Perubahan Pada Wanita Hamil

download Perubahan Pada Wanita Hamil

of 200

  • date post

    09-Dec-2014
  • Category

    Documents

  • view

    125
  • download

    7

Embed Size (px)

description

mm

Transcript of Perubahan Pada Wanita Hamil

Perubahan pd Wanita HamilDr. Masagus Tadjuddin Roni

Kehamilan adalah masa adaptasi terhadap: Kebutuhan janin Stress dari kehamilan dan persalinan

(A) Uterus

1 - Ukurandari 7.5 x 5 x 2.5 cm pd keadaan tidak hamil menjadi 35 x 25 x 20 cm pd waktu aterm i.e. volume meningkat 1000 kali

2 - Beratmeningkat dari 50 gm pd waktu tidak hamil menjadi 1000 gm pd waktu aterm

3 - Bentuk pyriformis pd waktu tidak hamil , menjadi globular pd 8 minggu, kemudian pyriformis pd 16 minggu sampai aterm .

4 - Posisikeluar dari pelvis , uterus biasanya mengalami rotasi miring ke kanan (dextrorotation) disebabkan oleh adanya colon rectosegmoid di sisi kiri.

5 - Konsistensi:menjadi lembut disebabkan oleh:- Bertambahnya vaskularisasi - Adanya cairan amnion

6 - ContractilitySejak dari trimester pertama, uterus akan ber kontraksi tanpa nyeri secara irregular Menyebabkan rasa tak nyaman pada kehamilan lanjut dan dapat menimbulkan nyeri false labour.

(Braxton Hicks contractions) .

7- Kapasitas meningkat dari 4 ml pd keadaan tidak hamil menjadi 4000 ml pd aterm

(B) Perubahan Myometrium

1 - Hypertrophy (estrogen effect) lebih menonjol daripada hyperplasia (progesterone effect) sampai kehamilan 14 mg, kemudian janin menimbulkan regangan

2 - Pembentukan segmen bawah rahim (S.B.R)

Pembentukan SBRSetelah minggu ke 12, the isthmus (0.5cm) mulai meluas membentuk segmen bawah rahim yang berukuran 10 cm panjangnya pd hamil aterm

Segmen Atas Rahim Peritoneum: Menempel erat Myometrium: 3 lapis; sebelah luar longitudinal, ditengah oblique dan sebelah dalam circular. Lapisan tengah membentuk serabut angka 8 mengelilingi pembuluh darah untuk mengontrol perdarahan postpartum

Segmen Atas Rahim Decidua: Tumbuh dengan baik Membranes: Menempel erat Aktipitas: Aktip, berkontraksi, retraksi and bertambah tebal selama persalinan.

Segmen Bawah Rahim Peritoneum: Menempel longgar Myometrium : 2 lapis; sebelah luar longitudinal and sebelah dalam sirkular.

Segmen Bawah Rahim Decidua: Tumbuh tak sempurna Membranes: Menempel longgar. Aktipitas: Passive, dilatasi, meregang and bertambah tipis selama persalinan

Pertemuan antara SAR yang tebal dan SBR yang tipis disebut lingkaran kontraksi fisiologis berada setinggi symphysis pubis (not seen or felt)

(C) Pembuluh Darah Uterus

1 Lumen arteri uterina: Menjadi rangkap dua dan aliran darahnya meningkat 5 kali 2 Arteri myometrium dan arteri decidua (arteri spiralis ) mengalami degenerasi fibrin karena migrasi 2 gelombang trophoblast, sehingga mereka dilatasi menjadi arteri utero-

placenta.

Aliran darah uterina meningkat secara progresif dan mencapai kira-kira

500 ml / menit pd saat aterm

(D) Perubahan pd Servik:

1 - Hypertrophied ,

melunak dan berwarna kebiruan disebabkan oleh edema dan meningkatnya vaskularisasi.

2 Segera setelah terjadi konsepsi, sekresi servik yang tebal menutup kanalis servikalis: mucous plug . 3 - Epithel endoservik berproliferasi dan atau eversio membentuk erosi.

(E) Perubahan pd Tuba fallopii dan ligamentum (rotundum dan latum):

Tidak aktip , memanjang, vaskularisai bertambah Bisa ada varises pd lig.latum

(F) Perubahan pd the vagina : Melembut, hangat , lembab (sekresi bertambah) dan berwarna ungu (Chadwick's sign) disebabkan meningkatnya vaskularisasi

(G) Perubahan pd vulva :

Melembut, berwarna ungu Dapat pula menjadi Oedema dan varices

(H) Perubahan pd ovarium

1 Keduanya membesar karena meningkatnya vaskularisasi dan oedema terutama pd ovarium yang mengandung corpus luteum .

(H) Perubahan pd ovarium2 - Corpus luteum tumbuh terus sampai 7 - 8 minggu, kemudian berhenti, Ia menjadi tidak aktip dan mulai berdegenerasi pd 12 minggu (degeneration is completed after labour)

Corpus luteum menghasilkan

1.estrogen , 2.progesterone, 3.relaxin hormone

(H) Perubahan pd ovarium3 - Ovulasi berhenti selama

kehamilan karena hipofise dihambat oleh tingginya kadar oestrogen dan progesterone

Relaxin adalah suatu hormone protein. Peranannya yang jelas dalam kehamilan belum diketahui. Ia dapat menimbulkan servik menjadi lembut dan mendatar.

II - Perubahan Hematologi

(A) Volume darahThe total volume darah meningkat sejak dari 8 mg kehamilan, mencapai puncaknya 35-45 % pd 32 minggu .

- Volume plasma :Meningkat 45 % dari 2600 ml (1250 pd kehamilan pertama) dan 1500 ml in kehamilan berikutnya

- Cell darah merah : Meningkat 33 % ( 450 ml) dari 1400 ml (nonpregnant).

volume plasma meningkat lebih banyak daripada cell darah merah (Hb mass) menimbulkan haemodilusi

(physiologic anemia)

Tetapi, minimal Hb. adalah 10 gm%

Maksud meningkatnya volume blood1 Memenuhi kebutuhan yang meningkat untuk uterus , janin .... etc . 2 Melindungi terhadap syndroma hypotension (telentang). 3 - Mencegah kehilangan banyak cairan pada waktu inpartu .

Meningkatnya volume darah lebih banyak dari pada meningkatnya cell darah merah, menimbulkan menurunnya viskositas darah yang mana ini akan menurunkan tahanan peripheral

(B) Angka penunjuk dalam Darah

1 Menurunnya kadar Hb dan RBC: Eritrosit menurun dari 4.5 juta / mm3 menjadi 3.7 juta / mm3 (disebabkan peningkatan volume plasma relatip lebih banyak daripada cell darah merah) .

Kadar Hb turundari 14 gm / dl menjadi 12 gm / dl.

2 - M.C.H.C : tetap 3 - M.C.V. : , or tetap (tergantung pd tersedianya Fe). 4- Fragilitas of R.B.Cs: .

5 - Reticulocytes : mild

6 - E.S.R : dari 12 menjadi 50 mm / hour 7 Fibrinogen: dari 200 400 mg / dl menjadi 400 600 mg / dl.

8 Cell Darah Putih:

(dari 7.000 / mm3 menjadi10.500 / mm3 selama kehamilan dan meningkat menjadi 16.000 / mm3 pd inpartu: - Lymphocytes : tetap. - PNL & enzymesnya .

9 - Thrombosit: or 10-Total plasma proteins

: sedikit (terutama albumin) sehinggatekanan osmotik.

(C) System Pembekuan

Thrombosit or (kontroversi). Fibrinogen naik 600 mg % Factor VIII naik 3 x . Factor VII & factor X naik 2 x Factor XI & factor XIII sedikit Fibrinolytic activity .

Jadi pada kehamilan pembekuan mudah terjadi . Semua perubahan ini reversibel setelah persalinan dengan produksi RBCs (bukan penghancuran) & kelebihan Fe ditimbun.

Ill - Perubahan system Cardiovascular

(A) Perubahan pd Jantung

Posisi:Karena diaphragma terdorong keatas selama kehamilan apex jantung pindah keatas dan kekiri sehingga apex berada di antar iga ke IV diluar linea midclavicular.

Nadi :- Meningkat 8 x / men. (8 minggu) dan 16 x / men (aterm).

Bunyi Jantung Suara pertama menjadi lebih keras sebelum midpregnancy dan, Intensitas suara kedua dapat meningkat.

Bunyi jantung Suara ke III menjadi lebih keras sebelum midpregnancy dan berlangsung sampai satu minggu post partum. Suara ke IV dapat didengar dengan phonocardiography.

(B) Haemodynamic changes

1 - Cardiac output (C.O.P.)

Cardiac output:meningkat terutama disebabkan oleh meningkatnya stroke volume dibandingkan daripada meningkatnya heart rate mencapai paling banyak 40% diatas batas tidak hamil pada 20 minggu dipertahankan sampai aterm

Cardiac outputDistribusi: 400 ml ke uterus , 300 ml ke ginjal , 300 ml ke kulit, 300 ml ke GIT , mammae & jantung

keuntungannya : meningkatkan distribusi 02

Selama persalinan :C.O.P. meningkat terutama selama kala II disebabkan rasa nyeri, kontraksi uterus , dan usaha meneran yang mendorong darah masuk ke dalam sirkulasi umum

Postpartum :

C.O.P. yang meningkat akan dipertahankan selama 4 hari dan kemudian menurun dengan cepat

2 Tekanan Arteri

Walaupun C.O.P. meningkat , A.B.P. yang menurun pada midtrimester akan meningkat kembali pada trimester ke 3

Ini disebabkan oleh karena:i Menurunnya tahanan perifer: (terutama tek. darah diastolic ) disebabkan: vasodilatation + meningkatnya metabolisme + arteriovenous shunt pada placenta .

ii - Supine hypotension : Dapat terjadi pada beberapa wanita pada kehamilan lanjut sewaktu berbaring telentang dimana terjadi kompresi pada Vena Cava Inferior oleh uterus hamil yang membesar, menimbulkan menurunnya venous return C.O.P. dan tek.drh menurun sampai ibu hamil bisa pingsan

iii Menurunnya sensitivitas pembuluh darah ke angiotensin II yang merupakan vasokonstriktor

Vena Cava Syndrome

Posisi wanita hamil mempengaruhi tekanan darah arteri. Paling tinggi jika ia duduk, paling rendah jika berbaring miring kekiri.

Vasodilatasi Perifer

Vasodilatasi Perifer

Aliran darah ke kulit, terutama pada tangan dan kaki, memberikan perasaan hangat

Vasodilatasi Perifer

Meningkatkan kongesti pada mucosa hidung menyebabkan keluhan hidung tersumbat dan berdarah (epistaxis).

3 - Tekanan Vena

Meningkatnya tekanan vena di extremitas bawah disebabkan oleh:1. Tekanan

kembali dari VCI yang tertekan oleh uterus hamil. 2.Tekanan mekanik dari uterus pada vena-vena di pelvis. 3.Meningkatnya venous return dari v. iliaka internal --> meningkatkan tekanan di vena iliaka external.

Meningkatnya tekanan vena di extremitas inferior

Predisposisi terjadinya: Oedema , varices dan hemoroid

Oedema and varices di extremitas inferior & vulva disebabkan olehi - Tekanan vena. ii - Relaxation dari otot polos pada dinding vena oleh progesterone iii - Tekanan osmotic dalam darah. iv - Permeabilitas kapiler (oleh progesterone and aldosterone). v - Tekanan Interstitial (Na retention).

Pengobatan Varices

1. Hindarkan berdiri lama dan olah raga berat. 2. Jangan memakai pakaian ketat. 3. Tungkai tinggikan se