Pertemuan 12 pjk

download Pertemuan 12 pjk

of 19

Embed Size (px)

Transcript of Pertemuan 12 pjk

Slide 1

10/10/2014MeiriskaMeiriskaBea meterai

Perpajakan IPerpajakan I1Perpajakan IDasar hukum dan sejarah10/10/2014Meiriska2Dasar HukumUU Nomor 13 Tahun 1985Sejarah Aturan Bea Meterai tahun 1921 menjadi dasar hukum pemungutan bea meterai Indonesia sampai dengan akhir tahun 1985 sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan UU No 2 prp tahun 1965 (Lembaran Negara Tahun 1965 Nomor 121) yang telah ditetapkan menjadi UU No 7 tahun 1969 (Lembaran Negara Tahun 1969 Nomor 38)Pemeteraian menurut aturan bea meterai terdiri dari :Bea Meterai UmumBea meterai berdasarkan ukuran luas kertasBea meterai tetapBea meterai sebandingTarif ada tiga macam : Tarif tetap, Tarif menurut luas, Tarif sebanding dengan perincian yang sangat luas, banyak dan pelaksanaan yang rumit.Untuk memudahkan dan menyederhanakan peraturan bea meterai yang dirasakan sangat rumit, maka pemerintah mengolah dan menyusun peraturan baru yang dituangkan dalam bentuk Undang-Undang.

Aturan uu bea meterai 10/10/2014Meiriska3Pelunasan bea meterai cukup dilakukan dengan menggunakan meterai tempel dan kertas meterai, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Dirjen Pajak untuk memperoleh SKUM (Surat Kuasa Untuk Menyetor)

Tidak ada lagi bea meterai menurut luas kertas dan bea meterai sebanding, hanya ada satu jenis bea meterai, yaitu bea meterai tetap, dengan tarif Rp 500 dan Rp 1.000 saja sebelum diubah menjadi Rp 3.000 dan Rp 6.000

Pengenaan bea meterai hanya dibatasi pada dokumen-dokumen yang disebut dalam UU Bea Meterai

Untuk melunasi bea meterai yang tidak atau kurang dibayar berserta dendanya (jika ada) dapat dilakukan dengan cara pemeteraian kemudian.Pengertian (pasal 1)10/10/2014Meiriska4Pasal 1Dengan nama bea meterai dikenakan pajak atas dokumen yang disebut dalam Undang Undang ini.

Pengertian (pasal 2)Dokumen adalah kertas yang berisikan tulisan yang mengandung arti dan maksud tentang perbuatan, keadaan atau kenyataan bagi seseorang dan atau pihak-pihak yang berkepentingan. Benda Meterai adalah meterai tempel dan kertas meterai yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik IndonesiaTanda Tangan adalah sebagaimana lazimnya yang dipergunakan termasuk pula paraf, teraan atau cap tandatangan atau cap paraf teraan, cap nama atau tanda lainnya sebagai pengganti tandatangan.Pemeteraian kemudian adalah suatu cara pelunasan bea meterai yang dilakukan oleh Pejabat Pos atau permintaan pemegang dokumen yang Bea Meterainya belum dilunasi sebagaimana mestinya.Pejabat Pos adalah pejabat Perusahaan Umum Pos dan Giro yang diserahi tugas melayani permintaan pemeteraian kemudian.

Objek10/10/2014Meiriska5Objek Bea Meterai adalah dokumen

Yang menjadi objek bea meterai bukan perbuatan hukumnya (seperti perjanjian jual beli, perjanjian sewa menyewa, penerimaan uang, pemborongan pekerjaan) melainkan dokumen yang dibuat untuk perbuatan hukum tersebut , seperti akta jual beli, perjanjian sewa menyewa, kontrak pekerjaan, kuitansi, dll.Dokumen yang dikenakan bea meterai (pasal 2)10/10/2014Meiriska6Surat perjanjian dan surat-surat lainnya yang dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai alat pembuktian mengenai perbuatan, kenyataan, atau keadaan yang bersifat perdata.Akta-akta notaris termasuk salinannyaAkta-akta yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) termasuk rangkap-rangkapnya.Surat yang memuat jumlah uang, yaitu;Yang menyebutkan penerimaan uang;Yang menyatakan pembukuan uang atau penyimpanan uang dalam rekening di bank;Yang berisi pemberitahuan saldo rekening di bankYang berisi pengakuan bahwa utang uang seluruhnya atau sebagiannya telah dilunasi atau diperhitungkan.Cek atau bilyet giro tanpa batas pengenaan besarnya nilai nominal4. Surat berharga seperti wesel, promes, aksep , atau efek dengan nama dan dalam bentuk apapun5. Sekumpulan Efek dalam nama dan bentuk apapun yang tercantum dalam surat kolektif6. Dokumen yang akan digunakan sebagai alat pembuktian di muka pengadilanSurat-surat biasa dan surat-surat kerumahtanggaanSurat-surat yang semula tidak dikenakan Bea Meterai berdasarkan tujuannya jika digunakan untuk tujuan lain atau digunakan oleh orang lain, selain dari maksud semula.

Dokumen yang tidak dikenakan bea meterai (pasal 4)10/10/2014Meiriska71. Dokumen yang berupa :surat penyimpanan barang;konosemen;surat angkutan penumpang dan barang;keterangan pemindahan yang dituliskan di atas surat penyimpanan barang, konosemen, dan surat angkutan penumpang dan barangbukti untuk pengiriman dan penerimaan barang;surat pengiriman barang untuk dijual atas tanggungan pengirim;surat-surat lainnya yang dapat disamakan dengan surat-surat tersebut di atas2. Segala bentuk Ijazah;3. Tanda terima gaji, uang tunggu, pensiun, uang tunjangan, dan pembayaran lainnya yang ada kaitannya dengan hubungan kerja serta surat-surat yang diserahkan untuk mendapatkan pembayaran itu;4. Tanda bukti penerimaan uang Negara dari kas Negara, Kas Pemerintah Daerah, dan bank;5. Tanda penerimaan uang yang dibuat untuk keperluan intern organisasi;6. Dokumen yang menyebutkan tabungan, pembayaran uang tabungan kepada penabung oleh bank, koperasi, dan badan-badan lainnya yang bergerak di bidang tersebut;7. Surat gadai yang diberikan oleh Perusahaan Jawatan Pegadaian;8. Tanda pembagian keuntungan atau bunga dari efek, dengan nama dan dalam bentuk apapunSubjek bea meterai (pasal 6)10/10/2014Meiriska8Yang wajib melunasi bea meterai adalah pihak yang menerima atau pihak yang mendapatkan manfaat dari dokumen, kecuali jika pihak-pihak yang bersangkutan menentukan lain, seperti :Dalam hal dokumen dibuat secara sepihak, misalnya kuitansi, maka bea meterai terhutang oleh penerima kuitansiDalam hal dokumen dibuat oleh 2 pihak atau lebih, misalnya surat perjanjian dibawah tangan, maka masing-masing pihak terutang bea meterai atas dokumen yang diterimanya.Jika surat perjanjian dibuat dengan akta notaris, maka bea meterai yang terutang baik atas dokumen asli, yang disimpan oleh notaris maupun salinannya yang diperuntukkan bagi pihak-pihak yang bersangkutan terutang oleh pihak-pihak yang mendapat manfaat dari dokumen tersebutJika pihak-pihak yang bersangkutan menentukan lain, maka bea meterai terutang oleh pihak-pihak yang ditentukan tersebut.Saat terutangnya bea meterai (pasal 5)10/10/2014Meiriska9Saat terutangnya bea meterai mengacu kepada pembuatan dokumen, penyelesaian dokumen, penyerahan dokumen, penandatanganan dokumen dan penggunakan dokumen, sebagai berikut :Dokumen yang dibuat oleh satu pihak, adalah pada saat dokumen itu diserahkanYang dimaksud saat dokumen itu diserahkan termasuk juga bahwa pada saat itu dokumen tersebut diterima oleh pihak untuk siapa dokumen itu dibuat, bukan pada saat ditandatangani, misalnya kuintansi, cek, dsb.Dokumen yang dibuat oleh lebih dari salah satu pihak, adalah pada saat selesainya dokumen dibuat, yang ditutup dengan pembubuhan tanda tangan dari yang bersangkutan. Sebagai contoh surat perjanjian jual beli. Bea Meterai terhutang pada saat ditandatanganinya perjanjian tersebut.Dokumen yang dibuat di luar negeri adalah pada saat digunakan di Indonesia.Dokumen yang dibuat diluar negeri, pada saat digunakan di Indonesia harus telah dilunasi bea meterai yang terutang dengan cara pemeteraian kemudian. Dokumen yang dibuat diluat negeri tidak dikenakan bea meterai sepanjang tidak digunakan di Indonesia.

Tarif bea meterai10/10/2014Meiriska10Berdasarkan UU no 13 tahun 1985 Pasal 2Tarif Rp 500 dan Rp 10002.Berdasarkan PP No. 7 tahun 1995Tarif Rp1.000 dan Rp 2.0003. Berdasarkan PP No. 24 tahun 2000Tarif Rp 3.000 dan Rp 6.000

Tarif bea meterai pada dasarnya dibagai dua, yaitu Tarif berdasarkan jenis dokumenDokumen yang merupakan surat yang dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai barang bukti di pengadilan, seperti akta notaris dan akta PPAT dikenakan tarif yang sama tanpa melihat isi dari dokumen tersebut.Tarif berdasarkan jumlah nominal yang disebutkan dalam dokumen tersebut. Dokumen yang memuat jumlah uang akan dikenakan tarif bea meterai berdasarkan jumlah uang yang termuat dalam dokumen itu.

Pasal 3 UU BeaMeterai Dengan Peraturan Pemerintah dapat ditetapkan besarnya tarif Bea Meterai dan besarnya batas pengenaan harga nominal yang dikenakan Bea Meterai, dapat ditiadakan, diturunkan, dinaikkan setinggi-tingginya enam kali atas dokumen-dokumen sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2.Penerapan Tarif bea meterai

10/10/2014Meiriska111. Surat yang memuat jumlah uang :Nilai nominal sampai dengan Rp 250.000 tidak dikenakan Bea MeteraiNilai Nominal lebih dari Rp 250.000 sampai dengan Rp 1.000.000, dikenakan Bea Meterai dengan tarif Rp 3.000Nilai nominal lebih dari Rp 1.000.000 dikenakan Bea Meterai dengan tarif Rp 6.0002. Surat perjanjian, akta notaris, akta PPAT dan surat-surat lainnya yang dibuat dengan tujuan untuk digunakan sebagai alat pembuktian (termasuk rangkap-rangkapnya) dikenakan Bea Meterai dengan tarif Rp 6.0003. Cek dan Bilyet Giro dari Bank dikenakan Bea Meterai dengan tarif Rp 3.000 tanpa batas pe ngenaan nilai nominal4. Surat berharga seperti wesel, promes, aksep, atau efek / sekumpulan efek dengan nama dan dalam bentuk apapun :Yang mempunyai nilai nominal sampai dengan Rp 1.000.000 dikenakan Bea Meterai dengan tarif Rp 3.000Yang mempunyai nilai nominal lebih dari Rp 1.000.000 dikenakan Bea Meterai dengan tarif RP 6.0005. Dokumen yang akan digunakan sebagai alat pembuktian di muka pengadilan, dikenakan Bea Meterai dengan tarif Rp 6.000Cara pelunasan bea meterai10/10/2014Meiriska12Bea meterai atas dokumen yang terutang dilunasi denga dua cara, yaitu dengan menggunakan benda meterai atau menggunakan cara lain yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Pada umumnya bea meterai atas dokumen dilunasi dengan benda meterai menurut tarif yang ditentukan dalam undang-undang dan pelaturan pemerintah. Benda meterai yang dapat digunakan untuk melunasi bea meterai yang terutang adalah meterai tempel dan kertas meterai.Dengan Keputusan Menteri Keuangan dap