung. Dengan demikian diagnosis angina pektoris stabil dapat ditegakkan pada anamnesis apabila didapati bahwa serangan timbul se